Breaking News

Teori-Teori Mengenai Masuknya Pengaruh Hindu-Budhha ke Indonesia

Questions and Key Answers to Social Sciences Class 7 Curriculum 2013 2016 Revision Group Activity Theories regarding the entry of Hindu-Buddhist influences into Indonesia) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Teori-Teori Mengenai Masuknya Pengaruh Hindu-Budhha ke Indonesia Halaman 226 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha,d an Islam) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas Kelompok

1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang!

2. Amatilah teori-teori mengenai masuknya pengaruh Hindu-Buddha ke Indonesia!

3. Diskusikan dengan temanmu, teori mana yang menurut pendapatmu paling kuat terkait dengan masuknya pengaruh Hindu-Buddha ke Indonesia? Beri penjelasannya!

4. Tulis hasil diskusi pada kolom yang telah disediakan!

5. Setelah selesai, presentasikan hasil diskusimu di depan kelas!

Macam-macam teori penyebaran kebudayan dan agama Hindu-Buddha di Indonesia ini.

1. Teori Waisya

Teori Waisya adalah teori yang menyatakan bahwa golongan waisya lah yang yang menyebarkan agama dan budaya Hindu-Budha di Indonesia. Waisya sendiri merupakan kasta untuk kelas pedagang. Memang dizaman dahulu golongan terbesar dan yang pertama kali menetap di Indonesia adalah pedagang. Pedagang tersebut selain berdagang juga memperkenalkan agama Hindhu Budha di masyarakat nusantara. Mengapa pedagang India memilih menetap? Karena jalur pelayaran pada masa itu masih sebatas mengandalkan angin musim. Nah, selama para pedagang itu menetap, otomatis akan ada rasa sepi di hatinya. Oleh karena itu,  untuk mengisi ruang di hati, akhirnya para pedagang India memilih untuk melakukan perkawinan dengan  penduduk pribumi. Jadi masuklah budaya dan agama India di Indonesia. Inilah yang dimaksud teori Waisya. Tokoh pengusung teori Waisya adalah N.J Krom.

Teori ini memiliki Kelebihan :

  • Banyaknya sumber daya alam di Indonesia membuat para Waisya (Kelompok Pedagang) tertarik untuk bertransaksi Jual-beli di Indonesia.Pada saat itu kebanyakan pedagang,yang datang ke Indonesia berasal dari India yang merupakan pusat agama Hindu,sehingga Ketika mereka berdagang mereka juga menyebarkan agama Hindu dan Buddha.

Teori ini memiliki kelemahan :

  • Bahwa pedagang India yang datang ke Indonesia umumnya adalah masyarakat biasa sehingga perubahan budaya
  • Para pedagang yang termasuk dalam kasta Waisya tidak menguasai Bahasa Sanskerta dan Huruf Pallawa yang umumnya hanya dikuasai oleh Kasta Brahmana
  • Kerajaan terbentuk di pedalaman, bukan di pinggir pantai pesisir 

2. Teori Ksatria

Ada tiga hipotesis dari para ahli bagaimana kebudayaan India dan agamanya menyebar ke Indonesia melalui golongan ksatria, Hipotesis ksatria sangat menekankan pada semangat golongan ksatria untuk berpetualang.

  • Teori Ksatria menurut C.C Berg

Penyebaran kebudayaan Hindu-Buddha menurut C.C Berg adalah para petualang dari golongan ksatria. Para Ksatria ini beberapa ada yang terlibat konflik perebutan wilayah antar suku-suku di Indonesia. Para ksatria ini membantu memenangkan salah satu kelompok suku yang bertikai.  Sebagai rasa terimakasih atas kemenangan itu, kepala suku memberikan hadiah berupa janji akan menikahkan salah seorang putrinya. Dari teori ini memudahkan bagi para ksatria untuk menyebarkan tradisi Hindu-Buddha. Hal ini karena ia telah menikah dengan anak kepala suku, yang  saat itu kepala suku memang dibapakkan oleh anggota suku. Sehingga pengaruh Hindu-Buddha mudah diterima masyarakat.

