Tabel 2.2 Hakikat Norma

Questions and Answers for PPKN Class 7 Curriculum 2013 2016 Revision Activities 2.5 Table 2.2 Norms of Norms Page 34 Chapter 2 (Norms and Justice) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas 2.5 Tabel 2.2 Hakikat Norma Halaman 34 Bab 2 (Norma dan Keadilan) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas 2.5

Setelah kalian mempelajari hakikat norma dari berbagai sumber, tuliskan informasi yang kalian peroleh seperti pengertian, sanksi, contoh norma untuk melengkapai tabel berikut. Kalian dapat menambahkan dengan informasi yang lebih banyak selain yang tertulis di tabel. Diskusikan dengan teman kalian untuk mengisi tabel tersebut.

Lengkapi tabel berikut ini!

Tabel 2.2 Hakikat Norma

No. Informasi Uraian
1. Norma Pengertian Norma adalah kaidah, pedoman, acuan, dan ketentuan berperilaku dan berinteraksi antar manusia di dalam suatu kelompok masyarakat dalam menjalani kehidupan bersama-sama.

Secara etimologis, kata norma berasal dari bahasa Belanda, yaitu “Norm” yang artinya patokan, pokok kaidah, atau pedoman. Namun ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa istilah norma berasal dari bahasa latin, “Mos” yang artinya kebiasaan, tata kelakuan, atau adat istiadat.

Norma adalah aturan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat. Bagi individu atau kelompok masyarakat yang melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat tersebut, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, norma memiliki kekuatan yang bersifat memaksa.

2. Tujuan Norman Norma mempunyai tujuan yang baik untuk setiap anggotanya. Tujuan norma yaitu menjadi pedoman, arahan, dasar, dan tata tertib bagi anggota masyarakat agar tercipta masyarakat yang teratur dan tenteram.

Sekaligus untuk mengatur tingkah laku masyarakat serta membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Dengan menaati norma, maka agar tercipta tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang tertib, aman, rukun, dan damai. Masyarakat yang taat norma bisa menciptakan kehidupan yang adil.

3. Macam-Macam Norma 1.     Norma Agama

Norma agama merupakan pedoman hidup manusia yang dipercaya bersumber dari Tuhan yang Maha Esa. Norma ini bersifat dogmatis, tidak boleh dikurangi dan tidak boleh ditambah.

2.     Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan merupakan aturan atau pedoman hidup yang dianggap sebagai suara sanubari manusia yang berhubungan dengan baik-buruknya suatu perbuatan. Norma kesusilaan berasal dari moral dan hati nurani manusia.

3.     Norma Kesopanan

Norma kesopanan merupakan peraturan yang muncul dari hubungan antar manusia dalam kelompok masyarakat dan dianggap penting dalam pergaulan masyarakat. Norma ini bersumber dari masyarakat itu sendiri yang sifatnya relatif dan berbeda-beda di berbagai lingkungan dan waktu.

4.     Norma Hukum

Norma hukum merupakan peraturan yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu yang memiliki wewenang untuk mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peraturan ini bersumber dari perundang-undangan, yurisprudensi, kebiasaan, dan doktrin.

5.     Norma Kebiasaan

Norma kebiasaan merupakan aturan sosial yang terbentuk secara sadar atau tidak sadar dimana terdapat petunjuk perilaku secara terus menerus yang akhirnya menjadi kebiasaan.

4. Norma Agama Pengertian Norma Agama

Norma agama adalah suatu bentuk aturan yang berdasarkan atas ajaran suatu agama. Norma ini biasanya bisa memperkuat norma hukum bila kebiasaan masyarakat sudah berdasarkan pada kebudayaan yang akan berakar dari moral agamanya. Ada beberapa contoh norma agama berdasarkan agama yang terdapat di Indonesia yaitu agama Islam, Kristen, Katholik, Hindhu, dan  Budha.

