Breaking News

Sebutkan 5 jenis zat aditif yang biasa ditambahkan pada makanan

Questions and Answers for Natural Science Class 8 Curriculum 2013 Revised 2017 Competency Test List 5 types of additives that are commonly added to food. Page 251 Chapter 5 (Additives and Addictive Substances) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Sebutkan 5 jenis zat aditif yang biasa ditambahkan pada makanan Halaman 251 Bab 5 (Zat Aditif dan Zat Adiktif) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

B. Jawablah dengan benar pertanyaan berikut!

1. Sebutkan 5 jenis zat aditif yang biasa ditambahkan pada makanan!

A. MSG

Bisa dikatakan kalau MSG atau monosodium glutamat atau “micin” adalah zat aditif makanan yang paling populer. Bahan tambahan makanan yang satu ini berfungsi untuk meningkatkan cita rasa gurih pada makanan atau penguat rasa. Salah satu makanan populer yang mengandung MSG adalah mi instan.

Meski disukai banyak orang, MSG sering dikaitkan dengan kesehatan otak manusia hingga memunculkan istilah “generasi micin” yang populer di kalangan anak muda Indonesia. Istilah tersebut tentunya memiliki konotasi negatif, seperti misalnya tingkah laku anak muda yang tidak sejalan dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Sebenarnya kontroversi MSG sudah lama terjadi, tepatnya sejak sebuah studi terhadap tikus yang dilakukan pada tahun 1969. Hasil penelitian tersebut menyebutkan kalau sejumlah besar MSG menyebabkan efek neurologis berbahaya dan gangguan pertumbuhan dan perkembangan,

Namun, studi lain menyebutkan kalau MSG cenderung memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada kesehatan otak manusia karena tidak dapat melewati sawar darah-otak. Hanya saja tidak semua orang dapat mentolerir MSG, sehingga mereka yang sensitif terhadap MSG harus menjauhkannya dari diet harian mereka.

B. Pewarna Makanan Buatan

Zat aditif yang satu ini terdiri dari banyak pilihan warna. Fungsi pewarna makanan buatan adalah untuk mencerahkan dan meningkatkan penampilan makanan. Intinya pewarna makanan buatan digunakan untuk mempercantik makanan agar orang-orang semakin tertarik untuk mencoba makanan tersebut.

Sebenarnya alam sudah menyediakan berbagai pilihan pewarna makanan alami yang aman dikonsumsi, seperti dari hijau daun pandan, merah dari buah bit, kuning dari kunyit, dan lain sebagainya. Namun, kebutuhan manusia yang semakin meningkat membuat penggunaan pewarna makanan buatan semakin diperlukan.

Seperti halnya MSG, pewarna makanan buatan juga sering dikaitkan dengan risiko kesehatan tertentu. Maka dari itu, penggunaan pewarna makanan buatan di Indonesia sangat diawasi ketat oleh Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kondisi serupa juga terjadi di banyak negara lainnya.

Setidaknya terdapat 11 jenis pewarna makanan yang disebut aman oleh BPOM, yaitu:

  • Tartrazin CI. No. 19140 (Tartrazine),
  • Kuning kuinolin CI. No. 47005 (Quinoline yellow),
  • Kuning FCF CI. No. 15985 (Sunset yellow FCF),
  • Karmoisin CI. No. 14720 (Azorubine (carmoisine)),
  • Ponceau 4R CI. No. 16255 (Ponceau 4R (cochineal red A)),
  • Eritrosin CI. No. 45430 (Erythrosine),
  • Merah allura CI. No. 16035 (Allura red AC),
  • Indigotin CI. No. 73015 (Indigotine (indigo carmine)),
  • Biru berlian FCF CI No. 42090 (Brilliant blue FCF),
  • Hijau FCF CI. No. 42053 (Fast green FCF),
  • Coklat HT CI. No. 20285 (Brown HT).

Meskipun demikian, kita disarankan untuk membatasi konsumsi makanan dengan pewarna makanan buatan. Untuk diet sehat, selalu pilih makanan utuh, yang mengandung nutrisi penting dan bebas pewarna makanan buatan.

