Jelaskan perbedaan antara Jalan dan Lari

  • 14 min read
  • Jan 07, 2021

Questions and Answer Keys for Class 9 Physical Education 2013 Revision 2018 Curriculum Explain the difference between Walking and Running Pages 96-97 Chapter 3 (Athletic Activities) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Penjaskes Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Jelaskan perbedaan antara Jalan dan Lari Halaman 96-97 Bab 3 (Aktivitas Atletik) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Penilaian Bab III

Penilaian Pengetahuan

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat. Tugas ini dikerjakan di rumah dan dikerjakan pada buku tugas.

1. Jelaskan perbedaan antara Jalan dan Lari.

Jalan dan lari merupakan olehraga yang paling murah dilakukan dan tidak memerlukan teknik tertentu. Dengan berjalan atau berlari hidup kita dapat lebih sehat dan bugar.

A. Jalan

Jalan adalah gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lainnya dengan melangkahkan kaki secara bergantian. Gerak tubuh dalam berjalan relatif didominasi oleh gerakkan kaki.

Berjalan kaki dapat melatih kesegaran jasmani seseorang dan dapat melancarkan sirkulasi darah.

Yang dapat membuat kondisi tubuh seseorang menjadi tidak cepat lelah dan dapat mengembalikan tubuh pada kondisi normal dan dapat mengurangi depresi dan stres.

Dalam berjalan pun akan sangat kecil sekali terjadinya cedera. Jadi berjalan itu dapat menyehatkan tubuh dan tidak beresiko.

B. Lari

Pengertian lari sama dengan jalan yaitu gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lainnya dengan melangkahkan kaki secara bergantian namun dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Berlari juga memiliki manfaat yang sama dengan berjalan. Hanya saja yang membedakan antara lari dan jalan adalah kecepatannya.

Dalam berlari rentan sekali terjadi cedera di area lutut dan pergelangan kaki. Cedera ini terutama bagi orang yang obesitas atau kelebihan badan. Jadi ada harus tetap berhati – hati jika berlari.

C. Perbedaan Jalan dan Lari

Perbedaan antara jalan dan lari sudah kami rangkumkan dalam tabel berikut ini agar anda lebih jelas dan memahaminya.

Perbedaan Jalan dan Lari
Perbedaan Lari Jalan
Pengertian Lari adalah gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lainnya dengan melangkahkan kaki secara bergantian dan secara cepat. Jalan adalah gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lainnya dengan melangkahkan kaki secara bergantian.
Kecepatan Maksimal Rekor oleh usain bolt adalah 44 km /jam Kira – kira sekitar 8 km /jam
Sudut Lutut Lebih banyak menekuk Normal
Kontak dengan Tanah Tidak selalu kontak dengan tanah (ada fase 2 kaki melayang). Selalu kontak dengan tanah (paling tidak 1 kaki).
Cedera Rentan cedera di area lutut dan pergelangan kaki terutama bagi orang yang obesitas atau kelebihan badan. Minim terjadi cedera.

2. Sebutkan Prinsip-Prinsip Dasar Jalan Cepat.

  • Langkah, dimulai dengan gerakan mengangkat paha, kaki diayun ke depan, lutut terlipat, tungkai badan bergantung ke depan, dikarenakan ayunan pada ke depan tungkai bawah ikut terayun ke depan sehingga lutut menjadi lurus.
  • Ujung kaki tumpuan lepas dari tanah dan berganti menjadi kaki ayun
  • Kecondongan badan sedikit ke depan dengan ayunan lengan
  • Pada saat gerak maju kebanyakan atlet olahraga jalan cepat menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Jangan sampai gerakan tersebut mengganggu kecepatan jalan.
  • Saat melangkah ke depan pandangan lurus ke depan dan melangkah lurus satu garis antara kaki kanan dan kiri.
  • Pada saat menumpu, tumit harus mendarat terlebih dahulu terus bergerak ke arah depan secara teratur
  • Posisi lengan dan bahu, gerakan lengan dan bahu ke depan dan kebelakang secara bergantian kanan dan kiri. Siku ditekuk tidak kurang dari 90 derajat. Kondisi ini dipertahankan hingga akhir perlombaan, jaga keseimbangan dan gerakan tetap rileks
  • Gerakan lengan seirama dengan langkah kaki

