Breaking News

Mata yang normal memiliki kemampuan untuk melihat benda dengan jelas pada jarak yang dekat dan jauh. Mengapa mata kita memiliki kemampuan tersebut?

Questions and Answers for Natural Science Class 8 Curriculum 2013 Revised 2017 Competency Test Normal eyes have the ability to see objects clearly at near and far distances. Why do our eyes have this ability? Pages 226-227 Chapter 11 (Light and Optical Instruments) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Mata yang normal memiliki kemampuan untuk melihat benda dengan jelas pada jarak yang dekat dan jauh. Mengapa mata kita memiliki kemampuan tersebut? Halaman 226-227 Bab 11 (Cahaya dan Alat Optik) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Mata yang normal memiliki kemampuan untuk melihat benda dengan jelas pada jarak yang dekat dan jauh. Mengapa mata kita memiliki kemampuan tersebut?

Alasan mata kita memiliki kemampuan untuk melihat jarak dekat dan jauh adalah karena otot siliar.

Mata memiliki kemampuan khusus yang dinamakan daya akomodasi. Daya akomodasi adalah kemampuan mata untuk tetap mendapatkan bayangan yang jelas ketika melihat benda dengan jarak yang berbeda-beda.

Kemampuan mata tersebut diperankan oleh lensa mata dan otot siliaris. Ketika melihat benda jauh, otot siliaris berkontraksi dan lensa mata akan lebih pipih agar bayangan jatuh tepat di retina. Sebaliknya, ketika melihat benda dekat, otot siliaris berelaksasi dan lensa mata akan menebal sehingga bayangan tetap bisa jatuh di retina.

Proses pipih – tebal tersebut berlangsung sangat cepat. Ketika kita melihat benda jauh kemudian tiba-tiba mengalihkan pandangan melihat benda di depan meja kita, maka waktu yang dibutuhkan oleh lensa untuk menyesuaikan diri sekitar 350 mili detik.

2. Beni memiliki penglihatan normal, kemudian dia mencoba kacamata Udin yang berlensa negatif. Ternyata, penglihatan Beni menjadi kabur. Mengapa hal ini terjadi?

Lensa cekung bersifat divergen atau menyebarkan cahaya, sehingga menyebabkan bayangan benda jatuh lebih jauh dari tempat seharusnya. Pada mata normal, letak bayangan tepat jatuh di retina, tetapi karena Beni menggunakan kacamata Udin yang berlensa negatif (cekung). Beni memiliki penglihatan normal, kemudian dia mencoba kacamata Udin berlensa negatif. Ternyata, penglihatan Beni menjadi kabur. Hal ini terjadi karena kacamata berlensa negatif khusus untuk mata yang minus sehingga apabila Beni memakai kacamata tersebut, maka penglihatannya akan kabur.

3. Lukislah bayangan yang dibentuk oleh cermin datar untuk benda- benda di bawah ini!

Bayangan yang dibentuk oleh cermin datar yaitu tegak, maya dan sama besar (Gambar pada lampiran). Bayang yang dipantulkan oleh cermin datar akan sama persis dengan bendanya. Cermin datar merupakan cermin yang berupa bidang lurus.

4. Lensa cembung sering disebut dengan lensa pengumpul(konvergen), sedangkan lensa cekung sering disebut lensa penyebar (divergen), mengapa demikian? Agar mudah menjelaskan, gunakan gambar hasil pembiasan cahaya pada lensa tersebut!

Lensa cembung sering disebut denggan lensa pengumpul cahaya atau konvergen karena berdasarkan hasil percobaan, sinar yang mengenai lensa cembung akan dikumpulkan di belakang lensa, misalnya pada kaca mata, teropong dan proyektor (gambar ada lampiran).

Lensa cekung sering disebut dengan lensa penyebar cahaya atau divergen karena berdasarkan hasil percobaan, sinar yang mengenai lensa cekung akan di menyebar di belakang lensa, contohnya pada kaca mata untuk penderita rabun jauh (gambar pada lampiran).

Sinar-sinar istimewa pada Cermin Cembung

Cermin cekung merupakan cermin dengan permukaan cekung. Apabila pada mangkok, maka bagian cerminnya yaitu pada bagian atas mangkok. Cermin cekung bersifat konvergen alias mengumpulkan sinar yang datang padanya.

Pada cermin cekung juga terdapat tiga sinar istimewa yaitu:

  • Sinar yang datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokusnya
  • Sinar yang melewatii titik focus akan dipantulkan sejajar sumbu utama
  • Sinar yang melewati pusat kelengkungan cermin akan dipantulkan kembali pada lintasan yang sama.

Sinar-sinar istimewa pada Cermin Cekung

Cermin cembung merupakan cermin yang permukaannya cembung. Apabila kita analogikan sebagai mangkok maka bagian cembung yaitu pada bagian bawah mangkok tersebut. Cermin cembung bersifat divergen atau menyebarkan sinar yang datang padanya.

