Breaking News

Jelaskan Pengertian Interaksi Sosial

Questions and Answer Keys for Class 7 Social Sciences Curriculum 2013 Revised 2016 Comprehension Test Material 2 Explain the Definition of Social Interaction Page 122 Chapter 2 (Social Interaction and Social Institutions) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Uji Pemahaman Materi 2 Jelaskan Pengertian Interaksi Sosial Halaman 122 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Essai

Jawablah pertanyaan berikut ini!

1. Jelaskan pengertian interaksi sosial !

Pengertian Interaksi Sosial adalah berbagai hubungan sosial yang berkaitan dengan hubungan antar individu,antar individu dengan kelompok serta kelompok dengan kelompok.  Jika tidak ada interaksi sosial, maka di dunia ini tidak ada kehidupan bersama.

Selain itu, proses sosial merupakan interaksi timbal balik atau disebut sebagai hubungan yang saling mempengaruhi antara manusia yang satu dengan lainnya dan hubungan ini berlangsung seumur hidup di masyarakat.

2. Jelaskan syarat-syarat terjadinya interaksi sosial !

  • Adanya Dua Orang atau Lebih

Syarat pertama terjadinya interaksi yaitu adanya dua orang atau lebih yang melakukan sebuah interaksi sosial. Sebuah interaksi sosial jika hanya ada satu orang maka orang tersebut menjadi objek kajian psikologi. Dengan adanya interaksi antara dua orang atau lebbih maka akan terjadi kontak sosial dan juga komunikasi. Dalam interaksi sosial bahasa merupakan sarana terpenting untuk interaksi. Dari proses interaksi sosial kita bisa memahami priba orang masing-masing yang melakukan interkasi bersama kita ketika kita saling bicara.

  • Adanya Tujuan Bersama

Syarat kedua terjadinya interaksi sosial yaitu adanya tujuan yang sama. Suatu tujuan sangatlah penting, karena dengan adanya tujuan dapat mempererat sebuah hubungan pertemanan. Jika suatu interkasi sosial dilakukan tanpa adanya tujuan bersama maka interaksi tersebut tidak akan menjadi efektif. Contohnya yaitu ketika seseorang sedang curhat akan masalah yang membuatnya hingga menangis, jika orang yang menanggapinya mendengarkan dengan baik dan berusaha membantu memberikan solusi maka tujuan bersama dari curhat tersebut akan tercapai. Namun jika orang yang diajak curhatnya tidak merespon dengan baik atau tidak mendengarkan maka orang yang sedang memiliki masalah tersebut kecewa sehingga tujuan bersama itu tidak akan tercapai.

  • Adanya Kesamaan Konsep

Syarat yang ketiga untuk terjadinya sebuah interaksi sosial yaitu adanya kesamaan konsep. Misalkan apabila seseorang akan melakukan sebuah interaksi dengan orang asing, maka orang tersebut akan menggunakan bahasa asing ketika melakukan interaksi tersebut. Jika orang tersebut mempunyai wawasan mengenai bahasa asing maka tentunya interaksi akan terjadi dengan lancar, namun apabila tidak menguasai bahasa asing maka interaksi tersebut akan berjalan dengan tegang.

Nah dari contoh diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa orang yang menguasai bahasa asing memiliki konsep yang sama dengan orang asing tersebut. Oleh karena itu, proses interaksi akan berjalan secara lalncar. Namun jika orang yang akan berinteraksi dengan orang asing tidak bisa menguasai bhasa asing, maka mereka tidak memiliki konsep yang sama sehingga membuat proses interaksi tersebut menjadi tegang. Pada intinya, proses interaksi sosial merupakan hubungan antara seseorang dengan seseorang, seseorang dengan kelompok, ataupun kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat.

