Breaking News

Kerja Sama Negara-Negara di ASEAN

Questions and Key Answers to Social Sciences Class 8 Curriculum 2013 Revised 2017 Individual Activity Cooperation of Countries in ASEAN Page 49 Chapter 1 (Spatial Interaction in Life in ASEAN Countries) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan   memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Individu Kerja Sama Negara-Negara di ASEAN Halaman 49 Bab 1 (Interaksi Keruangan dalam Kehidupan di Negara-Negara ASEAN) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas Individu

Kerjakan tugas berikut ini di buku tugasmu.

Dari penjelasan materi mengenai kerja sama negara-negara di ASEAN, silahkan kalian cari bentuk kerja sama yang dilakukan oleh negara-negara ASEAN dalam waktu dekat ini, kemudian analisis apakah Indonesia berperan dan ikut serta dalam kerja sama tersebut!

Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh negara negara ASEAN dalam waktu dekat ini adalah penanganan pengungsi Rohingya.

Indonesia berperan dalam memberi bantuan kemanusiaan dan menekan Myanmar untuk mengakhiri kekerasan di negara bagian Rakhine tempat terjadinya pengusiran dan pembaran desa Rohingya.

ASEAN melakukan banyak kegiatan kerjasama baik di bidang ekonomi, pertahanan dan kemanusiaan.

Contoh kerjasama yang saat ini sedang dilakukan adalah penanganan tragedi kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Dalam tragedi ini warga Rohingya di Mnyanmar dicabut kewarganegaraannya dan diusir sehingga banyak yang mengungsi ke Bangladesh dan juga melalui laut ke negara tetangga Myanmar yaitu Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Para pengungsi Rohingya mengatakan tentara Myanmar telah menyerang desa mereka, menusuk dan menembaki, dan membakar rumah mereka. Pemerintah Myanmar menolak hak kewarganegaraan terhadap Rohingya dan mengklaim bahwa mereka adalah imigran gelap dari Bangladesh.

Menanggapi krisis ini Indonesia bersama ASEAN menggalang batuan untuk pengungsi Rohingya. Bantuan ini berupa tenda dan bahan makanan yang disalurkan melalui Kementrian Luar Negeri.

Selain itu Indonesia dan negara ASEAN lain juga menekan Myanmar untuk menghentikan kekerasan ke suku Rohingya, agar tragedi tidak berlanjut dan suku Rohingya bisa kembali ke desa mereka.

Bentuk kerja sama lainnya yang dilakukan oleh negara-negara ASEAN, antara lain :

Kerja sama ASEAN di Bidang Politik, adalah :

  1. ADMM (Defense Ministers Meeting)

Pertemuan rutin yang dilakukan perkumpulan sepuluh negara ini dilakukan oleh Menteri keamanan setiap periode tertentu untuk mendiskusikan terkait kerjasama dan diplomasi politik sebagai upaya untuk mempertahankan keamanan negara ASEAN.

  1. Delegasi duta dan konsulat

Apabila melakukan kerjasama dengan negara-negara yang terdaftar dalam ASEAN, Indonesia sebagai negara kesatuan mengirimkan duta dan konsulat pada negara tersebut.

Duta dan konsulat dalam hal ini sebagai perwakilan dari negara yang mengutus untuk menjalankan peran dalam menjaga stabilitas politik.

Pemilihan dan penetapan duta dan konsulat ke negara lain ini secara langsung diputuskan oleh Presiden yang disetujui oleh DPR sebagai wakil rakyat.

Pengiriman duta dan konsulat ini dilakukan secara rutin agar negara Indonesia dapat menjalankan fungsi dan peran sebagai salah satu bagian dari ASEAN sehingga dapat secara aktif menjalankan tugasnya sebagai anggota.

  1. Perjanjian ekstradisi ASEAN

Setiap wilayah negara pasti memiliki warga negara yang melakukan kejahatan

Dengan perjanjian ekstradisi, negara ASEAN dapat memperoleh bantuan ketika seorang tersangka kejahatan melarikan diri ke kawasan negara di ASEAN.

