Breaking News

Teks Eksposisi Air sungai bermanfaat bagi pengairan sawah dan ladang

Questions and Answer Key Indonesian Grade 10 curriculum in 2013 Revised 2016 Activity 3 Develop Text exposition river water beneficial for irrigating rice paddies and fields Pages 77-78 Chapter 2 (Developing Opinion In Exposition) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Kegiatan 3 Menyusun Teks Eksposisi Air sungai bermanfaat bagi pengairan sawah dan ladang Halaman 77-78 Bab 2 (Mengembangkan Pendapat Dalam Eksposisi) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Kegiatan 3

Menyusun Teks Eksposisi

Setelah menganalisis teks eksposisi dari segi isi, struktur, dan kebahasaannya, sekarang kamu akan berlatih menulis  teks eksposisi. Pilihlah salah satu di antara topik berikut sebagai gagasan pokok yang akan kamu kembangkan ke dalam eksposisi. Kamu boleh juga memilih topik lain.

1. Air sungai bermanfaat bagi pengairan sawah dan ladang

Contoh 1 :

Seperti yang kita ketahui, fungsi sungai saat ini sangat lah banyak. Mulai dari sumber air bagi masyarakat, tempat mengalir nya air, irigasi, dan masih banyak lagi. Hal yang akan dibahas kali ini adalah menganai irigasi atau istilah lebih sederhana nya adalah pengairan sawah. Irigasi tidak hanya berlaku pada pengairan sawah, tetapi juga lading. Dari aspek aspek tersebut dapat dilihat dan ditinjau bahwan manfaat sungai sangatlah banyak bagi kehidupan sosial.

Manfaat sungai untuk pengairan sawah dan lading sangatlah terasa bagi para petani. Mereka tidak harus susah-susah mencari sumber air untuk mengairi sawah dan ladang mereka. Mereka cukup mengalihkan aliran sungai ke sawah dan lading mereka. Selain menghemat tenaga tentu cara ini juga sangatlah efektif, tidak memerlukan waktu dan tenaga yang banyak.

Ditambah lagi, tidak hanya sungai besar yang bisa dipakai sebagai sarana irigasi. Tetapi juga, selokan selokan besar atau saluran air bisa digunakan untuk pengairan sawah dan ladang. Sumber dari selokan atau saluran air tersebut tentunya berasal dari air sungai. Jadi, banyak sekali manfaat air sungai yang tidak atau kita sadari.

Di daerah Garut saja faktanya banyak sekali sawah sawah yang pengairan nya berasal dari sungai. Contoh sederhana nya adalah di daerah saya, tepatnya di Patriot. Walaupun kawasan disini masih termasuk perkotaan tapi hamparan sawah tetap membentang luas. Yang menopang pengairan di sawah daerah Patriot adalah saluran irigasi yang berasal dari Sungai Cikamiri dan dialirkan melalui selokan selokan yang masih terjaga kebersihan nya. Hal ini sangatlah membantu khusus nya untuk daerah-daerah perkotaan yang minim sumber mata air.

Manfaat-manfaat diatas sudah sepatutnya kita syukuri. Banyak manfaat dari sungai yang menopang kehidupan orang banyak. Maka jagalah sungai di daerah kita agar manfaat nya bisa  dirasakan terus-menerus oleh orang banyak dan semoga tetap dirasakan nantinya oleh anak cucu kita.

Contoh 2 :

Struktur tesis

Air sungai yang mengalir memiliki banyak potensi, baik sebagai sumber air minum, sumber pembangkin tenaga listrik dan sebagai sumber air untuk pengairan. Dalam pengairan menggunakan air dari aliran sungai, air tersebut dibagikan ke ladang menggunakan saluran irigasi. Dari saluran irigasi, bisa disebarkan menggunakan bantuan pompa air ke ladang yang jaraknya jauh.

Struktur argumentasi

Pengairan sawah dan ladang dengan air sungai melalui irigasi ini sangat penting, karena dapat membantu agar ladang dan sawah bisa ditanam pada musim kemarau saat air hujan jauh berkurang. Sawah yang dialiri dengan baik dapat tetap menanam padi pada musim kemarau dan bisa panen berkali-kali setahun. Lahan sawah yang diakhiri menjadi sangat produktif.

