Breaking News

Apa itu KIP-Kuliah? (Cara mendaftar KIP Kuliah, Siapa saja yang dapat mendaftar program KIP Kuliah, Syarat Mendaftar KIP Kuliah 2023, dan Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2023 Dibuka?)

Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah merupakan salah satu program pemerintah yang dibuat untuk mendukung para siswa di Indonesia berprestasi yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi namun memiliki keterbatasan ekonomi. Di artikel ini IDS akan membahas bagaimana cara daftar KIP kuliah tahun 2023

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nizam, menjelaskan kepada calon mahasiswa yang kemampuan ekonominya masih lemah tidak dikenai pungutan biaya saat proses mendaftar Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023.

“Yang tidak mampu dibebaskan dengan adanya beasiswa,” kata Nizam.

KIP Kuliah dapat digunakan di semua jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang tersedia, yaitu seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau yang lebih dulu dikenal dengan sebutan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) atau yang dulunya disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan jalur Mandiri.

KIP Kuliah juga tidak hanya bisa digunakan untuk mendaftar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) saja, namun juga dapat digunakan untuk mendaftar Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Bagi para calon mahasiswa yang berencana melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi, tentu harus mengetahui cara mengikuti Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2023 dengan menggunakan KIP Kuliah. Apalagi, pelaksanaan SNPMB 2023 telah dekat.

Mahasiswa yang ingin menggunakan KIP Kuliah, harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Mulanya siswa dapat membuat akun KIP Kuliah, baru selanjutnya pendaftaran KIP Kuliah dapat dilakukan sesuai seleksi masuk Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta, sesuai dengan pilihan siswa.

Apa itu KIP-Kuliah?

Kuliah akan diberikan kepada lulusan SMA atau SMK yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi. Jadi, Kartu Indonesia Pintar ini bisa dimanfaatkan oleh calon mahasiswa untuk mendapatkan kesempatan kuliah gratis, bahkan kamu juga bisa mendapatkan dana tunai untuk keperluan perkuliahan ya.

Biaya perkuliahan secara tunai bisa didapatkan oleh mahasiswa dan disesuaikan dari tempat kamu menempuh pendidikan tinggi. Selain mendapatkan keringanan biaya perkuliahan dan mendapatkan uang tunai untuk kebutuhan belajar, Kamu  juga memiliki kewajiban untuk mempertahankan beasiswa Kartu Indonesia Pintar kuliah.

Ada beberapa penyebab yang bisa membuat mahasiswa kehilangan beasiswa Kartu Indonesia Pintar. Salah satunya adalah nilai tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara. Selain itu, untuk program S1 harus lulus maksimal 4 tahun atau 8 semester. Apabila mahasiswa tidak mau memenuhi hal tersebut, beasiswa kartu Indonesia Pintar kuliah bisa ditarik oleh penyelenggara.

Lantas siapa saja yang dapat mendaftar program KIP Kuliah?

Berikut persyaratan yang dibutuhkan siswa untuk bisa mendaftar KIP Kuliah, menurut persyaratan dari tahun lalu.

  • Penerima KIP-Kuliah adalah siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN, dan NIK yang Valid.
  • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah;
  • Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan  potensi akademik baik dan mempunyai Kartu KIP atau  memiliki Kartu Keluarga Sejahtera atau terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos;
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Lalu, bagaimana cara mendaftar KIP Kuliah bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti SNPMB 2023?

Berikut, penjelasan lengkap mengenai cara daftar KIP Kuliah sebagai persiapan SNPMB 2023.

  1. Siswa dapat melakukan pendaftaran mandiri secara langsung melalui web KIP Kuliah, yang beralamat di kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau juga melalui aplikasi mobile KIP Kuliah.
  2. Pendaftaran hanya bisa dilakukan dengan menginput NIK, NISN, NPSN, dan alamat email yang valid dan aktif.
  3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya adalah dengan melakukan validasi NIK, NISN, NPSN, dan kelayakan memiliki KIP Kuliah.
  4. Jika proses validasi berhasil dan siswa dinyatakan layak untuk memiliki KIP Kuliah maka selanjutnya siswa akan diberi Nomor Pendaftaran dan Kode Akses melalui alamat email yang didaftarkan.
  5. Selanjutnya, siswa dapat menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi yang akan diikuti (SNMPTN/ SBMPTN/ SMPN/ UMPN/ Mandiri).
  6. Selanjutnya, Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi sesuai jalur seleksi yang dipilih. Proses sinkronisasi dengan sistem tersebut akan dilakukan kemudian dengan skema host-to-host.
  7. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan lolos di Perguruan Tinggi, kemudian dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diajukan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Hingga saat ini, belum ada pemberitahuan resmi mengenai jadwal KIP Kuliah 2023, namun bila berkaca pada periode sebelumnya, maka pendaftaran KIP Kuliah mulai dibuka pada bulan Februari.

KIP Kuliah Bisa Digunakan Mendaftar SNBT 2023

Selain mendapat dana bantuan pendidikan, KIP Kuliah 2023 juga bisa digunakan untuk mendaftar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Hal itu dikatakan langsung oleh Ketua Pelaksana Eksekutif SNPMB Prof Budi P Widyobroto dalam Sosialisasi SNPMB Perguruan Tinggi Negeri 2023.

“Tahun 2023 itu bahwa KIP kuliah untuk pendaftaran itu dikhususkan hanya bebas biaya atau gratis untuk mendaftar SNBT saja,” ujarnya melalui YouTube UNY Official.

Ketentuan Baru KIP Kuliah 2023

Peserta didik pendaftar KIP Kuliah 2023 hanya akan terbebas dari biaya untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Siswa yang bersangkutan belum tentu akan memperoleh beasiswa.

