Jelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual

Questions and Answers for Natural Science Class 9 Curriculum 2013 Revised 2018 Competency Test Explain how to reproduce plants sexually Pages 114-115 Chapter 2 (Breeding Systems of Plants and Animals) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Uji Kompetensi Jelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual Halaman 114-115 Bab 2 (Sistem Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

B. Jawablah dengan benar pertanyaan berikut!

1. Jelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual!

Cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual adalah dengan penggabungan gamet jantan dan betina, sehingga menghasilkan anakan yang memiliki ciri penggabungan sifat kedua induk. Contoh cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual adalah penyerbukan pada tanaman berbunga.

Secara seksual tumbuhan berkembang biak dengan menggunakan sel kelamin jantan dan betina yang dihasilkan pada bunga. Diawali dengan peristiwa penyerbukan lalu pembuahan atau fertilisasi. Proses menempelnya serbuk sari ke kepala putik disebut penyerbukan (polinasi). Pada saat terjadi penyerbukan di dalam serbuk sari sudah terdapat sel tabung dan sel generatif. Setelah serbuk sari melekat pada kepala putik (stigma) yang sesuai (berasal dari tumbuhan yang berkerabat dekat atau sejenis), maka serbuk sari akan menyerap air dan berkecambah membentuk buluh serbuk sari. Buluh serbuk sari tumbuh dan memanjang bergerak menuju bakal buah melalui tangkai putik. Selama pertumbuhan, inti sel generatif membelah menjadi dua membentuk dua sel sperma. Selanjutnya inti sel sperma membuahi sel telur (ovum) mem bentuk zigot (calon individu baru), dan inti sel sperma yang lain membuahi inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperm atau cadangan makanan. Zigot yang terbentuk akan berkembang men jadi biji. biji hasil perkembangbiakan secara seksual dapat tumbuh jika berada pada tempat yang sesuai untuk perkecambahan.

2. Terlihat sekumpulan kupu-kupu yang hinggap pada bunga yang beraneka warna di halaman sekolah. Kupu-kupu yang hinggap pada bunga, ternyata dapat membantu penyerbukan pada bunga. Jelaskan bagaimana kupu-kupu dapat membantu proses penyerbukan pada bunga!

Penyerbukan merupakan peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik sehingga terjadilah proses pembuahan atau reproduksi pada bunga. Serangga seperti kupu-kupu merupakan jenis hewan yang bisa membantu proses penyerbukan tersebut dengan tingkat keberhasilan tinggi.

Pertama, seekor kupu-kupu akan tertarik dengan pesona mahkota bunga yang berwarna-warni di saat terbang. Kemudian dia akan hinggap pertama kali pada bagian mahkota tersebut dengan tujuan untuk menghisap sari madu yang rasanya manis. Ketika sedang asyik menghisap sari madu itulah kakinya tanpa sengaja akan menginjak serbuk sari sehingga banyak butir-butir serbuk sari akan menempel di kakinya.

Kedua, saat puas menghisap sari madu (biasanya di sekitar mahkota), kupu-kupu tentunya akan berpindah menuju bagian kepala putik yang juga memiliki sari madu lain sehingga tanpa sengaja butir-butir serbuk sari yang menempel di kakinya berjatuhan dan menempel menghujani kepala putik. Ketika penempelan itulah, maka bunga dikatakan telah melakukan proses penyerbukan, yang tak lain adalah proses reproduksinya dengan bantuan kupu-kupu. Penyerbukan juga bisa terjadi antar satu bunga dengan bunga lainnya yang berdekatan. Artinya kupu-kupu melakukan perpindahan menuju bunga lain yang berdekatan. Penyerbukan yang demikian itulah disebut penyerbukan silang.

3. Beni telah mengembangbiakkan pohon mangga, satu dengan cara mencangkok dan satu dengan cara menanam bijinya. Dari kedua cara menanam tersebut analisislah, manakah di antara kedua cara penanaman tersebut yang akan menghasilkan sifat yang sama dengan induknya? Manakah yang akan cepat berbuah? Kaitkan dengan perbedaan sifat keturunan hasil perkembangbiakan vegetatif dan generatif!

Perkembangbiakan secara vegetatif adalah cara perkembangbiakan tumbuhan dengan menggunakan bagian tumbuhan. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai alat perkembangbiakan seperti akar, batang, dan daun. Perkembangan secara vegetatif dapat menghasilkan tumbuhan baru tanpa melibatkan proses fertilisasi.

Beni telah mengembangbiakan pohon mangga, satu dengan cara mencangkok dan satu dengan cara menanam bijinya.

Dari kedua cara menanam tersebut analisislah, manakah di antara kedua cara penanaman tersebut yang akan menghasilkan sifat yang sama dengan induknya?

