Breaking News

Strategi Memaksimalkan Peluang di SBMPTN Tahun 2022

Strategi Memaksimalkan Peluang di SBMPTN

Penerimaan SBMPTN

Persentase Kelulusan SBMPTN 2021

Memangnya seberapa besar sih tingkat persentase kelulusan UTBK-SBMPTN pada tingkatan Nasional? Coba kamu perhatikan ilustrasi di bawah ini.

Dari total peserta yang mengikuti UTBK-SBMPTN, kurang dari 25% peserta lulus SBMPTN. Sisanya mengalami kegagalan. Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan peserta gagal dalam SBMPTN. Untuk meminimalisir kegagalan dan memperbesar peluang lulus, kamu perlu strategi yang matang dalam menghadapi UTBK-SBMPTN 2021.

Berita dan Informasi SBMPTN Tahun 2022, berikut dibawah ini :

Walaupun SBMPTN adalah seleksinya, bukan berarti kamu bisa asal daftar dan pilih. Strategi yang matang bisa bantu kamu memaksimalkan peluang lulus di jurusan dan PTN yang kamu inginkan. Apa saja strategi yang harus dipersiapkan? Simak uraian di bawah ini.

1. Memilih Jurusan Berdasarkan Kemampuan

Mayoritas dari kita pasti ingin tembus di PTN favorit seperti UI, ITB, UGM, UNPAD, dll. Tentu saja jurusannya juga yang favorit. Tapi, perlu kamu ingat bahwa PTN favorit dengan jurusan yang favorit tentu memiliki banyak sekali peminat, yang berarti tingkat persaingan akan semakin tinggi.

Supaya peluang kamu diterima di SBMPTN besar, kamu juga harus mempertimbangkan pilihan PTN dan jurusan yang sesuai dengan kemampuan kamu. Memang benar bahwa impian harus dikejar dan tidak ada yang tidak mungkin. Tapi, memahami kemampuan diri khususnya dalam bidang akademik juga tidak boleh disepelekan.

Nah gimana caranya mengukur kemampuan diri sendiri?`

Kamu bisa evaluasi nilai tryout UTBK kamu. Inilah gunanya kamu rajin ikut tryout. Kamu jadi tau kemampuan kamu udah sampai mana. Kamu jadi bisa ambil pilihan yang realistis. Jadi kamu ga pilih jurusan berdasarkan harapan kosong belaka. Tapi beneran keukur berdasarkan kemampuanmu. Jujurlah pada diri sendiri. Kalau memang kamu langganan dapat nilai 500-an pas tryout, terima itu.

Kalau kamu paksakan, peluang untuk lulus SBMPTN di jurusan tersebut semakin kecil, karena sainganmu pasti banyak yang unggul di bidang tersebut. Meskipun ternyata kamu lulus SBMPTN berkat usaha keras kamu berlatih soal, kamu akan kesulitan lulus dari jurusan tersebut karena tidak sesuai dengan kemampuan yang dominan dalam diri kamu. Jadi, pahami kemampuan diri sendiri ya!

2. Analisis Peluang Lulus Berdasarkan Tahun-Tahun Sebelumnya

Kamu bisa menganalisis kelulusan dengan melihat histori nilai UTBK yang lolos ke tiap prodi pada tahun sebelumnya, lalu bandingkan dengan rata-rata nilai tryout kamu.

Berikut ini 10 besar jurusan dengan nilai UTBK tertinggi tahun 2020 lalu.

Dalam konferensi daring yang diselenggarakan LTMPT tahun lalu, disebutkan sejumlah program studi (prodi) Soshum di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan nilai UTBK tertinggi di SBMPTN 2020.

Prodi Saintek dengan nilai UTBK tertinggi ialah Prodi Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan nilai tertinggi 642,53.

Sedangkan posisi teratas untuk prodi Soshum ditempati oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan nilai 638,86.

Berikut ini 10 besar jurusan dengan nilai UTBK tertinggi tahun 2021 lalu.

Ketua LTMPT Prof. Mohamad Nasih mengatakan, dari total 777.858 peserta yang terdaftar sebagai peserta SBMPTN 2021, sebanyak 184.942 dinyatakan lolos SBMPTN 2021. Dengan demikian, hanya 23,78 persen peserta yang lolos SBMPTN 2021.

Sementara itu, skor rerata UTBK yang diterima di prodi Saintek ialah 549,35 dan Soshum 542,11. Meski begitu, nilai rerata tersebut bukan menjadi patokan kelulusan, semua bergantung pada prodi yang dipilih.

