Breaking News

Jelaskan arti wakaf menurut bahasa dan istilah

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 10 2013 Revised 2017 Curriculum A Evaluation Explain the meaning of waqf according to language and terms Page 139 Chapter 8 (The Wisdom of Hajj, Zakat, and Waqf in Life) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 A Evaluasi Jelaskan arti wakaf menurut bahasa dan istilah Halaman 139 Bab 8 (Hikmah Ibadah Haji, Zakat, dan Wakaf dalam Kehidupan) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Evaluasi

A. Uji Pemahaman

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan tepat.

1. Jelaskan arti wakaf menurut bahasa dan istilah.

Arti Wakaf dalam bahasa, Wakaf diambil dari kata wakaf (Arab: وقف‎, [ˈwɑqf]; plural Arab: أوقاف‎, awqāf; bahasa Turki: vakıf, bahasa Urdu: وقف) yang memiliki arti menahan atau berhenti.

Sedang menurut Istilah sendiri Wakaf memiliki arti sebagai penahanan hak milik atas materi benda (al-‘ain) yang memiliki sebuah tujuan menyedekahkan manfaat atau faedahnya (al-manfa’ah).

Wakaf juga memiliki pengartian yang berbeda dari beberapa para ulama, yaitu :

  • Dalam pengartian wakaf Hanafiyah, Wakaf adalah menahan materi benda milik serta menyedekahkan manfaatnya kepada siapapun yang diinginkan untuk suatu tujuan kebaikan (Ibnu al-humam: 6/203).
  • Selanjutnya Malikiyah mempunyai pendapat wakaf adalah menjadikan manfaat suatu harta yang di punyai yang dimana walaupun yang di punyai dengan cara menyewa untuk diberikan kepada orang yang berhak dengan adanya satu akad dalam jangka waktu tertentu yang mana sesuai dengan keinginan wakif (Al-Dasuqi: 2/187).
  • Dan ketiga Syafi’iyah mengartikan wakaf dengan menahan harta yang bisa memberi manfaat serta kekal materi bendanya (al-‘ain) dengan cara memutuskan hak pengelolaan yang dimiliki oleh Wakif untuk diserahkan kepada Nazhir yang dibolehkan oleh syariah (al-Syarbini: 2/376).
  • Dan yang terakhir Hanabilah, Yang mana mendefenisikan wakaf berarti perbuatan hukum wakif (pihak yang melakukan wakaf) untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum sesuai syariah, Dengan kata lain wakaf yakni menyerahkan kepemilikan harta manusia menjadi milik Allah atas nama ummat semoga hal tersebut membuat kita selamat dunia dan akhirat.

2. Sebutkan rukun-rukun wakaf.

A. Menurut Jumhur Ulama’

  • Wakif → Istilah (nama) untuk orang yang berwakaf
  • Mauquf ‘alaih → Istilah (nama) untuk orang atau badan yang menerima wakaf
  • Mauquf → Istilah (nama) untuk harta yang diwakafkan
  • Sighat → Pernyataan Wakaf dari Wakif

B. Menurut pasal 6 Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004

  • Wakif → Istilah (nama) untuk orang yang berwakaf
  • Nadzir → Pihak yang menerima harta benda wakaf dari Wakif untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya
  • Harta Benda Wakaf → Mauquf
  • Ikrar Wakaf → Sighat
  • Peruntukkan Harta Benda Wakaf → Tujuan Wakaf
  • Jangka Waktu Wakaf → Berapa lama harta itu diwakafkan

3. Siapa náir wakaf itu? Jelaskan.

Yang dimaksud dengan NAIR WAKAF adalah sekelompok orang atau pun suatu badan hukum yang secara khusus diberikan kewenangan dalam mengurus serta menerima barang yang diwakafkan oleh wakif.

Wakaf yang kita lakukan harus ada syarat dengan (nair wakaf) pihak yang akan mengelola wakaf kita, dan dinamakan dengan syarat Mauquf ‘Alaih.