Negara yang tergabung dalam ASEAN ini dapat membantu untuk mencari tersangka sehingga dapat dikembalikan pada negara aslinya.

Negara tempat melarikan diri oleh tersangka ini tidak berhak untuk menghukum maupun mengatasi permasalahan tersangka dari negara asli yang terdaftar sebagai negaranya.

Pengembalian tersangka kejahatan ini dilakukan agar stabilitas politik di negara ASEAN terjaga dengan baik.

  1. Perjanjian kawasan bebas nuklir

Senjata nuklir merupakan salah satu senjata yang memiliki efek berbahaya apabila seseorang yang menggunakan senjata ini berada di wilayah ASEAN.

Karenanya, dalam ASEAN terdapat perjanjian untuk secara keras melarang peracikan maupun penggunaan senjata nuklir.

  1. Perjanjian kawasan harmonis (bebas, damai, dan netral)

Perjanjian kawasan damai, bebas, dan netral merupakan kerjasama negara-negara di ASEAN untuk menjaga masing-masing negara agar tetap damai. Kata bebas dalam perjanjian ini mempunyai makna bahwa setiap negara-negara ASEAN mempunyai hak untuk melakukan sesuatu secara bebas namun tidak melanggar perjanjian atau ketentuan-ketentuan yang sudah menjadi kesepatakan dalam ASEAN. Kata netral berarti negara-negara ASEAN tidak ikut campur atau mengintervensi konflik yang terjadi di negara-negara lain, termasuk di negara ASEAN sendiri.

Terlepas dari keuntungan dan peranan Indonesia dalam organisasi ASEAN, organisasi ini telah memiliki kerjasama di berbagai aspek dan bidang. Bentuk kerjasama ini tidak hanya dilakukan dengan sesama negara anggota saja, tetapi juga dilakukan dengan negara-negara lain di luar anggota ASEAN seperti Jepang dan negara-negara Uni Eropa.

Bagi Indonesia sendiri, bentuk kerjasama seperti inilah yang mendukung pemerintahan Indonesia yang berdaulat ke dalam dan ke luar. Melalui artikel ini, diutarakan bentuk-bentuk kerjasama dalam ASEAN khususnya dalam bidang ekonomi dan politik. 

Kerja sama Negara ASEAN di bidang politik dan keamanan

Kerja sama ini ditujukan untuk menciptakan keamanan, stabilitas dan perdamaian khususnya di kawasan ASEAN dan umumnya di dunia.

Kerja sama bidang ini ditandai dengan pembentukan masyarakat Politik-Keamanan ASEAN (ASEAN Political-Secutrity Cimmunity).

Pembentukan ini bertujuan untuk mempercepat kerja sama politik dan kemanan di ASEAN dalam mewujudkan perdamaian di kawasan regional dan global.

Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN bersifat terbuka, berdasarkan pada pendekatan keamanan yang komprehensif dan bukan untuk membentuk suatu aliasi militer atau kebijakan luar negeri bersama.

Ada tiga karakteristik utama dalam Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN, yaitu:

  1. Masyarakat yang megacu pada peraturan dengan kesamaan nilai dan norma.
  2. Kawasan yang kohesif, damai, dan berdaya tinggi dengan tanggung jawab bersama untuk menciptakan keamanan komprehensif.
  3. Kawasan yang dinamis dan berpandangan keluar.

Koordinasi kerja sama ASEAN di bidang politik dan keamanan dilakukan oleh Dewan Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN. Pertemuan tersebut dilakukan dua kali dalam setahun dan untuk pertama kali dilakukan di Thailand tanggal 10 April 2009.

Ada beberapa instrumen dalam pilar Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN, seperti :

  1. Deklarasi kawasan damai, bebas, dan netral.
  2. Traktat persahabatan dan kerja sama ASEAN.
  3. Zona bebas senjata nuklir Asia Tenggara.

Kerjasama Negara Asean di Bidang Ekonomi

Kerjasama di bidang ekonomi merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan pendapatan negara untuk terus mengelola negara.

Dalam hal ini, kerjasama di bidang ekonomi telah dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan sebaik-baiknya dilakukan dengan beberapa bentuk kerjasama seperti dibawah ini.

