Breaking News

Tabel 4.2. Makna Otonomi Daerah di Indonesia

Questions and Answers to the Class 10 PPKN in the 2017 Revised Curriculum Table 4.2. The Meaning of Regional Autonomy in Indonesia Pages 107-108 Chapter 4 (Structural and Functional Relationships of Central and Local Government) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tabel 4.2. Makna Otonomi Daerah di Indonesia Halaman 107-108 Bab 4 (Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Tugas Mandiri 4.1

Untuk lebih memahami penguasaan tentang makna otonomi daerah, jawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam Tabel 4.2.

Tabel 4.2. Makna Otonomi Daerah di Indonesia

No. Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia saat ini? Menurut saya pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia saat ini masih kurang baik. Karena masih ditemukan masyarakat miskin di berbagai Daerah di Indonesia dan banyak daerah yang memiliki penghasilan lebih rendah dari Daerah lain. Selain itu banyak juga ditemukan kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat Daerah.

Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia saat ini telah terselenggara dengan cukup baik. Pada beberapa daerah otonom, otonomi daerah dapat menjadikan rakyat semakin sejahtera, daerah otonom semakin berkembang, serta memunculkan ciri khas tersendiri di setiap daerah. Walaupun demikian, pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia harus senantiasa mengalami perbaikan dan perkembangan ke arah yang positif.

2. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah? Mungkin dengan mengembangkan koprasi – koprasi unit Desa yang awalnya dibiayai oleh Pemerintah Desa, selanjutnya koprasi tersebut diderserahkan kepada masyarakat untuk dikelola oleh masyarakat agar dapat membantu penghasilan mereka sehari – hari dan ikut berpartisipasi dalam perekonomian Daerah.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah adalah dengan cara memberikan sosialisasi dan informasi tentang pembangunan daerah kepada masyarakat, mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan dan pengembangan daerah, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kontribusi dalam pelaksanaan otonomi daerah, memberikan bimbingan dan pembinaan, dsb. 

3. Apa yang akan terjadi jika masyarakat tidak ikut serta dalam pelaksanaan otonomi daerah? Mungkin akan terjadi kemunduran penghasilan dalam Daerah. Karena banyak penghasilan Daerah yang diambil dari pajak penghasilan, jika masyarakat tidak memiliki penghasilan yang cukup dan pemerintah Daerah tidak tanggap untuk mengajak mereka agar berpartisipasi dalam pelaksanaan otonimo daerah, maka kemungkinan penghasilan Daerah akan menurun dan menghambat pembangunan di Daerah tersebut.

Yang akan terjadi jika masyarakat tidak ikut serta dalam pelaksanaan otonomi daerah adalah daerah otonom tidak akan mampu menjalankan otonomi daerah secara maksimal, selain itu, ketidakaktifan masyarakat berpartisipasi dalam otonomi daerah, akan menjadikan masyarakat tidak paham akan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerahnya, jalannya kepemerintahan tidak akan memenuhi hak masyarakat, sehingga akan menimbulkan konflik vertikal. 

4. Mengapa pelaksanaan otonomi daerah oleh oknum pejabat daerah sering disalahgunakan? Mungkin karena mereka melupakan janji mereka sebelum terpilih menjadi pejabat Daerah. Dan mungkin karena mereka telah mengeluarkan banyak uang untuk kampanye, sehingga mereka menyalah gunakan wewenamg mereka sebagai  pejabat Daerah untuk menguntungkan dirinya sendiri.

Alasan mengapa pelaksanaan otonomi daerah oleh oknum pejabat daerah sering disalahgunakan adalah, karena dalam diri pejabat tersebut terdapat sifat tamak, egois untuk memperkaya diri sendiri, serta lemahnya supermasi hukum Indonesia dalam menangani kasus penyelewengan kekuasaan.

5. Mengapa saat ini banyak kepala daerah yang tersangkut dalam kasus korupsi di daerahnya? Apa penyebabnya? Mungkin karena mereka memiliki kekuasaan untuk mengatur pengeluaran Daerah. Dan mereka tergiur dengan uang yang begitu dekat dengan mereka. Selain itu, mereka mungkin ingin menutupi pengeluaran selama kampanye.

Alasan saat ini banyak kepala daerah yang tersangkut dalam kasus korupsi di daerahnya, dikarenakan memiliki beberapa penyebab, diantaranya adalah adanya desakan kebutuhan ekonomi, gaya hidup yang konsumtif, iman yang tidak kuat, serta kurangnya ketegasan pemerintah dalam menangani kasus korupsi. 

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tabel 4.2. Makna Otonomi Daerah di Indonesia Halaman 107-108 Bab 4 (Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tabel 4.2. Makna Otonomi Daerah di Indonesia Halaman 107-108 Bab 4 (Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

Kunci Jawaban] Kelompokkan energi ke dalam kelompok sumber energi yang dapat diperbarui dan tidak dapat diperbarui. (Coret yang salah)

Kunci Jawaban] Kelompokkan energi ke dalam kelompok sumber energi yang dapat diperbarui dan tidak dapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!