4. Jelaskan syarat harta yang diwakafkan itu.

  • Benda tersebut harus mempunyai nilai.

Maksudnya benda tersebut bisa bermanfaat, untuk umat dan Agama, seperti tanah yang letaknya strategis untuk dibuat pesantren atau masjid, mobil yang digunakan untuk sarana pesantren dll.

  • Benda bergerak atau benda tetap yang dibenarkan untuk diwakafkan.

Maksudnya benda tersebut bisa berupa benda yang diam seperti tanah, atau bergerak seperti mobil dan bisa bermanfaat.

  • Benda yang di wakafkan harus tertentu atau diketahui kadar jumlah dan bentuknya ketika terjadi wakaf.

Maksudnya adalah benda tersebut harus jelas berapa besarnya, bentuknya tempatnya dan lain sebagainya agar barang yang di wakafkan menjadi jelas bentuk dan keberadaannya.

  • Benda tersebut adalah benda milik sendiri atau wakif.

Maksudnya benda tersebut harus milik orang yang mewakafkan atau wakif, jadi tidak bisa wakaf dengan tanah milik orang lain, yang bukan sebagai harta miliknya pribadi.

  • Ikrar nya jelas,lebih afdal jika dibuktikan dengan tulisan dan lisan.Misalnya dalam bentuk surat wakaf dari pengadilan agama atau KUA.
  • Atas kehendak sendiri.
  • Barang atau harta yang diwakaafkan bukan barang terlarang hakikatnya maupun zatnya.
  • Barang atau harta yang diwakafkan untuk kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi yang bertujuan untuk memberi manfaat yang berkepanjangan.
  • Barang atau harta yang diwakafkan ditentukan jumlah, bentuk, jenis, dll yang dapat bertahan lama.
  • Barang yang akan diwakafkan harus berwujud nyata pada saat diserahkan.

5. Buatlah laporan melalui teknik wawancara dengan náir masjid yang ada di wilayah tempat tinggalmu.

KATA PENGANTAR

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  Mata Pelajaran  Agama Islam.

Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.

Makalah tentang waqaf ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang waqaf, yang kami sajikan berdasarkan wawancara dari narasumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca. Kami sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu,  kepada  guru pembimbing  kami meminta masukannya demi perbaikan pembuatan makalah kami di masa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.

Penyusun

I. Latar Belakang

Puji syukur atas kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas pendidikan agama islam bab wakaf dengan lancar.

Kegiatan wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi dari narasumber. Selain itu kami juga ingin menambah pengalaman dan sebagai bekal masa depan.

Dengan terlaksanakanya kegiatan wawancara ini, maka insya Allah kami telah memahami dan mengetahui tentang tata cara pelaksanaan waqaf dan berwaqaf yang baik dan benar. Dan semoga hasil wawancara ini bermanfaat bagi pembaca.

II. Maksud dan Tujuan

  • Memenuhi tugas pendidikan agama islam semester genap bab wakaf.
  • Mengetahui prosedur berwakaf dengan baik dan benar.
  • Melatih mental dalam berbicara dengan orang yang lebih berpengalaman.
  • Memperoleh informasi dari narasumber langsung.

III. Topik Wawancara

  1. Perbedaan wakaf dengan sedekah
  2. waqaf dapat dialihfungsikan?
  3. Bagaimana jika Wakaf di tanah yang belum diwakafkan?
  4. Bunga bank sebaiknya diapakan?