3. Sebutkan macam-macam kombinasi gerakan jalan cepat.

  • Ayunan lengan dan gerakan tungkai di tempat
  • Gerakan berjalan pada garis lurus tanpa adanya ayunan lengan

4. Jelaskan cara melakukan kombinasi jalan cepat.

Cara melakukan kombinasi jalan cepat :

  • Ayunan dan gerakan tungkai di depan : persiapan yang dilakukan yaitu berdiri dengan kondisi kedua kaki dibuka, kedua lengan bersiap untuk memulai start dengan kondisi tertekuk di samping badan, pandangan fokus ke depan. Memulai jalan cepat yaitu ayunan lengan dan tungkai di tempat, ayunan lengan yang wajar dari muka ke belakang dan sikut ditekuk kurang dari 90°
  • Gerak berjalan pada garis lurus tanpa ayunan pada lengan : persiapannya yaitu berdiri pada garis lurus dengan jarak 8 – 10 m, kedua lengan tertekuk di sebelah atas samping badan. Pelaksanaan jalan cepat dilakukan dengan cara berjalan pada garis lurus, kedua lengan tidak ikut bergerak sampai jarak 9 – 10 m, dilakukan baik secara individu maupun kelompok.

Cara melakukan kombinasi gerakan Ayunan lengan dan gerakan tungkai ditempat :

  • Persiapan gerakan ayunan lengan dan tungkai ditempat, berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, kedua lengan tertekuk di atas samping badan, pandangan ke depan,
  • Pelakasanaan : ayunan lengan dan tungkai ditempat, ayunan lengan yang wajar dari muka kebelakang dan sikut ditekuk tidak kurang dari 90º kondisi ini dipertahankan dengan tidak mengganggu keseimbangan, bahu rileks /tidak tegang.

Cara melakukan kombinasi gerakan berjalan pada garis lurus tanpa ayunan lengan :

  • Persiapan gerak berjalan pada garis lurus tanpa ayunan lengan, berdiri pada garis lurus dengan jarak ± 8-10 m, kedua lengan tertekuk di atas samping badan,
  • Pelakasanaan gerak berjalan pada garis lurus tanpa ayunan lengan, lakukan gerak berjalan pada garis lurus, sedangkan kedua lengan tidak ikut bergerak menempuh jarak ± 9-10 m, dilakukan secara individu, berpasangan atau kelompok, untuk menanamkan nilainilai kerja sama, disiplin, menghargai perbedaan dan sportivitas.

5. Jelaskan cara melakukan perlombaan jalan cepat menggunakan peraturan yang dimodifikasi

  • Adanya waktu istirahat dalam perlombaan jalan cepat untuk jarak 500-1000 meter, yaitu waktu istirahat 3-4 menit.
  • Melakukan start atau awalan menggunakan awalan berdiri, seperti halnya dalam perlombaan yang sesungguhnya. Pada modifikasi peraturan ini, jarak yang ditempuh adalah sejauh 100 meter.

6. Jelaskan yang dimaksud dengan lari sambung/estafet.

Lari estafet merupakan salah satu jenis lomba lari dalam cabang olahraga atletik yang dimainkan bersama tim lari dengan cara bergantian. Dalam setiap tim lari biasanya terdapat empat orang pelari yang masing-masing memegang peran sebagai pelari pertama, pelari kedua, pelari ketiga, dan pelari keempat.

Karena dimainkan bersama tim, cabang olahraga lari ini memang berbeda dari cabang lari lainnya. Satu hal lagi yang membedakan lari estafet dengan jenis olahraga lari lainnya yaitu setiap pelari harus mengalihkan tongkat pada pelari berikutnya dan begitu seterusnya. Misalnya, pelari pertama akan berlari menuju pelari kedua sambil membawa tongkat pendek kemudian diberikan pada pelari kedua yang menuju pelari ketiga. Begitu seterusnya hingga mencapai pelari terakhir yang akan membawa tongkat tersebut hingga garis finish.