Struktur argumentasi

Sungai yang digunakan sebagai sumber irigasi dapat dibendung terlebih dahulu. Ini agar sungai dapat menampung air pada musim hujan dalam jumlah banyak. Kemudian saat musim kemarau air di bendungan dialirkan ke ladang dan sawah. Bendungan yang besar juga merangkap sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Struktur penegasan ulang

Perawatan terhadap aliran irigasi harus dilakukan dengan baik, untuk mencegah pengendapan yang dapat mengganggu pengairan ladang dan sawah.

2. Sampah yang dibuang ke sungai akan menyumbat aliran air sungai

Contoh 1 :

Struktur tesis

Manusia tergolong kedalam makhluk yang produktif dan konsumtif, artinya manusia dapat memproduksi serta mengkonsumsi berbagai jenis hal. Baik dalam hal makanan, kebutuhan sehari-hari, sampai hanya untuk sekedar hobi. Semua kegiatan produksi dan konsumsi pastinya meninggalkan bekas yaitu sampah. Sampah ini berdampak besar dalam kehidupan manusia.

Struktur argumentasi

Pemerintah sendiri sudah membuat aturan tentang masalah pembuangan sampah di sembarang tempat apalagi pada aliran sungai karena dapat menyumbat jalannya air sungai serta telah menetapkan sanksi bagi para pelakunya. Namun di lain pihak, masyarakat tetap saja acuh terhadap peraturan tersebut dan masih mengotori lingkungan sekitar. Kebiasaan membuang sampah sembarang ini bisa ditemukan dimana saja, misalnya di angkutan umum, di sekolah, di sungai, dan bahkan di jalan raya.

Membuang sampah sembarangan tentu saja membawa dampak yang besar pada lingkungan maupun pada masyarakat sendiri. Menurut Rahmat Fajar Lubis, peneliti pusat penelitian geoteknologi lipi menyatakan bahwa sampah yang dibuang sembarangan ke sungai, akan membuat sungai tersumbat dan menyebabkan banjir ketika musim hujan tiba apalagi jika curah hujannya tinggi. Selain itu, sampah yang berserakan dimana mana akan menjadi sarang penyakit yang bisa mengganggu kesehatan para masyarakat itu sendiri

Struktur penegasan ulang

Kita sebagai manusia yang memiliki derajat paling tinggi diantara mahluk hidup yang lain seharusnya memiliki kesadaran dan tanggung jawab dari diri sendiri terhadap lingkungan kita. Kita tidak boleh membuang sampah sembarangan karena hal itu akan membawa dampak negative bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan lingkungan yang bersih, maka hdup kita juga tentu akan terasa lebih nyaman. Bumi ini adalah tempat tinggal kita,kita harus menjaganya sebaik mungkin agar anak dan cucu kita juga bisa menikmati keindahan bumi.

Contoh 2 :

Dewasa ini,keadaan sungai sudah tidak seperti dulu lagi. Fungsi sungai pun sudah berubah. Dulu,sungai berair  jernih dan banyak dimanfaatkan untuk kehidupan  sehari-hari,seperti untuk air minum,mencuci,mandi,dan sebagainya. Namun sekarang,fungsi sungai sudah berbalik. Kini sungai digunakan sebagai sarana untuk membuang sampah dan limbah oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Sehingga saat ini,keadaan sungai terutama di kota-kota besar menjadi kotor,bau,dan airnya tidak dapat dimanfaatkan lagi.

Salah satu akar permasalahan  yang menyebabkan terjadinya banjir adalah perbuatan manusia yang membuang sampah ke sungai. Sampah yang dibuang ke sungai terutama sampah anorganik mengakibatkan aliran sungai tersumbat. Belum lagi,para manusia yang tidak bertanggung  jawab  membangun rumah di bantaran sungai yang menyebabkan penyempitan luas sungai,sehingga air dapat meluap ke permukiman karena sempitnya luas sungai untuk aliran air.