UTBK SBMPTN 2021 sendiri diikuti oleh 74 Universitas dan Institut Negeri, 12 Vokasi di universitas dan institut, 40 Politeknik Negeri dan 11 PTKIN.

Jumlah peserta UTBK-SBMPTN 2021 yang menghadiri tes ialah 777.858, dengan rincian peserta Saintek 320.361 orang, Soshum 355.759 orang, serta peserta tes campuran 56.584 orang.

Lalu, total peserta yang lolos SBMPTN dan diterima di prodi Saintek berjumlah 92.963 orang dan prodi Soshum berjumlah 91.979 orang, sehingga total peserta yang lolos seleksi SBMPTN 2021 berjumlah 184.942. Artinya, hanya 23,78 persen peserta yang lolos SBMPTN 2021.

 

Usahakan nilai tryout kamu 5-10% lebih tinggi dari nilai yang lolos ke prodi targetmu tahun lalu, buat jaga-jaga aja. Selain itu, kamu juga bisa tanya-tanya ke kakak kelas yang lolos ke prodi tujuanmu tahun lalu, nilai UTBK mereka berapa. Jadi kamu bisa ngukur, apakah nilaimu udah cukup realistis untuk masuk ke sana.

3. Urutan Pilihan Berdasarkan Prioritas

Seleksi dilakukan berdasarkan tingkat prioritas. Letakkan jurusan dan PTN yang sangat ingin kamu pilih pada pilihan pertama. Tapi, bukan berarti pilihan kedua asal-asalan milih yang penting bisa kuliah ya. Kamu juga perlu mempertimbangkan dengan matang program studi apa yang akan kamu masukkan pada pilihan kedua.

Pilih program studi yang juga ingin kamu jalankan pada pilihan kedua. Karena, ketika pilihan pertama ternyata tidak lulus, maka kamu punya kesempatan untuk berkuliah di pilihan kedua kamu. Jadi, tetap harus yang sesuai keinginan ya.

Supaya urutan pilihan prodi kamu bisa lebih strategis, kamu bisa mengurutkan berdasarkan tingkat persaingan. Kamu bisa membandingkan banyaknya peminat dan jumlah/kuota yang diterima pada tahun-tahun sebelumnya. Caranya, buat daftar jumlah peminat tahun lalu dan kuota penerimaan tahun ini. Lalu, ubah data tersebut menjadi persentase. Dari situ kamu bisa lihat manakah jurusan yang persentasenya besar dan kecil.`

Semakin kecil persentase, maka jurusan tersebut akan semakin ketat. Nah, kalau kamu mau cari jurusan yang sesuai passion dan dengan tingkat keketatan yang sedikit lebih rendah, maka carilah yang persentasenya besar.

Ini contoh data persaingan kelulusan prodi Kedokteran & Ilmu Hukum di beberapa PTN (2015-2016)

Dari data di atas, kamu jadi lebih realistis nentuin urutan. Kamu bisa taruh PTN yang paling ketat di Pilihan Pertama, lalu taruh Ptn yang agak longgar persaingannya di Pilihan Kedua.

Misal, kalau kamu mau masuk Kedokteran, mungkin kamu bisa taruh FK UI/UGM di pilihan pertama, lalu FK Brawijaya di pilihan kedua yang persaingannya lebih longgar . Begitu juga buat kamu yang masuk FH. Kamu bisa pilih FH UI yang persaingannya paling ketat di Pilihan Pertama, lalu pilih FH Brawijaya yang paling tidak ketat di Pilihan Kedua.

4. Belajar dan Perbanyak Latihan Soal UTBK

Selain menganalisis pilihan jurusan dan PTN, untuk lulus SBMPTN juga harus memperhatikan nilai UTBK. Karena inilah yang akan menjadi penentu utama kelulusan kamu. Setelah kamu menentukan kelompok ujian apa yang akan kamu ikuti (Saintek atau Soshum), selanjutnya mulai pelajari materi-materi yang akan diujikan dengan metode Deliberate Practice dan rajin ikut Try Out UTBK. Untuk panduan belajar UTBK lebih lengkap, kamu bisa baca artikel ini.

Selain artikel tentang SBMPTN di atas, kamu juga bisa cek beberapa artikel tentang SBMPTN pada postingan berikut ini:

About Muhammad

Check Also

Cara Mengisi Jarak Dari Pusat Kota KIP Kuliah

Cara Mengisi Jarak Dari Pusat Kota KIP Kuliah [Terupdate] Salah satu isian dalam menu rencana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!