Jelaskan pembentukan BPUPKI

  • 7 min read
  • Mar 28, 2020

Questions and Answer Keys for PPKN Class 7 Curriculum 2013 Revised 2016 Competency Test 1 Explain the establishment of BPUPKI Pages 30-31 Chapter 1 (Formulation and Determination of Pancasila as the State Foundation) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Uji Kompetensi 1 Jelaskan pembentukan BPUPKI Halaman 30-31 Bab 1 (Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Uji Kompetensi 1

Uji Kompetensi 1.1

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Jelaskan pembentukan BPUPKI?

Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau (Jepang: Dokuritsu Junbi Cosakaiatau dilafalkan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai) adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan bala tentara Jepangp ada tanggal 29 April 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito.

Badan ini dibentuk sebagai upaya mendapatkan dukungan bangsa Indonesia dengan menjanjikan bahwa Jepangakan membantu proses kemerdekaan Indonesia. BPUPKI beranggotakan 63 orang yang diketuai oleh Radjiman Wedyodiningratdengan wakil ketua Hibangase Yosio (orang Jepang) dan R.P. Soeroso

Pada tahun 1944 saipan jatuh ke tangan sekutu.dengan pasukan jepang di Papua Nugini Kepulauan Solomon,dan Kepulauan Marshall yang berhasil di pukul mundur oleh pasukan sekutu.Dalam situasi kritis tersebut,pada tanggal 1 maret 1945 Letnan Jendral Kumakici Harada, pimpinan pemerintah pendudukan jepang di jawa, mengumumkan pembentukan badan penyelidik Usaha-usaha persiapan kemerdekan INDONESIA (Dokuritsu Junbi Cosakai) . pengangkatan pengurus ini di umumkan pada tanggal 29 april 1945 .

Dr.Radjiman Wediodiningrat diangkat sebagai (Kaico), sedangkan yang duduk sebagai ketua muda (fuku kico) pertama di jabat oleh seorang jepang , Shucokai cirebon yang bernama Icibangase . R .P .Suroso diangkat sebagai kepala sekertariat dengan di bantu oleh Toyohiti Masuda dan Mr. A. G .

Pringodigdo pada tanggal 28 mei 1945 dilangsungkan upacara peresmian badan penyelidik Usaha-Usaha persiapan kemerdekaan bertempat di gedung Cuo sangi in, jalan pejambon (Sekarang GedungDepartemen Luar negri) ,jakarta.

Upacara peresmian itu dihadiri pula oleh dua pejabat jepang yaitu jendral Itagaki (panglima tentara ke tujuh yang bermarkas di singapura) dan letnan jendral nagano (panglima tentara Keenam belas yang baru ). Pada kesempatan itu di kibarkan bendera jepang ,Hinomaru oleh Mr.A.G. pringgodigdo yang disusul dengan pengibaran bendera merah putih oleh toyohiko Masuda.

Untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari bangsa Indonesia maka sebagai realisasi atas janji tersebut maka dibentuklah suatu Badan yang bertugas menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia yaitu Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dekoritsu Zyunbi Tioosakaiyang tugasnya menyelidiki segala sesuatu hal untuk persiapan kemerdekaan Indonesia.

Pada hari itu juga di umumkan nama-nama ketua, wakil ketua serta sebagian para anggota :

  • Ketua (kaicoo) : Dr. K.R.T Radjiman Wediodiningrat
  • Ketua Muda (Fuku Kaicoo Tokubetsu Iin) : Hibangse Yosio (Orang Jepang)
  • Ketua Muda ( Fuku kaico) : R.P. Soeroso ( Merangkap Kepala atau Zimokyoku Kucoo) Anggota 60 orang

Disamping itu, pada tanggal 29 april 1945 jepang memperbolehkan berkibarnya bendera merah putih berdampingan dengan bendera Jepang.

