Breaking News

Jelaskan perbedaan dengan disertai contoh mobilitas sosial naik dan mobilitas sosial turun

Questions and Answer Keys for Social Science Class 8 Curriculum 2013 Revised 2017 Competency Test 2 Essay Explain the difference with an example of increasing social mobility and decreasing social mobility Page 131 Chapter 2 (The Effect of Social Interaction on Social and National Life) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi 2 Essay Jelaskan perbedaan dengan disertai contoh mobilitas sosial naik dan mobilitas sosial turun Halaman 131 Bab 2 (Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Kehidupan Sosial dan Kebangsaan) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

B. Essai

1. Jelaskan perbedaan dengan disertai contoh mobilitas sosial naik dan mobilitas sosial turun!

Mobilitas sosial atau pergerakan sosial dibangi menjadi dua jenis yaitu mobilitas sosial horizontal dan vertikal.

Perbedaan antara mobilitas sosial horizontal dan vertikal adalah, pada pada mobilitas sosial horizontal, terjadi perubahan posisi pekerjaan atau peran seseorang atau kelompok tanpa melibatkan perubahan dalam posisinya dalam hierarki sosial. Sementara pada mobilitas sosial vertikal terjadi perubahan pada posisi individu atau kelompok dalam hirarki sosial.

Mobilitas sosial vertikal terbagi menjadi Mobilitas sosial naik (social climbing) dan Mobilitas sosial turun (social sinking), tergantung apakah mobilitas sosial ini menyebabkan penurunan atau peningkatan terhadap kedudukan, posisi atau status sosial

Jika seorang pekerja industri mendapat promosi atau diangkat menjadi pengusaha atau manajer maka ia telah mengubah posisinya dalam sistem stratifikasi sosial. Ini adalah contoh mobilitas vertikal naik. Demikian juga jika seseorang mendaat warisan yang menyebabkan kekayaannya naik, dan meningkat status sosialnya.

Sebaliknya, jika sesorang dipecat dari pekerjaannya, atau misalnya seseorang melakukan kejahatan yang menyebabkan derajatnya turun, maka ini disebut dengan mobilitas vertikal turun.

2. Untuk mendapatkan jabatan politik tertentu, tentu terdapat persaingan yang dapat memunculkan konflik sosial. Apa cara kalian untuk meminimalisir interaksi sosial tersebut agar tidak memicu konflik?

Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang menggunakan Asas Demokrasi dalam menjalankan kepemerintahannya. Tak jarang kita jumpai dalam pengimplementasian demokrasi yang ada di Indonesia, sering adanya persaingan – persaingan yang menimbulkan konflik sosial baik itu dari tingkat desa, bupati, hingga Presiden. Ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan guna meminimalisir interaksi sosial yang memicu konflik sosial, antara lain:

  • Hindari sikap fanatisme terhadap calon pasangan tertentu.
  • Meningkatkan sikap saling menghargai.
  • Melakukan politik yang sehat / menghindari black campaign.
  • Melakukan kampanye yang sehat dimana setiap kampanye didasari oleh Pancasila dan UUD 1945.
  • Menjunjung tinggi sportifitas antar kandidat dan pendukung.
  • Senantiasa memberikan informasi, berkata, dan bertindak yang benar serta jujur.
  • Pihak yang bersaing harus bersaing secara fair dan sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku sehingga persaingan berjalan dengan baik tanpa konflik.
  • Mengurangi kampanye terbuka yang mengerahkan massa dalam jumlah besar dan lebih baik kampanye tertutup berupa dialog dan diskusi program calon pejabat politik.
  • Dilarang melakukan kampanye hitam yang menyerang pihak lain secara tidak benar.
  • Melakukan perjanjian damai selama masa kampanye.

3. Mengapa faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial?

Ada tiga kelompok utama dalam masyarakat yang dikenal sebagai miskin, menengah atau kaya.Ada berbagai perbedaan dalam standar hidup mereka. Orang kaya sangat dihormati di masyarakat karena kekayaan mereka.

Oleh karena itu, setiap individu dalam masyarakat mencoba yang terbaik untuk mendapatkan uang dan untuk memperbaiki posisinya sehingga masuk ke dalam kategori orang kaya.

Itulah sebabnya faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial,karena kondisi yang kesejahteraan ekonominya kurang memadai dan akan mempersulit seseorang untuk mendapatkan Pendidikan, pelatuhan atau bahkan modal yang diperlukan untuk membangun usaha agar bisa memulai usaha dan mendapatkan pekerjaan yang baik dalam mencapai mobilitas sosial ke atas (Vertikal).