  1. Pemusatan promosi ASEAN

Meskipun beberapa negara di ASEAN telah dikenal di berbagai benua, namun negara yang terdaftar dalam ASEAN juga perlu mempromosikan dirinya.

Promosi di bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi guna memperkenalkan diri. Pemusatan tempat promosi negara ASEAN dilakukan di Jepang.

Tujuan pemusatan promosi di Jepang karena dapat menjadi salah satu negara untuk diekspor dan menjadi negara yang dapat melakukan investasi di negara ASEAN.

Sehingga dalam hal ini, negara ASEAN dapat memperoleh keuntungan di bidang ekonomi.

  1. Penyimpanan ketersediaan pangan

Tiga negara dari ASEAN yaitu Indonesia, Kamboja, dan Thailand merupakan sumber pemasok padi hingga saat ini.

Tiga negara ini secara konsisten menyediakan cadangan pangan bagi negara yang terdaftar dalam ASEAN untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

Pada dasarnya setiap negara tentu tidak ingin mengalami krisis dari segi apapun.

Namun adanya cadangan pangan ini dapat menjadi salah satu solusi bagi negara yang suatu saat mengalami bencana maupun krisis.

Sehingga negara yang bertugas untuk menyediakan pangan ini telah siap untuk mengirimkan cadangan makanan.

3.Meningkatkan proyek industri

Setiap negara pasti memiliki jenis industri yang beragam.

Dalam hal ini, semua bentuk kerjasama dalam proyek ini dilakukan untuk meningkatkan pembangunan dari negara ASEAN.

Proyek industri yang saat ini dilakukan adalah tembaga, vaksin, pupuk, dan abu soda.

Dengan adanya pembangunan proyek industri ini maka akan mencukupi kebutuhan dari setiap jenis industri yang dibangun.

Semakin banyaknya permintaan maka akan semakin banyak produksi.

Sehingga akan meningkatkan pendapatan suatu negara.

  1. Pembukaan Kawasan perdagangan bebas

Kawasan perdagangan bebas ASEAN dalam hal ini disebut sebagai AFTA (ASEAN Free Trade Area).

Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk kerjasama di bidang ekonomi yang mengizinkan setiap warga negara dari ASEAN untuk secara bebas masuk ke negara lain yang tergabung dalam ASEAN.

Dalam hal ini, warga negara tersebut dapat melakukan persaingan dari segi ilmu pengetahuan maupun tenaga dan secara bebas dapat mencari pekerjaan.

Selain itu, adanya kerjasama dalam bentuk AFTA ini menjadi salah satu alat untuk melakukan pengelolaan pada sektor produksi dalam negeri ASEAN tanpa terkecuali.

Dengan adanya pengelolaan sektor produksi ini, suatu negara dapat meningkatkan daya saing untuk memenuhi permintaan di pasar dunia dengan menghapus bea dari ASEAN sehingga akan meminimalisir pengeluaran jika melakukan ekspor.

Selain itu, adanya AFTA juga dapat meningkatkan investasi untuk anggota ASEAN.

  1. Koperasi

Kerjasama dalam bidang ekonomi juga dikembangkan dalam bentuk koperasi atau yang disebut sebagai ASEAN Cooperative Organization (ACO) yang merupakan organisasi yang bergerak di bidang koperasi untuk menjaga dan meningkatkan kesejahteraan anggota ASEAN.

Tujuan dibentuknya ACO ini sebagai salah satu upaya untuk memperkuat keuangan ASEAN dalam bentuk gerasakan koperasi yang nantinya akan digunakan sebagai penopang pereknomian di Asia Tenggara.

Kerjasama Asean di Bidang Pendidikan

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kreatif, cerdas, dan mampu menjadi penerus bagi negara asalnya.

Dengan adanya Pendidikan yang baus, tentu akan mencetak generasi penerus yang berkualitas baik untuk memperbaiki sistem suatu negara.

Dalam hal ini, ASEAN juga melakukan kerjasama di bidang Pendidikan guna memperoleh generasi berkualitas baik yang dicita-citakan.