2. Siapa sajakah anggota BPUPKI?

Dalam suatu perkumpulan, organisasi, badan atau LSM membutuhkan anggota supaya suatu badan tersebut bisa berjalan dengan baik. BPUPKI mempunyai jumlah anggota sebanyak 67 orang. Beberapa diantarnya yaitu sebagai berikut :

  • K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat (ketua)
  • R.P. Soeroso (Wakil Ketua)
  • Ichibangse Yoshio (Wakil Ketua), orang jepang
  • Ir. Soekarno
  • Drs. Moh. Hatta
  • Mr. Muhammad Yamin
  • Prof. Dr. Mr. Soepomo
  • KH. Wachid Hasyim
  • Abdoel Kahar Muzakir
  • Mr. A.A. Maramis
  • Abikoesno Tjokrosoejo
  • H. Agoes Salim
  • Mr. Achmad Soebardjo
  • Prof. Dr. P.A.A. Hoesein Djajadiningrat
  • Ki Bagoes Hadikusumo
  • A.R. Baswedan
  • Soekiman
  • Abdoel Kaffar
  • R.A.A. Poerbonegoro Soemitro Kolopaking
  • K.H. Ahmad Sanusi
  • K.H. Abdul Salim
  • Liem Koen Hian
  • Tang Eng Hoa
  • Oey Tiang Tjoe
  • Oey Tjong Hauw
  • Yap Tjwan Bing.

3. Apa tugas BPUPKI?

Tugas Utama BPUPKI

Tugas utama BPUPKI yaitu untuk mempelajari serta menyelidiki hal hal penting yang berhubungan dengan berbagai hal yang menyangkut pembentukan Negara Indonesia.

Tugas BPUPKI Berdasarkan Sidang

  • Bertugas membahas mengenai Dasar Negara
  • Sesudah sidang pertama, BPUPKI membentuk reses selama satu bulan
  • Bertugas membentuk Panitia Kecil (panitia delapan) Yang bertugas menampung saran-saran dan konsepsi dari para anggota
  • Bertugas untuk membantu panita sembilan bersama panita kecil
  • Panita sembilan menghasilkan Jakarta Charter atau Piagam Jakarta

4. Bagaimana proses sidang resmi yang dilaksanakan BPUPKI?

BPUPKI bersidang secara resmi sebanyal dua kali.

  • Sidang BPUPKI yang pertama pada tanggal 29 Mei- 1 Juni 1945 membahas bentuk negara dan dasar negara Indonesia.
  • Sidang BPUPKI yang kedua pada tanggal 10 Juli -14 Juli 1945 membahas wilayah dan kewarganegaraan Indonesia serta tentang udang-undangdan sistem ekonomi negara 

5. Bagaimana proses sidang tidak resmi yang dilaksanakan BPUPKI?

Sidang tidak resmi BPUPKI terjadi di antara masa persidangan resmi pertama dan persidangan resmi kedua BPUPKI. Sidang tidak resmi dihadiri oleh 38 orang anggota BPUPKI yang dipimpin langsung oleh Ir. Soekarno pada tanggal sebelum masa persidangan resmi kedua (10 Juli-17 Juli 1945) yang membahas tentang rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Sidang tidak resmi terjadi dikarenakan belum adanya titik temu mesepakatan pada masa persidangan resmi BPUPKI pertama yang membahas rumusan dasar Negara Republik Indonesia. Sehingga dibentuklan panitia kesembilan diantaranya:

  • Soekarno  
  • Mohammad Hatta
  • Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo
  • Prof. Mohammad Yamin, S.H.
  • Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim
  • Abdoel Kahar Moezakir
  • Raden Abikusno Tjokrosoejoso
  • Haji Agus Salim
  • Alexander Andries Maramis

Uji Kompetensi 1.2

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Siapa saja tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara?

Berikut adalah tokoh-tokoh yang mengusulkan konsep dasar negara dalam sidang pertama BPUPKI.

a. Yamin

Muh. Yamin dalam pidatonya pada tanggal 29 Mei 1945, mengemukakan:

  • Peri kebangsaan
  • Peri keadilan
  • Peri ketuhanan.
  • Peri kerakyatan.
  • Kesejahteraan rakyat.

b. Soepomo

Soepomo dalam pidatonya pada tanggal 31 Mei 1945, mencetuskan:

  • Persatuan
  • Kekeluargaan 
  • Keseimbangan lahir batin.
  • Musyawarah
  • Keadilan rakyat.

c. Soekarno

Ir. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945, mengusulkan:

  • Kebangsaan Indonesia.
  • lnternasionalisme atau perikemanusiaan.
  • Mufakat atau demokrasi.
  • Kesejahteraan sosial.
  • Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Apa isi usulan dasar negara dari Ir. Soekarno?