IV. Waktu dan Tempat Kegiatan

Wawancara ini dilaksanakan pada:

  • Hari / Tanggal : Senin, 29 Februari 2016
  • Pukul : 13.00 WIB – selesai
  • Tempat : Kantor Urusan Agama Kec. Borobudur
  • Narasumber : Bapak Arif Widodo

V. Landasan Teori

Pengertian Wakaf

Secara etimologi, wakaf berasal dari perkataan Arab “waqf” yang berarti pada dasarnya berarti menahan, berhenti, atau diam. Sebagai satu istilah dalam syariah Islam, wakaf dapat diartkan sebagai penahanan hak milik atas materi benda untuk tujuan menyedekahkan manfaat. Jadi dapat disimpulkan bahwa wakaf bertujuan untuk memberikan manfaat atau harta yang diwakafkan kepada orang yang berhak dan dipergunakan sesuai dengan ajaran agama Islam.

Syarat Wakaf

Sebelum berlanjut ke syarat wakaf, ada beberapa rukun wakaf yang harus Anda penuhi sebelum memberikan wakaf, berikut ulasannya.

A. Orang yang berwakaf

Adapun orang yang mau mewakfkan hartanya harus memiliki beberapa syarat sebagai berikut ini :

  • Memiliki kuasa penuh atas harta yang akan diwakafkan.
  • Berakal sehat
  • Baligh
  • Mampu bertindak secara hukum

B. Benda yang diwakafkan

  • Dan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh benda yang akan diwakafkan.
  • Barang yang diwakafkan adalah barang berharga.
  • Pasti diketahui kadarnya
  • Harta yag diwakafkan memiliki pemilik.
  • Harta itu harus harta sendiri yang tidak memakan harta milik orang lain.

C. Orang yang menerima wakaf

Ada beberapa kriteria atau syarat untuk orang yang akan menerima wakaf diantaranya adalah muslim, orang yang berhak menerima wakaf, orang bodoh atau budak, dan untuk kepentingan agama Islam.

D. Ikrar wakaf

Sedangkan untuk ikrar wakaf harus diucapkan oleh orang yang ingin mewakafkan hartanya dengan mengucapkan ikrar wakaf secara tegas, mengerti maksudya dan bisa didengar oleh saksi.

E. Saksi

Dan saksi dalam wakaf pun memiliki syarat seperti sehat, muslim, berakal, baligh dan mengerti mengenai hukum wakaf.

Macam-Macam Wakaf

Adapun beberapa macam wakaf yang perlu kalian ketahui, sebagai berikut.

A. Wakaf ahli

Untuk jenis yang pertama, adalah wakaf yang diperuntukkan bagi kepentingan dan jaminan sosial dalam lingkungan keluarga atau kerabat sendiri.

B. Wakaf khairi

Sedangkan untuk wakaf jenis kedua adalah yang bertujuan untuk kepentingan umum dan penggunaannya benar-benar untuk beribadah pada Allah.

Tujuan Wakaf

Ada beberapa tujuan wakaf yang bermanfaat untuk kaum muslim dan agama Islam yaitu.

  • Memperbanyak harta untuk kemaslahatan umum dan khusus sehingga menjadikan pebuatan manusia tidak terpotong pahalanya hingga kematian datang.
  • Pemberian wakaf itu merupakan sumber dari bersihnya hati yang tidak dicampuri oleh keraguan-keraguan, karena hal itu merupakan bukti danya kebaikan dan kedemawanan seseorang dengan rasa tulus dan ikhlas.
  • Memperluas semua jalan yang bersumber pada kecintaan orang yang memberikan harta.

Fungsi Wakaf

Wakaf berfungsi untuk mewujudkan potensi dan manfaat ekonomis harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum.

Hasil Wawancara:

Pada hari Senin, 29 Februari 2016, pukul 13.00 wib kami berkumpul di KUA Kecamatan Borobudur. Disana kami  langsung bertemu dengan narasumber yang bernama Bapak Arif Widodo selaku staff KUA Kecamatan Borobudur atau lebih akrab disapa dengan Pak Arif. Beliau bersikap ramah kepada kami.