Dari kedua cara menanam tersebut, penanaman yang akan menghasilkan sifat yang sama dengan induknya adalah dengan cara mencangkok.

Manakah yang akan lebih cepat berbuah?

Yang akan lebih cepat berbuah dengan mencangkok.

Kaitkanlah dengan perbedaan sifat keturunan hasil reproduksi vegetatif dan generatif!

Sifat keturunan hasil reproduksi vegetatif adalah memiliki sifat atau karakter yang sama dengan sifat induknya. Sedangkan sifat hasil keturunan reproduksi generatif adalah sifat atau keturunan bervariasi karena sifat dari keturunan dapat diperoleh dari gabungan sifat kedua induknya.

4. Nyamuk merupakan salah satu serangga yang banyak merugikan dalam kehidupan manusia yang dalam perkembangan hidupnya mengalami metamorfosis sempurna. Upaya apakah yang efektif untuk mengendalikan nyamuk di lingkungan kita?

Upaya yang paling efektif untuk mengendalikan nyamuk di lingkungan kita adalah menghilangkan genangan air dan membasmi jentik nyamuk, agar nyamuk tidak dapat berkembang biak dan memutus siklus hidup nyamuk.

Untuk memberantas nyamuk ini arus dilakukan upaya terpadu untuk membunuh nyamuk dan mencegahnya berkembang biak.

Dalam pemberantasan ini perlu dicegah perkembangbiakan nyamuk ini dengan memberantas larva atau jentik nyamuk. Pemberantasan jentik bisa dilakukan dengan menghilangkan genangan air tempat bekembang biaknya nyamuk. Genangan ini bisa ditemukan di saluran air yang stagnan atau di wadah dari limbah sampah rumah tangga yang tergenang air saat hujan. 

Jentik nyamuk di air dapat diberantas dengan menggunakan obat nyamuk, atau dengan menggunakan hewan pemangsa jentik seperti berudu katak.

Untuk membunuh nyamuk dewasa bisa digunakan penyemprotan di wilayah yang rawan nyamuk dengan menggunakan bahan kimia seperti Pyrethirn.

Kita juga bisa melakukan pemberantasan nyamuk dengan mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Pintu, jendela dan lubang udara yang menjadi tempat masuk nyamuk perlu ditutup dengan kasa anti nyamuk.

5. Ayam petelur diberi perlakuan khusus agar dapat menghasilkan telur. Telur ayam yang dihasilkan oleh ayam petelur apabila dierami tidak akan menetas menjadi anak ayam. Analisislah mengapa telur tersebut tidak dapat berkembang menjadi anak ayam!

Telur Ayam Petelur tidak akan dapat menetas menjadi anak ayam, meskipun ayam petelur diberi perlakuakn khusus, karena telur tersebut tidak dihasilkkan dari pembuahan seltelur oleh sel sperma ayam jantan.

Agar telur ayam bisa berkembang menjadi anakan ayam maka telur tersebut harus dibuahi sebleum keluar dari ayam. Namun telur yang dihasilkan ayam Petelur di peternakan besar umumnya bukan hasil pembuahan, namun telur yang keluar rutin dari ayam petelur.

Ayam petelur betina mengeluarkan telur secara rutin sekitar 25 jam sekali meskipun tidak ada ayam jantan yang membuahinya.

Bila ayam betina ini dikawini dengan ayam jantan sebelum bertelur, maka sel telur ayam akan dibuahi oleh sel sperma ayam jantan dan telur ayam akan mengandung zigot. Bila telur ini dierami atau dijaga suhunya dalam inkubator agar tetap hangat selama 21 hari, maka telur ini akan berkembang dan menetas menjadi anakan ayam.

Sebaliknya bila ayam betina tidak dikawini oleh ayam jantan, sel telur tidak akan menjadi zigot dan setelah dikeluargan sebagai telur, tidak akan berkembang.

Ayam betina mulai mengeluarkan telur pada usia 20 minggu dan akan bertelur dalam jumlah banyak sampai sekitar 25 minggu.

Secara umum tidak ada perbedaan rasa antara telur yang dibuahi dengan telur yang tidak dibuahi.

Jenis ayam yang biasa digunakan sebagai ayam petelur misalnya adalah ayam Ancona, ayam Sussex, ayam Plymouth Rock dan ayam Leghorn.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Uji Kompetensi Jelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual Halaman 114-115 Bab 2 (Sistem Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Uji Kompetensi Jelaskan cara perkembangbiakan tumbuhan secara seksual Halaman 114-115 Bab 2 (Sistem Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya?

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya? Pertanyaan: 3. Kalor lebur es …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!