7. Sebutkan prinsip-prinsip dasar lari sambung/estafet.

Prinsip lari estafet adalah berlari sambil membawa sebuah tongkat dengan kecepatan maksimal dan kemudian memberikan tongkat tersebut kepada pelari selanjutnya dengan tidak menjatuhkanya, dalam estafet atau lari sambung memiliki 4 orang pelari yang saling berhubungan antara setiap pelari, dan pelari terakhir yang memiliki waktu tercepat sampai digaris finish dinyatakan sebagai pemenang.

8. Jelaskan cara melakukan lari sambung/estafet.

Cara melakukan lari estafed di antaranya ialah pelari pertama melakukan start jongkok yang mana posisi tangan harus berada di belakang garis start serta tongkat yang di pegang oleh pemain pertama tidak boleh menyentuh garis start. Kemudian sebaiknya pemegangan tongkat di atur sebaik mungkin yang mana jika pemain 1 memegang sebelah kanan maka pemain kedua memegang tongkat dengan tangan kiri dan pemegangan tongkat di lakukan pada ujung tongkat sehingga pemain yang menerima tongkat bisa memegang di ujung yang lain

Berikut ini beberapa Langkah-langkah melakukan gerakan dalam lari estafet :

  • Jarak pelari 2, 3, dan 4 harus diukur dengan tepat.
  • Jika pelari 1 dan 3 memegang tongkat dengan tangan kanan, maka pelari 2 dan 4 sebaiknya menerima tongkat pada tangan kiri.
  • Pelari 1 dan 3 biasanya dipilih pelari yang menguasai tikungan, sedangkan pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang berdaya tahan baik.
  • Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masing-masing

9. Jelaskan Cara melakukan perlombaan lari sambung/estafet.

  • Cara melakukan perlombaan lari sambung/estafet adalah dengan mempersiapkan terlebih dahulu lintasan dan peralatan yang digunakan untu perlombaan lari sambung atau lari estafet. Peralatan yang diperlukan pada lari estafet adalah tongkat yang berbentuk tabung. Tongkat ini nantinya akan diberikan secara berurutam pada saat pelari berhasil mencapai rekan larinya. Panjang dari tongkat ini adalah 28-30 cm dan berbentuk tabung dengan diameter 3.81 cm.
  • Pada lari estafet diperlukan adanya strategi yang matang, karena lari estafet merupakan lomba lari yang juga mengandalkan kerja sama tim. lari estafet atau sambung ini dilakukan secara beregu dan masing-masing regu memiliki empat orang pelari.
  • Strategi yang digunakan pada lari estafet, umumnya berdasarkan kecepatan dari masing-masing pelari di dalam tim tersebut. Hal ini dapat ditempuh dengan semisal membedakan tim estafet menjadi  4 golongan, yaitu tercepat kedua, tercepat ketiga, paling lambat, kemudian yang paling cepat. Untuk tim di sekolah (SMP atau SMA) biasanya menggunakan urutan tercepat kedua, paling lambat, tercepat ketiga dan yang dekat dengan garis finish adalah pelari tercepat. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk meletakkan pelari tercepat di urutan pertama untuk mengawali start agar jarak yang ditempuh lebih jauh dari tim lawan.

10. Sebutkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lari sambung/estafet.

Kesalahan yang sering terjadi pada penerima, antara lain :

  • Penerima berangkat terlambat
  • Penerima berlari terlalu cepat
  • Mengulurkan tangan yang keliru
  • Tangan penerima bergoyang (bergerak)
  • Lari tidak lurus (berbelok-belok)

Kesalahan yang sering terjadi pada pemberi, antara lain

  • Tidak memberi kode saat akan memberi tongkat
  • Mengulurkan tongkat dengan tangan keliru
  • Mengulurkan tongkat kurang tepat pada tangan penerima.
  • Kurang hati-hati dalam memberikan tongkat
  • Pemberi berada dibelakang penerima
  • Pemberi mengayunkan tangan yang salah
  • Pemberi tongkat tidak memberi isyarat
  • Pemberi tongkat mengurangi kecepatan dalam mengayunkan tongkat

11. Jelaskan yang dimaksud dengan lompat jauh.

Lompat jauh merupakan salah satu nomor lompat dari cabang olahraga atletik yang paling populer dan paling sering dilombakan dalam kompetisi kelas dunia, termasuk Olimpiade.

Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

Lompat jauh merupakan suatu gerakan melompat yang menggunakan tumpuan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.Sasaran dan tujuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik pendaratan atau bak lompat.Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai ke batas terdekat dari letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh.

12. Sebutkan prinsip-prinsip dasar Lompat Jauh.

  • Prinsip dasar lompat jauh adalah meraih kecepatan awalan yang setinggi-tingginya sambal tetap mampu melakukan tolakan yang kuat ke atas dengan kaki untuk meraih ketinggian saat melayang yang memadai sehingga dapat menghasilkan jarak lompatan.
  • Awalan (lakukan dengan sebaik mungkin awalan, larinya semakin lama dipercepat)
  • Tolakan (gunakan tolakan menggunakan kaki yang terkuat agar menghasilkan tolakan yang tinggi)
  • Saat di udara (hasil dari tolakan usahakan tinggi dan membentuk gerakan parabola)
  • Saat mendarat (gunakan kedua kaki untuk mendarat dan condongkan badan ke depan serta dibantu ke dua tangan agar condong ke depan)

13. Jelaskan cara melakukan lompat jauh gaya melenting.

A. Teknik awalan

Gerakan awalan pada lompat jauh gaya melenting dilakukan dengan mengambil beberapa langkah mundur ke belakang dari garis tumpuan atau tolakan. Berdiri tegak lurus dan fokuskan pandangan ke depan. Mulailah berlari menuju balok tumpuan dengan kecepatan yang terus ditingkatkan.

B. Teknik tolakan

Teknik selanjutnya adalah teknik tolakan. Teknik ini memerlukan konsentrasi tinggi dan gerakan yang sangat cepat. Hal ini dikarenakan dalam melakukan teknik tolakan, akan terjadi perubahan tenaga horizontal menjadi gerak vertikal atau gerakan ke atas.

Adapun cara melakukan teknik tolakan adalah dengan menghentakkan kaki tumpuan sekuat mungkin ke balok tumpuan. Lalu angkat salah satu kaki ke atas dengan bantuan tolakan kaki tumpuan. Naikkan tangan lurus ke atas untuk membantu badan melayang di udara.

C. Teknik melayang

Selanjutnya adalah teknik melayang di udara. Untuk bisa bertahan lama di udara, maka lentingkan tungkai kaki ke depan sejauh mungkin. Kedua tangan tetap berada di atas untuk mempertahankan badan berada di udara lebih lama. Luruskan kaki ke depan agar lentingan badan menjadi lebih jauh.

D. Teknik mendarat

Teknik terakhir dalam lompat jauh gaya melenting adalah teknik mendarat. Teknik mendarat dilakukan dengan fokus pada tempat mendarat. Luruskan kedua kaki ke depan untuk bersiap mendarat. Bungkukkan badan ke depan dan turunkan kedua tangan secara perlahan hingga posisinya lurus berada di depan wajah.

Lakukan pendaratan dengan kedua kaki agak ditekuk layaknya per sehingga keseimbangan badan tetap terjaga. Tangan masih dalam posisi lurus ke depan. Kemudian luruskan kaki secara perlahan diikuti dengan tangan turun ke samping.

14. Jelaskan cara melakukan perlombaan lompat jauh gaya melenting.

Suatu aktivitas gerakan yang juga dapat dilakukan di dalam lompatan agar bisa mencapai lompatan yang jauh. Ukuran lapangan lompat jauh untuk jarak awalan lari sampai balok tumpuan 45 m, balok tumpuan tebal 10 cm, panjang 1,72 m, lebar 30 cm, bak lompatan panjang 9 m, lebar 2,75 meter, kedalaman bak lompat + 1 meter.

