Breaking News

Jelaskan tentang landasan politik luar negeri Indonesia, dan apa yang dimaksud dengan politik luar negeri bebas aktif!

Questions and Answer Key History of Indonesia Year 12 Curriculum 2013 Revised 2018 TASK Explain the cornerstone of Indonesian foreign policy, and what is meant by free and active foreign policy Page 220 Chapter 6 (Indonesia In World Stage) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 TUGAS Jelaskan tentang landasan politik luar negeri Indonesia, dan apa yang dimaksud dengan politik luar negeri bebas aktif Halaman 220 Bab 6 (Indonesia Dalam Panggung Dunia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

TUGAS

1. Jelaskan tentang landasan politik luar negeri Indonesia, dan apa yang dimaksud dengan politik luar negeri bebas aktif!

Politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Bebas, artinya negara Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan yang ada di dunia. Aktif artinya negara Indonesia selalu aktif dalam menciptakan perdamaian dunia. Negara Indonesia aktif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan internasional.

Berdasarkan politik luar negeri bebas dan aktif, negara Indonesia berhak menentukan arah, sikap, dan keinginannya sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Dengan demikian, negara Indonesia tidak dapat dipengaruhi kebijakan politik luar negeri negara lain.

Menurut Mukhtar Kusumaatmadja, politik luar negeri Indonesia bebas, artinya poltik yang tidak memihak negara atau organisasi internasional manapun dan juga tidak berpihak pada pada kekuatan internasional apapun yang tidak sejalan dengan landasan idiil Pancasila dan landasan konstitusional UUD 1945. Sedangkan politik luar negeri yang aktif adalah poltik yang terus aktif dalam menjalankan kebijakan internasional dan selalu tanggap dan epat respon terhadap semua masalah yang terjadi di dunia internasional. Jadi poltik bebas aktif yaitu politik luar negeri yang tidak memihak pada satu kekuatan negara manapun, namun tetap aktif menjalankan kebijakannya dan selalu menanggapi dengan cepat semua masalah yang terjadi di dunia internasional.

Politik luar negeri yang bebas aktif diarahkan untuk mencapai tujuan nasional Indonesia. Menurut Drs. Moh. Hatta, tujuan politik luar negeri Indonesia antara lain sebagai berikut:

  • Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan menjaga keselamatan negara,
  • Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat,
  • Meningkatkan perdamaian internasional,
  • Meningkatkan persaudaraan dengan semua bangsa.

Dengan Politik Bebas Aktif ini dapat dikatakan Indonesia merupakan anti Kolonilisme atau penjajahan.  Indonesia tidak akan mendukung segala bentuk penjajahan terhadap negara lain dan menolak kolonialisme kembali ke Indonesia, sebagai berikut:

Prinsip mengabdi kepada kepentingan nasional, Segala bentuk kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan politik luar negerinya harus mengabdi kepada kepentingan nasional bukan kepentingan negara manapun dan atau kepentingan kelompok / golongan tertentu.

Prinsip demokrasi,  Demokrasi di sini adalah menghormati demokrasi negara lain dengan tetap memegang teguh demokrasi Indonesia.  Artinya, hubungan Indonesia dengan negara lain, tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara tersebut, begitu pula sebaliknya.

Kebijakan politik luar negeri Indonesia akan menentukan kualitas hubungan Indonesia dengan negara-negara lain di dunia. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan diplomasi. Pejabat yang menjalankan tugas diplomasi ini disebut diplomat.

Tugas diplomat yaitu menghubungkan kepentingan nasional bangsa Indonesia dengan dunia Internasional. Seorang diplomat tinggal dan menetap di negara lain sebagai wakil dari negara yang menugaskan.

