Breaking News

Pada cekungan plat tetes nomor berapa yang warnanya paling gelap? (Aktivitas 4.6 Pencernaan Kimiawi)

Questions and Answers for Natural Science Class 8 Curriculum 2013 Revised 2017 Activity 4.6 Chemical Digestion In which drip plate hollow is the darkest color? Pages 190-191 Chapter 4 (Human Digestive System) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 4.6 Pencernaan Kimiawi Pada cekungan plat tetes nomor berapa yang warnanya paling gelap? Halaman 190-191 Bab 4 (Sistem Pencernaan Manusia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Ayo, Kita Lakukan

Aktivitas 4.6 Pencernaan Kimiawi

Di dalam rongga mulut terjadi pencernaan mekanis dan kimiawi. Pencernaan kimiawi dibantu saliva atau air liur. Nasi yang kamu kunyah di rongga mulut setelah 5 menit dapat terasa lebih manis. Mengapa hal itu dapat terjadi? Kalian akan menemukan jawabannya setelah melakukan percobaan ini.

Apa yang kamu perlukan?

  1. Amilase (dari air liur atau ekstrak kecambah kacang hijau)
  2. 1 sendok makan pati atau kanji
  3. Kapas
  4. 1 gelas air kran
  5. 1 buah gelas ukur
  6. 1 buah pengaduk
  7. 3 buah pipet tetes
  8. 1 buah sendok plastik
  9. 1 buah pembakar spiritus
  10. 1 buah kaki tiga
  11. Larutan iodium atau lugol untuk uji zat amilum
  12. Larutan Benedict untuk uji zat gula
  13. 1 buah plat tetes
  14. 1 buah tabung reaksi

Apa yang harus kamu lakukan?

  1. Kumpulkan enzim amilase dari kecambah kacang hijau dengan cara hancurkan ½ gelas kecambah kacang hijau yang telah ditambah ¼ gelas air menggunakan pistil dan mortar. Setelah halus, saring bahan tersebut dengan menggunakan saringan teh. Larutan yang sudah kamu peroleh tersebut mengandung enzim amilase.
  2. Masukkan 1 sendok makan pati/kanji dalam satu gelas air. Tambahkan sekitar 100 mL air dalam gelas. Panaskan gelas dengan pembakar spiritus dan aduk terus sampai cairan mengental (transparan), kemudian dinginkan!
  3. Tempatkan plat tetes di atas kertas putih, sehingga kamu dapat mengamati perubahan warna dengan jelas.
  4. Masukkan 5 mL larutan kanji dalam tabung reaksi pada suhu kamar, kemudian segera tambahkan 0,5 mL amilase. Aduk dengan cepat dan merata. Catat waktunya! Masukkan campuran larutan kanji-amilase ke dalam cekungan plat tetes beri tanda dengan nomor 1 sampai dengan nomor 8. Pada menit 1 tetesi cekungan plat tetes dengan larutan iodium, selanjutnya setiap selang waktu satu menit cekungan plat tetes yang lain ditetesi dengan larutan iodium.
  5. Catat perubahan warna dari plat tetes 1 sampai dengan nomor 8.

Apa yang perlu kamu diskusikan?

1. Pada cekungan plat tetes nomor berapa yang warnanya paling gelap? Mengapa?

Cekungan plat tetes no 1 warnanya paling gelap, karena zat tepung belum diubah oleh amilase menjadi zat gula. Zat tepung bila ditetesi larutan iodium warnanya berubah menjadi biru gelap.

2. Pada cekungan plat tetes nomor berapa yang warnanya paling terang? Mengapa?

Cekungan plat tetes no 8 warnanyaa paling terang, karena zat tepung sudah diubah menjadi zat gula oleh amilase.

3. Setelah 5 menit masukkan larutan kanji-amilase ke tabung reaksi, tetesi dengan larutan Benedict. Amati apa perubahan warna pada dasar tabung reaksi!

Setelah 5 menit masukkan larutan kanji-amilase ke tabung reaksi, tetesi dengan larutan benedik terjadi endapan merah bata. Benedit merupakan reagen untuk uji makanan yang mengandung zat gula. Bila bahan makanan mengandung zat gula ditetesi reagen benedik akan timbul endapan warna merah bata.

4. Setelah melakukan percobaan ini, menurutmu mengapa kamu harus benar-benar mengunyah makanan? Apa manfaat mengunyah makanan dalam mulut lebih lama?

Proses mengunyah makanan tidak hanya untuk menghilangkan rasa lapar. Mengunyah adalah salah satu proses untuk penyerapan nutrisi dari makanan. Penyerapan ini hanya bisa terjadi ketika makanan sudah dikunyah dengan sangat lembut. Selain untuk penyerapan nutrisi, sebenarnya masih ada banyak manfaat mengunyah makanan lebih lama ini.

Makanan lembut atau sudah terpotong sangat kecil yang bercampur dengan air liur akan mengekstraksi nutrisi. Air liur juga memiliki enzim yang bisa turut masuk melalui tenggorokkan menuju lambung untuk mempercepat proses pencernaan. Manfaat mengunyah makanan lebih lama ini pada akhirnya akan berdampak pada kerja sistem pencernaan yang lebih ringan.

