Peran Indonesia dalam Organisasi Internasional

PPKN Questions and Answer Keys Class 11 2013 Revised 2017 Curriculum Group Tasks 4.1 The role of Indonesia in organizations, especially those related to efforts to create world peace and Formulate your conclusions regarding the effectiveness of Indonesia’s role in realizing world peace through involvement in various international organizations Page 138 Chapter 4 ( Dynamics of Indonesia’s Role in World Peace) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tugas Kelompok 4.1 Peran Indonesia dalam organisasi terutama yang berkaitan dengan upaya untuk menciptakan perdamaian dunia dan Rumuskan kesimpulan kalian mengenai efektifitas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi intemasional Halaman 138 Bab 4 (Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Tugas Kelompok 4.1

1. Coba kalian lakukan identifikasi mengenai oraganisasi internasional lainnya yang diikuti oleh Indonesia. Kemudian analisis peran Indonesia dalam organisasi tersebut terutama yang berkaitan dengan upaya untuk menciptakan perdamaian dunia. Tuliskan hasil identifikasi dan analisis kalian dalam tabel di bawah ini.

No. Nama Organisasi Internasional Peran Indonesia
1. Peran Indonesia dalam PBB Indonesia menjadi anggota PBB ke-60 pada 28 September 1950. Indonesia secara resmi menjadi anggota sejarah berdirinya PBB kurang dari setahun setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda di Konferensi Meja Bundar. Peran Indonesia dalam PBB diantaranya adalah :

  • Indonesia mengirimkan Pasukan Garuda atau Kontingen Garuda (KONGA) ke wilayah-wilayah konflik. Hal ini adalah bentuk kontribusi Indonesia di bawah naungan tujuan organisasi PBB untuk menciptakan perdamaian dunia.
  • Indonesia memberikan bantuan pangan ke Ethiopia saat dilanda bahaya kelaparan pada tahun 1985. Bantuan pangan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Ulang Tahun FAO ke-40.
  • Indonesia terpilih sebanyak 3 kali sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB. Indonesia terpilih pertama kalinya pada periode 1974-1975. Indonesia kemudian terpilih kedua kalinya pada periode 1995-1996. Terakhir, Indonesia terpilih kembali untuk ketiga kalinya pada periode 2007-2009.
  • Indonesia mencatat prestasi di International Law Commission (ILC) atau Komisi Hukum Internasional PBB dengan terpilihnya mantan Menlu Mochtar Kusuma Atmadja. Ia terpilih sebagai anggota ILC untuk periode 1992 – 2001.
  • Indonesia kembali mencatat prestasi di ILC dengan terpilihnya Duta Besar Nugroho Wisnumurti sebagai anggota ILC periode 2007 -2011. Ia terpilih setelah bersaing dengan 10 kandidat lainnya dari Asia.
  • Indonesia dua kali terpilih sebagai anggota Dewan HAM. Pertama adalah saat Indonesia terpilih menjadi salah satu anggota pertama Dewan HAM dari 47 negara anggota PBB lainnya yang dipilih pada tahun 2006. Indonesia terpilih kembali pada periode 2007 – 2010 melalui dukungan 165 suara negara anggota PBB.
  • Indonesia selalu menempatkan Wakil Tetap RI di PBB semenjak aktif menjadi anggota PBB. 
2. Peran Indonesia dalam OKI OKI (Organisasi Kerjasama Islam dahulu Organisasi Konferensi Islam) merupakan organisasi internasional dengan 57 negara anggota. OKI berdiri di Rabat, Maroko pada 25 September 1969 dalam Pertemuan Pertama para Pemimpin Dunia Islam. Hal ini terjadi sebagai reaksi dari peristiwa pembakaran Masjid Al Aqsa pada 21 Agustus 1969 oleh pengikut fanatik Kristen dan Yahudi di Yerusalem. OKI berubah nama dari Organisasi Konferensi Islam menjadi Organisasi Kerjasama Islam pada 28 Juni 2011. Peran Indonesia dalam OKI diantaranya adalah :