  • Kontak Sosial

3 syarat diatas merupakan syarat pendukung terjadinya interaksi sosial. Syarat utama terjadinya interaksi sosial yaitu kontak sosial. Kontak sosial adalah hubungan antara seseorang dengan orang lain yang dilakukan melalui sebuah komunikasi berdasarkan tujuan dan maksud masing-masing dalam kehidupan masyarakat. Kontak sosial bisa terjadi secara langsung ataupun tidak langsung. Kontak sosial merupakan awal permulaan untuk terjadinya suatu interaksi social, sebagai berikut keterangannya:

  • Kontak sosial juga dapat bersifat positif maupun negatif. Kontak sosial yang bersifat positif lebih mengarah pada suatu kerjasama yang menghasilkan tujuan bersama, sedangkan kontak sosial yang bersifat negatif lebih mengarah pada pertentangan atau konflik atau bahkan pemutusan terjadinya interaksi sosial.
  • Kontak social mempunyai tiga bentuk yaitu individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok.
  • Kontak social individu dengan individu terjadi pada lingkungan keluarga seperti balita yang mulai mengenal keluarganya.
  • Kontak antar individu dapat menghasilkan suatu kebiasaan baru, contohnya yaitu ketika seseorang pindah tempat maka orang tersebut akan mulai mengenal orang baru yang ada dilingkungan tersebut.
  • Kontak social individu dengan kelompok contohnya yaitu pada sebuah konser penyanyi menyapa penggemar yang sedang menontonnya.
  • Dan bentuk yang terakhir yaitu kelompok dengan kelompok contohnya yaitu kerjasama yang dilakukan oleh antar organisasi kontak social yang terjadi anatara kelompok dengan kelompok dapat juga menyebabkan persaingan.

Kontak sosial terdiri dari kontak sosial primer dan juga kontak sosial sekunder. Kontak sosisal primer yaitu kontak sosial yang terjadi tanpa harus dengan kontak fisik saja, dapat melalui tatap muka, bahasa tubuh, percakapan, bahkan melambaikan tangan saja sudah termasuk kontak sosial primer. Jadi kontak sosial primer menuntut kehadiran orang tersebut yang akan melakukan interaksi sosial. Sedangkan kontak sosial sekunder yaitu kontak sosial yang terjadi tanpa kontak fisik ataupun bertatap muka atau dengan kata lain kontak sosial sekunder yaitu kontak sosial secara tidak langsung. Contoh dari kontak sosial sekunder yaitu komunikasi yang dilakukan melalui telepo, surat, email, media sosial, dll. Pada intinya kontak sosial sekunder merupakan kontak sosial yang dilakukan tanpa harus bertatap muka.

  • Komunikasi

Syarat utama terjadinya interaksi sosial yaitu kontak sosial dan juga komunikasi. Komunikasi berasal dari kata communi yang berasal dari bahasa Latin yang mempunyai arti berhubungan. Secara harfiah komunikasi adalah hubungan atau interaksi antara seseorangan dengan orang lain. Komunikator adalah sebutan bagi orang yang menyampaikan komunikasi, sedangkan komunikan yaitu orang yang menerima komunikasi. Pesan adalah sesuatu yang akan disampaikan oleh komunikator, pesan dapat berupa informasi maupun instruksi. Media yaitu alat untuk menyampaikan pesan baik berupa media komunikasi secara lisan, tulisan, ataupun gambar.

Dan ada juga istilah efek yaitu perubahan yang diharapkan dari terjadinya suatu komunikan setelah orang tersebut mendapat pesan dari seseorang yang merupakan komunikator, sebagai berikut :

  • Komunikasi terbagi menjadi dua bagian yaitu komunikasi verbal dan juga komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal yaitu komunikasi yang dilakukan secara langsung melalui kata-kata yang ada oleh seseorang.
  • Komunikator berbicara pesan yang ingin disampaikan secara terstruktur kepada masyarakat. Sedangkan komunikasi Nonverbal yaitu komunikasi yang digunakan melalui tulisan biasanya melalui gambar seperti poster, kampanye, pamflet, ataupun lainnya.
  • Suatu komunikasi dapat dikatakan berhasil apabila pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan kepada komunikan dengan baik dan jelas.
  • Sehingga untuk mendapatkan hasil terbaik harus dapat memilih media yang sesuai dengan maksud dan tujuan pesan yang akan disampaikan.
  • Komunikasi yang banyak digunakan oleh masyarakat yaitu komunikasi secara verbal, karena dengan berkomunikasi secara langsung melalui kata-kata dianggap lebih efketif dalam menyampaikan pesan.

