Breaking News

Jelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur! Bagaimana kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15?

Indonesian History Questions and Answer Keys Class 11 2013 Revised Curriculum 2017 TRAINING SEMESTER TEST Essay Explain the background of the arrival of European nations to the Eastern world! What was the condition of Western Europe in the 14th and 15th centuries Page 240-241 Chapter 4 (The Pledge of Youth and Identity to Indonesia) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 LATIH UJI SEMESTER Essay Jelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur! Bagaimana kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15 Halaman 240-241 Bab 4 (Sumpah Pemuda dan Jati Diri Ke Indonesiaan) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

LATIH UJI SEMESTER

B. Jawablah beberapa pertanyaan berikut!

1. Jelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur! Bagaimana kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15?

Latar belakang kedatangan bangsa Eropa ke dunia timur adalah untuk mendapatkan rempah-rempah, yang sangat berharga.

Kondisi Eropa barat abad ke 14 dan 15 M mengalami perubahan yang drastis, setelah terputusnya jalur perdagangan akibat takluknya kota Konstantinopel oleh Kesultanan Turki Usmani. Eropa barat juga mulai memasuki masa Renaisans, dengan ditandai pertumbuhan budaya dan ilmu pengetahuan yang pesat.

Perkembangan teknologi ini misalnya perkembangan kemampuan navigasi dan pembangunan kapal oleh orang Portugis, yang menjadi pelopor penjelajahan samudera.

Proses kedatangan bangsa barat ke Indonesia dimulai dengan penjelajahan bangsa Portugis dan Spanyol untuk mencari jalur perdagangan rempah-rempah lain setelah jalur utama tertutup bagi bangsa Eropa setelah jatuhnya kota Konstantinople ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453.

Portugal adalah bangsa Eropa pertama yang sampai ke Indonesia. Afonso de Albuquerque menaklukkan kota Malaka, pusat perdagangan rempah-rempah saat itu, pada tahun 1511 dan kemudian pada tahun 1512 menemukan lokasi Maluku dalam ekspedisi yang dipimpin Antonio de Abreu.

Spanyol adalah bangsa berikutnya yang sampai ke Indonesia, ketika anggota ekspedisi Magellan yang dipimpin oleh Juan Sebastian Elcano sampai di Maluku pada tahun 15216. Ekspedisi Ferdinand Magellan berangkat pada tahun 1519 dari Spanyol dalam upaya mencari jalur ke Maluku ke arah barat, sebagai alternatif jalur ke arah timur mengitari benua Afrika yang dikuasai Portugal. Magellan tewas di pulau Mactan, Filipina, tapi wakilnya Juan Sebastian Elcano berhasil mencapai Maluku dan akhirnya kembali ke Spanyol.

Belanda sampai di Indonesia ketika ekspedisi pertama Belanda yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman sampai di Banten pada tahun 1596. Ekspedisi dilakukan karena pedagang Belanda tidak bisa lagi membeli rempah-rempah dari Portugal karena Portugal dan Spanyol bersatu setelah Raja Phillip II dari Spanyol mewarisi tahta Portugal dari kerabatnya raja Sebastian. Belanda saat itu adalah negara bawahan Spanyol dan sedang berperang melawan Spanyol untuk memerdekakan diri. Karena perang ini Belanda tidak bisa berdagang dengan Lisabon yang dikuasai Spanyol.

Inggris sampai di Indonesia ketika ekspedisi pertama Inggris yang dipimpin oleh Sir James Lancaster sampai di Banten pada tahun 1602. Lancaster membuka pusat dagang pertama Inggris di Indonesia di Banten. Inggris juga berupaya mencari sendiri jalur perdagangan rempah-rempah karena saat itu sedang berperang dengan Spanyol.

2. Belanda termasuk bangsa yang terlambat datang ke Indonesia dibanding dengan Spanyol, Portugis dan juga Inggris. Mengapa demikian. Jelaskan dan tunjukkan dengan bukti terjadinya perebutan hegemoni bangsa-bangsa Eropa di Indonesia!

Hegemoni adalah pengendalian atas negara dibawahnya atau kekuasaan untuk mengusai negara lain.