Landasan Politik Luar negeri Indonesia adalah:

  • Pancasila Sebagai Landasan ideal, Artinya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus dijadikan sebagai pedoman dan pijakan dalam melaksanakan politik luar negeri Indonesia.
  • UUD 1945 Sebagai Landasan Konstitusional, Artinya andasan tersebut sangat penting bagi pelaksanaan politik luar negeri Indonesia dalam menunjang tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia. Hal ini tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 maupun Batang Tubuh UUD 1945.
  • Undang-Undang sebagai Landasan Operasional, Artinya Landasan ini merincikan secara jelas dan lengkap semua kebijakan politik luar negeri, aturannya, dan lembaga-lembaga yang terkait.

2. Jelaskan dasar pemikiran lahirnya kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia!

Dimana ciri-ciri atau karakteristiknya adalah Bebas dan aktif, menentang imperialisme dan kolonialisme dalam segala bentuk manifestasinya, dan ikut melaksanakan peranan dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Melalui hal ini, maka lahirlah secara sah dasar pemikiran politik luar negeri bebas aktif Indonesia yang berlaku hingga saat ini yang terdiri atas 3 landasan dasar pemikiran yaitu Landasan Ideal, Landasan Struktural dan Landasan Operasional. Adapun penjelasannya dapat dilihat dibawah ini:

A. Landasan Ideal dan Landasan Struktural Adalah

Berdasarkan dari hal itu, maka adapun dasar pemikiran kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia yang berlaku hingga saat ini dimana untuk Landasan ideal politik luar negeri adalah Pancasila sedangkan landasan strutural sebagai dasar pemikiran kebijakan politik luar negeri bebas aktif adalah UUD 1945 khususnya aliena pertama dan keempat. Adapun maksud dari alinea Pertama dan Keempat sebagai dasar pemikiran kebijakan politik luar negeri adalah:

  • Alinea Pertama Adalah Indonesia Wajib membantu bangsa-bangsa lain yang masih dijajah oleh bangsa Asing
  • Alinea Keempat adalah Indonesia perlu aktif dalam perjuangan bangsa-bangsa di dunia untuk penyusunan suatu tertip di dunia baru yang lebih adil.

B. Landasan Operasional Adalah?

Sedangkan untuk Landasan operasional politik luar negeri Indonesia sebagai dasar pemikirannya mengacu dalam GBHN (Garis Besar Haluan Negara), Ketetapan MPR No. IV/MPR/1978 yang menyebutkan:

  • Pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif diabdikan kepada kepentingan nasional, terutama untuk kepentingan pembangunan di segala bidang.
  • Meneruskan usaha-usaha pemantapan stabilitas dan kerjasama di wilayah Asia Tenggara dan Pasifik Barat Daya, khususnya dalam lingkungan ASEAN, dalam rangka mempertinggi tingkat ketahanan nasional untuk mencapai ketahanan regional.
  • Meningkatkan peran Indonesia di dunia internasional dalam rangka membina dan meningkatkan persahabatan dan kerjasama yang saling bermanfaat antara bangsa-bangsa.
  • Memperkokoh kesetiakawanan, persatuan, dan kerjasama ekonomi di antara negara-negara yang sedang membangun lainnya untuk mempercepat terwujudnya tata ekonomi dunia baru.
  • Meningkatkan kerjasama antar negara untuk menggalang perdamaian dan ketertiban dunia demi kesejahteraan umat manusia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan sosial.

3. Jelaskan kaitan antara pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia dengan isi dari Pembukaan UUD 1945!

Sedangkan landasan konstitusional dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia adalah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 alinea pertama “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” dan alinea keempat”…. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial….”.

Tujuan politik luar negeri bebas aktif adalah untuk mengabdi kepada tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang menyatakan: “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial….” Kemudian agar prinsip bebas aktif dapat dioperasionalisasikan dalam politik luar negeri Indonesia, maka setiap periode pemerintahan menetapkan landasan operasional politik luar negeri Indonesia yang senantiasa berubah sesuai dengan kepentingan nasional.

4. “Konsep politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif merupakan gambaran dan usaha Indonesia untuk membantu terwujudnya perdamaian dunia”. Kaitkan pernyataan tersebut dengan kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Lakukan analisis!