Sumber Norma Agama

Norma agama adalah salah satu jenis norma yang dapat memperkuat norma lainnya. Karena norma Agama berasal dari Tuhan, sehingga keberadaan norma ini sangat kuat dan mempengaruhi seseorang dalam bertingkah laku. Bagi setiap orang yang memiliki agama atau beragama, penciptanya atau Tuhan adalah sesuatu yang harus didahulukan melebihi apapun juga.

Ciri-Ciri Norma Agama

  • Bersumber langsung dari Tuhan Yang Maha Esa.
  • Bersifat universal atau abadi.
  • Jika dilaksanakan mendapat pahala tapi jika dilanggar maka akan mendapat dosa.
  • Bersifat luas dan berlaku untuk seluruh umat manusia.

Tujuan Norma Agama

Tujuan dari norma agama adalah untuk menyempurnakan manusia dan menjadikan manusia, menjadi seseorang yang baik yang bisa menjauhi hal-hal yang buruk. Norma agama ini berbeda dengan norma lainnya, karena norma agama lebih mengarah kepada bati seorang manusia. Serta lebih mengutamakan tanggung jawab diri sendiri, pada Tuhan Yang Maha Esa.

Fungsi norma agama

  • Sebagai panduan hidup manusia yang bersifat Ilahiyah.
  • Menyediakan batasan-batasan perilaku yang manusiawi menurut perspektif yang bersifat ketuhanan.
  • Sebagai panduan hidup yang mengatur hubungan antara manusia dengan manusia sekaligus antara manusia dengan Tuhannya.
  • Sebagai pengaturan tata perilaku dan tindakan sosial yang sifatnya preventif.

Contoh-Contoh Norma Agama

  • Rajin beribadah atau dalam agama islam selalu mengerjakan Sholat.
  • Menjalankan Ibadah dengan Sungguh-sungguh
  • Memberikan bantuan kepada orang yang kurang mampu
  • Menghindari  barang memabukkan seperti miras, narkoba, dan sesuatu yang memabukan yang lain.
  • Dilarang merampok, mencuri, atau mengambil hak orang lain, dan membunuh sesama umat manusia
  • Membaca kitab suci dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari.
  • Selalu mendoakan orang lain.
  • Tidak berbohong baik secara perkataan maupun dalam sikap.
  • Tidak mencuri sesuatu yang bukan milik kita.
  • Berbakti kepada kedua orang tua.
  • Tidak boleh membunuh sesama manusia.
  • Tidak boleh merampok harta milik orang lain.
  • Tidak boleh berbuat cabul yang akan sangat merugikan orang lain.
  • Memaafkan kesalahan orang lain yang sudah meminta maaf sekalipun hukuman tetap berlaku.
  • Harus menghormati kedua orang tua.
  • Menyayangi saudara kakak dan adik.
  • Melaksanakan semua hal yang sudah diperintahkan oleh Tuhan.
  • Tidak melakukan perbuatan tercela dalam hal apapun.
  • Selalu berbuat baik kepada sesama manusia.
  • Mencintai alam dan seluruh makhluk ciptaan Tuhan, seperti pada binatang dan tumbuhan.

 

5. Norma Kesusilaan Pengertian Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan memiliki arti sebagai aturan sosial yang mengatur tentang cara manusia berperilaku secara umum yang bersumber dari hati nurani manusia itu sendiri. Norma kesusilaan terdiri dari dua kata, yaitu norma yang memiliki arti aturan atau pedoman untuk mengatur. Sedangkan kesusilaan adalah sikap atau peraturan hidup. Jadi, norma kesusilaan dapat didefinisi sebagai peraturan sosial yang bersumber dari hati nurani manusia yang membentuk akhlak seseorang  ,norma kesusilaan juga disebut sebagai norma moral, sehingga seseorang yang melanggar disebut sebagai orang yang tidak bermoral atau asusila.