Faktor ekonomi sangat berperan penting dalam mobilitas sosial. Sesorang dengan kondisi ekonomi yang baik akan dapat mudah mengakses proses yang membantu mobilitas sosial, terutama pendidikan.

Dengan kondisi ekonomi yang baik, sesorang bisa belajar di sekolah yang baik dan universitas yang baik pula. Dalam tempat belajar ini, seseorang itu dapat memperoleh ilmu pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan yang akan sangat membantu dalam dunia kerja.  

Sehingga dia akan mudah mendapatkan pekerjaan yang baik dan bergaji tinggi. Dengan ini dia akan mudah melakukan mobilitas sosial karena posisinya dalam masyarakat akan naik karena memiliki pekerjaan dan penghasilan yang tinggi.

Sebaliknya, orang dengan kondisi ekonomi yang buruk akan sulit mendapatkan pendidikan. Sehingga dia akan putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Ketika di dunia kerja, pilihannya akan terbatas dan hanya akan bisa mendapatkan pekerjaan yang sedikit gajinya. Akibatnya dia akan kesulitan memperbaiki posisinya di masyarakat.

4. Hal apa saja yang menjadikan perbedaan budaya pada masyarakat Indonesia?

  • Faktor Sejarah => dikatakan bahwa Indonesia merupakan bangsa imigran yang datang dari daerah Yunan Selatan. Waktu itu bangsa Yunan Selatan sudah mulai berkembang dengan membawa kebudayaannya ke Indonesia. Masuknya bangsa Yunan Selatan ke Indonesia terjadi secara bergelombang.
  • Faktor Geografi => Indonesia merupakan negara yang sangat luas. Setiap pulau dibatasi oleh lautan. Indonesia juga merupakan negara dengan banyak pegunungan api. Karena kedua faktor tadi, maka di Indonesia terjadi isolasi geografi.
  • Faktor Iklim => iklim di Indonesia secara umum adalah berupa iklim tropis yang panas. Iklim yang ada di suatu daerah dapat berbeda dengan daerah lain, hal ini dinamakan dengan iklim setempat. Faktor iklim setempat dapat menyebabkan perbedaan tata cara hidup masyarakat. Ini juga memengaruhi pula pola perilaku masyarakatnya.
  • Faktor Letak => Indonesia terletak pada wilayah yang strategis dalam persimpangan lalu lintas dunia. Letak Indonesia adalah antara dua benua, yaitu benua Asia dan Australia serta antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Hindia. Negara Indonesia sangat mudah untuk mengadakan kontak budaya dengan bangsa asing melalui jalur pelayaran dunia. 
  • Faktor Agama => Faktor ini menyebabkan terjadinya perbedaan pada budaya suku bangsa. Bangsa Indonesia pada zaman dahulu sudah mengenal kepercayaan yang berupa animisme dan dinamisme sebelum masuknya agama ke Indonesia. Perkembangan lebih lanjut, sebagian dari masyarakat mencampur aduk antara kepercayaan lokal dgn agama.

5. Apa perbedaan antara asimilasi dan akulturasi?

Perbedaan antara Akulturasi dan asimilasi terletak pada apakah adaptasi menerima budaya baru dengan tidak menghilangkan budaya sendiri. Asimilasi adalah kombinasi dari dua budaya yang berbeda, atau campuran budaya lama dan baru.

Koentjaraningrat menjelaskan bahwa Akulturasi budaya adalah suatu proses, ketika sekelompok orang dengan budaya tertentu menghadapi elemen budaya asing, elemen budaya asing akan diterima dan diproses menjadi budaya mereka sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian budaya itu sendiri. Kelahiran budaya.

Jika elemen budaya tertentu dari satu masyarakat berhadapan dengan budaya lain, adaptasi budaya akan terjadi, sehingga secara bertahap menyerap elemen budaya asing ke dalam budaya penerima tanpa kehilangan kepribadian budaya penerima.

Misalnya: bangunan candi. Bangunan candi adalah tempat ibadah bagi agama Hindu dan Budha. Fungsi candi di Indonesia berbeda dari yang ada di India. Selain dijadikan sebagai tempat ibadah, kuil-kuil Indonesia juga digunakan sebagai makam raja. Bentuk candi adalah jenis asli bangunan megalitik Indonesia,yaitu Punden Berundak.

Adapun asimilasi terjadi di antara orang-orang dari budaya yang berbeda yang hidup berdampingan, anggota kelompok ini dapat hidup secara langsung dan intim untuk waktu yang lama, dan memungkinkan budaya kelompok-kelompok ini untuk mencoba saling mendekati dan kemudian bersatu.

