Breaking News

Kemukakan tiga pengertian hukum dari para ahli hukum yang kalian ketahui, kemudian jelaskan letak persamaan dan perbedaannya!

PPKN Class 11 Questions and Answer Keys Curriculum 2013 Revised 2017 Competency Test Chapter 3 State the three legal meanings of legal experts that you know, then explain where the similarities and differences are Page 117 Chapter 3 (Legal and Judicial System in Indonesia) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Bab 3 Kemukakan tiga pengertian hukum dari para ahli hukum yang kalian ketahui, kemudian jelaskan letak persamaan dan perbedaannya Halaman 117 Bab 3 (Sistem Hukum dan Peradilan Di Indonesia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Uji Kompetensi Bab 3

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat, jelas, dan akurat!

1. Kemukakan tiga pengertian hukum dari para ahli hukum yang kalian ketahui, kemudian jelaskan letak persamaan dan perbedaannya!

3 pengertian hukum dari para ahli hukum, yaitu:

  • Immanuel Kant

Hukum adalah sayarat-syarat keseluruhan dimana seseorang bebas berkehendak dari orang yang  satu dan dapat menyesuaikan kehendak bebas dari orang lain dalam memenuhi peraturan hukum kemerdekaan.

  • A. Amin

Hukum adalah suatu peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi dengan bertujuan dalam kertiban pergaulan manusia di masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban terjaga serta terpelihara.

  • Aristoteles

Hukum adalah suatu kumpulan peraturan yang bukan hanya untuk masyarakat tetapi juga hakim. UUD dalah sesuatu yang berbeda dalam bentuk serta isi konstitusinya, karena kedudukan itulah UUD mrngawasi hakim  melaksanakan pekerjaan dan jabatanya dalam menghukum orang-orang yang bersalah.

Persamaan Pengertian menurut para ahli di bidangnya:

Persamaanya ialah Hukum adalah suatu syarat atau peraturan yang harus dipatuhi guna untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam masyarakat.

Perbedaan Pengertian menurut para ahli di bidangnya:

  • Immanuel Kant : Dimana lebih berfokus pada hukum bebas dala berpendapat, dimana harus menghargai pendapat masyarakat lainnya.
  • A. Amin : Hukum lebih ke pedoman dalam norma dan harus menuruti sanksi yang ada
  • Aristoteles : Tidak hanya ingin masyarakat saja yang terikat pada Hukum tetapi juga Hakim yang dimana memberikan hukuman kepada orang yang bersalah, jadi kesimpulannya hakim juga terikat pada hukum dan tidak boleh melakukan pelanggaran terhadap jabatan dan kekuasaanya.

3 pengertian hukum dari para ahli hukum, yaitu:

  • Utrecht

Pengertian Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan dalam bentuk perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam kehidupan bermasyarakat yang seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat bersangkutan karena pelanggaran atas petunjuk tersebut akan menimbulkan tindakan dari pemerintah.

  • Mochtar Kusumaatmadja

Pengertian Hukum adalah keseluruhan kaidah juga asas yang mengatur pergaulan hidup dalam bermasyarakat dengan tujuan memelihara ketertiban serta meliputi lembaga juga proses untuk mewujudkan berlakunya kaidah sebagai sebuah kenyataan dalam masyarakat.

  • Van Kan

Pengertian hukum adalah keseluruhan peraturan hidup yang sifatnya memaksa dan bertujuan untuk melindungi kepentingan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

PERSAMAAN & PERBEDAAN

Persamaan ketiganya adalah mendefinisikan Hukum sebagai sekumpulan peraturan, kaidah, asas dan norma yang bertujuan mengatur untuk mewujudkan ketertiban dalam masyarakat.

Perbedaan ketiganya adalah bahwa pendapat Mochtar Kusumaatmadja belum menyinggung sanksi atau ketentuan memaksa atas kepatuhan terhadap hukum. Sementara Mochtar Kusumaatmadja sudah menyinggung mengenai ketentuan memaksa dari Hukum namun masih menggunakan kata ‘seharusnya’ yang menunjukkan daya paksa hukum lemah. Sementara itu, definisi hukum dari Van Kan sudah tegas mengenai ketentuan memaksa dari Hukum yang artinya wajib untuk dipatuhi.

