Breaking News

Keadaan Penduduk Indonesia

Questions and Answer Keys for Class 7 Social Sciences Curriculum 2013 Revised 2016 Group Activities Situation of the Indonesian population Page 38 Chapter 1 (People, Places, and the Environment) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Keadaan penduduk Indonesia Halaman 38 Bab 1 (Manusia, Tempat, dan Lingkungan) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas Kelompok

Sumber daya manusia merupakan faktor penting untuk menjadi sebuah negara maju. Oleh karena itu, kondisi sumber daya manusia perlu dikaji untuk melihat sejauh mana kesiapan suatu negara dalam upayanya menjadi negara maju. Selanjutnya, lakukanlah aktivitas berikut!

1. Bagi kelas kamu menjadi beberapa kelompok dengan anggota 3-4 orang.

2. Carilah informasi tentang keadaan penduduk Indonesia dari berbagai sumber

3. Informasi yang diperoleh terdiri atas jumlah penduduk dan tenaga kerja, persebaran penduduk, pertumbuhan, dan kualitas penduduk.

4. Sajikan hasil penelusuran di depan kelas dalam bentuk deskripsi.

Sumber daya manusia adalah jumlah penduduk usia produktif yang ada di sebuah negara. Sumber daya manusia menjadi modal yang sangat penting dalam pembangunan. Sumber daya alam yang berlimpah tidak akan banyak artinya tanpa kesiapan sumber daya manusia. Beberapa negara maju di dunia mampu meraih kemajuan dengan hanya mengandalkan sumber daya manusianya. Sumber daya alam yang terbatas tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk menjadikan negaranya sebagai salah satu negara maju di dunia. Indonesia memiliki keunggulan dari sisi jumlah penduduk dan tenaga kerja yang besar. Walaupun demikian, dari sisi kualitas, sumber daya manusianya harus terus ditingkatkan.

Sumber daya manusia merupakan faktor yang penting untuk menjadi sebuah negara maju. Oleh karena itu, kondisi sumber daya manusia perlu dikaji untuk melihat sejauh mana kesiapan suatu negara dalam upayanya menjadi negara maju. Pembangunan bangsa Indonesia kedepan sangat tergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang sehat fisik dan mental serta mempunyai keterampilan dan keahlian kerja, sehingga mampu membangun keluarga yang bersangkutan untuk mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang tetap dan layak, sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup, kesehatan dan pendidikan anggota keluarganya. Beberapa masalah sumber daya manusia yang ada di Indonesia antara lain sebagai berikut.

Tema Deskripsi Singkat Permasalahan Solusi Alternatif
Jumlah dan sebaran
tenaga kerja
Indonesia
Saat ini sebaran tenaga kerja di Indonesia terkonsentrasi di pulau Jawa Kegiatan ekonomi dan pembangunan tidak merata dan terpusat di pulau Jawa Pemerintah mengembangkan kegiatan industri di luar pulau Jawa, seperti Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Papua
Komposisi tenaga kerja berdasarkan
usia
Saat ini 25% tenaga kerja berumur 25 tahun kebawah, 60% tenaga kerja berumur 25-40 tahun, dan 15% berumur 40 tahun keatas. Masih banyaknya anak Indonesia yang putus sekolah sehingga terpaksa bekerja Memberi beasiswa, bantuan kepada keluarganya baik berupa uang atau modal usaha
Komposisi tenaga kerja berdasarkan
pendidikan
Saat ini kualitas tenaga kerja sangat rendah karena kualitas pendidikan yang rendah pula Tingkat pendidikan penduduk yang rendah belum memadai dengan jenis pekerjaan yang tersedia. Memberi beasiswa di dalam maupun ke luar negeri
Komposisi tenaga kerja berdasarkan
mata pencaharian
Saat ini tenaga kerja Indonesia sebagian berada pada sektor primer seperti pertanian dan perkebunan Tingkat pendidikan penduduk yang rendah belum memadai dengan jenis pekerjaan yang tersedia. Memberikan bantuan modal dan pembangunan sektor industri

Jumlah Penduduk dan Tenaga Kerja

1. Jumlah Penduduk

Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Berdasarkan Data Kependudukan Dunia (World Population Data Sheet, 2013), jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk mencapai 249 juta jiwa.