Sejak awal kemerdekaan hingga masa Orde Lama, landasan operasional dari politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif sebagian besar dinyatakan melalui maklumat dan pidato-pidato Presiden Soekarno. Beberapa saat setelah kemerdekaan, dikeluarkanlah Maklumat Politik Pemerintah tanggal 1 November 1945 yang isinya adalah; politik damai dan hidup berdampingan secara damai; tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain; politik bertetangga baik dan kerjasama dengan semua negara di bidang ekonomi, politik dan lain-lain; serta selalu mengacu pada piagam PBB dalam melakukan hubungan dengan negara lain.

5. Jelaskan dinamika arah politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin!

Dinamika arah politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin condong ke arah Blok Komunis, ditandai dengan kedekatan dengan Uni Sovyet, Korea Utara dan Republik Rakyat China serta keluarnya Indonesia dari PBB.

Dalam masa Demokrasi Terpimpin (1959-1966), penerintahan Presiden Sukarno semakin dekat dengan negara-negara Blok Komunis. Ini menimbulkan kebijakan politik luar negeri yang memihak blok tersebut dan dianggap bertentangan dengan asas “bebas aktif”.

Pada tahun 1965, Indonesia keluar dari PBB karen PBB menerima Malaysia sebagai anggota. Saat itu presiden Sukarno memimpin Indonesia menuju “Konfrontasi” menentang pembentukan Malaysia yang terdiri atas Malaya, Sabah dan Serawak, karena menganggap bahwa Malaysia adalah kaki tangan imperialis Inggris.

Pemerintahan Soekarno juga membentuk Poros Jakarta Peking Pyongyang Moscow, dan menjalin hubungan erat dengan pemimpin negara Komunis seperti Nikita Kruschev dari Uni Sovyet, Mao Zedong dari China, dan Kim Il Sung dari Korea Utara. Misalnya, ketika Kim Il Sung datang ke Indonesia, Presiden Sukarno mengajaknya ke Kebun Raya Bogor dan menghadiahkan bunga anggrek hibrida kepadanya dan menamakan bunga itu “Kimilsungia”. 

6. Jelaskan peran serta Indonesia dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia, sebagai bentuk kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif, pada masa Orde Baru!

Dalam buku Pengetahuan Sosial Sejarah oleh Drs. Tugiyono, disebutkan peran Indonesia dalam perdamaian dunia:

  • Mengirim kontingen Garuda Indonesia

Mengirim kontingen Garuda merupakan peran Indonesia dalam PBB untuk ikut serta menciptakan perdamaian dunia.

Kontingen Garuda ada yang dikirim ke Timur Tengah (Arah, Israel, Mesir), Kongo, Kamboja, Yugoslavia, dan beberapa negara lain yang sedang mengalami konflik.

  • Peran Indonesia dalam perdamaian dunia lainnya yakni bersama negara Mesir, India, Yugoslavia, dan Ghana, menjadi pelopor berdirinya Gerakan Non Blok (GNB)

Gerakan Non Blok berusaha meredakan ketegangan dunia dan menciptakan perdamaian dunia yang ketika itu (1960-an) terancam akibat terjadinya perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur.

  • Ikut secara aktif membantu menyelesaikan konflik di Kamboja dengan mensponsori penyelenggaraan Jakarta Informal Meeting (JIM I) bulan Juli 1988

Kegiatan tersebut berhasil menemukan masalah yang penting dalam menyelesaikan konflik di Kamboja, yaitu penarikan pasukan Vietnam dari Kamboja dan upaya mencegah kembalinya rezim Pol Pot yang banyak melakukan pembantaian rakyat Kamboja.

  • Hubungan Internasional

Dalam buku ‘Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMA/MA Kelas XI oleh Tim Ganesha Operation, disebutkan, peran Indonesia dalam perdamaian dunia yakni melalui hubungan internasional.

