Breaking News

Rangkuman mengenai Kebijakan Pembangunan Orde Baru

Questions and Answer Keys for Indonesian History Class 12 Curriculum 2013 Revised 2018 TASK Compile a summary of the New Order Development Policy Page 128 Chapter 4 (System and Political Economy Structure of the New Order Indonesia (1966-1998)) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 TUGAS Buatlah rangkuman mengenai Kebijakan Pembangunan Orde Baru Halaman 128 Bab 4 (Sistem dan Struktur Politik Ekonomi Indonesia Masa Orde Baru (1966-1998)) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

TUGAS

Buatlah rangkuman mengenai “Kebijakan Pembangunan Orde Baru”. Rangkuman kamu akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Orde baru merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk memisahkan antara kekuasaanmasa Sukarno (Orde Lama) dengan masa Suharto. Tujuan perjuangan Orde Baru adalah menegakkan tata kehidupan bernegara yang didasarkan atas kemurnian pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Ketika kondisi politik bangsa Indonesia mulai stabil untuk melaksanakan amanat masyarakat maka pemerintah mencanangkan pembangunan nasional yang diupayakan melalui Program Pembangunan Jangka Pendek dan Pembangunan Jangka Panjang. Pembangunan Jangka Pendek dirancang melalui pembangunan lima tahun (Pelita) yang di dalamnya memiliki misi pembangunan dalam rangka mencapai tingkat kesejahteraan bangsa Indonesia.

Dalam usaha mewujudkan tujuan nasional maka Majelis Permusyawaratan Rakyat sejak tahun 1973-1978-1983-1988-1993 menetapkan garis-garis besar haluan negara (GBHN). GBHN merupakan pola umum pembangunan nasional dengan rangkaian program-programnya yang kemudian dijabarkan dalam rencana pembangunan lima tahun (Repelita). Repelita berisi program-program kongkrit yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun, dalam repelita ini dimulai sejak tahun 1969 sebagai awal pelaksanaan pembangunan jangka pendek dan jangka panjang. Kemudian terkenal dengan konsep Pembangunan Jangka Panjang Tahap I (1969-1994) menurut indikator saat itu pembangunan dianggap telah berhasil memajukan segenap aspek kehidupan bangsa dan telah meletakkan landasan yang cukup kuat bagi bangsa Indonesia untuk memasuki Pembangunan Jangka Panjang Tahap II (1995-2020).

Sejak Pembangunan Lima Tahun Tahap III (1 April 1979-31 Maret 1984) maka pemerintahan Orde Baru menetapkan Delapan Jalur Pemerataan, yaitu: (1) pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat, khususnya pangan, sandang, dan perumahan; (2) pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan; (3) pemerataan pembagian pendapatan; (4) pemerataan kesempatan kerja; (5) pemerataan kesempatan berusaha; (6) pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita; (7) pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air; dan (8) pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

Pada masa Orde baru, Pemerintah membuat beberapa kebijakan pembangunan nasional untuk mewujudkan tujuan nasional bangsa Indonesia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945, dengan berpedoman Trilogi Pembangunan yaitu pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional.

Program ini diatur dalam GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara) dalam Repelita (Rencana Pembangunan Lima tahun), yang mana dalam pelaksanaan Repelita dilakukan dalam dua tahap yaitu Pelita (Pembangunan Lima Tahun) dan Pembangunan Jangka Panjang 25 Tahun. Pemerintah membuat kebijakan-kebijakan pembangunan nasional dalam berbagai bidang di antaranya bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial.

Dalam bidang pertanian, pemerintah menerapkan konsep Revolusi Hijau dengan meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan dengan mengoptimalkan peran KUD (Koperasi Unit Desa). Pemerintah juga mendirikan Bulog (Badan Usaha Logistik) sebagai badan pengadaan stok beras yang bekerja sama KUD. Program yang ketiga adalah pemerintah mengadakan PPL (Penyuluhan Pertanian Lapangan) untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan teknologi pertanian kepada masyarakat.

Pendidikan

Di bidang pendidikan, program pembangunan dibagi menjadi beberapa Pelita, pada Pelita 1 pemerintah memfokuskan pada pemberantasan buta huruf, pada Pelita 2 pemerintah melakukan usaha pemerataan pendidikan, sedangkan pada Pelita 5 pemerintah mulai merintis program wajib belajar sampai tingkat SMP yang disebut wajib belajar 9 tahun.