3. Jelaskan dua syarat terjadinya interaksi sosial !

a. Kontak Sosial

Kontak diambil dari kata Latin yakni con atau cum yang artinya adalah bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh. Kontak artinya secara harfiah adalah bersama-sama menyentuh. Kontak adalah gejala sosial jika dipahami dalam ilmu sosiologis.

Seseorang bisa berhubungan dengan orang ain tanpa melakukan sentuhan fisik seperti berkomunikasi melalui surat, telepon, dan masih banyak lagi.

Jadi kontak sosial adalah aksi kelompok atau individu yang diwujudkan dalam bentuk isyarat dan mempunyai makna untuk penerima dan pelaku. Penerima akan membalas aksi dengan reaksi. Kontak dapat dibedakan berdasarkan tingkat hubungan, bentuk, sifat, dan cara.

  • Berdasarkan Cara

Kontak dapat dibedakan dari caranya yakni kontak langsung dan tidak langsung. Kontak langsung terjadi dari sentuhan fisik seperti bahasa isyarat, tersenyum, dan berbicara. Sedangkan kotak tidak langsung dilakukan dengan media tertentu seperti surat, telegram, televisi radio, telepon, dan lain sebagainya.

  • Berdasarkan Sifat

Ada tiga macam kontak berdasarkan sifatnya yakni kontak kelompok  dengan kelompok, individu dengan kelompok, dan antar individu. Kontak antar individu dapat dilihat saat seorang anak sedang belajar tentang kebiasaan yang dilakukan oleh keluarganya.

Kontak kelompok dengan kelompok dapat dilihat saat pertandingan sepak bola antar siswa. Terakhir kontak antara individu dengan kelompok dapat dilihat saat guru sedang melatih murid sehingga murid mengikuti gerakan yang sama dengan guru mereka.

  • Berdasarkan Bentuk

Kontak mempunyai dua macam bentuk yakni kontak negatif dan positif. Kontak positif hanya terjadi pada kerja sama. Hal ini dapat dilihat saat penjual melayani pembeli dengan baik. Kontak negatif hanya terjadi pada pertentangan dan dapat memutuskan interaksi seperti perang antara Israel dan Lebanon.

  • Berdasarkan Tingkat Hubungan

Drai tingkat hubungan, kontak dibagi menjadi kontak primer dan sekunder. Kontak primer dapat terjadi saat orang tersebut langsung bertemu. Contohnya adalah melempar senyum, berjabat tangan, dan lain sebagainya.

Sedangkan kontak sekunder hanya terjadi melalui media atau perantara. Media tersebut bisa berupa alat atau orang. Kontak ini dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Misalnya saat anda berbicara melalui telepon.

b. Komunikasi

Anda juga harus berkomunikasi saat melakukan interaksi. Komunikasi adalah pembacaan perasaan atau gerak-gerik fisik. Kemudian akan muncul ungkapan perasaan dan sikap seperti menolak, takut, ragu, senang, dan lain sebagainya.

Ini adalah reaksi untuk pesan yang disampaikan melalui komunikasi tersebut. Jika ada aksi dan reaksi, maka hal tersebut disebut sebagai komunikasi.

Komunikasi merupakan tindakan yang dilakukan seseorang untuk menyampaikan pesan kepada orang lain dan orang tersebut akan memberikan sinyal atau tafsiran dari pesan tersebut dengan menunjukkan perasan atau perilaku.