C. Pengawet Makanan Buatan

Ini bisa jadi zat aditif yang paling dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat modern. Fungsi dari pengawet makanan buatan sudah jelas, yaitu memperpanjang masa simpan makanan hingga jangka waktu tahunan untuk makanan dalam kemasan. Seperti halnya pewarna makanan, pengawet makanan juga ada yang alami dan ada juga yang buatan atau sintetis.

Garam, gula, dan cuka adalah contoh pengawet makanan alami yang sering digunakan. Dengan sifat alaminya masing-masing, ketiga bahan dapur tersebut mampu menghambat pertumbuhan hingga membunuh bakteri yang terdapat dalam makanan. Dengan demikian, makanan jadi lebih tahan lama dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, pengawet makanan buatan juga ada banyak jenisnya dan penggunananya berbeda pada setiap jenis makanan. Sama seperti pewarna makanan buatan, pengawet makanan buatan juga diawasi secara ketat penggunaannya oleh BPOM. Berikut adalah lima jenis pengawet makanan buatan populer yang diperbolehkan oleh BPOM:

  • Natrium benzoat (digunakan untuk mengawetkan makanan asam, seperti selai, saus salad, jus, acar, minuman berkarbonasi, kecap),
  • Asam benzoat (digunakan untuk mengawetkan makanan asam seperti selai, saus salad, jus, acar, minuman berkarbonasi, kecap),
  • Natrium nitrit (digunakan dalam daging untuk mencegah toksin botulisme),
  • Asam propionat (digunakan untuk mengawetkan makanan yang dipanggang),
  • Asam sorbat (digunakan untuk mengawetkan keju, wine, makanan yang dipanggang).

D. Pemanis Buatan

Makanan yang manis-manis memang sangat disukai banyak orang. Dapur rumah tangga biasanya menggunakan pemanis alami ketika membuat olahan makanan dan minuman manis, seperti gula pasir dari sari tebu, gula merah dari pohon aren, dan madu dari lebah.

Sementara itu, pabrikan yang membuat makanan dan minuman manis dalam skala besar tidak jarang menambahkan pemanis buatan ke dalam produk mereka. Zat aditif ini digunakan untuk untuk meningkatkan rasa manis sekaligus mengurangi kandungan kalori.

Jenis pemanis buatan yang umum digunakan adalah aspartam, sakarin, kalium asesulfam, dan siklamat. Keempatnya memiliki tingkat kemanisan yang berbeda, seperti siklamat yang 30 kali lebih manis dari gula tebu, aspartam dan kalium asesulfam yang 200 kali lebih manis dari gula tebu, dan sakarin yang 300 kali lebih manis dari gula tebu.

Seperti zat aditif makanan lainnya, beberapa orang mungkin sensitif terhadap pemanis buatan tertentu (hingga mengalami efek samping negatif), sehingga asupannya perlu dibatasi. Meski demikian, pemanis buatan umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

E. Perisa Buatan

Perisa buatan adalah bahan kimia yang dirancang untuk meniru rasa bahan lainnya. Mereka dapat digunakan untuk meniru berbagai rasa yang berbeda, salah satunya yang populer adalah rasa buah-buahan (apel, anggur, jeruk, dan lain-lain).

Kebanyakan perisa buatan adalah campuran spesifik dan sering kompleks dari senyawa rasa tunggal alami yang digabungkan bersama-sama untuk meniru atau meningkatkan rasa alami.

Campuran ini diformulasikan oleh para ahli cita rasa (dikenal dengan sebutan flavorist atau ahli kimia rasa) untuk memberikan produk makanan rasa yang unik dan untuk menjaga konsistensi rasa antara kelompok produk yang berbeda atau setelah perubahan resep.

