Breaking News

Nilai-Nilai Budaya dan Tradisi Masyarakat Praaksara

Questions and Answer Keys for Class 7 Social Sciences Curriculum 2013 Revised 2016 Individual Activities Cultural values and traditions of the Praaksara community Page 219 Chapter 4 (Indonesian Society in Pre-aksara, Hindu-Buddhist, and Islam) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Nilai-Nilai Budaya dan Tradisi Masyarakat Praaksara Halaman 219 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas Individu

1. Setelah membaca uraian di atas, amatilah nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat di lingkungan sekitar tempat tinggalmu!

2. Apa kesamaannya dengan nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat praaksara?

3. Jelaskan contoh kesamaan tersebut pada kolom di bawah ini!

  • Nilai Religisitas (Kepercayaan)

Kepercayaan pada masa prasejarah yaitu animisme dan dinamisme masih ada hingga saat ini, khususnya di Indonesia.Perwujudan dari masih adanya kepercayaan animisme dan dinamisme dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan sehari-hari di lingkungan kita.Seperti sesaji untuk orang yang telah mati, dengan kepercayaan bahwa orang yang mati itu akan kembali ke rumah untuk mennegok keluarga, hal tersebut merupakan perwujudan dari kepercayaan animisme. Kedua, benda-benda seperti gamelan, keris, atau batu tertentu yang kerap kali dimandikan dan diberi sesaji merupakan wujud dari kepercayaan dinamisme yang massih ada hingga sekarang.

  • Nilai Gotong Royong

Gotong royong yang sudah ada sejak masa praaksara berhasil lestari hingga sekarang.Nilai gotong royong tersebut merupakan nilai yang terangkum di dalam Pancasila.Gotong royong dapat kita saksikan ketika ada acara-acar tertentu seperti acar kebudayaan,membangun fasilitas umum,dan hajatan.

Di desa gotong royong tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari.Ketika bertani,seorang petani desa biasa dibantu oleh kawan-kawannya untuk menanam padi.Namun berbeda lagi dengan di kota.Tradisi gotong royong di masyarakat kota sudah mulai terkikis.Masyarakat kota sudah jarang yang mengenal gotong royong, melainkan menggunakan sistem upah.

  • Nilai Musyawarah

Kehidupan berkelompok pada masyarakat praaksara telah mengilhami masyarakat modern pada saat ini untuk tetap melakukan musyawarah dalam mengambil keputusan.Pengambilan keputusan dengan musyawarah dari zaman praaksara sampai sekarang dapat dilihat ketika adanya musyawarah untuk memilih pemimpin di desa/kota.Meskipun sebagian ada yang melakukan dengan cara voting atau pencoblosan,namun pelaksanaannya tetap memerlukan musyawarah.

  • Nilai Keadilan

Nilai keadilan dapat dijumpai di lingkungan keluarga.Ketika masyarakat praaksara berlangsung, tugas laki-laki adalah berburu,sedangkan tugas wanita adalah mengurus kebutuhan rumah.Hal tersebut masih ada dapat dijumpai sampai sekarang.Namun,zaman sekarang sudah menjadi umum ketika dijumpai wanita bekerja di luar rumah atau biasa disebut wanita karier,akan tetapi wanita tersebut tetap tidak lupa mengurus segala kebutuhan rumah.

  • Tradisi Bercocok Tanam

Khusus untuk tradisi ini hanya dapat dijumpai di pedesaan.Hal tersebut dikarenakan sudah tidak adanya lahan di kota untuk bercocok tanam.Banyak lahan di kota yang sudah menjadi gedung-gedung bertingkat dan jalanan beraspal.

Di sekitar daerah kami masih banyak masyarakat yag bekerja sebagai petani yang menanam berbagai tanaman di sawah dan di ladang.Ternyata tradisi ini turun-menurun dilakukan oleh masyarakat,bahkan sudah dilakukan oleh masyarakat praaksara yang melakukan kegiatan bercocok tanam meskipun mereka melakukannya secara berpindah-pindah dan masih menggunakan alat yang sangat sederhana.

  • Tradisi Bahari

Tradisi bahari atau berlayar masih ada hingga sekarang.Namun, ketika berlangsungnya masyarakat praaksara masih menggunakan perahu yang menggunakan layar agar perahu dapat melaju,zaman sekarang sudah jarang sekali ada nelayan yang menggunakan layar.Zaman sekarang para nelayan atau pelaut menggunakan kapal yang sudah didukung dengan teknologi mesin.

Di wilayah kami masih banyak yang menjadi nelayan karena memang dekat dengan pantai.Mereka biasanya berangkat pada malam hari kemudian datang pada pagi hari,selain itu juga terdapat kapal angkut yang membawa penumpang dan barang-banang untuk dikirimkan ke pulau lain di Indonesia.Hal ini sama dilakukan oleh manusia praaksara yang melakukan pelayaran meskipun dengan menggunakan perahu kecil untuk menyeberangi sungai dan laut.

Kesamaan antara nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat praaksara dengan kehidupan sekarang adalah:

  • Pada zaman praaksara,sekelompok orang memiliki kesamaan budaya, wilayah, identitas serta dapat berinteraksi dalam suatu hubungan sosial, demikianpun dengan zaman sekarang.
  • Tidak ada manusia praaksara maupun manusia sekarang yang dapat hidup tanpa orang yang lainnya.
  • Masing-masing masyarakat atau kelompok memiliki adat-istiadat yang berbeda satu sama lain tetapi masih saling berketergantungan seperti zaman sekarang.
  • Kebudayaan material dan kebudayaan nonmaterial diwariskan melalui keluarga.
  • Memiliki kepandaian dalam membuat barang-barang dari tanah liat seperti gerabah atau tembikar.
  • Mata pencaharian bercocok tanam, sama seperti zaman sekarang.
  • Berpakaian (walaupun tidak begitu lengkap).
  • Menganut kepercayaan Animisme dan Dinamisme. Pada zaman sekarang juga masih ada beberapa daerah yang menganut kepercayaan tersebut.
  • Mereka masih menganut kepercayaan berupa upacara atau ritual kecil yang masih ada hingga kini dan mereka mengatasi gejala alam dengan melaksanakan ritual atau upacara.
  • Mereka masih menggunakan pakaian hingga saat ini tetapi dengan bentuk yang lebih baik.
  • Mereka bermata pencaharian dengan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhannya yang masih berlanjut hingga kini.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Nilai-Nilai Budaya dan Tradisi Masyarakat Praaksara Halaman 219 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Nilai-Nilai Budaya dan Tradisi Masyarakat Praaksara Halaman 219 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Emilia akan menggunakan petunjuk yang tertera pada kemasan sirup rasa melon.“Tambahkan 13 cangkir air untuk setiap 2 cangkir sirup rasa melon.” Di antara proporsi berikut yang dapat digunakan untuk menentukan w, banyak cangkir air yang harus Emilia tambahkan untuk 5 cangkir sirup rasa melon adalah

[Kunci Jawaban] Emilia akan menggunakan petunjuk yang tertera pada kemasan sirup rasa melon. “Tambahkan 13 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!