Mungkin anda melihat bahwa komunikasi mirip dengan kontak namun meskipun ada kontak, anda tidak dapat menjamin bahwa sudah terjadi komunikasi karena kegiatan ini menuntut orang untuk memahami pesan yang disampaikan tersebut.

Komunikasi mempunyai empat unsur yang terdiri dari umpan balik, pesan, media komunikasi Komunikator (pengirim & penerima).

  • Pengirim merupakan orang yang mengirimkan pesan kepada orang lain dan biasa disebut sebagai communicator.
  • Penerima adalah orang yang menerima pesan dari pengirim atau disebut communicant.
  • Pesan adalah informasi yang disampaikan oleh pengirim kepada penerima.
  • Media merupakan sarana atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut. Media terdiri dari 4 kelompok yakni media massa, media publik, media kelompok, dan media antar pribadi.
  • Feed back atau umpan balik merupakan reaksi yang dilakukan penerima terhadap pesan yang sudah diterima.

4. Mengapa interaksi sosial dikatakan sebagai kunci dari semua kehidupan sosial ?

Alasan interaksi dikatakan sebagai kunci dari semua kehidupan sosial adalah dikarenakan kehidupan sosial merupakan suatu kehidupan yang terdapat unsur-unsur sosial atau unsur-unsur kemasyarakatan di dalamnya. Unsur-unsur sosial yang dimaksud adalah interaksi antarindividu dengan orang-orang di sekitarnya. Maka dari itu tanpa adanya interaksi sosial atau interaksi individu dengan individu lainnya, maka tidak akan terjadi kehidupan sosial dan kehidupan bersama serta kelompok sosial tidak akan terbentuk, karena interaksi sosial adalah dasar dari sebuah bentuk proses sosial yang merupakan unsur utama dalam kehidupan sosial.  

5. Jelaskan perbedaan antara proses sosial yang asosiatif dengan proses sosial yang disosiatif !

  • Proses sosial asosiatif adalah hubungan atau interaksi yang dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang dimana interaksi ini mengarah kepada kontak sosial positif dan kesatuan pandangan.
  • Proses sosial disosiatif adalah hubungan atau interaksi yang dilakukan seseorang maupun sekelompok orang dimana interaksi ini menyebabkan kontak sosial negatif, konflik, serta perenggangan solidaritas kelompok.

6. Bagaimanakah pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial ?

Pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial masyarakat seperti lembaga pendidikan. kesehatan, lembaga pemerintah, dll. Sangat membutuhkan dan tergantung satu sama lain. Lembaga sosial terbentuk karena adanya interaksi sosial antar masyarakat dan timbulnya kebutuhan yang harus dipenuhi oleh sejumlah lembaga sosial untuk kelangsungan hidup masyarakat.

Contohnya :

  • Kebutuhan pendidikan maka terbentuklah lembaga sekolah dll.
  • Kebutuhan akan kesehatan timbul karena interaksi antar masyarakat dan dokter.
  • Kebutuhan akan listrik maka adanya lembaga perusahaan listrik.

7. Jelaskan pengertian lembaga sosial !

Lembaga social merupakan setiap lembaga yang diciptakan maupun dibentuk dengan didasari tujuan yang mulia berwujud kepentingan masyarakat.

Lembaga sosial ini adalah lembaga yang berjalan tanpa mengharapkan iming-iming harta maupun keuntungan.

Tak hanya itu, Lembaga social juga diartikan sebagai suatu lembaga yang memiliki tujuan guna memperlancar dan juga mempermudah berbagai aspek kehidupan masyarakat yang terdapat di sekitarnya.

Dan, Pengertian lembaga sosial ini sendiri bisa kita tarik kesimpulan sebagai setiap lembaga maupun organisasi baik resmi maupun yang tidak resmi yang diciptakan atau dibangun atas landasan social serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam masyarakat.