Tujuan Norma Kesusilaan

  • Menjadikan tujuan norma tersebut adalah agar setiap individu memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan sifat kesusilaan yang baik, sehingga keharmonisan hubungan antar manusia dapat terwujud.
  • Selain itu juga, norma kesusilaan dapat menjadi petunjuk bagi manusia tentang cara bersikap dan bertingkah laku di dalam bermasyarakat yang baik.

Ciri-Ciri Norma Kesusilaan

  •  Norma kesusilaan bersumber dari hati nurani manusia.
  • Norma kesusilaan sifatnya lokal dalam suatu masyarakat tertentu dan tidak abadi.
  • Seseorang yang melanggar norma kesusilaan akan mendapatkan sanksi yang bersifat individu, yaitu dikucilkan dari masyarakat, merasa malu dan penyesalan batin

Manfaat Norma Kesusilaan

  • Seperti pengertian diatas, bahwa norma kesusilaan mengatur tentang cara berperilaku yang bersumber dari hati nurani manusia, maka norma kesusilaan memiliki banyak manfaat salah satunya adalah untuk memberikan petunjuk tentang cara bersikap dan bertingkah laku dalam memutuskan hal-hal yang harus dilakukan, dihindari atau ditentang, sehingga norma ini bersifat universal dan ditujukan bagi semua manusia yang hidup di dunia ini.
  • Manfaat norma ini sangat jelas, yaitu agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan perlakukan manusiawi antar sesama. Sebagai contoh, menghilangkan nyawa orang lain secara terencana dan sengaja adalah perbuatan tidak manusiawi. Kita bisa katakan bahwa norma ini mencegah adanya perbuatan seperti itu.
  • Manfaat lain dengan adanya norma ini yaitu sebagai alat pengendalian sosial atau kontrol sosial. Masyarakat dapat mengontrol agar seseorang tidak menyimpang dari kesusilaan. Kontrol dari masyarakat bisa berupa teguran atau bahkan hukuman. Perlu diingat sekali lagi bahwa norma ini bisa beririsan dengan norma lainnya, seperti norma kesopanan, agama, dan hukum.

Sanksi Dalam Norma Kesusilaan

  • Perasaan malu
  • Perasaan menyesal
  • Pengucilan di dalam masyarakat, bahkan dipenjara

Contoh Norma Kesusilaan

  • Berbicara Hal-Hal yang Baik
  • Tidak Mengambil Hak Orang Lain
  • Tidak mengambil hak milik orang lain
  • Senantiasa berbicara hal-hal yang baik
  • Senantiasa berpakaian sesuai dengan kondisi
  • Senantiasa meminta maaf ketika berbuat salah
  • Senantiasa jujur baik dalam bersikap maupun bertingkah laku
6. Norma Kesopanan Pengertian Norma Kesopanan

Pengertian norma kesopanan adalah serangkaian aturan tentang tingkat laku yang bersumber dari budaya, adat istiadat, atau tradisi di suatu wilayah yang berkembang dalam pergaulan anggota masyarakat dan dianggap sebagai tuntunan dalam berinteraksi antar sesama.

Norma kesopanan atau sopan santun bersifat relatif karena setiap tempat, lingkungan, dan waktu memiliki kategori norma kesopanannya sendiri.

Peran dan Fungsi Norma Kesopanan

  • Berfungsi sebagai aturan, pedoman, dan tata cara berperilaku suatu kelompok masyarakat
  • Berfungsi sebagai pedoman dalam memberikan sanksi bagi pihak yang melanggar norma ini
  • Berfungsi untuk menciptakan suatu kelompok masyarakat yang selaras sehingga rasa nyaman dan tentram dapat tercapai di masyarakat tersebut
  • Membatasi seseorang berperilaku di luar batas kesopanan pada umumnya
  • Belajar menghargai diri sendiri.
  • Mengatur tingkah laku manusia agar senantiasa berada dalam batas-batas kesopanan.
  • Mempertahankan budaya luhur masyarakat.
  • Menjaga hubungan saling menghormati, menghargai dan respek terhadap sesama.
  • Norma kesopanan Sebagai panduan tindakan sosial yang sejalan dengan sistem sosial yang mapan.