Lompat jauh adalah sebuah gerakan dari perpaduan antara kecepatan (speed), kekuatan (stenght), kelenturan (flexibility), daya tahan (endurance) dan juga ketepatan (acuration).

A. Awalan

Awalan pada lompat jauh gaya melenting yaitu untuk mendapatkan kecepatan yang setinggi – tingginya sebelum mencapai balok tolakan. Panjang lintasan awalan dalam lompat jauh gaya melenting adalah tidak kurang dari 45 meter. Berikut ini adalah cara melakukan awalan pada perlombaan lompat jauh gaya melenting.

  • Lari ancang-ancang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
  • Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum waktu bertumpu.
  • Pinggang juga diturunkan sedikit pada satu langkah akhir ancang-ancang.
  • Tumpuan

Tumpuan atau tolakan dalam lompat jauh juga harus kuat agar dapat tercapai lompatan tinggi yang cukup tanpa kehilangan kecepatan maju. Berikut ini adalah cara melakukan tolakan pada perlombaan lompat jauh gaya melenting.

  • Ayunkan paha kaki kepada posisi horizontal dan dipertahankan.
  • Luruskan sendi mata kaki, lutut dan juga pinggang pada waktu melakukan tumpuan.
  • Bertolaklah ke depan dan ke atas.
  • Sudut tolakan juga harus 45 derajat.
  • Melayang di Udara

Sikap badan melayang di udara adalah sikap setelah kaki tolak menolakkan kaki pada balok tumpuan. Saat kaki tolak menolakkan kaki pada pangkal titik berat badan ke atas, kemudian diikuti dengan kaki tolak menyusul kaki ayun.

Saat melayang di udara sikap tubuh juga harus menyesuaikan dengan gaya yang dipakai dalam lompat jauh gaya melenting. Kemudian pada saat mendarat tidak terjungkal ke belakang.

B. Mendatar

Mendarat juga harus sedemikian rupa sehingga kaki yang diacungkan ke depan juga tidak menyebabkan pelompat akan mendarat pada pantatnya. Untuk menghindari pendaratan pada pantat ini kepala juga harus ditundukkan dan lengan harus diayunkan ke depan sewaktu kaki menyentuh pasir.

Para peneliti membuktikan bahwa suatu prestasi dalam olahraga lompat jauh itu tergantung pada kecepatan daripada awalan atau juga ancang-ancang.

Oleh karena itu di samping memiliki sebuah kemampuan sprint yang baik juga harus didukung dengan sebuah kemampuan dari tolakan kaki atau tumpuan.

15. Sebutkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lompat jauh.

A. Kurangnya kecepatan lari

Kesalahan ini biasanya dilakukan ketika pelompat tidak memperhitungkan kecepatan lari saat mendekati papan tolakan. Terlebih lagi apabila pelompat berlari dengan kecepatan yang tidak stabil atau tidak teratur dari awal saat ancang-ancang sampai dengan waktu mendekati papan tolakan. Kecepatan lari merupakan unsur yang sangat penting dalam lompat jauh karena mempengaruhi jauh lompatan yang akan dicapai saat lompat jauh. Hal ini dapat dihindari dengan rutin melakukan latihan lari cepat dengan kecepatan maksimum dan stabil, sehingga kesalahan seperti kurangnya kecepatan lari dalam lompat jauh dapat dihindari.

B. Langkah tidak tetap

Langkah yang tidak tetap yaitu jarak lari pelompat berubah-ubah atau tidak stabil. Hal ini dapat berakibat fatal ketika mencapai papan tolak ukur, apalagi jika langkah kaki tidak tepat. Oleh sebab itu, jarak langkah kaki tetap atau stabil sangat diperlukan. Langkah kaki yang tetap juga dapat membantu menjaga kestabilan lari.