Agar bisa menghasilkan makanan yang lembut, cobalah untuk mengunyah makanan sebanyak 32 kali. Tetap kunyah makanan lebih lama, perlahan, dan hati-hati. Cobalah untuk mulai terbiasa menikmati makanan yang akan ditelan. Selain itu, agar manfaat mengunyah makanan lebih lama bisa dirasakan dengan maksimal, jangan langsung minum. Pastikan dulu makanan sudah tertelan sepenuhnya dan tunggu sekitar 15 menit sebelum minum.

  • Mengontrol Jumlah Makanan

Manfaat mengunyah makanan lebih lama bisa membantu mengontrol jumlah makanan. Hal ini disebabkan karena otak akan menyadari jumlah makanan yang dikonsumsi karena cara mengunyahnya. Hal ini akan berbanding terbalik jika proses mengunyah dilakukan dengan cepat. Otak justru akan sulit menyadari jumlah makanan yang sudah dikonsumsi.

Mengunyah makanan lebih lama juga membutuhkan waktu makan lebih lama. Sehingga hal ini akan membuat seseorang mengonsumsi makanan lebih sedikit dan merasa lebih cepat kenyang. Cara ini menjadi sangat efektif dalam upaya penurunan berat badan. Secara tidak langsung, mengunyah makanan lebih lama juga akan menurunkan risiko obesitas, malas atau tidak suka beraktivitas, dan memicu depresi.

  • Mengurangi Gas

Mengunyah makanan lebih lama ternyata juga bisa membantu mengurangi gas di saluran pencernaan. Manfaat mengunyah makanan lebih lama ini akan nampak ketika makanan sudah diproses dengan sempurna. Jika makanan sudah diproses dengan sempurna dalam perut, maka gas tidak akan menumpuk. Tanda dari makanan yang tidak dicerna dengan baik akan menimbulkan berbagai gejala. Seperti mulai timbul gas yang menyebabkan mual, kembung, sembelit, hingga maag.

  • Baik untuk Kesehatan Mulut dan Terhindar dari Penyakit

Kesehatan mulut bisa ikut terjaga dengan mengunyah makanan lebih lama. Hal ini disebabkan karena manfaat mengunyah makanan lebih lama baik untuk tulang rongga mulut dan gigi.

Semakin rutin mengunyah dengan benar, maka tulang rongga mulut dan gigi akan semakin kuat. Bahkan, senyawa hidrogen karbonat pada air liur dapat menetralkan pembentukan plak gigi. Plak akan ikut tersapu ketika gigi sedang mengunyah.

Air liur yang diproduksi saat mengunyah ternyata akan membersihkan partikel makanan dan bakteri yang ada di mulut. Sehingga penumpukan plak dan kerusakan gigi dapat teratasi/dicegah.

  • Terhindar dari Penyakit

Manfaat mengunyah makanan lebih lama bisa membantu menghindarkan tubuh dari berbagai serangan penyakit. Hal ini disebabkan karena proses mengunyah ini bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satunya adalah sel kekebalan tubuh Th17 yang bisa dirangsang melalui proses mengunyah ini. Peneliti menyebutnya sebagai induksi respon imun protektif di gusi.

Berdasarkan percobaan ini, coba tulislah di majalah dinding sekolahmu pada kolom berita kesehatan yang menjelaskan kepada teman-teman kamu agar sadar kesehatan dengan mengunyah makanan lebih baik.

Apa yang dapat kamu simpulkan?

Berdasarkan percobaan dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan?

Manusia membutuhkan makanan untuk hidup. Makanan yang telah dimakan akan diuraikan dalam sistem pencernaan menjadi sumber energi, komponen penyusun sel dan jaringan, dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu sistem kompleks dalam tubuh adalah sistem pencernaan.

Sistem pencernaan merupakan sistem yang memproses mengubah makanan dan menyerap sari makanan yang berupa nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sistem pencernaan juga akan memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan bantuan enzim sehingga mudah dicerna oleh tubuh.

Makanan dapat dicerna secara mekanik dan kimiawi

  • Secara mekanik dengan bantuan gigi
  • Kimiawi dengan enzim

Sistem pencernaan manusia yang secara kimiawi membutuhkan enzim, dimana enzim tersebut dihasilkan oleh organ tertentu yaitu

  • Pankreas= menghasilkan tripsin, amilase, lipase
  • Hati= menghasilkan empedu
  • Lambung= menghasilkan Pepsin, Renin, HCL

Zat-zat makanan yaitu

  • karbohidrat
  • lemak
  • protein
  • mineral
  • vitamin

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 4.6 Pencernaan Kimiawi Pada cekungan plat tetes nomor berapa yang warnanya paling gelap? Halaman 190-191 Bab 4 (Sistem Pencernaan Manusia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 4.6 Pencernaan Kimiawi Pada cekungan plat tetes nomor berapa yang warnanya paling gelap? Halaman 190-191 Bab 4 (Sistem Pencernaan Manusia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Rasio dari dua dua bilangan adalah 3 : 4. Jika masing-masing bilangan ditambah 2, rasionya menjadi 7 : 9. Tentukan hasil kali kedua bilangan itu!

[Kunci Jawaban] Rasio dari dua dua bilangan adalah 3 : 4. Jika masing-masing bilangan ditambah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!