Pada cermin cembung terdapat tiga sinar-sinar istimewa yaitu

  • Sinar yang datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik focus cermin
  • Sinar yang datang menuju titik focus cermin akan dipantulkan sejajar sumbu utama
  • Sinar yang datang menuju pusat kelengkungan cermin akan dipantulkan kembali dengan lintasan yang sama

5. Seseorang yang memiliki tinggi dari ujung kaki sampai ke matanya 150 cm berdiri di depan cermin datar yang tingginya 30 cm. Cermin itu ditegakkan vertikal di atas meja yang tingginya 80 cm dari lantai. Berapakah tinggi bayangan bagian badan orang itu yang dapat dilihat di cermin?

Diketahui:

tinggi orang = 150 cm

panjang cermin = 30 cm

tinggi meja = 80 cm

Ditanya:

tinggi bayangan?

Dijawab:

Untuk menjawab soal di atas perhatikanlah gambar ilustrasi di bawah ini:

Di ukur dari ujung kaki, tinggi ujung bawah cermin datar adalah BD = 80 cm, sedangkan tinggi ujung atasnya adalah BE = 110 cm (sebab tinggi cermin menurut data soal adalah 30 cm sama dengan tingggi DE). Tinggi orang dihitung dari ujung kaki sampai mata sama dengan tinggi BA = 150 cm. Berdasarkan hukum pemantulan Tinggi DA sama dengan tinggi CD.

Tinggi DA = BA – BD = 150 cm – 80 cm = 70 cm

Jadi DA = CD = 70 cm.

Dari gambar di atas juga dapat ditentukan bahwa tinggi CA = 2 CD = 2 DA = 140 cm sehingga tinggi BC dapat ditentukan, yakni:

Tinggi BC = BA – CA =10 cm

Selanjutnya kita dapatkan tinggi BF = BD – BC = 70 cm sehingga kita dapat tentukan tinggi FD, yakni:

Tinggi FD = BD – BF = 80 cm – 70 cm = 10 cm.

Akhirnya tinggi CF pun dapat kita tentukan, yakni

Tinggi CF = BD – BC – FD = 80 cm- 10 cm- 10 cm = 60 cm

Jadi bagian badan yang terlihat bayangannya hanya 60 cm (pada gambar di atas,orang tersebut hanya dapat melihat bayangan badannya kira-kira dari perut sampai lutut).

6. Banyak peristiwa terjadinya orang tenggelam di kolam renang. Salah satu penyebabnya adalah kesalahan memperkirakan kedalaman kolam ketika dilihat dari atas permukaan air kolam. Peristiwa apa yang terjadi pada kasus tersebut? Jelaskan jawaban kamu!

Peristiwa pembiasan atau refraksi. Pada air yang jernih, jika sinar datang dari udara (medium kurang rapat) masuk ke air (medium lebih rapat) maka terjadi pembekolan atau pembiasan sinar mendekati garis normal yaitu permukaan air. Sehingga kolam tampak lebih dangkal.

Peristiwa kesalahan dalam memperkirakan kedalaman kolam renang dikarenakan efek pembiasan atau refraksi cahaya. Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya karena memasuki medium yang kerapatannya berbeda. Arah pembiasan cahaya dibagi menjadi dua:

  • Cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal jika cahaya merambat dari medium optik kurang rapat ke medium optik lebih rapat, contohnya cahaya merambat dari udara ke dalam air.
  • Cahaya dibiaskan menjauhi garis normal jika cahaya merambat dari medium optik lebih rapat ke medium optik kurang rapat, contohnya  cahaya merambat dari dalam air ke udara atau dari kaca ke udara.

7. Perhatikan gambar di bawah ini! Jika seseorang ingin menombak ikan di dalam air, ke titik manakah posisi ujung tombak diarahkan agar ikan dapat tertangkap? Jelaskan jawaban kamu!

Posisi ujung tombak harus diarahkan lebih mendekati garis normal diabndingkan arah ikan yang terlihat. Hal ini dikarenakan gambaran ikan yang terlihat bukanlah posisi ikan sebenarnya. Peristiwa ini terjadi karena adanya proses pembiasan cahaya. Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya karena memasuki medium yang kerapatannya berbeda. Arah pembiasan cahaya dibagi menjadi dua:

  • Cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal jika cahaya merambat dari medium optik kurang rapat ke medium optik lebih rapat, contohnya cahaya merambat dari udara ke dalam air.
  • Cahaya dibiaskan menjauhi garis normal jika cahaya merambat dari medium optik lebih rapat ke medium optik kurang rapat, contohnya  cahaya merambat dari dalam air ke udara atau dari kaca ke udara.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Mata yang normal memiliki kemampuan untuk melihat benda dengan jelas pada jarak yang dekat dan jauh. Mengapa mata kita memiliki kemampuan tersebut? Halaman 226-227 Bab 11 (Cahaya dan Alat Optik)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Mata yang normal memiliki kemampuan untuk melihat benda dengan jelas pada jarak yang dekat dan jauh. Mengapa mata kita memiliki kemampuan tersebut? Halaman 226-227 Bab 11 (Cahaya dan Alat Optik). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kota A dan kota B pada peta berjarak 6 cm. Jarak sebenarnya kedua kota tersebut adalah 120 km. Jika Kota B dan Kota C pada peta yang sama berjarak 4 cm, maka tentukan jarak sebenarnya Kota B dan Kota C!

[Kunci Jawaban] Kota A dan kota B pada peta berjarak 6 cm. Jarak sebenarnya kedua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!