Bukti adanya hegemoni di Indonesia adalah dengan datangnya bangsa-bangsa barat ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah dan akhirnya terjadi perebutan kekuasaan untuk mengusai bangsa Indonesia oleh bangsa-bangsa Eropa.

3. Jelaskan tentang kedaulatan Kerajaan Mataram di bawah Sultan Agung! Bagaimana dengan kedudukannya dibanding dengan kekuasaan VOC?

Kedaulatan kerajaan Mataram di bawah Sultan Agung berada pada puncaknya, dengan kekuasaan Mataram meliputi hampir semua Pulau Jawa, kecuali wilayah Banten (di bawah Kesultanan Banten) dan Batavia (yang diduduki VOC).

Kedudukannya dibandingkan dengan kekuatan VOC adalah sama kuat dan Sultan Agung berusaha untuk menaklukkan wilayah VOC di Batavia dua kali, pada tahun 1628 dan 1629, namun gagal.

Sultan Agung adalah pemimpin Kesultanan Mataram dari 1613 hingga 1645. Sultan Agung dikenal sebagai pemimpin yang menentang perluasan VOC (Kongsi dagang Belanda).

Setelah berhasil menyatukan hampir seluruh pulau Jawa, Sultan Agung berupaya mengusir VOC dari Jawa. Ada beberapa alasan mengapa Sultan Agung berupaya melawan VOC. Pertama adalah karena upaya VOC untuk memaksakan monopoli perdagangan rempah-rempah, yang sangat menguntungkan pada masa itu. Kemudian VOC juga sering menghalang-halangi kapal-kapal dagang Mataram yang akan berdagang ke Malaka, kota pelabuhan penting di Selat Malaka. Sikap Belanda yang agresif juga mengancam Mataram, seperti menyerbu kota Jayakarta pada tahun 1619, dan mengganti namanya menjadi Batavia.

Pada tahun 1628, Mataram mencoba menyerang Batavia. Serangan ini berakhir dengan pengepungan Batavia pada 22 August-3 December 1628. Serangan ini gagal karena tentara Mataram tidak bisa menaklukkan benteng-benteng Batavia dan kurangnya suplai pasukan.

Pada tahun 1629, Mataram mencoba menyerang lagi dengan persiapan lebih matang, dnegan membangun desa-desa petani di wilayah pesisir utara Jawa. Namun serangan ini juga gagal karena pertentangan antara pemimpin pasukan, serta wabah penyakit saat mengepung Batavia.

4. Perlawanan Diponegoro terhadap Belanda didasari atas nilai kesyukuran dan keimanan. Coba jelaskan!

Maksud dari nilai kesukuran dan keimanan bahwa perlawanan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur mereka kepada allah karena mereka telah diberi keukatan dan kemampuan untuk melakukan perlawanan dan berjihad di jalan Allah Swt.

5. Jelaskan heroisme dalam perang Tondano!

Heroisme adalah keberanian dalam membela keadilan dan kebenaran ; kepahlawanan.

Warga Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki kisah heroik sendiri saat melawan penjajah Belanda. Kisah ini banyak disajikan lewat catatan-catatan sejarah ilmuwan daerah ini dan menimbulkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat “Tanah Nyiur Melambai” sebutan lain daerah di ujung utara NKRI ini.

Dikutip dari laman Facebook Albert WS Kusen, seorang pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado, kisah heroik keberanian orang Minahasa melawan penjajah Belanda puncaknya terjadi pada tanggal 5 Agustus 1809. Digambarkan Kusen, situasi saat itu, dipenuhi asap mesiu, bau anyir darah dan daging bakar, bahkan seluruh kawasan danau dan sungai bagaikan permadani diselimuti darah (Moraya).

Meski dalam posisi kalah, sebagian pasukan (waraney) yang sempat melarikan diri ke kawasan pegunungan lembean terus melakukan perlawanan secara gerilya. Dengan kata lain tidak meninggalkan sejarah menyerah terhadap pasukan Belanda.

Pada hakekatnya, dituliskan Kusen sesuai pendapat penulis asal Tondano Giroth Wuntu, Perang Tondano adalah perang patriotik besar dari rakyat Maesa (Minahasa pada umumnya) melawan penjajahan Belanda yang berlangsung secara berulang-ulang dalam kurun waktu satu setengah abad. Perang perlawanan yang pertama telah dimulai pada 1 Juni 1661, dan berakhir dengan perang perlawanan terbesar pada 14 Januari 1807 sampai 5 Agustus 1809.