  • Teori Ksatria menurut Mookerji

Menurut pendapatnya, justru tentara Indialah yang membawa pengaruh keberadaan Hindu-Buddha dimasa lalu. Para ksatria ini membangun koloni dan ekspansi yang terus berkembang hingga menjadi kerajaan. Para koloni ini kemudian mengadakan hubungan perdagangan dengan kerajaan di India.

  • Teori Ksatria J.L. Moens

Teori ini lebih menitik beratkan bagaimana menghubungkan proses-proses terbentuknya kerajaan di Indonesia pada awal abad ke 5 dengan apa yang terjadi di India di waktu yang sama. Pada saat abad kelima, banyak kerajaan di India Selatan yang mengalami kehancuran. Karena dalam kehancuran, para ksatrianya melarikan diri ke Indonesia. Mereka terus berkembang di Indonesia hingga menjadi kerajaan.

Kelebihan dari Teori Ksatria,adalah :

  • Kekuatan dari teori ini terletak pada semangat pertualangan para kaum ksatria.

Teori ini kurang meyakinkan, dan mempunyai kelemahan. Kelemahan Teori Ksatria :

  • Teori ini adalah kurang disertai dengan bukti-bukri yang mendukung
  • Para ksatria tidak menguasai huruf pallawa dan Sanskerta
  • Kalau memang terjadi peristiwa penaklukan daerah di Indonesia oleh kerajaan di India, maka sudah pasti dicatatkan dalam bukti prasastinya. Namun sampai sekarang tidak ada. Kalaupun ada, misal prasasti Tanjore, yang menceritakan penaklukan kerajaan Sriwijaya oleh kerajaan Cola di India, tidak memenuhi syarat. Karena prasasti tersebut dibuat pada abad ke 11, sedangkan bukti-bukti yang harus diperlukan harus dibuat pada waktu yang jauh lebih awal.
  • Tidak ditemukan perkawinan antara penduduk pribumi dengan ksatria.Secara keseluruhan, teori-teori diatas kurang benar. Pertama, karena kebudayaan India asli telah mengalami akulturasi, sehingga kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia berbeda dengan di India. Kedua, hanya kaum Brahmana yang boleh mengajarkan agama.

3. Teori Brahmana

Menurut Van Leur, peranan kaum brahmanalah yang berpengaruh  dalam memperkenalkan budaya dan agama Hindu-Buddha. Kedatangan mereka karena diundang oleh penguasa bangsa Indonesia.

Teori Brahmana juga masih kurang meyakinkan. Mengapa?

Brahmana menurut ajaran tidak diperbolehkan untuk berpergian, mereka bertugas untuk bertapa, mendekatkan diri kepada sang kuasa, di suatu tempat peribadahan.

Terus manakah yang teori yang paling benar? Teori merupakan dugaan dan kemungkinan. Jadi teori belum tentu benar adanya. Tetapi tentu ada teori persebaran yang paling benar.

Kelebihan dari Teori Brahmana,adalah :

  • Teori ini berdasarkan temuan-temuan prasasti yang menggunakan Bahasa sansekerta dan huruf Pallawa.

Kekurangan dari Teori Brahmana,adalah :

  • Mempelajari Bahasa Sansekerta merupakan hal yang sangat sulit jadi tidak mungkin dilakukan oleh raja-raja di Indonesia yang telah mendapatkan Kitab Weda untuk mengetahui isinya bahkan menyebarkan pada yang lain.Sehingga pasti memerlukan bimbingan Kaum Brahmana.
  • Menurut ajaran Hindu Kuno seorang Brahmana dilarang untuk menyeberangi lautan apalagi meninggalkan tanah airnya.Jika ia melakukan hal tersebut,maka ia akan kehilangan hak akan kastanya.Sehingga mendatangkan para Brahmana ke Indonesia bukan merupakan hal yang wajar.