Lembaga social memiliki peran sebagai lembaga pembentuk, pemersatu, pendidik, penghukum, pemerintah, dan juga sekaligus pengayom masyarakat yang terdapat di sekitar lembaga social tersebut.

8. Jelaskan perbedaan antara kebiasaan dengan tata kelakuan dilihat dari kekuatan sanksinya!

  • Kebiasaan adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk sama.Apabila orang melanggar kebiasaan akan dianggap aneh seperti menganti nasi dengan sayur. Contoh nya adalah menghormati orang tua dan berlaku sopan di masyarakat.  
  • Tata kelakuan merupakan norma yang bersumber pada ajaran agama, filsafat, nilai kebudayaan atau ideologi  yang dianut oleh masyarakat. Tata kelakukan (mores) adalah aturan yang berlandaskan pada apa yang baik dan seharusnya. apabila melanggar akan dianggap jahat seperti melanggar upacara adat. Contohnya larangan menikah dengan orang yg memiliki hubungan darah dan menikah dengan mukhrim nya sanksi yg akan diterima adalah pengucuilan, bahkan di usir dari lingkungan masyarakat.  

9. Jelaskan jenis-jenis lembaga sosial?

1. Lembaga Keluarga

Keluarga adalah unit sosial terkecil di masyarakat dan juga lembaga pertama yang memasukkan manusia ketika mereka lahir.

a) Proses Terbentuknya Keluarga

Pada umumnya keluarga terbentuk melalui perkawinan yang sah menurut agama, adat atau pemerintah dengan proses seperti dibawah ini :

  • Tahap formatif atau pre neptual, masa persiapan sebelum perkewinan. Meliputi peminangan atau pertunangan,
  • Tahap perkawinan atau nuptual stage, yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak- anak,
  • Tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan,
  • Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru.

b) Karakteristik Keluarga

Menurut Mac Iver dan Charlen Horton, diantaranya:

  • Merupakan hubungan perkawinan
  • Bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara
  • Mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan
  • Mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya
  • Merupakan tempat tinggal bersama, rumah atau rumah tangga

c) Fungsi Lembaga Keluarga

Adapun fungsi keluarga adalah:

  1. Fungsi Reproduksi

Artinya dalam keluarga anak-anak merupakan wujud dari cinta kasih dan tanggung jawab suami istri meneruskan keturunannya.

  1. Fungsi Sosialisasi

Artinya bahwa keluarga berperan dalam membentuk kepribadian anak agar sesuai dengan harapan orang tua dan masyarakatnya. Keluarga sebagai wahana sosialisasi primer harus mampu menerapakan nilai dan norma masyarakat melalui keteladanan orang tua.

  1. Fungsi Afeksi

Artinya didalam keluarga diperlukan kehangatan rasa kasih saying dan perhatian antar anggota keluarga yang merupakan salah satu kebutuhan manusia sebagai makluk berpikir dan bermoral (kebutuhan integratif) apabila anak kurang atau tidak mendapatkannya , kemungkinan ia sulit untuk dikendalikan nakal, bahkan dapat terjerumus dalam kejahatan.

  1. Fungsi Ekonomi

Artinya bahwa keluarga terutama orang tua mempunyai kewajiban ekonomi seluaruh keluarganya . Ibu sebagai sekretaris suami didalam keluarga harus mampu mengolah keuangan sehingga kebutuahan dalam rumah tangganya dapat dicukupi.

  1. Fungsi Pengawasan Sosial

Artinya bahwa setiap anggota keluarga pada dasarnya saling melakukan control atau pengawasan karena mereka memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga nama baik keluarga.

  1. Fungsi Proteksi (Perlindungan)

artinya fungsi perlindungan sangat diperlukan keluarga terutma anak , sehigngga anak akan merasa aman hidup ditengah-tengah keluarganya. Ia akan merasa terlindungi dari berbagai ancaman fisik mapun mental yang dating dari dalam keluarga maupun dari luar keluarganya.

