Breaking News

Jelaskan isi kandungan Surat Luqman Ayat 13

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 12 Curriculum 2013 Revision 2018 Evaluation Essay Explain the content of Q.S. Luqman/31:13 Page 99 Chapter 5 (Worshiping Allah as an Expression of Gratitude) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Evaluasi Essay Jelaskan isi kandungan Q.S. Luqman/31:13 Halaman 99 Bab 5 (Menyembah Allah Swt. sebagai Ungkapan Rasa Syukur) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Kerjakan soal berikut dengan benar dan tepat!

1. Jelaskan isi kandungan Q.S. Luqman/31:13!

Isi kandungan surah ini adalah pentingnya kita memahami bahwa perbuatan syirik atau mempersekutukan Allah SWT merupakan bentuk kezaliman dan dosa yang paling besar, hina, dan tidak terampuni.

Berikut ini isi kandungan Surat Luqman ayat 13-14 yang kami sarikan dari sejumlah tafsir. Yakni Tafsir Al Qur’anil ‘Adhim karya Ibnu Katsir, Tafsir Al Munir karya Syaikh Wahbah Az Zuhaili, Tafsir Fi Zilalil Quran karya Sayyid Qutb dan Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka.

  • Orangtua harus mendidik anak-anaknya untuk bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pendidikan ini yang paling utama sehingga menjadi pendidikan pertama yang diberikan Luqman kepada anaknya.
  • Surat Luqman ayat 13 berisi larangan berbuat syirik.
  • Syirik (menyekutukan Allah) merupakan kezaliman yang paling besar. Tidak ada perbuatan zalim atau aniaya yang melebihi besarnya dosa syirik.
  • Surat Luqman ayat 14 berisi perintah birrul walidain. Seorang anak wajib berbakti kepada kedua orangtuanya. Terutama kepada ibu yang telah mengandung, melahirkan dan mengasuhnya dengan penuh susah payah.
  • Wajib bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada orangtua.
  • Ayat ini mengingatkan bahwa semua manusia akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di dunia.

Isi kandungan dari surah Luqman ayat 14 ini adalah :

  • Allah memerintahkan kepada setiap manusia untuk berbakti kepada kedua orang yaitu ibu dan bapaknya.
  • Ibu yang telah mengandung dengan susah payah dan bertambah-tambah, maksudnya adalah ibu telah lemah karena mengandung, lemah saat mengeluarkan bayinya, dan lemah saat mengurus anaknya sewaktu bayi. Serta menyusui anak bayinya selama dua tahun.
  • Perintah untuk hendaknya bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kehidupan melalui kedua orang tuanya, dan perintah untuk bersyukur atas kedua orang tua.

2. Jelaskan jasa-jasa ibu yang termuat dalam Q.S. Luqman/31:14!

Jadi jasa-jasa Ibu dalam Surah Luqman ini adalah :

  • Ibulah yang bersusah payah mendangung anaknya.
  • Ibulah yang bersusah payah melahirkan anaknya.
  • Dan Ibulah yang bersusah payah menyapih atau menyusui anaknya selama dua tahun.

Oleh karena itu haruslah setiap anak bersyukur dengan sebesar-besarnya kepada Allah dan kepada orang tua khususnya kepada ibu yang telah merawat dari sewaktu dalam kandungan, saat lahir hingga tumbuh besar. Karena Ibu telah mengandung anaknya dalam keadaan yang lemah dan terus bertambah-tambah karena diharuskan untuk melahirkan dan menyusui anaknya.

3. Rasulullah saw. menyuruh agar kita berbicara sesuai dengan kadar intelektual lawan bicara kita, jelaskan maksudnya!

Maksud Rasulullah menyuruh agar kita berbicara sesuai dengan kadar intelektual lawan bicara kita adalah agar pesan atau dakwah yang akan kita sampaikan dapat masuk kedalam pikiran dan hati lawan bicara kita. Dengan kata lain yaitu agar mudah dipahami dan tidak terjadi salah paham.