C. Terlalu bersemangat pada langkah-langkah terakhir

Salah satu keberhasilan dalam lompat jauh ditentukan oleh ketenangan dan kestabilan yang dimiliki oleh pelompat. Pada empat langkah terakhir biasanya pelompat menjadi terlalu bersemangat untuk melakukan tolakan sehingga merusak kestabilan dalam berlari dan juga keseimbangan badan menjadi terganggu.

D. Tolakan kurang keras

Tolakan yang kurang keras juga dapat berdampak pada seberapa jauh lompatan dapat dicapai. Oleh sebab itu, pelompat harus melakukan tolakan dengan kuat dan keras semaksimal mungkin agar dapat melayang di udara dan mencapai jarak sejauh mungkin. Kesalahan ini dapat diatasi dengan banyak melakukan latihan otot-otot tubuh, terutama otot kaki dan tungkai bagian bawah.

E. Sudut atau arah tolakan terlalu rendah atau tinggi

Untuk melakukan lompat jauh, sudut atau arah tolakan harus diatur dengan tepat, karena apabila sudut atau arah tolakan terlalu rendah atau tinggi maka akan berpengaruh pada seberapa lama pelompat akan melayang di udara dan mempengaruhi jarak terjauh yang dapat dicapai. Sudut yang optimal untuk melakukan lompat jauh adalah tolakan ke atas dengan sudut 45 derajat, karena secara teori sudut tersebut dapat menghasilkan waktu maksimal di udara dan mendapatkan jarak lompatan yang paling jauh. Oleh sebab itu, perlu dilakukan latihan yang sering agar dapat mencapai posisi sudut yang sempurna untuk tolakan lompat jauh, yaitu 45 derajat.

F. Kurang berani menjulurkan kaki ke depan

Ketika akan mendarat terkadang pelompat terlalu takut untuk menjulurkan kaki ke depan karena takut terjatuh, padahal dengan menjulurkan kaki ke depan jarak lompatan dapat menjadi lebih jauh lagi. Dalam hal ini, terdapat Teknik untuk mendarat. Ketika menjulurkan kaki ke depan, kaki harus sedikit di tekuk agar dapat mendarat dengan sempurna dan keseimbangan saat pendaratan juga tetap terjaga.

G. Selalu mendarat dengan pantat

Kesalahan yang fatal dalam lompat jauh adalah selalu mendarat dengan pantat. Hal ini sangat tidak dianjurkan karena dapat mengurangi jarak jangkauan dari lompat jauh.Pendaratan yang optimal adalah mendarat dengan dua kaki secara bersamaan agar keseimbangan terjaga. Untuk mengatasi kesalahan ini, perlu dilakukan latihan untuk mendarat dengan seketika ketika kaki menyentuh pasir dan kedua lengan dengan cepat di lempar kedepan.

16. Jelaskan yang dimaksud dengan lempar cakram.

Lempar cakram adalah salah satu cabang olah raga atletik pada nomor lempar dimana sang atlet harus melempar cakram sebanyak maksimal 3 kali dalam setiap pertandingan untuk memperoleh jarak lempar terjauh pada lapangan khusus lempar cakram dengan aturan yang berlaku.

Lempar Cakram adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik. Cara melakukan lemparan pada mulanya menirukan nelayan yang melempar jaringnya berulang-ulang. Kemudian, ditemukan lemparan dengan sikap badan menyiku secara khusus dengan badan agar bersandar ke depan.

17. Sebutkan prinsip-prinsip dasar lempar cakram.

  • Berputarlah dengan baik
  • Doronglah cakram melewati lingkaran
  • Dapatkan putaran yang besar antara badan bagian atas dan bawah
  • Capai jarak yang cukup pada saat melayang melintasi lingkaran
  • Mendaratlah pada jari-jari kaki kanan dan putarlah secara aktif diatas (Jari-Jari tersebut)
  • Mendaratlah dengan kaki kanan di titik pusat lingkaran dan kaki kiri sedikit ke kiri dari garis lemparan
  • Meletakkan cakram di telapak tangan kiri untuk pelempar kanan.
  • Meletakkan tangan kanan di atas cakram di bagian tengah, lalu membuka keempat jari dengan sedikit direnggangkan agar bagian pinggir cakram tertutup.
  • Badan berdiri kearah samping atas pada lembar dan membuka kaki selebar bahu
  • Menganyunkan cakram kearah samping kanan, belakang dan kiri secara berulang-ulang sebanyak 2 sampai 3 kali.
  • Melemparkan cakram setinggi dagu dengan sudut sebesar 90º