  • Melakukan pembentukan dengan satu persahabatan yang dimana sangatlah baik antara Republik Indonesia dengan segala macam negara yang ada di dunia, dan juga terlebih kepada negara-negara Afrika dan juga Asia yang dimana kemudian atas dasar melakukan kerjasama dalam membentuk sbeuah tatatanan dari dunia baru yang dimana bersih dari tindakan imperialsime dan juga kolonialisme di dalam menuju sebuah perdamaian dan juga dunia yang dimana sempurna
  • Melakukan pemantapan terhadap postabilitas dari wilayah Asia Tenggara dan juga Pasifik Barat Daya sehingga berbagai macam negara yang terdapat di daerah tersebut akan memiliki kemampuan untuk mengurusi masa depannya sendiri dengan sistem pertahanan mereka masing-masing.

Bentuk peran Indonesia dalam hubungan internasional sebagai berikut:

  • Mengirimkan duta besar ke beberapa negara atau menerima duta besar negara lain yang menjalin kerja sama dengan Indonesia.
  • Mendukung gerakan zona bebas nuklir di kawasan negara-negara anggota Association of South East Asian Nations (ASEAN).
  • Mendukung terselenggaranya ASEAN Free Trade Area (AFTA) di kawasan negara anggota ASEAN.
  • Peran Indonesia lainnya dalam perdamaian dunia dalam bentuk hubungan internasional yakni turut berpatisipasi dalam kegiatan pertukaran pelajar dan mahasiswa dari dan ke luar Indonesia.

7. Buatlah perbandingan dalam hal penerapan kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia yang dilakukan pada masa Presiden B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri dan Susilo Bambang Yudhoyono!

Pada masa awal reformasi yang dimulai oleh pemerintahan Presiden B.J.Habibie, pemerintah Habibie disibukkan dengan usaha memperbaiki citra Indonesia di kancah internasional yang sempat terpuruk sebagai dampak krisis ekonomi di akhir era Orde Baru dan kerusuhan pasca jajak pendapat  di Timor-Timur. Lewat usaha kerasnya, Presiden Habibie berhasil menarik simpati dari Dana Moneter Internasional/International Monetary Funds (IMF) dan Bank Dunia untuk mencairkan program bantuan untuk mengatasi krisis ekonomi.

Pada masa pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid, hubungan RI dengan negara-negara Barat mengalami sedikit masalah setelah lepasnya Timor- Timur dari NKRI. Presiden Wahid memiliki cita-cita mengembalikan citra Indonesia di mata internasional. Untuk itu beliau banyak melakukan kunjungan kenegaraan ke luar negeri. Dalam setiap kunjungan luar negeri yang ekstensif, selama masa pemerintahan yang singkat Presiden Wahid secara konstan mengangkat isu-isu domestik dalam setiap pertemuannya dengan setiap kepala negara yang dikunjunginya. Termasuk dalam hal ini, selain isu Timor-Timur, adalah soal integritas tertorial Indonesia seperti kasus Aceh, Papua dan isu perbaikan ekonomi.

Megawati dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 23 Juli 2001. Pada awal pemerintahannya, suasana politik dan keamanan menjadi sejuk dan kondusif. Walaupun ekonomi Indonesia mengalami perbaikan, seperti nilai tukar rupiah yang agak stabil, tetapi Indonesia pada masa pemerintahannya tetap saja tidak menunjukkan perubahan yang berarti dalam bidang-bidang lainnya.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilantik menjadi Presiden ke-6 Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2004. SBY merupakan Presiden Indonesia pertama yang dipilih melalui mekanisme pemilihan umum secara langsung. SBY berhasil mengubah citra Indonesia dan menarik investasi asing dengan menjalin berbagai kerjasama dengan banyak negara pada masa pemerintahannya, antara lain dengan Jepang. Perubahan-perubahan global pun dijadikannya sebagai peluang. Politik luar negeri Indonesia di masa pemerintahan SBY diumpamakan dengan istilah ‘mengarungi lautan bergelombang’, bahkan ‘menjembatani dua karang’. Hal tersebut dapat dilihat dengan berbagai insiatif Indonesia untuk menjembatani pihak-pihak yang sedang bermasalah. Indonesia tidak pandang bulu bergaul dengan Negara manapun sejauh memberikan manfaat bagi Indonesia.