Para pemimpin Perang Tondano, selain Tewu, Sarapung, Korengkeng, Lumingkewas Matulandi (semuanya berasal dari Tondano-Minawanua), terdapat juga Lonto Kamasi Kepala Walak Tomohon, dan Ukung Mamahit dari Walak Remboken. Bahkan sebagai organisator dan atau otak (de ziel) dari perlawanan melawan kompeni Belanda, selain Tewu juga Lonto Kamasi Kepala Walak Tomohon yang dicari-cari oleh pihak Belanda untuk ditangkap.

Dalam dokumen Perang Tondano, lanjut dia, akhirnya Tewu ditangkap menemani Ukung Pangalila (Tondano) dan Ukung Sumondak (Tompaso) yang sudah sejak awal menjadi penghuni penjara di Benteng Fort-Amsterdam. Mereka ditangkap oleh Belanda ketika selagi mengikuti musyawarah di Benteng Belanda tersebut. Mereka ditangkap karena keduanya dengan tegas menentang usaha dari Residen Schierstein yang hendak mengubah substansi perjanjian atau Verbond 10 Januari 1679, seperti yang diakui oleh Jacob Claesz, kepada David van Peterson yang menyatakan: “Bahwa orang-orang Minahasa bukan merupakan orang taklukan atau bawahan, tetapi yang berada dalam suatu ikatan persahabatan dengan Kompeni Belanda.”

6. Daendels merupakan tokoh muda yang berpandangan maju. Akan tetapi setelah memegang kendali di Indonesia banyak tindakannya tidak sesuai dengan pandangan ideologinya. Begitu juga Raffles. Coba jelaskan bagaimana pendapatmu dan bandingkan kedua tokoh itu. Bagaimana pula tindakannya dalam pemerintahan!

Di masa pemerintahan daendles, ia telah melakukan pembaharuan di indonesia. diantaranya:

  • Tanah milik raja berubah menjadi milik pemerintah kolonial
  • Pemungutan pajak
  • Membangun jalan raya pos Anyer-panarukan.

Dimasa pemerintahan raffles ia juga melakukan pembaharuan yaitu

  • Perkembangan ilmu pengetahuan
  • Penemua bunga rafflesia arnold
  • Pembuatan kebun raya bogor

Dimasa daendles ia telah membuat rakyat indonesia menderita dengan pekrjaan pembuatan jalan raya pos yang mengakibatkan kematian, kelaparan dan kepedihan dimasa raffles, karena berbeda pandangan maka juga menimbulkan benih-benih sehingga rakyat indonesia juga menderita. Tetapi menurut saya masa pemerintahan raffles lebih bijaksana daripada masa pemerintahan daendles.

7. Tahukah kamu tentang posisi Politik Etis dan program pendidikan masa pergerakan nasional di Indonesia? Apa peran penting Politik Etis bagi munculnya Sumpah Pemuda?

Politik etis berakar pada masalah kemanusiaan dan sekaligus pada keuntungan ekonomi. Pada akhir abad XIX, para pegawai kolonial baru yang datang dari negeri Belanda menuju Indonesia sudah memiliki suatu pemikiran tentang pemerintah kolonial ini. Politik etis secara resmi ditetapkan pada bulan September 1901, ketika Ratu Wilhelmina menyampaikan pidato tahunan. Politik etis di pusatkan membangun irigasi, menyelenggarakan emigrasi, dan memberikan sebuah pendidikan bagi bangsa Indonesia. Politik etis menuntut bangsa Indonesia kearah kemajuan, namun tetap bernaung di bawah penjajahan Belanda. Awal mula dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, bahwa Belanda memperhatikan pribumi dan membantu Indonesia dalam masa kesulitan. Meskipun pada kenyataannya kebijakan politik etis tidak serta merta mensejahterakan rakyat Indonesia, namun mampu merubah tatanan kehidupan bangsa, dimana sistem irigasi ada dimana-mana, masyarakat mengenal sistem pertanian dan perkebunan modern. Emigrasi atau trasmigrasi, dimana masyarakat dikirim keluar pulau Jawa, masyarakat Indonesia menjadi kenal satu sama lain dan membangun hubungan yang baik. Dampak politik etis yang sangat menonjol adalah program edukasi atau pendidikan. Adanya pendidikan bagi bangsa Indonesia, akhirnya dapat merubah pemikiran bangsa Indonesia untuk berfikir lebih maju dan bagaimana memperjuangkan suatu kemerdekaan tanpa jalan perang seperti di masa silam. Keuntungan dibidang pendidikan, yaitu banyak melahirkan tokoh cendikian lokal yang cerdas dan memiliki pemikiran yang setara dengan bangsa barat lainnya. Tokoh Cendikian atau golongan terpelajar bangsa Indonesia inilah yang akhirnya memperjuangkan kemerdekaan rakyat Indonesia dengan semangat nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia yang dilakukan melalui diplomasi dan perang kemerdekaan Indonesia