18. Jelaskan cara melakukan lempar cakram.

  • Angkatlah cakram pada tangan kiri di depan dada, tangan kanan di atas cakram.
  • Buang cakram pada sudut 90 derajat sekecil dagu ke arah ibu jari. Keluarkan cakram saat menghadap bahu dan dorong dengan jari telunjuk.
  • Ayunkan cakram ke belakang dengan lengan lurus dan berporos putar pada kaki.
  • Kemudian, berputar ke depan dengan cepat dan lemparan cakram dengan meluruskan kaki kanan terakhir dari lemparan.
  • Kemudian, kaki kiri diangkat dari tanah pada saat tubuh berputar ke belakang dan letakkan di tanah dan kembali pada saat tubuh berputar ke depan untuk melempar.
  • Dinyatakan tidak berhasil jika cakram dibuang sebelum mencapai bahu.
  • Tetapi jika cakram akhirnya dirilis, hasil lemparan akan keluar dari area rilis dan hasilnya tidak akan memuaskan.
  • Ketika melakukan Gerakan lemparan, tumpukkan tubuh ke kaki kiri Anda. Posisikan tubuh ke arah lubang lengkap dan lepaskan cakram ke atas.
  • Cakram yakni dapat dirilis dalam bentuk tubuh bergerak maju. Fokuskan mata Anda pada lubang atau bagian depan.

19. Jelaskan cara melakukan perlombaan lempar cakram.

A. Persiapan

Proses ini merupakan hal yang penting sebelum atlet masuk ke arena, yakni atlet sudah harus melakukan pemanasan dan peregangan untuk menghindari cidera otot.

Pemanasan bisa dilakukan dengan cara berlari selama kurang lebih 30 menit. Fungsi dari pemanasan ini adalah untuk membuat tubuh tidak kaku dan siap untuk melakukan peregangan.

Proses peregangan harus mencangkup seluruh bagian tubuh mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki karena bagaimanapun juga lempar cakram melibatkan suluruh bagian tubuh dengan energi besar sehingga rawan cidera.

Beri porsi lebih untuk meregangkan bagian leher, lengan, pundak, pergelangan tangan, jari-jari tangan, tulang punggung, pinggul, serta pergelangan kaki.

B. Awalan

Ketika atlet sudah masuk arena, maka yang perlu diperhatikan adalah menentukan posisi tubuh sesuai dengan gaya yang akan dipergunakan.

Usahakan badan rileks dan pikiran fokus pada tubuh serta latihan-latihan yang pernah dijalani.

Lempar cakram merupakan olah raga yang membutuhkan ketenangan ekstra sebelum memulainya.

Tidak ada salahnya atlet melakukan orientasi lapangan, meski ia sudah hafal dan mungkin telah ribuan kali melakukannya, yakni dengan berjalan mengelilingi lingkaran tempat melakukan lemparan sambil melihat area target.

Fokuskan pikiran pada target terjauh. Lalu mulailah melakukan gerakan untuk menciptakan momentum lemparan sesuai dengan gaya yang dipergunakan.

C. Melempar

Lakukan gerakan melempar sesuai gaya yang dipergunakan.

Berikut ini merupakan contoh teknik lempar cakram dengan menggunakan dua gaya, yakni gaya samping dan gaya belakang. Berikut uraian selengkapnya:

  • Teknik Lempar Cakram Gaya Samping

Pada bagian ini akan dijelaskan teknik-teknik melempar cakram gaya samping tanpa melakukan putaran tubuh. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Pegang cakram sesuai dengan teknik memegang yang hendak dipergunakan

Misalnya, atlet yang dijadikan contoh kali ini adalah atlet yang memiliki jari-jari panjang, maka atlet tersebut akan menggunakan cara memegang cakram dengan membuka seluruh jari tangannya untuk memegang tepi cakram dengan ruas jari sebanyak yang ia mampu.