Ciri-Ciri Norma Kesopanan

  • Norma kesopanan berasal dari pergaulan atau hubungan antar anggota masyarakat
  • Norma kesopanan bersifat lokal atau kedaerahan, tidak berlaku di tempat lain
  • Pelanggar norma kesopanan diberikan sanksi berupa celaan, kritikan, atau bahkan dikucilkan dari masyarakat setempat

Sumber Norma Kesopanan

Norma yang timbul dan diadakan oleh masyarakat itu sendiri untuk mengatur pergaulan sehingga masing – masing anggota masyarakat saling hormat menghormati. Akibat dari pelanggaran terhadap norma ini ialah dicela sesamanya, karena sumber norma ini adalah keyakinan masyarakat yang bersangkutan itu sendiri. Hakikat norma kesopanan adalah kepantasan, kepatutan, atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat.

Contoh Norma Kesopanan

  • Dapat membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan.
  • Lebih disukai untuk menawarkan berbagai sebuah tempat duduk untuk orang tua dan wanita hamil dengan transportasi umum.
  • Akan lebih sopan makan terhadap tangan kanan, kecuali untuk orang-orang dengan kelainan.
  • Dapat menyambut atau sapa orang lain untuk sebuah bentuk dalam keramahtamahan.
  • Dapat menerapkan dalam sebuah sikap hormat dan hormat untuk orang tua.
  • Berkata baik dan tidak kasar kepada orang lain.
  • Mengucapkan salam ketika bertamu ke rumah orang lain.
  • Mencium tangan orang tua ketika ingin berangkat ke sekolah.
  • Sopan santun saat bertamu ke rumah orang.
  • Tidak membuang sampah di sembarang tempat.
  • Tidak bicara atau tertawa terlalu keras
  • Tidak saling membicarakan kejelekan orang lain di tempat kerja
  • Sopan santun dalam bersikap
  • Menjaga kebersihan lingkungan kerja

 

7. Norma Hukum Pengertian Norma Hukum

Norma hukum adalah aturan-aturan yang dibuat oleh negara atau alat-alat perlengkapannya dan berlakunya dapat dipaksakan oleh alat-alat kekuasaan negara (polisi, jaksa, hakim).

Yang dinamakan dengan norma hukum ialah suatu aturan yang diciptakan oleh negara atau dikatakan juga sebagai alat-alat perlengkapan negara dan juga berlakuknya hukum tersebut bisa dipaksakan oleh alat-alat negara, seperti polisi, jaksa dan hakim.

Pengertian lain dari norma hukum ialah segala macam aturan hidup yang diciptakan oleh negara atau lembaga maupun organisasi tertentu. Atau dengan kata lain dapat dikatakan, norma hukum ialah segala macam aturan yang diciptakan oleh lembaga negara yang berwenang.

Unsur-Unsur Norma Hukum

  • Terdapat aturan-aturan yang berhubungan tentang tingkah laku dalam pergaulan hidup manusia.
  • Peraturan tersebut diciptakan oleh badan-badan resmi negara yang berwenang.
  • Peraturan tersebut mempunyai sifat yang memaksa.
  • Jika da yang melanggar akan dikenai sanksi yang tegas dan memaksa.

Ciri-Ciri Norma Hukum:

  • Adanya perintah dan atau larangan.
  • Perintah dan atau larangan itu harus ditaati oleh setiap orang tanpa kecuali.
  • Adanya aturan mengenai tingkah laku dalam pergaulan hidup manusia.
  • Aturan tersebut dibuat oleh badan-badan resmi negara.
  • Aturan itu bersifat memaksa.
  • Adanya sanksi yang tegas dan memaksa.