Mereka para manusia yang selalu membuang sampah ke sungai tidak pernah memikirkan dampak yang akan terjadi karena  perbuatan  yang mereka lakukan. Seharusnya mereka sadar bahwa sebetulnya jika mereka memelihara lingkungan terutama sungai,maka itu akan memberikan dampak positif dan memberikan kenyamanan tersendiri bagi mereka.

Jakarta merupakan salah satu daerah langganan banjir. Selain letak geografisnya yang berada dibawah Kota Bogor yang terkenal dengan sebutan kota hujan,sehingga Jakarta sering menerima air kiriman dari Bogor. Di tambah lagi, warga-warganya yang membuat rumah di bantaran sungai sehingga sungai makin menyempit. Selain itu,warga-warganya juga tidak disiplin dalam menjaga lingkungan,mereka sering membuang sampah ke sungai sehingga menyumbat aliran sungai. Lalu,perbuatan-perbuatan seperti itu mengakibatkan terjadinya banjir,dan hal yang perlu dipertanyakan adalah siapakah yang menjadi korban? tentu saja saja mereka  sendiri yang melakukan  perbuatan – perbuatan tersebut. Lalu ketika terjadi banjir mereka malah menangisi nasib mereka bukan berfikir bahwa perbuatannya itulah yang menyebabkan terjadinya banjir.

Pemerintah Kota Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir,seperti pemberian denda pada warga yang membuang sampah ke sungai serta memindahkan permukiman warga yang ada di bantaran sungai. Tetapi,semua itu tetap saja tidak merubah keadaan. Karena warga tetap saja membuang sampah  ke sungai dan tinggal di bantaran sungai.

Oleh sebab itu,pendidikan mengenai pelestarian lingkungan sangatlah penting dimulai sejak dini. Perkenalkanlah sejak dari kecil kepada mereka cara-cara menjaga lingkungan. Kita tidak perlu mengenalkannya langsung pada hal yang besar,seperti membersihkan sungai atau menyapu jalanan. Tetapi,cukup mulailah dengan dengan hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya,memilah sampah organik dan anorganik serta hal-hal kecil lainnya. Dengan semua itu,kita dapat meminimalisir terjadinya banjir yang diakibatkan sampah yang menyumbat aliran sungai,karena jika lingkungan aman dan bersih maka kita akan nyaman tinggal didalamnya.

3. Pentingnya pendidikan tentang pelestarian lingkungan hidup.

Contoh 1 :

Pendidikan tentang pelestarian lingkungan hidup memiliki peran yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Lingkungan hidup merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup yang ada di muka bumi termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan. begitu penting karena kurangnya kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup mengakibatkan hewan dan tumbuhan di sekitar kita punah.

Perilaku masyarakat yang salah dan tidak peduli terhadap lingkunan telah menyebabkan luas hutan makin menyusut, cadangan air tanah makin langka, sementara di musim hujan air sungai meluap menimbulkan banjir dan tanah longsor. Akibat paling nyata adalah sejumlah daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia dalam keadaan kritis. Menurut data Departemen Kehutanan tahun 2008, sebanyak 39 daerah aliran di Indonesia dalam keadaan kritis, 42% berada di Jawa dan 25% di Sumatra. Hal lain yang mengkhawatirkan adalah lebih dari 70% penduduk Indonesia menggunakan air dari sumber yang sudah tercemar.

Kerusakan fungsi lingkungan hidup menjadi tanggung jawab pemerintah dengan masyarakat dan perlu diatasi oleh semua kalangan, termasuk para siswa sekolah, guru, dan pendidik. Kesadaran terhadap lingkungan hidup dan perilaku ramah lingkungan perlu dijadikan materi pendidikan dan juga dipraktikkan dalam kegiatan sehari-hari di luar kelas. Pendidikan lingkungan  hidup menjadi solusi jangka panjang dalam membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Pendidikan Lingkungan  Hidup (PLH) adalah suatu proses untuk mengajak manusia di dunia sadar dan peduli terhadap lingkungan dan masalah yang berkaitan dengannya, sehingga memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan tingkah laku, komitmen untuk bekerja sama baik individu maupun kolektif, untuk memecahkan berbagai masalah lingkungan dan mencegah timbulnya masalah baru seperti yang dirumuskan UNESCO, Deklarasi Tbilisi, Georgia 1997.