2. Jelaskan pengertian tata hukum Indonesia!

Pengertian tata hukum Indonesia adalah sebuah bentuk dari hukum yang dimana dilaksanakan di wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia atau dengan kata lainnya adalah sebuah bentuk dari tatanan hukum yang melakukan penataan, penyusunan, pengaturan terhadap kegiatan untuk penertiban dari kehidupan yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Jadi tata hukum Indonesia adalah tata hukum yang ditetapkan oleh Pemerintah Negara Indonesia. Tata hukum Indonesia juga terdiri atas aturan-aturan hukum yang ditata atau disusun sedemikian rupa, dan aturan-aturan itu antara satu dan lainnya saling berhubungan dan saling menentukan.

3. Jelaskan klasifikasi hukum berdasarkan kepustakaan ilmu hukum!

BERDASARKAN SUMBERNYA

  • Hukum undang-undang,yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan.
  • Hukum Kebiasaan dan Hukum Adat, yaitu hukum yang berbentuk peraturan kebiasaan dan adat.
  • Hukum traktat,yaitu hukum yang ditetapkan oleh negara-negara di dalam suatu perjanjian antar negara (Perjanjian Internasional).
  • Hukum yurisprudensi,yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim.
  • Hukum Perjanjian, yaitu hukum yang dibuat oleh para pihak yang mengadakan perjanjian.

BERDASARKAN BENTUKNYA

  • Hukum tertulis, yang dibedakan atas dua macam sebagai berikut.
  • Hukum tertulis yang dikodifikasikan, yaitu hukum yang disusun secara lengkap, sistematis, teratur, dan dibukukan sehingga tidak perlu lagi peraturan pelaksanaan. Misalnya UU Perkawinan, UU HAM dan sebagainya.
  • Hukum tertulis yang tidak dikodifikasikan, yaitu hukum yang meskipun tertulis, tetapi tidak disusun secara sistematis, tidak lengkap, dan masih terpisah-pisah sehingga masih sering memerlukan peraturan pelaksanaan dalam penerapannya.
  • Hukum tidak tertulis , yaitu hukum yang hidup dan diyakini oleh warga masyarakat serta dipatuhi, yang tidak dibentuk secara formal, tetapi lahir dan tumbuh di kalangan masyarakat itu sendiri, misalnya Hukum Adat.

BERDASARKAN TEMPAT BERLAKUNYA

  • Hukum nasional, yaitu hukum yang berlaku dalam wilayah suatu negara tertentu.
  • Hukum Internasional, ialah hukum yang mengatur hubungan antara negara yang satu dengan negara yang lain. Hukum Asing yaitu hukum yang berlaku di negara-negara lain atau negara asing.
  • Hukum Gereja (Katolik) yaitu hukum yang ditetapkan oleh gereja (Katolik Roma) yang berlaku untuk anggotanya.
  • Hukum Islam yaitu hukum yang berlaku untuk anggota yang beragama Islam.

BERDASARKAN WAKTU BERLAKUNYA

  • Hukum Positif (Ius Constitotum), yaitu hukum yang berlaku sekarang pada suatu tempat dan waktu tertentu.
  • Hukum hukum negatif / prospektif (Ius Constituendum), yaitu hukum yang dicita-citakan untuk diberlakukan atau hukum yang akan ditetapkan kemudian. Umumnya ini masih dalam bentuk Rancangan Undang-Undang.
  • Hukum Asasi (hukum alam), yaitu hukum yang berlaku dimana-mana dalam segala waktu dan untuk segala bangsa di dunia.

BERDASARKAN CARA MEMPERTAHANKANNYA

  • Hukum Material, yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara sesama masyarakat. Hukum materiil menimbulkan hak dan kewajiban sebagai akibat yang timbul karena adanya hubungan hukum. Misalnya , Hukum Pidana, hukum perdata, hukum dagang dsb.
  • Hukum Formil (Hukum Acara), yaitu hukum yang mengatur bagaimana cara melaksanakan hukum (bagi penguasa) dan bagaimana cara menuntut bika hak-hak seseorang telah dilanggar oleh orang lain. Contonya, Hukum Acara Perdata, dan Hukum Acara Mahkamah Konstitusi.