Tergantung pada faktor penghambat dan pendorong, proses asimilasi dapat berjalan dengan lancar atau lambat. 

Faktor-faktor yang mendorong asimilasi meliputi:

  • Toleransi di antara kelompok pendukung budaya
  • Simpati untuk budaya lain
  • Ekonomi memiliki kemungkinan yang sama

Faktor penghambat termasuk

  • Sifat takut akan kekuatan budaya lain
  • Kurangnya pemahaman budaya
  • Merasa di luar budaya lain

Perbedaan antara akulturasi dan asimilasi adalah bahwa akulturasi setiap budaya tidak kehilangan kepribadiannya, sedangkan asimilasi setiap budaya kehilangan kepribadiannya.

  • Kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta “buddayah“, yang merupakan bentuk jamak dari kata “buddhi”, yang berarti pikiran atau alasan. Secara etimologis, budaya terkait dengan alasan dan alasan. Selo Soemardjan mengatakan bahwa budaya adalah karya, rasa dan kreasi masyarakat. J.J Hoenigman membagi budaya menjadi pemikiran, aktivitas, dan artefak.
  • Di Indonesia, Anda tahu istilah “local genius” (kearifan lokal). Jika elemen budaya dianggap tepat dan tidak menyebabkan konflik di masyarakat, mereka akan disaring terlebih dahulu dan kemudian bergabung dengan budaya lama, jika mereka tidak cocok, elemen tersebut akan dihapus
  • Zaman megalitikum adalah prediksi pra-sastra berdasarkan objek yang digunakan oleh manusia purba. Zaman megalitikum atau Zaman Batu adalah era di mana alat yang digunakan berukuran besar (mega = besar). Pada saat ini, diperkirakan manusia purba sudah memiliki sistem kepercayaan dalam bentuk animisme dan dinamika. Ini dibuktikan dengan ditemukannya benda-benda yang terkait erat dengan ritual keimanan. Artefak megalitik termasuk Punden Berundak, patung batu, Menhir, Waruga, Dolmen, dan sarkofagi.
  • Toleransi adalah bentuk mediasi yang terjadi tanpa persetujuan formal. Bentuk toleransi adalah kesabaran untuk memungkinkan adanya perbedaan, sehingga perselisihan dapat diselesaikan sendiri.

6. Jelaskan syarat agar terjadi integrasi sosial!

Menurut  William F. Ogburn dan Meyer Nimkoff, syarat  terjadinya integrasi sosial adalah :

  • Anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan mereka
  • Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan (konsensus) bersama mengenai nilai dan norma
  • Nilai dan norma sosial itu berlaku cukup lama dan dijalankan secara konsisten

Dari sini disimpulkan bahwa integrasi dapat terjadii ketika individu dalam masyarakat menjalin interaksi sosial yang kemudian menciptakan suatu kesepakatan yang berujung pada terciptanya nilai dan norma yang menjadi landasan kehidupan bersama.

Syarat terjadinya integrasi sosial adalah:

  • Masyarakat harus merasa bahwa mereka telah mampu memenuhi kebutuhan satu dengan yang lainnya dalam lingkup masyarakat.

Ini bermakna bahwa masyarakat harus memiliki pola pikir bahwa mereka telah mampu saling memenuhi kebutuhan satu dengan yang lainnya.

  • Masyarakat harus membuat kesepakatan terhadap norma

Hal ini menimbulkan keyakinan dan komitmen dalam masyarakat dengan dilandasi oleh aturan-aturan tertentu yang telah ditegaskan kendati tidak dituliskan secara resmi tetapi sudah dengan sendirinya akan turun-temurun.

  • Norma sudah dilaksanakan secara konsisten dalam jangka waktu tertentu yang relatif lama

Hal ini mengakibatkan adanya internalisasi diri terkait dengan norma yang telah disepakati dalam masyarakat sehingga dengan sendirinya akan turun-temurun kepada generasi di bawahnya.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi 2 Essay Jelaskan perbedaan dengan disertai contoh mobilitas sosial naik dan mobilitas sosial turun Halaman 131 Bab 2 (Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Kehidupan Sosial dan Kebangsaan)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Uji Kompetensi 2 Essay Jelaskan perbedaan dengan disertai contoh mobilitas sosial naik dan mobilitas sosial turun Halaman 131 Bab 2 (Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Kehidupan Sosial dan Kebangsaan). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal dari fosil secara berlebihan? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!