Meski begitu, Prof Budi menuturkan bahwa penerima KIP Kuliah 2023 memiliki kemungkinan untuk melamar beasiswa. Sebaliknya, apabila tidak mendaftar maka kemungkinan tidak dapat mengusulkan KIP Kuliah.

“Paling tidak kalau sudah punya KIP kuliah itu ada kemungkinan nanti melamar beasiswa mungkin bisa,” jelasnya.

Besaran Dana Bantuan yang Diterima oleh Peserta KIP Kuliah 2023

Bantuan dana pendidikan KIP Kuliah 2023 belum ditetapkan pemerintah. Namun jika mengacu pada tahun sebelumnya KIP Kuliah mencakup biaya kuliah dan tunjangan hidup. Berikut rincian biaya kuliah yang didasarkan dari akreditasi program studi penerima KIP Kuliah.

  • Prodi Akreditasi A: maksimal Rp 12 juta
  • Prodi Akreditasi B: maksimal Rp 4 juta
  • Prodi Akreditasi C: maksimal Rp 2,4 juta

Kemudian, untuk biaya hidup dibagi ke dalam lima klaster sesuai dengan hasil survei besaran biaya hidup kota atau kabupaten dan survei sosial ekonomi nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Simak rinciannya di bawah ini.

  • Rp 800 ribu/bulan
  • Rp 950 ribu/bulan
  • Rp 1.1 juta/bulan
  • Rp 1.25 juta/bulan
  • Rp 1.4 juta/bulan

Syarat Mendaftar KIP Kuliah 2023

Hingga kini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) belum mengeluarkan informasi resmi terkait KIP Kuliah 2023. Berikut sejumlah persyaratan yang bisa detikers jadikan acuan yang diambil dari Buku Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2022.

  1. Pendaftar KIP Kuliah merupakan siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya.
  2. Memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid.
  3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah.
  4. Siswa mempunyai Kartu KIP atau memiliki Kartu Keluarga Sejahtera atau terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
  5. Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dan diterima di PTN atau PTS pada prodi dengan Akreditasi A atau B. Dimungkinkan pula untuk prodi dengan Akreditasi C dengan pertimbangan tertentu.

Ada berbagai macam persyaratan untuk mendapatkan KIP-Kuliah, seperti berikut.

  • Penerima Kartu Indonesia Pintar kuliah merupakan siswa sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, atau bentuk lain yang sederajat dan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 tahun sebelumnya.
  • Penerima memiliki potensi akademik yang cukup baik dan memiliki keterbatasan ekonomi dengan didukung bukti dokumen yang sah.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, bisa melalui jalur masuk perguruan tinggi dan diterima perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta pada program studi yang sudah memiliki akreditasi.

Untuk masalah keterbatasan ekonomi yang disebutkan, ada beberapa poin utama dengan beberapa ketentuan, seperti berikut.

  • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar
  • Berasal dari keluarga Program Keluarga Harapan atau PKH.
  • Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera
  • Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam desil kurang atau sama dengan kategori 4 pada data terpadu Kesejahteraan Sosial.

Apabila calon penerima tidak memenuhi salah satu dari kriteria tersebut, maka tetap bisa melakukan pendaftaran untuk mendapatkan KIP selama kuliah, asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi, dan sudah dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua maupun wali.

Dokumen yang Diperlukan untuk Mendaftar KIP Kuliah 2023

Peserta KIP Kuliah 2023 bisa mulai mencicil dokumen-dokumen yang akan diperlukan pada saat mendaftar. Apa saja? Berikut rinciannya.

  1. Akun email pribadi untuk membuat akun KIP Kuliah, disarankan akun Gmail
  2. Jika sudah punya akun KIP Kuliah tahun lalu, gunakan email sebelumnya
  3. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  4. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  5. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  6. Dokumen pendukung keadaan ekonomi dari kelurahan atau lainnya yang menyatakan keterbatasan ekonomi, seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
  7. Foto rumah untuk validasi oleh perguruan tinggi
  8. Data aset seperti barang berharga, emas, sepeda motor, becak, dan lain-lain
  9. Kartu KIP, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Apa Itu DTKS untuk KIP Kuliah?

DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial merupakan acuan data yang digunakan untuk penerima KIP Kuliah, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan dana bantuan pemerintah lainnya.

Calon mahasiswa yang ingin mendaftar KIP Kuliah 2023 harus terdaftar dalam DTKS.

Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2023 Dibuka?

Kemendikbudristek belum mengumumkan informasi resmi terkait pendaftaran KIP Kuliah 2023. Biasanya, pendaftaran dibuka jelang masa seleksi masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Sebelum pendaftaran KIP Kuliah 2023 dibuka, terdapat sejumlah dokumen yang bisa dipersiapkan terlebih dahulu. Mengacu pada alur KIP Kuliah Merdeka 2022, calon mahasiswa diminta membuat akun KIP Kuliah di situs resminya.

Setelah selesai dan aktivasi akun, calon mahasiswa bisa mendaftar KIP Kuliah pada pilihan jalur-jalur masuk kampus yang tersedia pada portal KIP Kuliah. Setelahnya, calon mahasiswa bisa mendaftar jalur masuk PTN atau PTS di portal kampus tujuan.

Nah, itulah informasi terkait serba-serbi KIP Kuliah 2023. Semoga bermanfaat.

About Muhammad

Check Also

Cara Mengisi Jarak Dari Pusat Kota KIP Kuliah

Cara Mengisi Jarak Dari Pusat Kota KIP Kuliah [Terupdate] Salah satu isian dalam menu rencana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!