No. Nama Negara Jumlah Penduduk (juta)
1. China 1.357
2. India 1.277
3. Amerika Serikat 316
4. Indonesia 249
5. Brazil 196
6. Pakistan 191
7. Nigeria 174
8. Bangladesh 157
9. Rusia 143
10. Jepang 127

Jumlah penduduk yang besar memiliki keuntungan, yaitu sebagai sumber tenaga kerja bagi pembangunan dan sebagai pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan atau industri. Sehingga Indonesia tidak kekurangan tenaga kerja, khususnya untuk industri. Indonesia menjadi daerah pemasaran yang menarik berbagai perusahaan untuk bersaing memasarkan produknya.

2. Tenaga Kerja

Tenaga kerja (manpower) adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang bekerja, seseorang yang memiliki pekerjaan namun sementara tidak bekerja, seseorang yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan dikategorikan bekerja. Angkatan kerja (labor force) adalah mereka yang sedang bekerja dan penganggur. Tenaga kerja atau penduduk dalam usia kerja terdiri atas angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Angkatan kerja terdiri atas golongan yang bekerja dan golongan yang menganggur dan mencari pekerjaan. Kelompok bukan angkatan kerja terdiri atas golongan yang bersekolah, golongan yang mengurus rumah tangga, dan golongan lain-lain atau penerima pendapatan.

Berdasarkan data dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2013, Indonesia memiliki penduduk berusia 15 tahun ke atas sebesar 176.662.097 orang. Jumlah angkatan kerjanya mencapai 118.192.778 orang dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 66,9%. Ini berarti pada tahun 2013, sebanyak 66,9% penduduk usia kerja yang sesungguhnya terlibat atau berusaha untuk terlibat dalam kegiatan produktif yaitu memproduksi barang dan jasa.

Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga Agustus 2013, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia mencapai 48.002 orang. Jumlah terbanyak berasal dari China, disusul Jepang, Korea Selatan, India, Malaysia, Amerika Serikat, dan Thailand. Kualitas mereka umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan kualitas tenaga kerja lokal sehingga gaji mereka umumnya jauh lebih tinggi daripada gaji tenaga kerja Indonesia.

Tenaga kerja Indonesia memiliki karakteristik sebagai berikut.

  1. Pendidikannya rendah. Sebagian besar tenaga kerja Indonesia lulusan pendidikan dasar sehingga menyulitkan pergeseran tenaga kerja dari sektor primer ke sektor sekunder dan bahkan sektor tersier. Sektor primer adalah sektor pertanian dan pertambangan. Sektor sekunder, disebut pula manufaktur, merupakan gabungan sektor industri dan pengolahan, sektor konstruksi, serta sektor listrik, gas dan air. Sektor tersier atau sektor jasa atau industri jasa merupakan gabungan sektor perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi; sektor angkutan dan komunikasi; sektor keuangan dan jasa perusahaan; serta sektor jasa kemasyarakatan.
  2. Angka pengangguran yang cukup tinggi. Pada tahun 2013, angka pengangguran mencapai 7.388.737 jiwa atau 6,25% dari jumlah tenaga kerja.
  3. Kompetensi dan etos kerja yang masih rendah sebagai akibat dari pendidikan yang rendah (sebagian besar lulusan SD) dan budaya kerja yang belum mendukung.
  4. Budayanya masih budaya kerja kultur agraris yang memiliki kebiasaan kebergantungan pada alam, menggunakan sistem manual dalam bekerja sehingga perlu penyesuaian dengan lingkungan industri yang menggunakan mesin dan peralatan otomatis.