4. Teori Arus Balik

Peta jalur penyebaran agama hindu budha di indonesia, berdasarkan jalur perdagangan

Teori arus balik inilah yang paling benar. Dengan menitikberatkan keaktifan orang Indonesia dalam masuknya pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia. Teori ini didukung oleh F.D.K Bosch.

Saat pertama kali India menjalin hubungan dengan Indonesia, bukan hanya para pedagang yang pertama kali datang, melainkan para intelektual yang ikut menumpang kapal pedagang. Mereka mengajarkan budaya-budaya India, (Bukan agama, karena hanya kasta Brahmanalah yang boleh mengajarkan agama). Penduduk pribumipun akhirnya tertarik, hal ini dikarenakan adanya kesamaan budaya. Misalnya saja; candi dengan punden berundak, kepercayaan, dan sebagainya.

Dan orang-orang pribumipun akhirnya mendalami kebudayaan tersebut, mereka turut menumpang kapal pedagang untuk pergi ke India. Di sana ia pasti bertemu dengan para brahmana, dan akhirnya mendalami agama Hindu-Buddha. Setelah itu mereka pulang dan menyampaikan ilmu yang diperolehnya.

Kelebihan dari Teori Arus Balik,adalah :

  • Teori ini lebih menekankan pada peranan Bangsa Indonesia sendiri dalam pross penyebaran kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia.

Kelemahan dari Teori Arus Balik,adalah :

  • Teori kolonialisasi tidak mempunyai bukti kuat.Pada hipotesis Waisya,tidak terbukti bahwa kerajaan awal di Indonesia yang bercorak Hindu-Buddha bukan ditemukan di pesisir Pantai,melainkan di pedalaman.

Manakah teori yang paling kuat terhadap perkembangan masuknya budaya Hindu Buddha?

Teori yang paling kuat terhadap masunya perkembangan budaya Hindu Buddha berasal dari teori waisya. Dikarenakan pada teori tersebut memiliki sebuah teori yang dapat dianggap paling relevan dengan struktur yang terjadi pada Indonesia masa lalu. Dikarenakan Indonesia pada masa lalu lebih sering terjadi perdagangan yang dimana apabila dilakuka sebuah perdagangaan, maka perdagangan tersebut akan berjalan dalam waktu cukup lama dikarenakan apabila pedagang tersebut menggunakan mata angin untuk kembali ke negaranya, maka diperlukan waktu sekitar kurang lebih 6 bulan untuk kembali. Maka, rakyat Indonesia pada masa dahulu dapat melihat segala macam rutinitas dan ajaran yang mereka jalani.

Apa kelemahan yang terdapat pada masing-masing teori masuknya Hindu-Buddha di Indonesia?

Kelemahan teori brahmana: Pada teori brahmana, terdapat sebuah sumber yang dimana pada teori tersebut dilarang melakukan penyeberangan laut dimana Indonesia sendiri saat itu sudah terpisah dari lautan.

Kelemahan teori ksatria: Pada teori ksatria tersebut terdapat kelamahan yang dimana prajurit yang melakukan kedatangan ke Indonesia pada masa itu dianggap belum tentu memiliki waktu untuk melakukan pengajaran dikarenakan sebagai seorang prajurit mereka hanya melakukan peperangan.

Alasan mengapa rakyat Indonesia mudah menerima ajaran tersebut?

Rakyat Indonesia dapat menerima ajaran tersebut dikarenakan terdapat kemiripan dengan apa yang dilakukan oleh nenek moyang rakyat Indonesia dulu, yaitu dengan melakukan penyembahan terhadap dewa, melakukan ritual-ritual, dan sebagainya.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Teori-Teori Mengenai Masuknya Pengaruh Hindu-Budhha ke Indonesia Halaman 226 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha ,dan Islam)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Teori-Teori Mengenai Masuknya Pengaruh Hindu-Budhha ke Indonesia Halaman 226 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas! b. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!