Tujuan norma hukum

  • Menegakkan keadilan
  • Menciptakan masyarakat yang taat dan tertib hukum
  • Menciptakan keteraturan sosial
  • Mencegah orang-orang yang perbuatan yang merugikan orang lain
  • Menyediakan kontrol tata perilaku seseorang secara tertulis
  • Mencegah kriminalitas
  • Memberi sanksi bagi pelanggar hukum

Jenis-jenis norma hukum dan contohnya

  • Hukum pidana

Hukum pidana adalah hukum yang mengatur hubungan antara seseorang dengan masyarakat umum yang lebih luas. Hukum ini melihat masyarakat luas sebagai objek implikasi dari perbuatan seseorang. Perbuatan yang sekiranya merugikan masyarakat secara umum akan dikenai hukum pidana.

Sebagai contoh, mencopet sebagai perbuatan kriminal akan dikenai sanksi dari hukum pidana karena implikasi mencopet atau mencuri melingkupi masyarakat secara luas. Hukum pidana bisa berupa kurungan penjara atau denda yang tertulis dalam kitab hukum pidana.

  • Hukum perdata

Hukum pidana adalah hukum yang mengatur hubungan perorangan. Hukum ini menjangkau aspek yang lebih sempit, yaitu orang per orang. Implikasi dari perbuatan seseorang yang tidak berpengaruh pada masyarakat luas akan diatur dalam hukum perdata.

Contoh berlakunya hukum perdata adalah ketika ada kesepakatan yang dilanggat antara dua orang atau lebih dalam perkara utang-piutang. Kitab hukum perdata menjadi sumber penanganan kasus perdata yang sifatnya perorangan. Tak ada sanksi pidana bagi pelanggar hukum perdata.

Contoh Norma Hukum

  • Peraturan lalu lintas.
  • Peraturan hukum pajak.
  • Peraturan hukum pidana “KUH Pidana”.
  • Hukum tata negara.
  • Hukum administrasi negara.
  • Tidak terlambat masuk sekolah.
  • Tidak membolos sekolah
9. Norma Adat Istiadat Pengertian

Pada hal ini pengertian adat istiadat menyangkut sikap serta kelakukan seseorang dimana diikuti oleh orang lain pada suatu proses waktu yang lumayan cukup lama, dengan ini menunjukkan betapa luasnya pengertian adat istiadat tersebut.

Tiap-tiap masyarakat bangsa serta negara mempunyai adat istiadat sendiri-sendiri, dimana satu dengan yang lainnya pastilah berbeda atau tidak sama

Jenis-Jenis Adat

1. Adat Yang Nyatanya Adat

Maksudnya ialah adat yang tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan, dipindahkan tidak layu, dibasuh akan habis air. Artinya, seluruh ketetapan yang ada di alam ini mempunyai sifat-sifat yang tak akan berubah. Seperti hutan gundul menjadi penyebab banjir, kejahatan pasti akan mendapat timbal balik hukuman, kebaikan akan membuahkan kebahagiaan, dan lainnya.

2. Adat Yang Diadatkan

Adat yang diadatkan adalah seluruh ketentuan yang berlaku didalam masyarakat. Ketentuan hal itu, dikodifikasikan oleh Datuk Nan Duo berdasarkan sifat benda-benda yang berada di alam, dimana berguna agar mengatur kehidupan bermasyarakat yang berkaitan dengan hal-hal seperti : ketertiban, perekonomian, dan sosial budaya.

3. Adat Yang Teradat

Artinya suatu aturan yang terbentuk berdasarkan musyawarah, setiap kelompok masyarakat mempunyai aturan dan tata cara yang berbeda terhadap kelompok masyarakat lainnya.

4. Adat Istiadat

Adat istiadat merupakan kebiasaan maupun kesukaan masyarakat setempat saat melaksanakan pesta, berkesenian, hiburan, berpakaian, olah raga, dan kegiatan lainnya dalam wilayah tertentu.