Ir. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945, mengusulkan:

  • Kebangsaan Indonesia.
  • lnternasionalisme atau perikemanusiaan.
  • Mufakat atau demokrasi.
  • Kesejahteraan sosial.
  • Ketuhanan Yang Maha Esa

3. Apa persamaan dan perbedaan dasar negara yang diusulkan oleh para pendiri negara?

Persamaan usulan dasar negara dari para pendiri negara , antara lain :

  • Dari segi tujuan, terdapat persamaan di antara rumusan dasar negara tersebut. Rumusan dasar negara sebagai cikal bakal dasar negara memiliki tujuan yang sama, yaitu sebagai dasar hukum dalam sistem pemerintahan dan kenegaraan Indonesia.
  • Persamaan selanjutnya terletak pada jumlah poin atau butir dasar negara. Rumusan dasar negara yang diusulkan masing-masing berjumlah 5 butir. Kelimanya diusulkan sebagai pijakan utama untuk dasar negara.
  • Persamaan usulan rumusan dasar negara dapat kita temukan juga pada kata “ketuhanan” dalam setiap rumusannya. ketiga usulan yang masuk ada kata ketuhanan semuanya
  • Persamaan usulan rumusan dasar negara yang terakhir adalah terletak pada kata “Berkebangsaan Internasional”.

Perbedaan usulan dasar negara dari para pendiri negara , antara lain

  • Perbedaannya terletak pada pada cara-cara para tokoh bangsa dalam memaknai Pancasila tersebut. Moh. Yamin berpandangan bahwa Pancasila merupakan lima dasar negara yang menjadi panduan aturan atas perilaku manusia yang baik. Sedangkan, Bung Karno melihat Pancasila sebagai jiwa dari seluruh rakyat Indonesia yang telah lama tumbuh dalam masyarakat Indonesia dan menjadi falsafah hidup bangsa. 
  • Selain perbedaan itu , untuk kata ketuhanan berbeda dengan rumusan pancasila yang ada pada piagam jakarta , pada piagam jakarta ada penjelasan Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, namun pada usulan para pendiri tidak ada penjelasan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk”nya . 

4. Apa saja tugas dan siapa saja anggota panitia sembilan?

Tugas – Tugas Panitia Sembilan

Ada beberapa tugas dari keanggotaan panitia sembilan, di antaranya adalah :

  • Bertanggung jawab penuh atas perumusan atau pembentukan dasar negara Indonesia merdeka.
  • Memberikan usul – usul atau saran baik secara lisan maupun tulisan, disamping itu juga membahas dan merumuskan dasar negara Indonesia merdeka.
  • Lalu setelah mengusulkan pendapat mereka juga menampung dari berbagai aspirasi tentang pembentukan dasar negara Indonesia dari berbagai tokoh.
  • Setelah mengusulkan pendapat dan juga menampung aspirasi dari berbagai tokoh tentang pembentukan dasar negara Indonesia merdeka, langkah dan tugas selanjutnya yaitu meraka harus menyusun sebuah naskah rancangan pembentukan dasar negara Indonesia yang kemudian dari Mr Mohammad Yamin di beri nama Piagam Jakarta (Jakarta Charter)

Anggota Panitia Sembilan adalah :

  • Soekarno
  • Wachid Hasyim
  • Abikusno Cokrosuyoso
  • Moh . Yamin
  • Alexander A. Maramis
  • Abdul Kahar Muzakir
  • Agus Salim
  • Mr . Achmad Soebarjo
  • Moh . Hatta

5. Bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah Piagam Jakarta?

Pada tanggal 22 Juni tahun 1945 panitia sembilan akhirnya mendapatkan hasil rumusan berupa Piagam Jakarta atau lebih dikenal dengan nama Jakarta Charter. Dari Piagam Jakarta inilah yang menjadi asal usul pembukaan UUD 1945 dengan perubahan sila pertama dengan ber-atas dasarkan beberapa pertimbangan yang ada kaitannya dengan negara kesatuan. Sedangkan untuk isi piagam Jakarta itu sendiri adalah sebagai berikut :

Isi Piagam Jakarta

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk – pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Uji Kompetensi 1.3

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Apa tujuan pembentukan PPKI?

  • Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia

Tujuan utama pembentukan PPKI adalah untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, sesuai namanya yakni Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. PPKI bertugas untuk mempersiapkan segala aspek dan keperluan terkait proklamasi kemerdekaan Indonesia.

