Breaking News

Uraian Materi Tentang kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Islam

Questions and Key Answers to Social Sciences Class 7 Curriculum 2013 2016 Revision Group Activity Material Description of the life of the Indonesian Community in the Islamic period Page 263 Chapter 4 (Indonesian Society in the Pre-Literal, Hindu-Buddhist, and Islamic) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Uraian Materi Tentang kehidupan Masyarakat Indonesia pada masa Islam Halaman 263 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas Kelompok

1. Bentuklah kelompok dengan anggota 4-5 orang!

2. Bersama kelompok, cermatilah uraian materi tentang kehidupan masyarakat Indonesia pada masa Islam!

3. Temukanlah kesinambungan sejarah antara masa Hindu-Buddha dengan masa Islam

4. Tulis kesinambungan tersebut beserta penjelasannya!

5. Kumpulkan dan presentasikan di depan kelas!

Jika dilihat dari perkembangan sejarah Indonesia pada masa peralihan dari masa Hindu Budha ke masa Islam, maka bisa ditemukan terjadi beberapa kesinambungan sejarah yang tidak terputus meskipun terjadi pergantian kebudayaan yang sangat signifikan dalam kehidupan masyarakat ketika itu.  Ada berapa hal yang tidak bisa dihapuskan sama sekali ketika terjadi pergantian kebudayaan ,tradisi tersebut terus menerus masih dilakukan hingga ketika ini, contohnya pada bidang kebudayaan pada ketika pada ketika kebudayaan Islam masuk ke nusantara tidak menjadikan kebudayaan yang ada sebelumnya hilang begitu saja tetapi kebudayaan sebelumnya melebur membuat akulturasi sehingga terjadi perpaduan budaya yang bisa diterima oleh masyarakat.

1. Seni bangunan Masjid

Masjid-masjid di pada awal masuknya agama Islam memiliki arsitektur yang berbentuk limas dengan memiliki tingkatan yang berjumlah 3 atau 5 tingkat biasanya memang berjumlah ganjil. Bentuk limas ini merupakan kebudayaan yang sudah ada sebelumnya yaitu pada masa Hindu-Buddha di mana masyarakat biasanya membuat bangunan yang memiliki atap bertingkat atau bersusun hal ini juga dibuktikan di Bali banyak bangunan yang memang memiliki atap yang bertingkat. Contoh dari masjid yang punya arsitektur menyerupai ini yaitu Masjid Demak dan Masjid Banten.

Selain itu kita juga bisa melihat di Masjid Kudus ada menara masjid yang ketika itu fungsinya sebagai daerah azan dikumandangkan yang sangat menyerupai dengan bangunan candi yang merupakan hasil kebudayaan Hindu-Buddha.

2. Seni ukir

Kemampuan atau keterampilan masyarakat Indonesia pada zaman Hindu-Buddha yang bakir untuk membuat ukiran-ukiran yang sangat indah lalu dilanjutkan pada masa kebudayaan Islam juga tetap melakukan. Kesenian mengukir pada masa Islam dimodifikasi untuk menghilangkan atau menyamarkan lukisan yang menyerupai dengan makhluk hidup atau insan yang memang dihentikan dalam fatwa Islam. Ukiran-ukiran pada masa itu diubah menjadi pola-pola tumbuhan menyerupai dedaunan bunga dan pemandangan-pemandangan dengan garis geometris yang dihias dihiasi dengan kalimat-kalimat kaligrafi Arab. Kaprikornus kesenian ukir pada masa  itu tetap berkembang secara berkesinambungan.

3. Dalam bidang politik

Dalam bidang politik juga sebetulnya juga terjadi kesinambungan di mana kerajaan-kerajaan hindu-buddha mewariskan sistem pemerintahan yang hampir bisa dikatakan sama dengan kerajaan-kerajaan Islam itu, dimana saja dalam kerajaan Hindu Budha diganti dengan gelar Sultan pada masa Islam sebagian juga keturunan dari raja raja pada zaman Hindu Budha juga menjadi raja-raja pada ketika Islam berkembang, contohnya Raden Patah merupakan keturunan dari Kerajaan Majapahit. Sehingga sebetulnya tugas raja-raja pada zaman hindu budha itu juga menghasilkan keturunan keturunan yang menjadi raja juga ketika masa agama masa kebudayaan Islam. Tetapi pada masa kerajaan Islam sistem kasta dihapuskan dari sistem pemerintahan.

4. Bidang kesenian

Kesenian juga tetap berjalan secara berkesinambungan, para wali atau para sunan ketika itu tidak serta merta menghapus pertunjukkan atau kesenian yang ada. Mereka juga memanfaatkan kesenian itu untuk melaksanakan dakwah, contohnya wayang kulit yang sudah ada sebelumnya dimodifikasi diberikan unsur-unsur budaya Islam dalam ceritanya sehingga wayang bisa menjadi media yang bisa menggoda rakyat untuk bisa memeluk agama Islam. Hal ini efektif sebab kegemaran masyarakat ketika itu untuk melihat kesenian sangat tinggi dan membuat proses masuknya Islam ke Nusantara bisa berjalan secara damai.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Uraian Materi Tentang kehidupan Masyarakat Indonesia pada masa Islam Halaman 263 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam”.Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana.Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Uraian Materi Tentang kehidupan Masyarakat Indonesia pada masa Islam Halaman 263 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam).Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya.Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Bagaimana cara kerja kincir angin? Jelaskan!

[Kunci Jawaban] Bagaimana cara kerja kincir angin? Jelaskan! Pertanyaan: 3. Bagaimana cara kerja kincir angin? …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!