Selanjutnya, pada tahun 1996 disepakati kerja sama antara Departemen Pendidikan Nasional dan Kementrian Negara Lingkungan Hidup yang proses belajar mengajar tidak hanya menggunakan metode ceramah, tetapi lebih inovatif dan aplikatif. Penggunaan lingkungan sekitar sebagai media belajar siswa lebih dimaksimalkan. Guru tidak lagi terkungkung dalam ruangan kelas, karena banyak potensi yang ada di lingkungan sekitar bisa menjadi bahan ajar untuk siswa. Siswa diajak berdiskusi dan bertukar pikiran melalui topik-topik lingkungan hidup yang menarik dan menantang serta bisa melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan seperti wisata, games, outbond, kegiatan menanam, sumbangan untuk pelestarian hewan atau tumbuhan langka, dan lain sebagainya.

Budaya cinta lingkungan penting dikembangkan melalui dunia pendidikan karena generasi mudalah yang kelak akan menjadi penentu kebijakan mengenai penanganan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik. Menanamkan nilai-nilai budaya cinta lingkungan hidup kepada anak-anak bangsa melalui bangku pendidikan itu berarti menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan yang makin parah dan ini harus dimulai sekarang juga. Departemen Pendidikan Nasional berperan dalam melahirkan generasi masa depan yang sadar lingkungan dan memiliki kepekaan terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Contoh 2 :

Bumi adalah salah satu planet hijau dimana semua makhluk hidup yang bernapas tinggal dan mengalami daur hidupnya. Lingkungan tempat tinggal makhluk hidup ini banyak tersedia sumber daya yang keberadaannya dapat renewable dan nonrenewable. Sumber daya itu sendiri butuh waktu untuk lestari. Sedangkan Manusia yang keberadaannya melimpah sangat tidak peduli pada kelestarian sumber daya. Kenyataannya mereka menimbulkan banyak kerusakan. Akibatnya lingkungan hidup tidak lagi seimbang. Sumber daya hilang manusia semakin banyak.

Pendidikan tentang kelestarian lingkungan hidup ini penting. Penting dalam pandangan sumber daya dan pandangan manusia. Dengan keberadaan lingkungan hidup yang syarat-syaratnya terpenuhi maka manusia dan sumber daya yang lain dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan daur hidupnya.

Contoh 3 :

Lingkungan hidup merupakan salah satu elemen utama dalam kehidupan. Tanpa lingkungan hidup, kita tidak akan bisa hidup. Oleh karena itu, sudah sepantasnya sebagai manusia kita melakukan segala macam daya upaya terbaik kita untuk melestarikan lingkungan hidup.

Tentu, hal tersebut tidak dapat tercapai jika tidak diimbangi dengan pendidikan. Dengan pendidikan, kita membina diri untuk mengetahui inti atau akar permasalahan dalam konteks pelestarian lingkungan hidup serta menyajikan solusi terbaik yang dapat mencakup seluruh aspek permasalahan tersebut. Dengan pendidikan, kita dapat belajar tidak hanya untuk melestarikan lingkungan hidup untuk jangka pendek maupun menengah, tetapi juga untuk jangka panjang, puluhan atau bahkan ratusan tahun ke depan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menguasai pendidikan agar lingkungan hidup kita tetap lestari.

4. Penyebab utama kerusakan alam adalah perilaku manusia

Contoh 1 :

Dari tahun ke tahun, kerusakan alam di Indonesia semakin memprihatinkan. Menurut catatan WALHI, jumlah hutan yang rusak di Indonesia pada tahun 2016 meningkat tiga kali lipat dari tahun 2015. Kerusakan hutan terparah terjadi di pulau Kalimantan dan Sumatra. Dari data yang disebutkan, faktor utama penyebab kerusakan ialah karena perilaku manusia.