Bentuk Norma Adat

Contoh adat istiadat yang tertulis ialah sebagai berikut

  • Piagam-piagam raja seperti : surat pengesahan raja, ataupun kepala adat.
  • Peraturan persekutuan hukum adat yang secara tertulis seperti : penataran desa, agama desa, awig-awig (peraturan subak di Pulau Bali).

Contoh adat istiadat yang tidak tertulis ialah sebagai berikut :

  • Adanya upacara ngaben didalam kebudayaan Bali.
  • Acara sesajen didalam masyarakat Jawa.
  • Upacara selamatan dimana menandai tahapan hidup seseorang pada masyarakat Sunda.

Kriteria Norma Adat

Kriteria yang paling menentukan untuk konsepsi tradisi itu ialah jika tradisi diciptakan melalui tindakan serta kelakuan seseorang yang didasarkan fikiran dan imaginasi seseorang, dan kemudian diteruskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya, begitu terus menerus (Skils dalam Sayogyo,1985:90).

Contoh Norma Adat Istiadat

Sekolah

  • Melakukan doa atau beribadah bersama sebelum pelajaran dikelas dimulai
  • Melakukan Upacara Bendera Merah Putih setiap hari senin
  • Melaksanakan penerimaan siswa baru berupa pengenalan sekolah atau masa orientasi siswa saat ada penerimaan siswa baru di sekolah
  • Mengenakan pakaian adat saat hari Kamis, Purnama, dan Tilem bagi siswa-siswa di Bali

Keluarga

  • Berbicara sopan dengan cara yang santun saat berbicara dengan orangtua di rumah
  • Mendengarkan nasihat orangtua , dilarang melawan nasihat orangtua
  • Dilarang menghina anggota keluarga
  • Melakukan tradisi potong jari sebagai simbol kesedihan atas kehilangan sanak saudara dan upaya untuk mencegah terulangnya kemalangan yang menimpa keluarga tersebut bagi suku Dani di Papua

Masyarakat

  • Membuat tumpengan ketika mengadakan upacara hajatan dalam adat jawa
  • Menggunakan baju batik pada acara tertentu dalam adat jawa
  • Membuat ketupat ketika lebaran (Idul Fitri)
  • Dilarang menikah dengan marga yang sama bagi orang Batak di Tapanuli
  • Dilarang menikah dengan orang Madura bagi orang Kalimantan
  • Mengadakan upacara pembakaran mayat atau ngaben bagi masyarakat Bali yang bukan dari Baliaga (Bali asli)
  • Mengadakan upacara Sekaten untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta
  • Melakukan atau menaati jalannya hari raya nyepi di Bali sebagai bentuk memperingati tahun baru saka
  • Melaksanakan tradisi Omed-Omedan di Banjar Kaja, Sesetan, Bali sehari setelah perayaan tahun baru saka di Bali
  • Mengadakan tradisi Mangongkal Holi di Sumatera Utara sebagai bentuk kepercayaan bagi mereka yang telah wafat menuju tahapan yang lebih sempurna
  • Pelaksanaan tradisi Maccera Tasi dalam adat Kalimantan sebagi bentuk syukur serta harapan agar memperoleh hasil laut yang melimpah
  • Melakukan pesta batu bakar saat ada pernikahan, kelahiran ataupun kemenangan saat perang di Suku Dani, Papua sebagai bentuk perayaan dengan memasak berbagai jenis makanan mulai dari umbi-umbian hingga babi, kemudian disantap bersama

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas 2.5 Tabel 2.2 Hakikat Norma Halaman 34 Bab 2 (Norma dan Keadilan)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana.Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas 2.5 Tabel 2.2 Hakikat Norma Halaman 34 Bab 2 (Norma dan Keadilan).Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya.Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Mengapa orang menggigil ketika kedinginan?

[Kunci Jawaban] Mengapa orang menggigil ketika kedinginan? Pertanyaan: Mengapa orang menggigil ketika kedinginan? (Soal Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!