  • Indonesia menerima mandat sebagai Ketua dari Committee of Six. Indonesia bertugas memfasilitasi perundingan damai antara Moro National Liberation Front (MNLF) dengan Pemerintah Filipina pada tahun 1993.
  • Indonesia mendukung pelaksanaan OIC’s Ten-Year Plan of Action dalam Konferensi Tingkat Tinggi pertama di OKI di Senegal.
  • Indonesia mendorong negara-negara Islam untuk memperhatikan konflik antara Palestina-Israel dan mencari jalan keluar atas konflik tersebut.
  • Indonesia mendorong Islamic Development Bank dan Sekretariat Oki untuk menggerakkan daya lainnya sebagai upaya pelaksanaan OIC Strategic Health Programme of Action.
3. Peran Indonesia dalam APEC Sejarah pembentukan APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) adalah forum kerja sama ekonomi yang terdiri dari 22 negara anggota yang tersebar di seantero benua Asia dan wilayah lingkar Samudera Pasifik. APEC berdiri pada bulan Januari 1989. Hingga kini terdapat 21 ekonomi yang menjadi anggota negara APEC yang salah satunya adalah Indonesia. Setiap anggota APEC disebut “Ekonomi” karena setiap anggota saling berinteraksi sebagai entitas ekonomi dan bukan sebagai negara. Selain Manfaat APEC bagi Indonesia dan Manfaat APEC Bagi Anggotanya Terdapat beberapa peran Indonesia dalam APEC, yakni sebagai berikut :

  • Indonesia menjadi ketua dan tuan rumah KTT ke-21 APEC yang bertemakan “Resilient Asia Pacific, Engine of Global Growth.”
  • Indonesia menjabat sebagai Ketua APEC period 1994. Posisi tersebut mengizinkan Indonesia untuk lebih banyak berpartisipasi dan mempengaruhi arah kebijakan di dalam APEC. Pada masa kepemimpinan Indonesia, APEC berhasil melahirkan deklarasi bernama Bogor Declaration dan Bogor Goals.
  • Indonesia adalah tuan rumah dari Konferensi Tingkat Tinggi APEC 1994. Sebanyak 18 pemimpin negara anggota APEC hadir pada KTT tersebut. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai sorotan dunia, sehingga menjadikan potensi pariwisata Indonesia menjadi disebarluaskan.
  • Indonesia menjadi negara yang mendorong terbentuknya ECOTECH di dalam dunia kerja sama ekonomi Asia Pasifik pada KTT APEC 15 November 1994. ECOTECH (Economic and Technical Cooperation) yang merupakan salah satu pilar utama pembangunan ekonomi dalam konteks APEC. Terbentuknya ECOETCH dimaksudkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi Asia Pasifik yang berkelanjutan dan merata, sehingga mengurangi kesenjang ekonomi diantara negara-negara anggota APEC. Hal ini dilakukan melalui pembangunan kapasitas sumber daya manusia dan institusi suatu negara anggota.
4. Peran Indonesia dalam ASEAN Indonesia menjadi salah satu negara yang mempelopori berdirinya ASEAN. ASEAN merupakan organisasi regional yang bergerak di bidang ekonomi dan geo-politik bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Organisasi ini dibentuk berdasarkan “deklarasi Bangkok” pada 8 Agustus 1967 di Bangkok. Selain menjadi salah satu pendiri ASEAN, peran Indonesia di ASEAN dalam bidang pangan diantaranya adalah :

  • Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN. KTT ASEAN ke-1 yang dilaksanakan di Bali pada 23 – 24 Februari 1976. Pada KTT ke-1 terdapat kesepaktan tentang pembentukan secretariat ASEAN yang berpusat di Jakarta dengan Sekretaris Jenderal pertamanya yakni H. R. Dharsono.
  • Indonesia menjadi tuan rumah dari KTT ASEAN ke-9 yang dilaksanakan di Bali pada 7 – 8 Oktober 2003. Pada KTT tersebut Indonesia mengusulkan pembentukan Asean Community yang mencakup bidang sosial, ekonomi, budaya, dan keamanan.
  • Indonesia kembali menjadi tuan rumah dari KTT ASEAN ke-18. KTT tersebut dilaksanakan di Jakarta pada 4 – 8 Mei 2011.
  • Indonesia menjadi tuan rumah dari KTT ASEAN ke-19 yan dilaksanakan di Bali pada 17 – 19 November 2011. Pada KTT ini disepakati tentang kawasan bebas senjata nuklir di Asia Tenggara atau Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ).
  • Indonesia sebagai negara anggota ASEAN selalu berusaha menciptakan perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Misalnya, Indonesia menjadi penengah konflik antara Kamboja dan Vietnam pada tahun 1987. Hingga akhirnya pada tahun 1991 dalam Konferensi Paris, kedua negara yang berkonflik menyepakati perjanjian damai. 
5. Peran Indonesia dalam UNESCO UNESCO didirikan oleh PBB sebagai badan khusus untuk mendukung perdamaian dan keamanan melalaui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. UNESCO didirikan pada 16 November 1945 sesuai Konstintusi UNESCO dari hasil Sidang Umum UNESCO Ke-1. Indonesia menjadi anggota UNESCO pada 27 Mei 1950. Peran Indonesia dalam UNESCO diantaranya adalah :