Adapun gerakan yang dilakukan oleh ASEAN yakni dalam bentuk ASCOE (Asean Committee on Education) pada sidang yang dilaksanakan di Vientiane, Laos pada tanggal 26 sampai 27 September 2001.

Gerakan yang lain juga dilakukan dalam bentuk penyelarasan standar ijazah antar negara anggota ASEAN, sehingga dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok anggota ASEAN memiliki status dan gelar yang sama.

Selain itu, terdapat peningkatan ilmu pengetahuan di kalangan pemuda ASEAN untuk mengintegrasikan lingkup daerah masing-masing.

Kerjasama dalam pendidikan juga menyediakan fasilitas pertukaran pelajar antar negara ASEAN untuk memperoleh pengalaman beserta ilmu pengetahuan yang diperoleh dari negara lain.

Selain itu juga dibentuknya kelompok peneliti antar negara guna memperkaya bidang ilmu pengetahuan.

Prioritas kerja sama ASEAN di bidang pendidikan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara.

  1. Melakukan pertemuan setiap tahun untuk membuat program dan kegiatan terkait pendidikan.
  2. Kerja sama pendidikan tinggi antara negara-negara ASEAN.
  3. Promosi kerja sama antara para sarjana, akademisi, dan ilmuwan ASEAN untuk mengembangkan sumber daya manusia dalam hal akademik dan profesi.

Kerjasama Negara Asean di Bidang Sosial dan Kebudayaan

Sektor seni dan budaya ASEAN berkomitmen terhadap kemajuan budaya di masing-masing negara ASEAN. Kemajuan budaya sebagai salah satu fondasi dinamika dan membangun keharmonisan di antara masyarakat ASEAN.

Dalam menjalankan kehidupan bernegara perlu juga dilakukan kerjasama di bidang sosial dan budaya.

Dalam hal ini sosial dibutuhkan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di suatu negara dan budaya untuk melestarikan budaya yang dimiliki oleh negara ASEAN.

Kerjasama ini dapat dilakukan dalam bentuk pengembangan sumber daya manusia sebagai pelaku dari hubungan kerjasama antar negara di ASEAN untuk meningkatkan kekerabatan serta hubungan yang telah terjalin sejak lama.

Dalam hal ini kerjasama yang positif juga akan meningkatkan berbagai kerjasama yang kooperatif.

Negara yang tergabung dalam ASEAN tidak sepenuhnya merupakan negara yang maju, beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand tergolong dalam negara berkembang yang belum selesai pada sektor kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya kerjasama di bidang sosial, ASEAN dapat memperluas lapangan pekerjaan yang dapat memberikan peluang kesejahteraan.

Selain itu, dengan adanya kerjasama di bidang sosial dan budaya juga akan memperluas bantuan dari berbagai pembangunan yang dilakukan oleh negara ASEAN.

Bantuan yang diberikan secara khusus kepada wanita dan pemuda yang merupakan subyek yang dapat mengembangkan bantuan yang telah diberikan.

Rencana strategis untuk seni dan budaya ASEAN 2016-2025 bertujuan untuk memperdalam pola pikir dan memfasilitasi dialog antar budaya di antara negara-negara ASEAN. Adapun rencana strategis lainnya, adalah:

  1. Mendorong masyarakat untuk meningkatkan rasa apresiasi serta kepemilikan terhadap sejarah, budaya, seni, tradisi, dan nilai-nilai komunitas ASEAN.
  2. Mempromosikan keanekaragaman budaya ASEAN.
  3. Memajukan hak-hak budaya bangsa ASEAN untuk pembangunan kawasan.
  4. Memanfaatkan kontribusi industri kreatif terhadap inovasi untuk mendukung pembangunan ekonomi di negara ASEAN.
  5. Meningkatkan kemampuan dalam menajemen budaya dan warisan melalui pemberian fasilitas diskusi antara pembuat kebijakan, profesional, praktisi, serta lembaga seni dan budaya.

Kerjasama Negara Asean di Bidang Olahraga

Pembentukan badan sektoral ASEAN tentang olahraga pertama kali diusulkan pada KTT ASEAN ke-16 di Vietnam pada April 2010.