Beberapa negara di dunia memiliki penduduk yang “gila kerja”. Survei yang dilakukan oleh Organisasi Negara-Negara untuk Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) menunjukkan urutan lama kerja dalam setahun: Meksiko (2.317 jam), Chile (2.102 jam), Korea Selatan (2.092 jam), Estonia (2.021 jam), Rusia (2.002 jam), Polandia (1.893 jam), Amerika Serikat (1.798 jam), Hungaria (1.797 jam), Jepang (1.765 jam), Republik Slovakia (1.749 jam).

Bagian terbesar dari tenaga kerja Indonesia masih bekerja pada sektor primer seperti sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan, dan perikanan yang mencapai 38.068.254 orang atau 34,36% dari seluruh tenaga kerja di Indonesia. Jika ditambah dengan sektor pertambangan dan penggalian, jumlahnya menjadi 39.489.021 atau 35,64%. Bagian terbesar berikutnya adalah sektor perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi. Artinya, sektor primer masih menjadi pilihan pekerjaan dari tenaga kerja di Indonesia.

Jenis Lapangan Pekerjaan Utama Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2013

No. Lapangan Pekerjaan Utama Jumlah Tenaga Kerja Persentase
1. Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan 38,068,254 34.36
2. Pertambangan dan Penggalian 1,420,767 1.28
3. Industri 14,883,817 13.43
4. Listrik, Gas dan Air 250,945 0.23
5. Konstruksi 6,276,723 5.66
6. Perdagangan, Rumah Makan, danJasa Akomodasi 23,737,236 21.42
7. Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi 5,040,849 4.55
8. Lembaga Keuangan, Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 2,912,418 2.63
9. Jasa Kemasyarakatan, Sosial dan Perorangan 18,213,032 16.44
10. Lainnya 0,00
Jumlah 110,804,041 100

Kontribusi sektor primer terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan adanya penurunan. PDB diartikan sebagai nilai keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi di dalam suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Pada tahun 2003, kontribusi sektor primer terhadap PDB mencapai 43,64%. Pada tahun 2010 kontribusinya menurun menjadi 26,49%. Sementara itu, sektor sekunder dan tersier menunjukkan kontribusi yang makin meningkat. Pada tahun 2003, sektor sekunder menyumbang 19,08 persen terhadap PDB dan pada tahun 2010 mencapai 35,8%. Kontribusi sektor tersier meningkat dari 37,29% pada tahun 1983 menjadi 37,62% pada tahun 2010. Ini menunjukkan peran sektor primer menurun dan sektor sekunder dan tersier makin meningkat.

3. Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia

Jumlah penduduk yang besar juga tidak selalu menguntungkan jika tidak diimbangi dengan kualitas dan produktivitasnya. Jumlah penduduk yang besar harus diikuti oleh kualitas dan produktivitasnya yang tinggi. Kualitas sumber daya manusia dapat dinilai dengan menggunakan kriteria yang dikembangkan oleh United Nation Development Programme (UNDP) yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI).

Human Development Report (HDR) mengelompokkan negara di dunia menjadi empat kelompok. yaitu kelompok negara berperingkat sangat tinggi (very high human development) antara 1-47, tinggi (high development human development) antara 48-94, sedang (medium human development) antara 94-141, dan rendah (low human development) antara 142-187.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh UNDP pada tahun 2014, pada tahun 2013, Indonesia berada pada peringkat 108 atau termasuk dalam kelompok sedang. Peringkat ini masih sama dengan peringkat pada tahun 2012. Peringkat tersebut didasarkan atas beberapa komponen penilaian, yaitu Usia harapan hidup penduduk Indonesia mencapai 70,8 tahun, rata-rata lama sekolah mencapai 7,5 tahun, rata-rata lama sekolah yang diharapkan 12,7 tahun, Pendapatan Nasional Kasar (PNK) mencapai 8.970 dolar AS.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Keadaan penduduk Indonesia Halaman 38 Bab 1 (Manusia, Tempat, dan Lingkungan)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Kelompok Keadaan penduduk Indonesia Halaman 38 Bab 1 (Manusia, Tempat, dan Lingkungan). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal dari fosil secara berlebihan? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!