Pada 1973, Soeharto mengeluarkan Inpres No 10/1973 tentang Program Bantuan Pembangunan Gedung SD. Pelaksanaan tahap pertama program SD Inpres adalah pembangunan 6.000 gedung SD.

Program wajib belajar pada era Soeharto mulai dilaksanakan pada 2 Mei 1984.

Surat Keputusan Bersama Menteri Sosial, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Agama Nomor 34/HUK/1996, Nomor 88 Tahun 1996, Nomor 0129/U/1996, Nomor 195 Tahun 1996 tentang Bantuan terhadap Anak Kurang Mampu, Anak Cacat, dan Anak yang Bertempat Tinggal di Daerah Terpencil dalam rangka Pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan Dasar.

Penuntasan buta huruf pada 16 Agustus 1978 dengan pembentukan kelompok belajar atau ”kejar”.

Kesehatan

Di bidang kesehatan Pemerintah Orde Baru menjalakan beberapa program yang sampai saat ini masih dijalankan yaitu program KB yang merupakan program yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan penduduk, program Puskesmas, dan Posyandu di tingkat desa atau kelurahan.

Ekonomi

Dalam bidang ekonomi, pemerintah menggunakan sistem ekonomi Pancasila yang berlandaskan pasal 33 UUD 1945 yang mengatur tentang sumber ekonomi yang penting dikelola oleh negara untuk kesejahteraan bangsa. Pemerintah juga meningkatkan peran BUMN dan memperluas lapangan kerja.

Sosial

Dalam bidang sosial, pemerintah menerapkan kebijakan tranmigrasi dengan memindahkan sekelompok penduduk Jawa, Bali, Madura, dan Lombok ke Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi untuk meningkatkan taraf hidup dan pemerataan penduduk.

  • Keluarga Berencana (KB)

Keberhasilan ini dicapai melalui program KB yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Program KB di Indonesia sebagai salah satu yang paling sukses di dunia, sehingga menarik perhatian dunia untuk mengikuti kesuksesan Indonesia.

  • Kesehatan Masyarakat, Posyandu

Perkembangan puskesmas bermula dari konsep Bandung Plan diperkenalkan oleh dr. Y. Leimena dan dr. Patah pada tahun 1951, Bandung Plan merupakan suatu konsep pelayanan yang menggabungkan antara pelayanan kuratif dan preventif. Tahun 1956 didirikanlah proyek Bekasi oleh dr. Y. Sulianti di Lemah Abang, yaitu model pelayanan kesehatan pedesaan dan pusat pelatihan tenaga.

Kemudian didirikan Health Centre (HC) di 8 lokasi, yaitu di Indrapura (Sumut), Bojong Loa (Jabar), Salaman (Jateng), Mojosari (Jatim), Kesiman (Bali), Metro (Lampung), DIY dan Kalimantan Selatan.

Pada 12 November 1962 Presiden Soekarno mencanangkan program pemberantasan malaria dan pada tanggal tersebut menjadi Hari Kesehatan Nasional (HKN). Pada tahun 1984 dikembangkan Posyandu, yaitu pengembangan dari pos penimbangan dan kurang gizi. Posyandu dengan 5 programnya yaitu, KIA, KB, Gizi, Penanggulangan Diare dan Imunisasi.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 TUGAS Buatlah rangkuman mengenai Kebijakan Pembangunan Orde Baru Halaman 128 Bab 4 (Sistem dan Struktur Politik Ekonomi Indonesia Masa Orde Baru (1966-1998))”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 TUGAS Buatlah rangkuman mengenai Kebijakan Pembangunan Orde Baru Halaman 128 Bab 4 (Sistem dan Struktur Politik Ekonomi Indonesia Masa Orde Baru (1966-1998)). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/rangkuman-mengenai-kebijakan-pembangunan-orde-baru/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebuah foto berukuran 3 cm × 4 cm. Apabila foto diperbesar dan sisi yang paling panjang menjadi 9 cm, maka panjang sisi terpendek menjadi ….

[Kunci Jawaban] Sebuah foto berukuran 3 cm × 4 cm. Apabila foto diperbesar dan sisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!