Jari jempol berposisi bebas, bila sampai jari tersebut bisa digunakan untuk mencengkram cakram, namun bila tidak maka jari jempol hanya ditempelkan di permukaan cakram.

Tekuk pergelangan tangan ke arah dalam untuk memperkuat pegangan pada cakram. Posisi cakram berada di bawah tangan dengan posisi lengan diluruskan ke sisi samping tubuh.

Lakukan sedikit pemanasan dengan melakukan ayunan kecil ke samping depan, samping belakang, dengan ketinggian sedang hingga setinggi bahu.

Ayunan ini tak hanya dilakukan oleh lengan, namun diikuti dengan seluruh gerakan tubuh.

  • Posisikan tubuh pada posisi siap, yakni menghadap ke samping kanan (atau samping kiri jika kidal).

Posisi kaki dibuka selebar bahu atau dibuka lagi sedikit lebih lebar.

Pada posisi samping, disarankan bagi atlet untuk melakukan ayunan tangan dan gerakan tubuh mengkuti ayunan selama beberapa kali sebelum melepaskan cakram dari genggaman.

Ketika mengayunkan, tangan kiri boleh membantu untuk menyangga cakram bagian bawah karena ayunan seperti ini hanya menggunakan kecepatan rendah dan kadangkala memungkinkan cakram lepas dari tangan.

  • Gerakan melempar diawali dengan posisi lengan yang membawa cakram diayunkan terlebih dahulu ke belakang, ditahan sebentar, lalu diayunkan ke arah depan.

Gerakan lengan ini diibaratkan seperti ketapel, peluru ditarik dahulu ke belakang baru dilontarkan kedepan.

  • Gerakan kaki dan seluruh anggota tubuh mengikuti efek gerak dari ayunan tangan melempar cakram.

Gerakan tersebut bukan semata-mata efek, melainkan turut berpartisipasi dalam menciptakan daya lempar.

Sehingga, adakalanya ketika lengan mengayun dan melepas dengan energi besar, tubuh akan ikut terangkat dan ada kemungkinan setelah melepas cakram arah tubuh akan berubah dari samping menuju arah depan atau malah berputar karena besarnya energi yang dilepaskan ke arah depan.

Bila putaran tubuh ini ditahan justru akan membuat tubuh limbung dan jatuh setelah cakram dilepaskan.

  • Cakram dilepaskan ke arah depan-atas agar cakram tersebut melajut dengan ketinggian yang tepat (45-50 derajad) agar cakram tersebut bisa jatuh pada jarak yang jauh.

Bila cakram dilepaskan dengan ketinggian terlalu rendah atau terlalu tinggi meski dengan energi yang besar dan teknik yang tepat, maka cakram tersebut pasti hanya akan jatuh pada jarak yang dekat. Teknik Lempar Cakram Gaya Belakang

20. Sebutkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lempar cakram.

  • Jatuh ke belakang pada awal putaran.
  • Berputar di tempat (speerti gasing).
  • Membungkukkan badan ke depan (dipatahkan pada pinggang).
  • Melompat tinggi di udara.
  • Terlalu tegang di kaki.
  • Penempatan kaki yang salah dalam hubungan dengan garis lemparan.
  • Membawa berat badan pada kaki depan dan membiarkan jatuh.
  • Mendahului lemparan dengan lengan (ini termasuk mematahkan) pembekokan di pinggang dan membungkukan badan ke depan atau terlalu ke kiri).

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Penjaskes Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Jelaskan perbedaan antara Jalan dan Lari Halaman 96-97 Bab 3 (Aktivitas Atletik)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Penjaskes Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Jelaskan perbedaan antara Jalan dan Lari Halaman 96-97 Bab 3 (Aktivitas Atletik). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

error: Content is protected !!