BERDASARKAN SIFATNYA

  • Hukum yang mengatur (hukum volunteer), yaitu hukum yang mengatur hubungan antar individu yang berlaku apabila yang bersangkutan tidak menggunakan altenatif lain yang dimungkinkan oleh undang-undang.
  • Hukum yang memaksa (hukum kompulset), adalah hukum yang tidak dapat dikesampingkan, bersifat mutlak yang harus ditaati.

BERDASARKAN HUBUNGAN YANG DIATURNYA

  • Hukum Objektif , yaitu hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenal orang atau golongan tertentu .
  • Hukum Subjektif , yaitu kewenangan atau hak yang diperoleh seseoang berdasarkan apa yang diatur oleh hukum objektif, di satu pihak menimbulkan hak dan pihak lain menimbulkan kewajiban.

BERDASARKAN ISINYA

  • Hukum privat, yaitu hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lain dengan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan .
  • Hukum publik , yaitu hukum yang mengatur hubungan antara negara dengan alat-alat perlengkapannya atau hubungan negara dengan perseorangan (warga negara).

BERDASARKAN LUAS BERLAKUNYA

  • Hukum Umum (Lex Generalis), yaitu hukum yang berlaku bagi setiap orang dalam masyarakat, tanpa membedakan jenis kelamin, warga negara, agama, suku dan jabatan seseorang. Misalnya Hukum Pidana,.
  • Hukum Khusus (Lex Specialis), yaitu hukum yang berlaku bagi segolongan oang-orang tertentu saja atau hukum yang mengatur lebih khusus lagi apa yang diatur dalam hukum umum. Misalnya Hukum Pidana Militer.

4. Jelaskan perbedaan antara kompetensi absolut dan kompetensi relatif dari suatu lembaga peradilan!

  • Kompetensi absolut artinya adalah, dari beberapa jenis peradilan, setiap jenis ini memiliki wewenang menangani perkara yang tertentu sifatnya. Kewenangan ini bersifat mutlak atau absolut karena peradilan lain tidak bisa menangani perkara yang bukan wewenangnya. Misalnya perkara pidama dan perdata harus ditangani di peradilan umum (Pengadilan Negeri), dan perkara perceraian bagi pemeluk agama Islam di Pengadilan Agama.
  • Kompetensi relatif artinya adalah, dari pengadilan yang sejenis ini manakah yang akan menangani suatu perkara. Misalnya kasus perampokan terjadi di Tanjung Priok. Maka yang berwenang menangani perkara pidana ini adalah Pengadilan Negeri Jakarta Utara, karena Tanjung Priok adalah wilayah hukum pengadilan tersebut.

Sementara prinsip kompetensi relatif, akan menentukan dalam penanganan suatu perkara, peradilan yang mana dari suatu peradilan sejenis yang akan menanganinya. Penentuan ini umumnya berdasarkan konsep wilayah hukum, di mana setiap peradilan memiliki wilayah hukum tertentu.

Seperti contoh di atas, Pengadilan Negeri Jakarta Utara, adalah sebuah peradilan umum tingkat pertama. Sehingga peradilan ini memiliki wewenang untuk menangani perkara pidana dan perdata di wilayah kota administrasi Jakarya Utara.

Demikian pula Pengadilan Agama Jakarta Utara, adalah sebuah peradilan agama tingkat pertama. Sehingga peradilan ini memiliki wewenang untuk menangani perkara perceraian perkawinan orang beragama Islam dan ekonomi syariah yang terjadi di wilayah kotaa administrasi Jakarya Utara.

5. Jelaskan perangkat lembaga peradilan di lingkungan peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, peradilan tata usaha negara dan Mahkamah Konstitusi!

  • Peradilan umum memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan tinggi, pengadilan negeri, mahkamah agung.
  • Peradilan agama memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan agama, pengadilan tinggi agama
  • Peradilan militer memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan militer, pengadilan tinggi militer, pengadilan utama, pengadilan militer pertempuran.
  • Peradilan tata usaha negara memiliki perangkat lembaga yaitu, pengadilan tata usaha negara, pengadilan tinggi tata usaha negara.
  • Mahkamah konstitusi memiliki perangkat lembaga yaitu, sekretarian jenderal, kepaniteraan.