Pertanyaan adik-adik ini termasuk kedalam adab berbicara kepada orang lain, sebagaimana kita ketahui Rasulullah adalah orang yang sangat lembut hatinya, dan tidak pernah sekalipun dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain Rasulullah dengan sengaja menunjukan ketinggiannya dan menyakiti lawan bicaranya. Dan kemudian hal ini diperintahkan kepada umatnya.

Hal ini masih bisa kita lihat pada dakwah ulama-ulama ahlu sunnah wal jamaah, terutama para kyai-kyai dan habaib. Sebagaimana ketika berdakwah dan bertabligh mereka menggunakan bashiroh, yaitu bahasa kaum, berbicara sesuai dengan kepahaman lawan bicaranya.  Sebagaimana seorang Da’i atau ustadz bila berbicara kepada jamaahnya yang amsih merokok, ia tidak akan menyinggung bahwa rokok ini dosa, namun menggunakan bahasa yang lebih halus, yaitu menyampaikan bahwa rokok ini lebih baik ditinggalkan. Atau ketika berdakwah kepada orang kaya, maka yang disampaikan adalah fadhilah orang kaya, bukan ancaman memiliki harta yang banyak. Demikian setrusnya.

Berikut ini beberapa adab-adab berbicara kepada orang lain, menurut sunnah Nabi.

  • Membicarakan hal-hal baik dan mengajak keapda kebaikan.

“Barangsiapa yang beriman pada ALLAH dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau lebih baik diam.” (HR Bukhari Muslim)

  • Berbicara dengan benar dan jelas maksudnya

“Bahwasanya perkataan rasuluLLAH SAW itu selalu jelas sehingga bias difahami oleh semua yang mendengar.” (HR Abu Daud)

  • Menjauhi berdebat dengna lawan bicara

“Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapatkan hidayah untuk mereka, melainkan karena terlalu banyak berdebat.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

  • Tidak terlalu banyak bercanda

“Sesungguhnya seburuk-buruk orang disisi ALLAH SWT di hari Kiamat kelak ialah orang yang suka membuat manusia tertawa.” (HR Bukhari)

  • Tidak berbohong

“Tanda-tanda munafik itu ada 3, jika ia bicara berdusta, jika ia berjanji mengingkari dan jika diberi amanah ia khianat.” (HR Bukhari)

  • Tidak membuka aib saudara muslim dan mengghibah

“Janganlah kalian saling mendengki, dan janganlah kalian saling membenci, dan janganlah kalian saling berkata-kata keji, dan janganlah kalian saling menghindari, dan janganlah kalian saling meng-ghibbah satu dengan yang lain, dan jadilah hamba-hamba ALLAH yang bersaudara.” (HR Muttafaq ‘alaih)

  • Tidak berbicara hal yang sia-sia

“Termasuk kebaikan islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

4. Jelaskan pentingnya penguasa yang adil bagi tegaknya amar ma’ruf nahi munkar!

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa adapun jawaban dari pada topik utama yang berjudul jelaskan pentingnya penguasa yang adil bagi tegaknya amar ma’ruf nahi munkar adalah:

Pentingnya seorang penguasa bertindak adil bagi tegaknya Amar ma’ruf nahi munkar adalah bahwa saat seorang penguasa bertindak adil maka tercipta ketertiban umum dalam kehidupan bermasyarakat, maka masyarakat itu sendiri akan selalu melakukan kebaikan dan tidak akan melakukan setiap tindakan yang buruk/jahat dalam setiap aspek kehidupannya. Dengan taatnya masyarakat terhadap setiap perintah Allah, maka kiranya masyarakat berserta penguasa sebagai pimpinan masyarakat, akan mendapatkan berkat yang melimpah dari Allah.

