Breaking News

Mengapa Jepang menerapkan kebijakan “Ekonomi Perang”?

Questions and Answer Keys Indonesian History Class 11 Curriculum 2013 Revised 2017 TRAINING COMPETENCY TEST Why Japan implemented a war economy policy Page 60 Chapter 5 (Tyranny of the Rising Sun) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 LATIH UJI KOMPETENSI Mengapa Jepang menerapkan kebijakan Ekonomi Perang Halaman 60 Bab 5 (Tirani Matahari Terbit) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

LATIH UJI KOMPETENSI

1. Mengapa Jepang menerapkan kebijakan “Ekonomi Perang”?

Menyoal mengenai mengapa jepang mengeluarkan kebijakan ekonomi perang usai belanda menyerah tidak hanya dari kondisi nasional melainkan lebih kepada faktor global atau internasional yang sedang terjadi Perang II.

Dalam sejarahnya, Jepang mengambil perang yang besar sebab wilayah ekspansinya adalah Asia Tenggara. Adapun jawaban kongkrit mengenai mengapa jepang menerapkan kebijakan ekonomi perang adalah:

  • Untuk memenuhi kepentingan pemerintah Jepang dengan melakukan proses pungutan dan penyaluran tanaman pangan serta menentukan harganya sehingga dibentuk Shokuryo Kanri Zimusyo (SKZ)/Badan Pengelolaan Pangan.
  • Untuk menopang kegiatan Perang Jepang dengan mengusahakan produksi barang-barang bahan mentah untuk industri perang, khususnya minyak bumi. Jepang juga membuka pabrik mesin, paku, kawat, dan baja pelapis granat, namun tidak berkembang karena kekurangan suku cadang.
  • Mengubah sistem ekonomi peninggalan Belanda yang notabenenya adalah sistem ekonomi liberal. Dalam waktu singkat Jepang dapat menang dan melarang semua kegiatan ekspor dan impor kecuali demi kepentingan perang.

Karena Jepang ingin menguasai semua usaha ekonomi untuk membantu Jepang dalam menghadapi Perang Dunia II.

Jepang menguasai Indonesia dengan tujuan agar Indonesia menjadi salah satu benteng pertahanan Jepang untuk membendung kekuatan tentara Serikat dan melawan kekuatan Belanda. Oleh karena itu, Jepang mengeluarkan kebijakan ekonomi yang disebut dengan self help. Kebijakan ini dengan menjadikan hasil perekonomian di Indonesia sebagai modal untuk mencukupi kebutuhan pemerintahan Jepang di Indonesia. Kebijakan Jepang itu juga sering disebut dengan Ekonomi Perang.

Salah satu kebijakan ekonomi perang yang dilaksanakan Jepang adalah banyak perkebunan yang dirusak dan diganti dengan tanaman yang sesuai untuk keperluan biaya perang. Rakyat dilarang menanam tebu dan membuat gula.

2. Apakah kamu tahu yang dimaksud dengan seikeirei? Jelaskan!

Seikerei merupakan sikap menghormati Amaterasu (Dewa Matahari) yang dipercaya oleh penganut ajaran Shinto di Jepang dengan membungkukkan badan menghadap matahari yang telah terbit sempurna, setiap pertemuan umum, dan setiap disebutkan nama Tenno Haika, Kaisar Jepang. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan Jepang tatkala berada di Jepang, namun juga diimplementasikan tatlakala melakukan ekspansi di negeri jajahan, salah satunya Indonesia. Budaya membungkuk yang menyerupai gerakan rukuk dalam shalat ini ditentang oleh kalangan muslim salah satunya K.H. Zainal Mustafa, Tasikmalaya, Jawa Barat. Hal ini terjadi karena Jepang memaksa semua warga Indonesia termasuk juga para ulama untuk hormat pada dewa matahari (melakukan seikerei) setelah upacara pagi dan kegiatan tersebut dianggap menyalahi syariat islam atau musyrik karena dianggap menyembah cipataan Tuhan.

Dengan demikian, seikerei merupakan budaya Jepang (ajaran Shinto) yang dilakukan dengan membungkukkan badan untuk menghormati Amaterasu (Dewa Matahari). Budaya ini dibawa dan disebarkan juga di Indonesia, namun mendapat kecaman dari ulama (tokoh Islam) seperti K.H. Zainal Mustafa yang menganggap budaya seikerei menyalahi syariat Islam.

3. Bagaimana penilaianmu tentang pengerahan tenaga romusa oleh pemerintah pendudukan Jepang?

Romusha adalah sebuah panggilan bagi orang Indonesia yang dipekerjakan secara paksa pada masa penjajahan Jepang di Indonesia dari tahun 1942 hingga 1945. Kebanyakan romusha adalah petani, dan sejak Oktober 1943 pihak Jepang mewajibkan para petani untuk menjadi romusha. Dampak negatif romusha  di Indonesia adalah membuat rakyat sengsara dan mengalami kemiskinan berat, kelaparan, terjangkit penyakit dan kematian, kemudian ada juga praktik perbudakan wanita yang mana banyak wanita Indonesia dijadikan sebagai wanita penghibur bagi tentara Jepang.space

Menurut saya, pengerahan tenaga romusa oleh jepang, merupakan hal yang sangat kejam, karena selain diberi pekerjaan yang sulit, mereka juga mendapat perlakuan yang sangat buruk.

Jadi, romusha sangat merugikan rakyat Indonesia karena mengandung banyak sekali dampak negatif diantaranya: membuat rakyat sengsara dan mengalami kemiskinan berat, kelaparan, terjangkit penyakit dan kematian dan tekanan mental akibat kekerasan yang dilakukan Jepang.

4. Bandingkan tentang kebijakan di bidang pendidikan antara zaman Pemerintahan Kolonial Belanda dengan pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia!

Jepang : Pada masa ini Bahasa Indonesia dan bhasa Jepang merupakan mapel wajib bagi smua sekolah, mereka juga harus melaksanakan kerja bakti dan melipat gandakan hasil bumi

Belanda : Wajib menggunakan bahasa belanda, dan materi yang diajarkan adalah ketrampilan, berhitung, membaca, dan menulis sederhana

5. Jelaskan tentang dampak dari kebijakan Jepang yang sewenang-wenang! Pelajaran apa yang kamu peroleh dari belajar tentang dampak kebijakan itu dalam kehidupan sosial kemasyarakatan?

Dampak yang ditimpulkan dari kebijakan Jepang yang sewenang-wenang adalah banyak rakyat Indonesia yang mengalami penderitaan. Pelajaran yang dapat saya petik dari tindakan jepang yang seweng-seweng.ialah bukan dari perbuatan menjajahnya melainkan dari cara Jepang mengatur sistem pemerintahannya, pemerintah jepang dapat mengelelola sumber daya alam yang mereka miliki dengan sangat baik, mereka memiliki sumber daya alam yang terbatas tetapi mereka sangat maju sedangkan Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah tetapi belum bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 LATIH UJI KOMPETENSI Mengapa Jepang menerapkan kebijakan Ekonomi Perang Halaman 60 Bab 5 (Tirani Matahari Terbit)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 LATIH UJI KOMPETENSI Mengapa Jepang menerapkan kebijakan Ekonomi Perang Halaman 60 Bab 5 (Tirani Matahari Terbit). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebutkan 3 contoh hasil penambangan perut bumi yang digunakan sebagai sumber energi!

[Kunci Jawaban] Sebutkan 3 contoh hasil penambangan perut bumi yang digunakan sebagai sumber energi! Pertanyaan: …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!