Zat Aditif Alami :

  • Daun Pandan, Daun Jeruk , Daun Serai, serta Vanili (Zat Aditif Penambah Aroma )
  • Asam Cuka, Garam , Bawah Putih (Zat Aditif sebagai Pengawet )
  • Daun Suji, Wortel , Kunyi (Zat Aditif Sebagai Pewarna )
  • Cabai, Garam Dapur , Bawang Putih , Bawang Merah (Zat Aditif Sebagai Penyedap)
  • Gula Jawa, Gula Pasir, Gula Aren (Zat Aditif sebagai Pemanis)

Zat Aditif Sintetis :

  • Asam Asetat, Asam Laktat, Natrium Bikarbonat, Asam Tartat (Zat Aditif sebagai Pengatur Keasaman);
  • Monosodium Glutamat / Micin / Vetsin (Zat Aditif sebagai Penyedap)
  • Sakarin, Aspartam, Siklamat (Zat Adiif Sebagai Pemanis)
  • Amil Asetat, Amil Valerat, Etil Butirat (Zat Aditif Sebagai Penambah Aroma)
  • Asam Sorbat, Natrium Benzoat, Natrium Nitrit (Zat Aditif sebagai Pengawet)
  • Sunset Yellow, Brilliant Blue, Ponceau 4R (Zat Aditif sebagai Pewarna)

2. Jelaskan apa dampak positif dan negatif dari mengonsumsi kopi!

Dampak Positif :

  • Meningkatkan konsentrasi , meringankan gejala asma, menenangkan perasaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh karena kandungan Kafein.
  • Memberikan asupan antioksidan terhadap tubuh karena kandungan Polifenolnya .
  • Sebagai penetral radikal bebas sehingga mampu mencegah kanker karena kandungan Quinic Acid.

Dampak Negatif :

  • Sering buang air kecil , penyakit jantung, bahkan darah tinggi karena adanya kandungan Kafein
  • Menjadikan feses manusia menjadi berbau seperti Sulfur karena kandungan Dimethyl Disulfide
  • Menyebabkan mual, muntah , serta pusing karena kandungan Quercetin.

3. Mengapa narkotika dan psikotropika dilarang peredarannya? Jelaskan jawaban kamu!

  • Karena narkotika mempunyai banyak efek yang buruk bagi manusia terutama pelajar.
  • Pemerintah Indonesia membentuk suatu badan pemerintahan yang disebuat dengan BNN ( Badan Narkotika Nasional). Tugas BNN adalah mencegaha terjadinya peredaran narkoba di Indonesia terutama dikalangan remaja.
  • Penyalahgunaan pemakaiaan Narkotika dan Psikotropika memberikan dampak negatif yang besar bagi penggunanya seperti rusaknya syaraf otak dan motorik , badan yang menjadi semakin kurus , emosi yang tidak stabi l, hilangnya kesadaran, bahkan kematian.
  • Menyebabkan ketergantungan.
  • Penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika sangat mudah untuk menghancurkan generasi penerus bangsa.
  • Menyebabkan para penggunanya menjadi keterbelakangan , sehingga menjadikannya orang yang tidak maju dan sukar berkembang, dsb.
  • Sering disalahgunakan.
  • Menyebabkan ketergantungan.
  • Merusak generasi muda sebab membuat saraf-saraf otak terganggu.
  • Penggunaan yang tidak wajar membawa pada banyak efek negatif seperti halusinasi, rusaknya sistem motorik, membuat berat badan turun, mental terganggu, tata kelola emosi menjadi buruk dan masih banyak lagi lainnya.
  • Overdosis pada titik tertentu bisa berujung pada kematian.

4. Bagaimana upaya pemerintah dalam rangka mengurangi peredaran narkoba di Indonesia?

  • Memberikan sosialisasi , kampanye, serta penyuluhan mengenai Narkoba terutama untuk para penerus generasi bangsa.
  • Mendirikan Badan Narkotika Nasional ( BNN ).
  • Memantau, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut andil dalam melaporkan peredaran gelap Narkoba disekitar lingkungannya.
  • Memberikan hukuman yang berat , seperti saat ini Indonesia memberlakukan hukuman mati bagi para pengedar Narkoba.
  • Melakukan kerjasama antar negara guna mencegah peredaran Narkoba.
  • Memperkecil kelonggaran hukum (untuk menghormati Hak Asasi Manusia walaupun sebenarnya tidak perlu)
  • Memperketat keamanan di bandara dan pelabuhan (keuntungan Indonesia adalah berupa negara kepulauan sehingga tidak perlu memperhatikan prbatasan darat)
  • Memberikan penyuluhan terhadap bahaya narkoba
  • Bekerja sama dengan badan internasional seperti UNODC (United Nations Office Drugs and Crime)
  • Memperhatikan kawasan dan memberikan perhatian yang intensif terhadap wilayah rawan narkoba

5. Menurut pendapatmu, bagaimana caranya agar seseorang dapat berhenti dari menggunakan narkoba, padahal gejala kecanduan narkoba sangat menyakitkan?