  1. Fungsi Pemberian Status

Artinya bahwa melalui perkawinan seseorang akan mendapatkan status atau kedudukan yang baru di masyarakat yaitu suami atau istri. Secara otomatis mereka akan diperlakukan sebagai orang yang telah dewasa dan mampu bertanggung jawab kepada diri, keluarga, anak-anak dan masyarakatnya.

d) Peran Lembaga Keluarga

Adapun peran keluarga adalah dasar pembantu utama struktur sosial yang lebih luas. Jadi keluarga sebagai wadah pembentukan tingkah laku masyarakat termasuk dalam saluran penerus tradisi/budaya dalam masyarakat.

Berkembangnya gaya hidup baru yang merusak fungsi keluarga menurut Giddens yaitu: hidup bersama diluar nikah (cohabitation), keluarga orang tua homoseksual (gay parent families) dan hidup membujang.

2. Lembaga Pendidikan

Terdapat beberapa pendapat tentang pengertian lembaga pendidikan, antara lain:

  • Menurut Drs. H. Abu Ahmadi dan Dra. Nur Uhbiyati

Lembaga Pendidikan adalah badan usaha yang bergerak dan bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak didik.

  • Menurut Enung K. Rukiyati, Fenti Himawati

Lembaga Pendidikan adalah wadah atau tempat berlangsungnyaproses pendidikan yang bersama an dengan proses pembudayaan.

  • Menurut Hasbullah

Lembaga Pendidikan adalah tempat berlangsungnya prosespendidikan yang meliputi pendidikan keluarga, sekolah dan masyarakat. Didalam lembaga pendidikan terdapat dua fungsi yaitu:

Fungsi Manifest Lembaga Pendidikan

  1. Membantu orang untuk mencari nafkah
  2. Menolong mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan hidupnya.
  3. Melestarikan kebudayaan dengan caramengajarkannya dari generasi kegenerasi berikutnya.
  4. Merangsang partisipasi demokrasi melalui pengajaran ketrampilan berbicara dan mengembangkan cara berpikir rasional
  5. Memperkaya kehidupan dengan cara menciptakan kemungkainan untuk berkembangnya cakrawala intelektual dan cinta rasa keindahan.
  6. Meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri melalui bimbingan pribadi dan berbagai kursus
  7. Meningkatkan taraf kesehatan para pemuda bangsa melalui latihan dan olahraga.
  8. Menciptakan warga Negara yang patreotik melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa.
  9. Membentuk kepribadian yaitu susunan unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu.

Fungsi Laten Lembaga Pendidikan

  1. Mengurangi pengendalian orang tua melalui pendidikan sekolah orang tua melimoahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah
  2. Menyediakan saranan untuk pembangkangan , Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
  3. Mempertahankan system kelas social , Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise , privilese, dan status yang ada dalam masyarakat.
  4. Memperpanjang masa remaja . Pendidikan sekolah dapat pula memperlambat masa dewasa seseorang karena siswa masih tergantung secara ekonomi pada orang tuanya.

3. Lembaga Ekonomi

Lembaga ekonomi merupakan lembaga yang menangani masalah kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat.

Ada beberapa tipe sistem ekonomi di dunia yaitu:

  1. Tipe ekonomi campuran yaitu gabungan antara sistem kapitalis dan sosialis
  2. Tipe ekonomi Komunis yaitu dipimpin oleh partai tunggal
  3. Sistem ekonomi masyarakat fasis yaitu masyarakat yang dipimpin oleh suatu partai
  4. diktaktor yang diorganisir oleh seorang pimpinan yang kharismatik
  5. Sistem ekonomi Indonesia bertumpu pada pasal 33 UUD 1945

a) Tujuan Lembaga Ekonomi

Pada hakekatnya tujuan yang hendak dicapai oleh lembaga ekonomi adalah terpenuhinya kebutuhan pokok untuk kelangsungan hidup masyarakat.