6. Mengapa kita mesti mematuhi hukum? Jelaskan!

HUKUM adalah seperangkat paraturan yang mengikat dan memaksa untuk dipatuhi oleh warga negara demi tercapainya ketertiban dan kedamaian yang merupakan tujuan dan cita-cita bangsa dan negara. Hukum sulit didefinisikan karena kompleks dan beragamnya sudut pandang yang digunakan untuk mengkaji. Dari berbagai definisi diatas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa , hukum meliputi peraturan yang mengatur tentang tingkah laku manusia yang di buat oleh badan  berwenang dan bersifat memaksa disertai sanksi yang tegas bagi yang melanggarnya, hukum dibuat dengan tujuan untuk mewujudkan ketertiban dalam masyarakat.

Hukum dalam masyarakat merupakan sebuah tuntutan. Maka manusia, masyarakat, dan hukum merupakan pengertian yang tidak bisa dipisahkan. Agar ketertiban dalam masyarakat tercapai, diperlukan adanya kepastian dalam pergaulan antar-manusia dalam masyarakat. Kepastian ini bukan saja agar kehidupan masyarakat menjadi teratur akan tetapi akan mempertegas lembaga-lembaga hukum mana yang melaksanakannya.

Hukum yang baik adalah hukum yang sesuai dengan hukum yang hidup atau the living law dalam masyarakat, yang tentunya sesuai pula atau merupakan pencerminan dari nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat tersebut.

Hukum harus dipatuhi dan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat, melindungi kepentingan bangsa dan negara. Maka, sudah merupakan kewajiban aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil. Dalam menjalankan tugasnya itu, aparat hukum dilindungi oleh hukum.

Sebab tiap-tiap anggota masyarakat memiliki bermacam kepentingan, entah itu kepentingan yang serupa ataupun beda. Tak jarang di masyarakat bedanya kepentingan tersebut memunculkan perselisihan yang membuat munculnya keadaan tak tertib serta tak teratur.

Nah dengan begitu, guna menghindari munculnya ketidaktertiban serta ketidakteraturan dalam masyarakat, tiap-tiap orang mesti mematuhi hukum yang diberlakukan supaya bisa tercipta ketertiban serta keamanan dalam kehidupan bersama.

7. Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara!

Dalam kehidupan di lingkungan keluarga antara lain yakni berikut ini.

  • Patuh terhadap perintah orang tua.
  • Menghargai orang tua.
  • Menjaga kehormatan serta nama baik keluarga.

Dalam kehidupan di lingkungan sekolah antara lain yakni berikut ini.

  • Tak mencontek saat ujian.
  • Patuh terhadap tata tertib sekolah.
  • Menghindari perilaku yang tercela seperti tawuran dan bullying.
  • Menghormati guru serta karyawan sekolah.

Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat antara lain yakni berikut ini.

  • Turut serta saat kerja bakti.
  • Menjaga keamanan serta ketertiban.
  • Menjaga fasilitas umum.
  • Menghargai adat istiadat yang berlaku.
  • Tidak melakukan perbuatan tercela.

Dalam kehidupan di lingkungan bangsa serta negara antara lain yakni berikut ini.

  • Membayar pajak.
  • Patuh terhadap hukum yang berlaku.
  • Menghindari perbuatan kriminal dan pelanggaran hukum yang lain.
  • Menghargai aparat hukum.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Bab 3 Kemukakan tiga pengertian hukum dari para ahli hukum yang kalian ketahui, kemudian jelaskan letak persamaan dan perbedaannya Halaman 117 Bab 3 (Sistem Hukum dan Peradilan Di Indonesia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi Bab 3 Kemukakan tiga pengertian hukum dari para ahli hukum yang kalian ketahui, kemudian jelaskan letak persamaan dan perbedaannya Halaman 117 Bab 3 (Sistem Hukum dan Peradilan Di Indonesia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/kemukakan-tiga-pengertian-hukum-dari-para-ahli-hukum-yang-kalian-ketahui-kemudian-jelaskan-letak-persamaan-dan-perbedaannya/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat. Namun, karbohidrat dijadikan sebagai sumber energi utama. Bagaimana analisis kamu mengenai hal tersebut? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!