8. Dalam konteks Perang Dingin pada masa kini sudah tidak ada lagi, masihkah diperlukan kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif oleh Indonesia? Mengapa? Buat analisis!

Masih, karena politik luar negeri bebas aktif artinya negara indonesia tidak memihak salah satu blok negara di dunia, dan artinya indonesia tetap aktif mempertahankan perdamaian di dunia dan aktif dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan yang ada di dunia. Jadi bukan hanya ketika terjadi perang dingin saja.

Dunia Politik dan Ekonomi bebas aktif Indonesia akan terus mendapat tantangan, akan tetapi Indonesia akan terus memegangnya dan menjalankannya. Ini dilakukan agar menjaga kepentingan nasional sekaligus menciptakan ketertiban dunia. Umumnya, suatu negara tak mungkin dapat berdiri sendiri tanpa adanya bantuan dari kerja sama negara lainnya, termasuk Indonesia. Selaku masyarakat internasional, Indonesia membutuhkan kerja sama dengan negara lainnya untuk memenuhi kebutuhan negaranya sekaligus agar tercapainya kepentingan nasional negara.

Konsepsi politik luar negeri bebas aktif bersifat universal lantaran masih saja menjadi sebuah perdepatan apakah masih relevan atau tidak lagi. Ini dikarenakan adanya perbedaan pandangan tentang relevansi bebas aktif politik luar negeri indonesia yang dipandang sudah berubah. Pun kondisi sistem internasional dulu sudah berbeda dengan sekarang, sehingga terciptanya keyakinan bahwasanya konsepsi tersebut bersifat universal.

Wakil Presiden pertama Indonesia yakni bapak Moh, Hatta merupakan pencetus landasan politik luar negeri bebas aktif. Lantaran pada saat tiga tahun setelah Indonesia merdeka, peperangan terjadi di antara dua blok yakni blok barat dan blok timur. Sehingga Indonesia sebagai negara yang merdeka menerapkan politik luar negeri bebas-aktif. Oleh karena bebas artinya tidak memihak diantara dua kekuatan dunia atau lainnya dan aktif artinya Indonesia akan selalu ikut dalam menciptakan perdamaian dunia.

Salah satu bukti bahwa Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif yaitu pada saat menciptakan kebijakan luar negeri yang sangat penting dam monumental pada Konferensi Asia Afrika (KAA) di bandung pada tahun 1955. Pada saat ini Indonesia tetap relevan menjalankan politik luar negeri, karena pada saat pelantikan periode pertama Presiden Jokowi Widodo ia menyampaikan bahwa akan menjadikan negara indonesia sebagai negara kepulauan dan sebagai negara terbesar di Asia Tenggara yang akan terus menjalankan politik luar negeri bebas-aktif. Presiden Jokowi Widodo juga menambahkan ‘menjalankan politik luar negeri bebas aktif’ akan mengabdikan kepentingan nasional dan ikut serta dalam menciptakan ketertiban dunia berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 TUGAS Jelaskan tentang landasan politik luar negeri Indonesia, dan apa yang dimaksud dengan politik luar negeri bebas aktif Halaman 220 Bab 6 (Indonesia Dalam Panggung Dunia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 TUGAS Jelaskan tentang landasan politik luar negeri Indonesia, dan apa yang dimaksud dengan politik luar negeri bebas aktif Halaman 220 Bab 6 (Indonesia Dalam Panggung Dunia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kota A dan kota B pada peta berjarak 6 cm. Jarak sebenarnya kedua kota tersebut adalah 120 km. Jika Kota B dan Kota C pada peta yang sama berjarak 4 cm, maka tentukan jarak sebenarnya Kota B dan Kota C!

[Kunci Jawaban] Kota A dan kota B pada peta berjarak 6 cm. Jarak sebenarnya kedua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!