b) Fungsinya dari lembaga ekonomi

  • Memberi pedoman untuk mendapatkan bahan pangan
  • Memberikan pedoman untuk melakukan pertukaran barang/barter
  • Memberi pedomantentang harga jual beli barang
  • Memberi pedoman untuk menggunakan tenaga kerja
  • Memberikan pedoman tentang cara pengupahan
  • Memberikan pedomantentang cara pemutusan hubungan kerja
  • Memberi identitas bagi masyarakat
  • Mengatur kehidupan sosial dan ekonomi
  • Tempat pertukaran bebas

c) Struktur Lembaga Ekonomi

Secara sederhana, lembaga ekonomi dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. sektor agraris yang meliputi sector pertanian, seperti sawah, perladangan, perikanan, dan pertenakan.(Gathering/pengumpulan) yaitu proses pengumpulan barang atau sumberdaya alam dari lingkungannya.
  2. sector industri ditandai dengan kegiatan produksi barang.(production)
  3. sector perdagangan merupakan aktifitas penyaluran barang dari produsen ke konsumen (Distributing) yaitu proses pembagian barang dan komonditas pada subsistem-subsistem lainnya.

d) Macam-Macam Kegiatan Ekonomi

  1. Kegiatan Produksi
  2. Kegiatan Distribusi
  3. Pertukaran pasar

4. Lembaga Politik

Lembaga politik adalah lembaga sosial yang mnegatur hubungan kekuasaan warga masyarakat sehingga keteraturan sosial dapat terpelihara.

Lembaga politik mempunyai kekuasaan dan kewenangan untuk mengatur sekaligus memberi sangsi kepada anggotanya yang menyimpang.

Peran lembaga politik

  1. Lembaga eksekutif
  2. Lembaga yudikatif
  3. Lembaga legislatif

Terbentukanya suatu lembaga politik dalam arti terbentuknya suatu nation (bangsa) dalam suatu negara adalah sebagai berikut:

  • mengadakan kegiatan dan proyek yang dapat menjawab keinginan warga masyarakat
  • menekan adanya persamaan nilai, norma atau sejarah melalui pengajaran di sekolah , media massa
  • pembentukan tentara nasional dari suatu negara merdeka dengan partisipasi semua golongan yang ada dalam masyarakat
  • mengadakan upacara pada kesempatan tertentu

Lembaga politik mempunyai fungsi umum sebagai berikut:

  • Menghubungkan antara kekuasaan dengan warga masyarakat sehingga keteraturan tertib sosial terpelihara,
  • Menangani masalah administrasi dan tata tertib umum demi terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat.

Adapun yang ditertibkan adalah kepentingan-kepentingan dari warga masyarakat itu sendiri sehingga tidak terjadi benturan antara kepentingan antar individu maupun kelompok.

Untuk melaksanakan suatu kebijakan suatu lembaga memerlukan kekuasaan dan kewenangan dengan demikian kehidupan politik tidak lepas dari sistem penagturan pembagian kekuasaan dan kewenangan.

Pembagian kekuasaan dan kewenangan di negara Indonesia dibagi menjadi kekuasaan legislatif, kekuasaan yudikatif dan kekuasaan eksekutif.

Sebagai wujud nyata atau pelaksana dari kekuasaan, lembaga politik mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • melembagakan norma melalui undang-undang yang disampaikan oleh badan legislatif
  • melaksanakan undang-undang yang telah disetujui
  • meyelesaikan konflik yang terjadi di antara para warga masyarakat sehubungan dengan kepentingan tertentu dari warga masyarakat yang bersangkutan
  • menyelenggarakan pelayanan seperti perawatan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan seterusnya
  • melindungi para warga mayarakat atau warga negara dari serangan bangsa lain
  • memelihara kesiapsiagaan atau kewspadaan dalam menghadapi bahaya

5. Lembaga Agama

Lembaga keagamaan adalah organisasi yang dibentuk oleh umat beragama dengan maksud untuk memajukan kepentingan keagamaan umat yang bersangkutan di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup keagamaan masing-masing umat beragama.