Terdapat tiga perilaku negatif manusia yang menjadi penyebab utama kerusakan hutan di Indonesia. Yang pertama ialah pembakaran hutan untuk membuka lahan. Perusahaan-perusahaan seringkali mencari jalan pintas untuk membangun pabrik mereka, yaitu dengan cara membakar hutan. Yang kedua ialah pembuangan limbah secara sembarangan. Perusahaan seringkali membuang limbah di sepanjang aliran sungai tanpa memperhitungkan pencemaran air. Akibatnya, air dalam tanah telah tercemar dan hutan menjadi rusak. Yang ketiga ialah perilaku membuang sampah sembarangan. Manusia seringkali membuang sampah, terutama sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang secara alamiah. Secara otomatis hal ini turut serta merusak keseimbangan alami hutan.

Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia tidak lepas dari perilaku manusia sendiri. Perlu adanya ketegasan pemerintah dalam menindak pelaku pencemaran hutan serta kesadaran dari manusia untuk selalu menjaga kelestarian hutan. Jika tidak, kerusakan alam akan terus terjadi dan status Indonesia sebagai paru-paru dunia dapat terancam.

Contoh 2 :

Tesis:

Keadaan bumi saat ini sangat memprihatinkan. Tentu saja,kerusakan-kerusakan alam selain faktor alami dari cuaca dan iklim yang ekstrim, kerusakan juga disebabkan oleh ulah dari tangan-tangan manusia. Manusia melakukan kegiatan-kegiatan yang merusak alam untuk kepentingan pribadinya tanpa berpikir panjang akan dampak dari perbuatan merusak alam yang dilakukanya. Kerusakan terjadi secara menyeluruh baik di darat, perairan, maupun udara. Hal ini tentu dapat mengancam seluruh kehidupan yang ada termasuk kehidupan manusia itu sendiri. Sebagai contoh perilaku manusia yang merusak alam seperti pembakaran dan penebangan hutan, pembuangan limbah industri ke aliran sungai, kegiatan rumah kaca, dan masih banyak perilku manusia yang merusak alam.

Argumentasi

Indonesia menjadi pusat perhatian dunia, pasalnya pada tahun 2015 kebakaran hutan yang sangat besar melanda Sumatra, Kalimantan, dan beberapa pulau di Indonesia lainnya, menghancurkan kawasan hutan seluas 20.000 km², Asap dari pembakaran hutan itu juga membahayakan kesehatan dan menyebar ke negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Sedangkan pada tahun 2016 kerusakan tercatat tiga kali lipat dari tahun 2015. Perilaku pembakaran hutan dilakukan untuk membuka lahan baru, perusahaan-perusahaan seringkali mengambil jalan pintas yang mereka nilai lebih cepat dan efisien padahal dampak yang disebabkan sangat berbahaya bagi kehidupan.

Pencemaran di perairan disebabkan oleh pembuangan limbah dan sampah sembarangan. Perusahaan seringkali membuang limbah di sepanjang aliran sungai tanpa memperhitungkan pencemaran air yang dapat terjadi. Data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia memproduksi sampah hingga 65 juta Ton pada 2016 dan meningkat menjadi 67 juta Ton pada 2017. Indonesia termasuk kedalam 5 besar negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, sehingga menghasilkan persoalan lanjutan yaitu produksi sampah dan pembuanganya. Sampah yang dibuang ke sungai dapat menghambat saluran air yang dapat menyebabkan banjir, yang kemudian di perparah pada saat curah hujan tinggi menyebabkan air sungai menjadi meluap.

Permasalahan lain yang menjadi penyebab kerusakan alam adalah pemanasan global, yakni proses meningkatnya suhu atmosfer, laut dan permukaan bumi. Adapun dampak yang ditimbulkan pemanasan global seperti rusaknya ekosistem makhluk hidup dan tenggelamnya pulau-pulau kecil, karena naiknya permukaan air laut akibat dari mencairnya lapisan es di kutub. Sedangkan penyebab utama terjadinya pemanasan global adalah manusia itu sendiri dengan pertumbuhan populasi teknologi dan industri menjadi hal penyebab pemanasan global.