Berikut adalah hasil wawancara kelompok kami:

1. Assalamualikum pak, kami siswa SMA N 1 Muntilan, dari kelas 10 IPS 1. Kami mendapat tugas agama dari sekolah mengenai waqaf. Apakah bapak berkenan untuk kami wawancarai ?

Waalaikumsalam , saya Bapak Arif Widodo. Panggil saja Pak Arif. Oh boleh saja, tapi ya maaf jika saya menjawab tidak dengan detail karena sebenarnya saya bukan yang berwewenang dalam perwaqafan. Kebetulan saya staff disini dan yang berwewenang tentang perwaqafan sedang takziah karena saudaranya meninggal.

2. Tidak apa-apa pak apa kita bisa memulai sesi tanya jawabnya pak?

Oh ya tentu saja silahkan mau bertanya tentang apasaja jika saya tau akan saya jawab.

3. Pak, apa perbedaan antara wakaf dan sedekah?

Sedekah itu adalah memberikan sebagian harta yang kita miliki. Sebenarnya wakaf juga memberikan sebagian harta yang kita miliki. Namun, wakaf ini lebih spesifik dengan tujuan. Jika sedekah, tujuannya terserah yang menerima. Misal kita mewakafkan tanah untuk masjid, maka tujuan tanah itu diwakafkan harus menjadi masjid guna bersembahyang, tidak bisa dialihfungsikan. Jika kita bersedekah uang, maka orang yang mendapat uang itu terserah mau menggunakan uang itu untuk membeli makan, pakaian, atau prabot rumah tangga itu tergantung yang menerimanya.

4. Bagaimana jika kita membangun masjid di tanah yang tidak diwakafkan?

Sebenarnya sah, tapi seiring waktu tanah itu harus segera di wakafkan, supaya tidak terkena tertib administrasi dan tidak ada sengketa tanah supaya tidak digugat oleh ahli waris.

5. Lalu apakah wakaf itu boleh dialihfungsikan pak?

Tidak boleh. Tidak boleh dialihfungsikan, jika dialihfungsikan maka nadhir(yang mendirikan, mengurus, mengelola) harus bertanggung jawab. Jadi menjadi nadhir itu tugas berat.

6. Pak bagaimana kalau kita menabung di bank lalu mendapat bunga? Sebaiknya diapakan pak bunga itu?

Bunga bank itu haram. Jadi jangan mewakafkan sesuatu dengan bunga bank. Selain tidak halal, nanti menjadi tidak berkah.

7. Pak bagaimana tata cara untuk berwakaf?

Pertama ikrar waqaf, lalu akan mendapat akta wakaf, menuju BPN, dan akan mendapat sertifikat wakaf. Biasanya paling lama itu mengurus sertifikat wakafnya. (Lebih Lengkap Di Lampiran).

8. Pak terimakasih sekarang kami sudah paham mengenai tugas kami. Sebelum kami pamit apakah bapak berkenan berfoto bersama kami untuk kenang-kenengan pak.

Oh ya silahkan, mau di luar saja?

Setelah berfoto dan berpamitan dengan Pak Aris dan Pegawai KUA Borobudur, kami kembali ke rumah kami masing-masing.

Note:

Kami mendapat interupsi dari pegawai KUA

Wakaf tidak boleh diucapkan “waqof” karena artinya berbeda. Waqof berarti terminal atau tempat berhentinya Al-Qur’an.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 A Evaluasi Jelaskan arti wakaf menurut bahasa dan istilah Halaman 139 Bab 8 (Hikmah Ibadah Haji, Zakat, dan Wakaf dalam Kehidupan)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 A Evaluasi Jelaskan arti wakaf menurut bahasa dan istilah Halaman 139 Bab 8 (Hikmah Ibadah Haji, Zakat, dan Wakaf dalam Kehidupan). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Jika a : b = 3 : 4, maka (6a + b) : (4a + 5b) adalah ….

[Kunci Jawaban] Jika a : b = 3 : 4, maka (6a + b) : …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!