Jadi, arti pentingnya seorang penguasa bertindak adil bagi tegaknya Amar ma’ruf nahi munkar adalah bahwa ketika seorang penguasa bertindak adil  dalam menjalankan tugasnya maka akan tercipta suatu ketertiban umum dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya ketertiban umum karena adanya keadilan yang dirasakan masyarakat, maka masyarakat itu sendiri akan selalu melakukan kebaikan dan tidak akan melakukan setiap tindakan yang buruk/jahat dalam setiap aspek kehidupannya. Dengan taatnya masyarakat terhadap setiap perintah Allah, maka kiranya masyarakat berserta penguasa sebagai pimpinan masyarakat, akan mendapatkan berkat yang melimpah dari Allah.

5. Jelaskan kaitan antara ibadah dan bersyukur berdasarkan hadits dari Aisyah di atas!

Kaitan antara ibadah dan bersyukur berdasarkan hadits dari Aisyah adalah salah satu cara untuk menjukkan perasaan syukur kita kepada ALLAH Ta’ala adalah dengan semakin memperbanyak ibadah kepada ALLAH, sebagaiman dalam riwayat sayyidatina Aisyah Radhiyallahu anha, Rasulullah bersyukur kepada ALLAH dengan sshalat hingga kaki beliau bengkak – bengkak.

Maksud mengenai kaitan syukur dan ibadah adalah Riwayat Sayyidatina Asiyah berikut :

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya jika beliau shalat, beliau berdiri sangat lama hingga kakinya mengeras kulitnya. ‘Aisyah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, mengapa engkau sampai demikian? Bukankan dosa-dosamu telah diampuni, baik yang telah lalu maupun yang akan datang? Rasulullah besabda: ‘Wahai Aisyah, bukankah semestinya aku menjadi hamba yang bersyukur?’” (HR. Bukhari no. 1130, Muslim no. 2820).

Maka dalam hadist itu diceritakan bahwa Rasulullah menunjukan bentuk syukurnya kepada ALLAH atas segala nikmat yang ALLAH berikan kepada beliau dengan sholat hingga kakinya bengkak-bengkak, padahal Rasulullah adalah maksum, yaitu diampuni segala dosa-dosanya, namun tetap beribadah hingga kakinya bengkak-bengkak untuk menunjukan syukurnya. Tidak bisa kita bayangkan selama apa Rasulullah berdiri dalam sholatnya.

Untuk meneladin sifat syukur Rasulullah, maka kita berniat untuk memeprbanyak amal ibadah kita, agar ALLAh tambahkan lagi nikmatnya kepada kita. Karena salah satu car untuk menarik rizki dan ditambahkan nikmat ALLAH adalah dengan kita bersyukur atas apa yang ALLAH berikan . ALLAH Ta’ala berfirman “Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” (QS. Al Baqarah: 152)

Berikut ini beberapa fadhilah bersyukur yang dirangkum dari berbagai dalil Al Quran dan hadist  :

  • Meningkatkan keimanan kepada ALLAH
  • Sebab dari datangnya ridho ALLAH
  • Selamat dari Adzab ALLAH
  • Ditambahkan terus nikmat-nikmat dari ALLAH

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Evaluasi Essay Jelaskan isi kandungan Q.S. Luqman/31:13 Halaman 99 Bab 5 (Menyembah Allah Swt. sebagai Ungkapan Rasa Syukur)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Evaluasi Essay Jelaskan isi kandungan Q.S. Luqman/31:13 Halaman 99 Bab 5 (Menyembah Allah Swt. sebagai Ungkapan Rasa Syukur). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Rasio dari dua dua bilangan adalah 3 : 4. Jika masing-masing bilangan ditambah 2, rasionya menjadi 7 : 9. Tentukan hasil kali kedua bilangan itu!

[Kunci Jawaban] Rasio dari dua dua bilangan adalah 3 : 4. Jika masing-masing bilangan ditambah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!