  • Meneruskan Tugas BPUPKI

PPKI dibentuk sebagai penerus BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Dengan kata lain, PPKI meneruskan tugas BPUPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, termasuk untuk mengkaji, mendalami, serta menyelidiki bentuk dasar negara Indonesia yang cocok .

  • Membuat Struktur Ketatanegaraan

Dalam rangka persiapan kemerdekaan, PPKI juga dibentuk dengan tujuan untuk membuat struktur ketatanegaraan yang akan digunakan. Hal ini meliputi bentuk negara serta memilih presiden dan wakil presiden Indonesia usai proses kemerdekaan.

  • Mengesahkan Undang-Undang

Tujuan pembentukan PPKI lainnya adalah untuk menetapkan dan mengesahkan rancangan undang-undang yang sudah mulai dirancang oleh BPUPKI. Undang-undang ini yang akan berfungsi sebagai konstitusi hukum bagi negara Indonesia usai kemerdekaan didapatkan kelak.

2. Bagaimana komposisi keanggotaan PPKI?

21 Orang indonesia yang terdiri dari 12 Orang Jawa, 3 Orang Sumatera, 2 Orang Sulawesi, 1 Orang Kalimantan, 1 Orang Nusa Tenggara, 1 Orang Maluku, 1 orang Golongan TiongHoa 

3. Apa alasan perubahan sila kesatu rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta?

Alasan perubahan sila ke-satu rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta dengan pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 adalah karena adanya keberatan dari utusan warga Indonesia yang beragama non-Islam, dan untuk menjaga kesatuan bangsa, akhirnya pasal pertama dirubah sehingga menjadi bentuk yang sekarang.

Pada saat pengesahan Piagam Jakarta, bunyi pada sila pertama yaitu “ Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya “, namun karena mengalami beberapa keluhan dari Tokoh – tokoh non muslim di Indonesia Timur, mengenai keberatan dengan bunyi pada sila pertama, dan guna menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, akhirnya setelah mengalami diskusi antara kaum islam dan kaum nasionalis, sila pertama pada tanggal 18 Agustus 1945 di gubah PPKI menjadi “ Ketuhanan Yang Maha Esa “ dan resmi menjadi Pembukaan UUD 1945.

4. Apa perbedaan rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta dengan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945?

Perbedaan rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah :

  • Kata “mukadimah” pada Piagam Jakarta diganti “pembukaan”.
  • Kata “hukum dasar” pada Piagam Jakarta diganti dengan “Undang-Undang Dasar”.
  • Kata “menurut dasar” pada Piagam Jakarta dalam kalimat “Berdasarkan kepada Ketuhanan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab” dihapus.
  • Kalimat “… dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” pada Piagam Jakarta dihapus.

Sedangkan perubahan pada Batang Tubuh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah :

  • Pasal 6 Ayat 1 berbunyi “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam”. Kata yang “beragama Islam” dihilangkan karena dinilai menyinggung perasaan yang tidak beragama Islam.
  • Pasal 29 Ayat 1, kalimat di belakang “… Ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihilangkan. Kalimat tersebut terdapat pada pembukaan UUD alinea ke-4.

5. Tuliskan hasil sidang PPKI?

Hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 adalah :  

  • Meresmikan dan mengesahkan UUD 1945 sebagai Dasar Negara Bangsa Indonesia.
  • Menetapkan ketua PPKI Ir. Soekarno dan wakil PPKI Drs. Moh. Hatta sebagai Presiden dan wakil presiden Negara Indonesia.
  • Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Hasil sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945 adalah :  

  • Pembagian wilayah Indonesia menjadi 8 provinsi meliputi wilayah Sumatra, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Maluku, Sunda Kecil, Kalimantan, dan Sulawesi.
  • Pembentukan Komite Nasional Daerah.
  • Menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang mengepalai departemen dan 4 menteri negara.

Hasil sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945 adalah :  

  • Pembentukan Komite Nasional.
  • Pembentukan PNI.
  • Pembentukan Badan Keamanan Rakyat.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Uji Kompetensi 1 Jelaskan pembentukan BPUPKI Halaman 30-31 Bab 1 (Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Uji Kompetensi 1 Jelaskan pembentukan BPUPKI Halaman 30-31 Bab 1 (Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

error: Content is protected !!