Cara berhenti menggunakan narkoba tanpa harus mengalami sakau adalah

  • Pemeriksaan

Pemeriksaan dilakukan tidak hanya oleh dokter tetapi juga terapis. Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kecanduan yang dialami dan adakah efek samping yang muncul. Jika si pemakai mengalami depresi atau bahkan gangguan perilaku, maka terapis akan menyembuhkan efek tersebut baru melakukan rehabilitasi.

  • Detoksifikasi

Mengatasi kecanduan harus melalui beberapa tahapan dan salah satu yang cukup berat adalah detoksifikasi. Di sini pengguna harus 100% berhenti menggunakan obat-obatan berbahaya tersebut. Reaksi yang akan dirasakan cukup menyiksa mulai dari rasa mual hingga badan terasa sakit. Disamping itu pecandu akan merasa tertekan karena tidak ada asupan obat penenang yang dikonsumsi seperti biasa.

Selama proses detoksifikasi, dokter akan meringankan efek yang tidak mengenakkan tersebut dengan memberikan obat. Di samping itu, pecandu juga harus memperbanyak minum air agar tidak terkena dehidrasi serta mengkonsumsi makanan bergizi untuk memulihkan kondisi tubuh. Lamanya proses ini sangat bergantung pada tingkat kecanduan yang dialami serta tekad yang dimiliki oleh si pemakai untuk sembuh.

  • Stabilisasi

Setelah proses detoksifikasi berhasil dilewati, selanjutnya dokter akan menerapkan langkah stabilisasi. Tahapan ini bertujuan untuk membantu pemulihan jangka panjang dengan memberikan resep dokter. Tidak hanya itu, pemikiran tentang rencana ke depan pun diarahkan agar kesehatan mental tetap terjaga dan tidak kembali terjerumus dalam bahaya obat-obatan terlarang.

  • Pengelolaan Aktivitas

Jika sudah keluar dari rehabilitasi, pecandu yang sudah sembuh akan kembali ke kehidupan normal. Diperlukan pendekatan dengan orang terdekat seperti keluarga dan teman agar mengawasi aktivitas mantan pemakai. Tanpa dukungan penuh dari orang sekitar, keberhasilan dalam mengatasi kecanduan obat terlarang tidak akan lancar.

Banyak pemakai yang sudah sembuh lantas mencoba menggunakan kembali obat-obatan tersebut karena pergaulan yang salah. Karena itulah pengelolaan aktivitas sangat penting agar terhindar dari pengaruh negatif.

  • Kurangi dosisnya selayaknya hourglass, perlahan tapi pasti
  • Putuskan semua kontak yang berkaitan dengan narkoba (seperti teman-teman sesama pencandu narkoba, pengedar, dan lain-lain)
  • Laporkan kepada pihak berwijab terkait para pengedar
  • Kuatkan iman dan taqwa kepada tuhan
  • Isi waktu luang dengan hal yang bermanfaat (membaca, menulis, bermain, dan lain-lain)
  • Melalui rehabilitasi itu lebih baik, memang menyakitkan tapi kalau sudah melalui tahap rehabilitasi akan terbiasa dan tidak kerasa kembali, yang paling utama kuatkam iman kita dengan yang maha pencipta.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Sebutkan 5 jenis zat aditif yang biasa ditambahkan pada makanan Halaman 251 Bab 5 (Zat Aditif dan Zat Adiktif)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Sebutkan 5 jenis zat aditif yang biasa ditambahkan pada makanan Halaman 251 Bab 5 (Zat Aditif dan Zat Adiktif). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal dari fosil secara berlebihan? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!