8. Di samping persatuan, demokrasi dan jati diri keindonesiaan juga merupakan nilai penting dari Sumpah Pemuda. Coba jelaskan.

Karena sumpah pemuda diambil dan merupakan bahasa indonesia dengan arti lain indonesia adalah suatu negara yang memiliki persatuan demokrasi dan jati diri.

9. Apa yang dimaksud dengan “Indonesia Berparlemen”?

Indonesia Berparlemen adalah konsep yang digagas oleh organisasi pergerakan nasional bernama Gabungan Politik Indonesia (GAPI).

Konsep ini muncul pada kongres pertama GAPI yang berlangsung pada 4 Juli 1939. Konsep ini menggambarkan sifat organisasi GAPI yang bercorak bertahan, yaitu mengupayakan esensi atau makna dari kemerdekaan dalam bentuk hak penyelenggaraan pemerintahan namun tanpa melawan pemerintah kolonial Hindia-Belanda seperti menuntut kemerdekaan.

Isi dari konsep Indonesia Berparlemen ini adalah tuntutan kepada pemerintah kolonial Hindia-Belanda agar masyarakat memiliki parlemen yang sesungguhnya. Selama ini, Volksraad hanyalah parlemen yang dianggap sebatas dewan penasehat belaka karena gubernur-jenderal sebagai pemerintah tetap memiliki keputusan akhir mengenai kebijakan pemerintahan yang akan diambil. Masyarakat berharap bahwa kedepannya, koloni Hindia-Belanda memiliki parlemen yang sesungguhnya yaitu parlemen yang memiliki kewenangan legislatif yang kuat dan terpisah dari campur tangan eksekutif. Artinya, Volksraad bisa menciptakan undang-undang dan peraturan beserta hak anggaran pemerintahan tanpa khawatir campur tangan gubernur-jenderal selaku pemerintah (eksekutif).

10. Salah satu dampak perkembangan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia adalah tentang realitas batas wilayah. Coba jelaskan perkembangan konsep batas wilayah Kepulauan Indonesia sampai kemudian menjadi batas wilayah NKRI?

Dulu, batas antar pulau di Indonesia dihitung hanya 3 mil dari tepi pantai sehingga banyak kapal asing yang bebas keluar masuk di antara pulau-pulau yang dapat menimbulkan ancaman. Kemudian, Pada saat Deklarasi Juanda, wilayah lautan Indonesia bertambah dan hingga sekarang kita kenal sebagai wilayah lautan Indonesia.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 LATIH UJI SEMESTER Essay Jelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur! Bagaimana kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15 Halaman 240-241 Bab 4 (Sumpah Pemuda dan Jati Diri Ke Indonesiaan)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Sejarah Indonesia Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 LATIH UJI SEMESTER Essay Jelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur! Bagaimana kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15 Halaman 240-241 Bab 4 (Sumpah Pemuda dan Jati Diri Ke Indonesiaan). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/jelaskan-latar-belakang-kedatangan-bangsa-bangsa-eropa-ke-dunia-timur-bagaimana-kondisi-eropa-barat-pada-abad-ke-14-dan-15/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebuah foto berukuran 3 cm × 4 cm. Apabila foto diperbesar dan sisi yang paling panjang menjadi 9 cm, maka panjang sisi terpendek menjadi ….

[Kunci Jawaban] Sebuah foto berukuran 3 cm × 4 cm. Apabila foto diperbesar dan sisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!