Breaking News

Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng

Natural Science Questions and Answers for Class 7 Curriculum 2013 Revision 2016 Describe the process of volcanoes when it is associated with plate movement Page 144-145 Chapter 5 (Earth Layer) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng Halaman 144-145 Bab 5 (Lapisan Bumi) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

B. Uraian

Jawablah soal berikut dengan benar.

1. Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng.

Kerak bumi terdiri dari lempengan-lempengan, ada lempengan benua besar dan ada lempengan benua kecil. Diantara lempengan-lempengan itu terdapat retakan- retakan besar di kerak bumi. Lempengan-lempengan itu bergerak perlahan-lahan ke arah permukaan bumi. Di beberapa tempat lempengan-lempengan itu bergerak saling menjauh dan di beberapa tempat lainnya lempengan-lempengan tersebut bergerak saling mendekat dan bertabrakan. Lempengan-lempengan yang saling menjauh akan menyebabkan melebarnya dasar samudra, sedangkan lempengan- lempengan yang saling bertabrakan akan membentuk pegunungan.

Ketika lempengan Indo-Australia bertabrakan dengan lempengan Eurasia, lempengan tersebut longsor jatuh ke dalam bumi di bawah Indonesia. Suhu yang tinggi melelehkan pinggiran lempengan sehingga menghasilkan magma. Di banyak tempat, magma itu kemudian muncul ke permukaan bumi dan membentuk gunung-gunung api.

Proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng adalah ketika dua lempeng bertabrakan, lempeng yang memiliki massa jenis yang lebih besar akan menekuk ke bawah lempeng yang massa jenisnya lebih rendah. Ketika lempeng menekuk dibawah lempeng lainnya, maka batuan pada lempeng yang menekuk akan melebur menjadi magma. Magma tersebut akan naik menuju permukaan karena perbedaan massa jenis sehingga terjadilah gunung berapi.

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 2-3

2. Ketinggian gunung puncak Himalaya sekitar 10 km di atas permukaan laut, sedangkan ketinggian puncak Semeru sekitar 4 km. Berapakah kisaran tekanan udara di kedua puncak tersebut?

Semakin atas letak suatu tempat, maka tekanana atmosfernya akan semakin rendah. Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita tinggal melihat diagram yang telah disajikan, sehingga tekanan pada puncak Himalaya dengan ketinggian sekitar 10 km adalah 200 milibar, dan tekanan pada puncak Semeru dengan ketinggian sekitar 4 km adalah sekitar 500 milibar.

Sebenarnya jawaban di atas saja sudah cukup, menjawab berdasarkan data yang terdapat di grafik. Tetapi karena ada yang meminta perhitungannya maka kami akan jelaskan cara perhitungan tekanan dengan menggunakan rumus.

3. Bandingkan tekanan pada kedua puncak tersebut. Mengapa demikian? (Diadaptasi dari Snyder, 2005)

Untuk menentukan kisaran tekanan biasanya kita gunakan rumus:

Ph = (Pu – (h/100)) cmHg

Rumus di atas tidak akurat bahkan tidak berlaku untuk mengukur tekanan pada tempat yang sangat tinggi. Rumus yang kita gunakan untuk menghitung kisarannya adalah:

*Materi perhitungan ini belum diajarkan di SMP, tapi tidak ada cara lain lagiuntuk menghitung tekanan di ketinggian yang sangat tinggi selain dengan menggunakan rumus ini.

Keterangan:

P = tekanan di ketinggian tertentu (Pa)

H = ketinggian (m)

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 4-5

4. Sebuah gelombang primer tercatat di seismik pada pukul 18.15 dan gelombang sekunder tercatat pada pukul 18.19. Berapakah kisaran jarak antara stasiun seismik dengan episentrum gempa?

Gelombang seismik adalah rambatan energi yang disebabkan karena adanya gangguan di dalam kerak bumi. Energi ini akan merambat ke seluruh bagian bumi dan dapat terekam oleh seismometer. Episenter merupakan lokasi dipermukaan yang merupakan proyeksi vertikal dari titik pusat gempa (hiposenter).

Gelombang P merupakan gelombang longitudinal, dimana arah pergerakan partikel akan searah dengan arah rambat gelombang. Kecepatan gelombang P dapat mencapai 4-6 km per detik, tergantung dari sifat batuan yang dilaluinya. Gelombang ini adalah gelombang yang pertama kali tiba di sebuah stasiun seismik.

Gelombang S merupakan gelombang transversal, dimana arah pergerakan pertikel akan tegak lurus dengan arah rambat gelombang. Kecepatan gelombang S ini mencapai 3-4 km per detik. Gelombang ini lebih lambat dibandingkan dengan gelombang P dan hanya mampu bergerak melalui batuan padat, serta tidak bisa melewati media cair.

Jarak stasion ke episentrum dapat dihitung dengan menggunakan Hukum Laska berikut:

5. Jarak stasiun gempa dari episentrum sebesar 1000 km. Berapakah perbedaan waktu datangnya gelombang primer dan sekunder?

Gelombang seismik adalah rambatan energi yang disebabkan karena adanya gangguan di dalam kerak bumi. Energi ini akan merambat ke seluruh bagian bumi dan dapat terekam oleh seismometer. Episenter merupakan lokasi dipermukaan yang merupakan proyeksi vertikal dari titik pusat gempa (hiposenter).

Gelombang P merupakan gelombang longitudinal, dimana arah pergerakan partikel akan searah dengan arah rambat gelombang. Kecepatan gelombang P dapat mencapai 4-6 km per detik, tergantung dari sifat batuan yang dilaluinya. Gelombang ini adalah gelombang yang pertama kali tiba di sebuah stasiun seismik.

Gelombang S merupakan gelombang transversal, dimana arah pergerakan pertikel akan tegak lurus dengan arah rambat gelombang. Kecepatan gelombang S ini mencapai 3-4 km per detik. Gelombang ini lebih lambat dibandingkan dengan gelombang P dan hanya mampu bergerak melalui batuan padat, serta tidak bisa melewati media cair.

Berdasarkan data grafik pada gambar di atas dapat disimpulkan  bahwa perbedaan waktu antara datangnya gelombang primer dan sekunder pada jarak stasiun gempa dengan episentrum 1.000 km adalah 2 menit.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng Halaman 144-145 Bab 5 (Lapisan Bumi)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Jelaskan proses terjadinya gunung berapi jika dikaitkan dengan pergerakan lempeng Halaman 144-145 Bab 5 (Lapisan Bumi). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Tabel berikut menunjukkan kecepatan empat merek printer. Printer manakah yang mencetak paling cepat?

[Kunci Jawaban] Tabel berikut menunjukkan kecepatan empat merek printer. Printer manakah yang mencetak paling cepat? …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!