Breaking News

Sebutkan pengertian jalan

Questions and Answer Keys for Class 8 Physical Education Curriculum 2013 Revised 2017 State the meaning of the road Page 302 Chapter 10 (Safety on the Highway) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Penjaskes Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Sebutkan pengertian jalan Halaman 302 Bab 10 (Keselamatan di Jalan Raya) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Jawaban singkat (Essay)

1. Sebutkan pengertian jalan!

Berdasarkan UU RI No 38 Tahun 2004 tentang jalan, disebutkan jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel.

2. Sebutkan pengertian jalan raya !

Jalan raya ialah jalan utama yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan yang lain. Biasanya jalan besar ini mempunyai ciri-ciri berikut.

  • Digunakan untuk kendaraan bermotor
  • Digunakan oleh masyarakat umum
  • Dibiayai oleh perusahaan Negara
  • Penggunaannya diatur oleh undang-undang pengangkutan

3. Sebutkan pengertian rambu lalu lintas !

Rambu lalu lintas adalah bagian dari perlengkapan jalan yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat dan/atau perpaduan di antaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan. Rambu lalu lintas diatur menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 tahun 2014.

4. Sebutkan empat macam klasifikasi jalan!

Berdasarkan Undang-undang No. 38 jalan dapat diklasifikasikan menjadi 2, yaitu  jalan menurut fungsi, terdiri dari :

A. Jalan Arteri

a. Jalan Arteri Primer adalah ruas jalan yang menghubungkan antarkota jenjang kesatu yang berdampingan atau menghubungkan kota jenjang kesatu dengan kota jenjang kedua (R. Desutama. 2007). Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Arteri Primer adalah sebagaimana berikut.

  • Kecepatan rencana > 60 km/jam.
  • Lebar badan jalan > 8,0 m.
  • Kapasitas jalan lebih besar dari volume lalu lintas rata-rata.
  • Jalan masuk dibatasi secara efisien sehingga kecepatan rencana dan kapasitas jalan dapat tercapai.
  • Tidak boleh terganggu oleh kegiatan lokal, lalu lintas lokal.
  • Jalan primer tidak terputus walaupun memasuki kota.

b. Jalan Arteri Sekunder adalah ruas jalan yang menghubungkan kawasan primer dengan kawasan sekunder kesatu atau menghubungkan kawasan sekunder kesatu dengan kawasan sekunder lainnya atau kawasan sekunder kesatu dengan kawasan sekunder kedua. Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Arteri Sekunder sebagaimana di bawah ini.

  • Kecepatan rencana > 30 km/jam.
  • Lebar jalan > 8,0 m.
  • Kapasitas jalan lebih besar atau sama dari volume lalu lintas rata-rata.
  • Tidak boleh diganggu oleh lalu lintas lambat.

B. Jalan Kolektor

Jalan Kolektor Primer adalah ruas jalan yang menghubungkan antarkota kedua dengan kota jenjang kedua, atau kota jenjang kesatu dengan kota jenjang ketiga. (R. Desutama. 2007). Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Kolektor Primer adalah seperti berikut.

  • Kecepatan rencana > 40 km/jam.
  • Lebar badan jalan > 7,0 m.
  • Kapasitas jalan lebih besar atau sama dengan volume lalu lintas rata-rata.
  • Jalan masuk dibatasi secara efisien sehingga kecepatan rencana dan kapasitas jalan tidak terganggu.
  • Tidak boleh terganggu oleh kegiatan lokal, lalu lintas lokal.
  • Jalan kolektor primer tidak terputus walaupun memasuki daerah kota.

Jalan Kolektor Sekunder adalah ruas jalan yang menghubungkan kawasan sekunder kedua dengan kawasan sekunder lainnya atau menghubungkan kawasan sekunder kedua dengan kawasan sekunder ketiga. Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Kolektor Sekunder adalah :

  • kecepatan rencana > 20 km/jam,
  • lebar jalan > 7,0 m.

C. Jalan Lokal

Jalan Lokal Primer adalah ruas jalan yang menghubungkan kota jenjang kesatu dengan persil, kota jenjang kedua dengan persil, kota jenjang ketiga dengan kota jenjang ketiga lainnya, kota jenjang ketiga dengan kota jenjang di bawahnya (R. Desutama, 2007). Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Lokal Primer sebagaimana berikut.

  • Kecepatan rencana > 20 km/jam.
  • Lebar badan jalan > 6,0 m.
  • Jalan lokal primer tidak terputus walaupun memasuki desa

Jalan Lokal Sekunder adalah ruas jalan yang menghubungkan kawasan sekunder kesatu dengan perumahan, atau kawasan sekunder kedua dengan perumahan, atau kawasan sekunder ketiga dan seterusnya dengan perumahan. Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Lokal Sekunder seperti di bawah ini.

  • Kecepatan rencana > 10 km/jam.
  • Lebar jalan > 5,0 m.

D. Jalan Lingkungan

Jalan Lingkungan adalah merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan.Jika ditinjau dari peranan jalan maka persyaratan yang harus dipenuhi oleh Jalan Lingkungan seperti di bawah ini.

  • Dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 milimeter
  • Ukuran panjang tidak melebihi 9.000 milimeter
  • Muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton

Klasifikasi berdasarkan administrasi pemerintahan

  1. Jalan nasional, merupakan jalan arteri dan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antaribu kota provinsi, dan jalan strategis nasional, serta jalan tol.
  2. Jalan provinsi, merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten/kota, atau antaribu kota kabupaten/kota, dan jalan strategis provinsi.
  3. Jalan kabupaten, merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan ibu kota kabupaten dengan ibu kota kecamatan, antaribu kota kecamatan, ibu kota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategis kabupaten.
  4. Jalan kota, adalah jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan antarpusat pelayanan dalam kota, menghubungkan pusat pelayanan dengan persil, menghubungkan antarpersil, serta menghubungkan antarpusat permukiman yang berada di dalam kota.
  5. Jalan desa, merupakan jalan umum yang menghubungkan kawasan dan/atau antarpermukiman di dalam desa, serta jalan lingkungan.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Penjaskes Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Sebutkan pengertian jalan Halaman 302 Bab 10 (Keselamatan di Jalan Raya)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membant Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Penjaskes Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Sebutkan pengertian jalan Halaman 302 Bab 10 (Keselamatan di Jalan Raya). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat. Namun, karbohidrat dijadikan sebagai sumber energi utama. Bagaimana analisis kamu mengenai hal tersebut? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!