Mengapa Rasulullah saw. menyebutkan bahwa, “Mukmin yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin yang paling cerdik.” Jelaskan!

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 11 Curriculum 2013 Revised 2017 Essay Evaluation Why Rasulullah saw. states that, “The believer who remembers death the most and who is best prepared for life after death is the most intelligent believer.” Explain Page 48 Chapter 3 (Implementing the Management of the Body) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Essay Mengapa Rasulullah saw. menyebutkan bahwa, “Mukmin yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin yang paling cerdik.” Jelaskan Halaman 48 Bab 3 (Melaksanakan Pengurusan Jenazah) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

B. Jawablah soal-soal berikut dengan benar dan tepat!

1. Mengapa Rasulullah saw. menyebutkan bahwa, “Mukmin yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin yang paling cerdik.” Jelaskan!

Karena dengan mengingat mati kita akan terus berusaha untuk mengumpulkan segala amal baik sebagai bekal ketiga telah di panggil kerahmatullah.

2. Sebutkan hal-hal yang sebaiknya segera dilakukan terhadap jenazah yang baru saja meninggal dunia sebelum jenazahnya dimandikan!

  • Menutup kedua matanya
  • Mengikat dagu dengan kain, serban atau lainnya
  • Meluruskan seluruh persenidan jenazah
  • Agar perut tidak mengembung maka meletakkan suatu barang yang berat diatas perutnya
  • Melepaskan semua pakaian yang melekat dibadannya lalu memindahnya di ranjang atau tempat yang lebih tinggi dari tanah
  • Menyelesaikan segera urusannya seperti hutang, wasiat, dll
  • Mendoakan kebaikan untuk jenazah

3. Apa yang dimaksud dengan ta’ziyyah? Kemukakan pula hukumnya, alasan hukumnya, dan adab-adabnya!

Ta’ziyyah adalah salah satu perbuatan mengunjungi kerabat maupun saudara yang tertimpa musibah kematian atas keluarganya dengan tujuan menghibur hatinya agar menjadi lebih bersabar dan tenang.

Para ulama besar bersepakat bahwasanya hukum melakukan ta’ziyyah adalah Sunnah. Hal ini disunahkan berdasarkan dalil dibawah ini : 

“Tidaklah seorang Mukmin bertakziyah kepada saudaranyayang terkena musibah kecuali Allah subhanahuwata’ala akan memakaikan pakaian kemuliaan kepadanya di hari kiamat (HR. Ibn Majah)

Sebutkan adab-adab dalam melakukan ta’ziyyah!

  • Menunjukan sikap, perkataan, dan perilaku yang mencerminkan ikut berbela sungkawa atas musibah yang di alami.
  • Menjaga perkataan yang tidak menyinggung perasaan hati.
  • Ikut membantu dan berusaha membuat perasaan keluarga yang tertimpa musibah menjadi lebih tenang, sabar, dan berbahagia.
  • Membawa barang-barang atau suatu hal yang dapat meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah, semisal membawakan uang, membawakan makanan, dsb.

Apa hikmah melakukan ziarah kubur?

  • Mengingatkan kepada kita bahwasanya hidup di dunia sesungguhnya hanya sementara, tidak abadi, serta kesenangannya hanyalah semu.
  • Mendongkrak motivasi kita untuk senantiasa menambah pundi-pundi amal perbekalan guna melanjutkan ke kehidupan yang selanjutnya.
  • Menambah keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah SWT.
  • Mengurangi bahkan menghilangkan sikap sombong yang ada di diri kita, sebab harta, tahta, keluarga, dsb tidak akan dibawa mati.
  • Memperoleh ganjaran pahala dari Allah SWT karena telah menjalankan salah satu sunnah Rasulullah SAW.

4. Jika orang yang meninggal dunia meninggalkan utang, bagaimana hukum melunasinya dan harta siapa yang digunakan untuk melunasi utangnya?

Bagaimana hukum melunasinya dan harta siapa yang digunakan untuk melunasi utangnya? UTANG adalah uang yang dipinjamkan oleh orang lain. Adapun pihak yang berkewajiban melunasi hutang orang yang meninggal dunia adalah AHLI WARISNYA. Sementara harta yang dipergunakan untuk melunasi utang tersebut dari penginggalan orang yang meninggal, bisa pula sumbangan dari ahli waris atau pihak tertentu.

Adapun fardhu kifayah adalah kewajiban mukmin melakukan suatu hal/kegiatan yang kemudian gugur apabila sudah dilakukan mukmin lainnya.

Ketentuan mengenai pelunasan hutang bagi orang yang sudah meninggal bisa dijumpai dalam Al-Qur’an tepatnya pada surah An-Nisa’ ayat 11. Pada surah tersebut dinyatakan bahwa apabila seseorang meninggal memiliki utang maka adalah WAJIB untuk membayar utang tersebut dengan harta yang ia tinggalkan terkecuali si pemberi utang telah mengikhlaskan.

Disebutkan pula bahwa apabila tak ada peninggalan harta dari orang yang meninggal tersebut maka ahli waris TIDAK WAJIB melunasi utang. Ini diyakini oleh banyak ulama termasuk Ibnu Qudamah dan Imam Nawawi. Meski begitu pada prakteknya, banyak ahli waris yang tetap mengusahakan agar utang terbayar dengan cara urunan atau patungan menggunakan harta pribadi..

5. Memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah seorang muslim hukumnya adalah fardu kifayah. Jelaskan maksudnya!

Mengurus jenazah yang dimaksud meliputi memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan, bagi seorang muslim hukumnya fardu kifayah. Artinya, jika tidak ada seorang pun yang melaksanakannya, semua orang yang mukim atau bertempat tinggal di daerah tersebut berdosa.

Apabila sebagian orang dari seluruh orang dalam kelompok sudah melakukan kewajiaban tersebut maka semua orang terbebas dari kewajiban . Sedangkan jika tidak ada orang yang mengerjakan maka semua orang akan mendapat dosa.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Essay Mengapa Rasulullah saw. menyebutkan bahwa, “Mukmin yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin yang paling cerdik.” Jelaskan Halaman 48 Bab 3 (Melaksanakan Pengurusan Jenazah)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Essay Mengapa Rasulullah saw. menyebutkan bahwa, “Mukmin yang paling banyak mengingat mati dan yang paling baik persediaannya untuk hidup setelah mati adalah mukmin yang paling cerdik.” Jelaskan Halaman 48 Bab 3 (Melaksanakan Pengurusan Jenazah). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/mengapa-rasulullah-saw-menyebutkan-bahwa-mukmin-yang-paling-banyak-mengingat-mati-dan-yang-paling-baik-persediaannya-untuk-hidup-setelah-mati-adalah-mukmin-yang-paling-cerdik-jela/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya?

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya? Pertanyaan: 3. Kalor lebur es …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!