Penengasan ulang (rekomendasi)

Masalah kerusakan alam tentu dapat merusak keseimbangan kehidupan makhluk hidup, tak terkecuali umat manusia. Untuk mengurangi bahkan mengatasi masalah kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia, diperlukan kesadaran dari manusia itu sendiri untuk tidak lagi merusak alam serta dapat menjaga lingkungan. Ada beberapa solusi dalam pelestarian lingkungan seperti melakukan kegiatan daur ulang sampah, reboisasi, tebang pilih, tidak membakar hutan, dan tidak membuang limbah pabrik ke sungai. Perlu adanya ketegasan serta sanksi yang tegas dari pemerintah bagi para pelanggar atau pelaku kerusakan lingkungan agar bumi kita ini dapat terhindar dari kerusakan alam.

Contoh 3 :

Struktur tesis

Dari tahun ke tahun, kerusakan alam di Indonesia semakin memprihatinkan. Menurut catatan WALHI, jumlah hutan yang rusak di Indonesia pada tahun 2016 meningkat tiga kali lipat dari tahun 2015. Kerusakan hutan terparah terjadi di pulau Kalimantan dan Sumatra. Dari data yang disebutkan, faktor utama penyebab kerusakan ialah karena perilaku manusia.

Struktur argumentasi

Terdapat tiga perilaku negatif manusia yang menjadi penyebab utama kerusakan hutan di Indonesia. Yang pertama ialah pembakaran hutan untuk membuka lahan. Perusahaan-perusahaan seringkali mencari jalan pintas untuk membangun pabrik mereka, yaitu dengan cara membakar hutan. Yang kedua ialah pembuangan limbah secara sembarangan. Perusahaan seringkali membuang limbah di sepanjang aliran sungai tanpa memperhitungkan pencemaran air. Akibatnya, air dalam tanah telah tercemar dan hutan menjadi rusak. Yang ketiga ialah perilaku membuang sampah sembarangan. Manusia seringkali membuang sampah, terutama sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang secara alamiah. Secara otomatis hal ini turut serta merusak keseimbangan alami hutan.

Struktur penegasan ulang

Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia tidak lepas dari perilaku manusia sendiri. Perlu adanya ketegasan pemerintah dalam menindak pelaku pencemaran hutan serta kesadaran dari manusia untuk selalu menjaga kelestarian hutan. Jika tidak, kerusakan alam akan terus terjadi dan status Indonesia sebagai paru-paru dunia dapat terancam.

Setelah itu, kembangkan gagasan pokok tersebut ke dalam teks eksposisi dengan memerhatikan langkah-langkah berikut ini.

  • Pilihlah salah satu di antara gagasan-gagasan di atas atau kamu dapat menentukan sendiri gagasan lain yang berkaitan dengan permasaahan dalam kehidupan di lingkungan sekitarmu.
  • Datalah argumen-argumen yang mendukung gagasan pokok sebagai gagasan penjelas yang hendak kamu sampaikan.
  • Kembangkan teks eksposisimu berdasarkan gagasan pokok dan argumen sebagai gagasan penjelasnya.
  • Presentasikan teks eksposisi yang kamu susun di hadapan teman-temanmu.
  • Berilah tanggapan (kritik dan saran) terhadap teks eksposisi yang disajikan temanmu.
  • Publikasikan teks eksposisimu di majalah dinding, majalah sekolah, blog, atau di media cetak.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Kegiatan 3 Menyusun Teks Eksposisi Air sungai bermanfaat bagi pengairan sawah dan ladang Halaman 77-78 Bab 2 (Mengembangkan Pendapat Dalam Eksposisi)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Kegiatan 3 Menyusun Teks Eksposisi Air sungai bermanfaat bagi pengairan sawah dan ladang Halaman 77-78 Bab 2 (Mengembangkan Pendapat Dalam Eksposisi). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat. Namun, karbohidrat dijadikan sebagai sumber energi utama. Bagaimana analisis kamu mengenai hal tersebut? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!