Hal ini untuk mempromosikian kerja sama yang lebih aktif dalam olahraga di ASEAN.

Diakui ASEAN, olahraga menjadi salah satu instrumen paling efektif dalam membawa interaksi yang lebih besar bagi negara-negara ASEAN.

South East Asian Games atau SEA Games menjadi perayaan olahraga bagi negara-negara ASEAN yang diadakan setiap dua tahun sekali.

Sebelum memiliki nama SEA Games disebut South Asian Peninsular Games (SEAP Games) pada tahun 1959-1975.

Penggunaan nama SEA Games akhirnya digunakan untuk pertama kalinya pada perayaan olahraga ASEAN ke-9 atau tahun 1977. Saat ini sebanyak 11 negara berpartisipasi dalam SEA Games yang baru saja berlangsung di Filipina.

Kerjasama Negara Asean di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Dalam menjalankan pemerintahan di suatu negara, perlu melakukan kerjasama juga dengan negara lain untuk menjaga stabilitas negara dari segi pertahanan dan keamanan.

Setiap negara pasti memiliki pertahanan dan keamanannya sendiri namun diperlukan upaya untuk mencegah terjadinya pertikaian antar negara.

Karena itu, ASEAN juga melakukan kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan guna mencapai kehidupan yang damai antar negara.

Beberapa kerjasama di bidang ini tertuang dalam tulisan yang ditandatangani oleh pihak terkait.

Dalam kerjasama di bidang ini telah terjalin empat perjanjian yang terdiri dari perjanjian persahabatan dan perjanjian Kawasan bebas senjata nuklir.

Perjanjian persahabatan antar negara ASEAN dilakukan di Bali pada tanggal 24 Februari 1976, perjanjian Kawasan Bebas Senjata Nuklir dilakukan pada tanggal 15 Desember 1997 yang dilakukan di Bangkok, Thailand.

Perjanjian ketiga dan keempat yaitu perjanjian komunitas keamanan dan perjanjian ZOPFAN.

Komunitas keamanan negara di Asia Tenggara dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2003 di Bali, Indonesia yang di dalamnya terdapat komitmen untuk menjaga keamanan negara dan saling membantu untuk mewujudkannya.Sedangkan ZOPFAN (Zone of peace, freedom, and naturality) merupakan perjanjian yang dikenal dengan Deklarasi Kuala Lumpur yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 1971.

Dalam hal ini perjanjian yang dilakukan adalah untuk menciptakan Kawasan yang damai, netral, dan bebas. Sehingga keamanan dan pertahanan negara semakin kuat.

Kerjasama Negara Asean di Bidang Olahraga

Negara-negara kawasan ASEAN mengalami pertumbuhan demografis, epidemologis, dan sosial-ekonomi yang cepat.

Bersamaan dengan itu menimbulkan banyak ancaman dan tantangan bagi kesehatan publik.

Sebagai komunitas ASEAN, negara-negara anggota berupaya membentuk sistem kesehatan nasional yang bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat negara ASEAN.

Sejak didirikan pada 1980, kerja sama kesehatan ASEAN telah melakukan banyak hal dalam melindungi kesehatan dari kondisi darurat, seperti SARS, HPAI, H5N1, MERS-CoV, pandemi H1N1 2009, virus Ebola, dan viorus Zika.

Program Kerja Klaster Kesehatan ASEAN Klaster Kesehatan ASEAN

  1. Mempromosikan gaya hidup sehat Klaster Kesehatan ASEAN
  2. Menanggapi semua bahaya dan ancaman yang muncul ASEAN Health Cluster
  3. Memperkuat sistem kesehatan dan akses ke perawatan Klaster Kesehatan ASEAN
  4. Memastikan keamanan pangan

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Individu Kerja Sama Negara-Negara di ASEAN Halaman 49 Bab 1 (Interaksi Keruangan dalam Kehidupan di Negara-Negara ASEAN)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Individu Kerja Sama Negara-Negara di ASEAN Halaman 49 Bab 1 (Interaksi Keruangan dalam Kehidupan di Negara-Negara ASEAN). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal dari fosil secara berlebihan? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!