  • Indonesia mengatasi kesulitan finansial yang dialami UNESCO melalui program IFIT (Indonesia Funds-In-Trust). Langkah UNESCO untuk menerima Palestian sebagai anggotanya menyebabkan Amerika Serikat menghentikan pembayaran kontribusi negaranya.
  • Indonesia terpilih sebagai anggota Badan Eksekutif UNESCO untuk periode 2017 – 2021. Hal ini merupakan bentuk partisipasi aktif Indonesia dalam UNESCO.
6. South West Pacific Dialogue (SwPD)
  • Indonesia berpartisipasi aktif Indonesia sebagai penggagas pembentukan SwPD pada tahun 2002
  • Indonesia sebagai mitra wicara Pacific Islands Forum sejak tahun 2001
  • Indonesia sebagai negara peninjau pada Melanesian Spearhead Group (MSG) sejak tahun 2011.
7. Melanesian Spearhead Group (MSG) Indonesia diterima sebagai Observer pada KTT MSG ke-18 di Fiji, yang bekerja sama dan memberikan kontribusinya kepada negara-negara anggota MSG baik dalam bentuk kerja sama eknomi dan teknik, termasuk program capacity building maupun bantuan teknis lainnya. Indonesia juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi  terhadap pengembangan MSG Regional Police Academy.
8. Kerjasama Kemitraan Strategis Baru Asia-Afrika (NAASP) Indonesia memprakarsai dan menjadi tuan rumah NAASP Ministerial Conference on Capacity Building for Palestine yang diselenggarakan di Jakarta pada 14-15 Juli 2008

2. Rumuskan kesimpulan kalian mengenai efektifitas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi intemasional.

Efektivitas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi internasional adalah dengan terjalinnya persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara lain baik di kawasan Asia Tenggara maupun di kawasan benua lainnya yang merupakan salah satu cara Indonesia sebagai bentuk perwujudan penerapan sistem politik luar negeri bebas aktif dan penerapan tujuan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-4 yaitu “…ikut melaksanakan perdamaian dunai yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial…” yang diwujudkan dalam pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif.

Politik luar negeri Indonesia yaitu bebas aktif memiliki pengertian bahwa:

  • Bebas, artinya Indonesia bebas untuk menentukan sikap dan pandangannya terhadap segala permasalahan atau konflik internasional tanpa terpengaruh oleh kekuasaan negara-negara besar yang lebih berkuasa.
  • Aktif, artinya Indonesia selalu aktif dalam segala aktivitas yang berkaitan dengan perjuangan untuk terciptanya perdamaian dunia, perjuangan terhadap kemerdekaan dan kebebasan, memperjuangkan terciptanya ketertiban dunia, dan ikut serta secara aktif untuk terciptanya keadilan sosial di seluruh dunia.

Beberapa hal yang dilakukan Indonesia sebagai bukti pelaksaan politik bebas aktif, antara lain:

  • Ikut serta secara aktif dalam penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955
  • Merupakan salah satu pendiri dari organisasi internasional yaitu Gerakan Non-Blok pada tahun 1961
  • Turut aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi internasional di kawasan Asia Tenggara, yaitu ASEAN
  • Turut aktif dalam membantu pennyelesaian konflik di beberapa negara seperti Kamboja, Bosnia, dan Filipina
  • Turut aktif dalam pengiriman Pasukan TNI, Pasukan Garuda, untuk bergabung dalam pasukan perdamaian dunia PBB

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tugas Kelompok 4.1 Peran Indonesia dalam organisasi terutama yang berkaitan dengan upaya untuk menciptakan perdamaian dunia dan Rumuskan kesimpulan kalian mengenai efektifitas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi intemasional Halaman 138 Bab 4 (Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tugas Kelompok 4.1 Peran Indonesia dalam organisasi terutama yang berkaitan dengan upaya untuk menciptakan perdamaian dunia dan Rumuskan kesimpulan kalian mengenai efektifitas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi intemasional Halaman 138 Bab 4 (Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apa perbedaan antara suhu dan kalor?

[Kunci Jawaban] Apa perbedaan antara suhu dan kalor? Pertanyaan: Apa perbedaan antara suhu dan kalor? …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!