Fungsi Lembaga Keagamaan

Lembaga keagamaan yang ada di Indonesia pada umumnya berfungsi sebagai berikut:

  1. Tempat untuk membahas dan menyelesaikan segala masalah yang menyangkut keagamaan.
  2. Memelihara dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama umat yang bersangkutan.
  3. Memelihara dan meningkatkan kerukunan hidup antar umat yang bersangkutan.
  4. Mewakili umat dalam berdialog dan mengembangkan sikap saling menghormati serta kerjasama dengan umat beragama lain.
  5. Menyalurkan aspirasi umat kepada pemerintah dan menyebarluaskan kebijakan pemerintah kepada umat.
  6. Wahana silaturrahmi yang dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

6. Lembaga Hukum

Fungsi hukum dalam perkembangan masyarakat dapat terdiri dari :

  • Sebagai sarana mengatur disiplin PR

Dalam arti, hukum pekerjaan manusia menunjukkan apa yang baik, dan buruk, sehingga semuanya dapat berjalan tertib dan teratur.

  • Sebagai sarana untuk mencapai keadilan sosial dan tak terlihat

Karena hukum memiliki sifata dan karakteristik yang telah disebutkan, maka hukum dapat memberi keadilan, dalam arti bahwa seseorang dapat menentukan siapa, dan siapa yang benar, dapat bersikeras bahwa aturan dapat ditaati ancaman sanksi bagi pelanggar.

  • Sebagai sarana mengemudi pembangunan

Kekuatan mengikat dan kekuatan hukum dapat digunakan atau dimanfaatkan untuk menggerakkan pembangunan. Berikut hukum sebagai alat untuk membawa orang ke yang lebih maju.

Untuk penentuan alokasi wewenang secara rinci yang dapat melakukan eksekusi (penegakan) hukum, yang mematuhi, yang memilih sanksi yang tepat dan adil, seperti konsep hukum konstitusi negara.

  • Sebagai sarana penyelesaian sengketa

Sebagai contoh warisan persengekataan dapat diselesaikan dengan ketentuan hukum waris yang telah ditetapkan dalam hukum perdata.

Menjaga kemampuan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi hidup, yaitu dengan merumuskan hubungan penting antara anggota masyarakat.

7. Lembaga Budaya

Lembaga budaya adalah lembaga publik dalam suatu negara yang berperen dalam pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, lingkungan, seni dan pendidikan pada masyarakat yang ada pada suatu daerah atau negara.

Fungsi lembaga budaya adalah :

  • Melestarikan budaya yang ada di Indonesia

10. Bagaimanakah fungsi lembaga sosial secara umum ?

  • Lembaga sosial berfungsi sebagai pemberi pedoman bagi anggota-anggota masyarakat guna menyikapi dan menghadapi berbagai jenis masalah kehidupan agar tidak menimbulkan penyimpangan yang meresahkan masyarakat.
  • Lembaga sosial berfungsi untuk mengatur berbagai aktivitas anggota masyarakat, sehingga terwujud kehidupan yang serasi, harmonis, dan terciptanya integrasi dalam masyarakat.
  • Lembaga sosial berfungsi sebagai kontrol sosial untuk pengawasan masyarakat terhadap tingkah laku anggota masyarakatnya.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Uji Pemahaman Materi 2 Jelaskan Pengertian Interaksi Sosial Halaman 122 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Uji Pemahaman Materi 2 Jelaskan Pengertian Interaksi Sosial Halaman 122 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Dalam tabel informasi nilai gizi pada kemasan biskuit yang dimiliki Dian menyatakan bahwa 16 keping biskuit mengandung 24 gram karbohidrat. Dian memakan 12 keping biskuit. Kandungan karbohidrat dalam 12 biskuit?

[Kunci Jawaban] Dalam tabel informasi nilai gizi pada kemasan biskuit yang dimiliki Dian menyatakan bahwa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!