Informasi Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2022

Informasi Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2022

Catatan Penting :

  • Untuk pendaftar SBMPTN yang gap year HARUS registrasi akun LTMPT. Dikarenakan takut ada perubahan data NISN dan lain-lainnya. Tetapu, jika tidak ada kesalahan data tidak perlu di update atau buat akun baru. Tapi kalau ada nisn yang salah berarti harus validasi. Nanti registrasi akun saat pendaftaran utbk.
  • LTMPT akan mengumumkan kuota SNMPTN untuk tiap sekolah tanggal 28 Desember.
  • SNMPTN dianjurkan TIDAK lintas jurusan.
  • UTBK 2022 untuk memilih jurusan sama dengan UTBK 2021. Sehingga memilih jurusan dulu baru keluar nilanya.
  • Jika memilih dua program studi, salah satu HARUS berada di PTN di provinsi yang SAMA dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  • Kalau sudah diterima SNMPTN tidak bisa mendaftar UTBK.
  • Jadi, nanti skor UTBK yang didapat ada skor TPS, TKA, dan bahasa Inggris.
  • Tes bahasa Inggris terpisah. Waktu pengerjaan Bahasa Inggris masuk ke dalam pengerjaan TPS seperti biasanya.
  • Tetapi untuk nilai akan terpisah dari TPS.
  • Ujian Bahasa Inggris: Waktu pengerjaan ikut waktunya TPS. Dalam TPS (seolah-olah) jadi ada 5 subtes: PBM, PPU, PU, PK, dan Bahasa Inggris. Namun, Bahasa Inggris ini nilainya tersendiri, di luar dari TPS.
  • SBMPTN: Idealnya memang kita tahu skor UTBK dulu, baru nanti memilih jurusan (seperti 2019). Namun, untuk SBMPTN 2022 belum bisa dengan sistem seperti itu lagi. Jadi, tetap pilih jurusan dulu dan nanti skor UTBK yang didapat langsung dimasukkan ke SBMPTN untuk seleksi.

Pengertian LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)

LTMPT atau Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang menyelenggarakan tes masuk PT bagi calon mahasiswa baru berdasarkan kesetaraan, keadilan, fleksibilitas, efisiensi dan akuntabel. LTMPT merupakan lembaga penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru secara terstruktur dan terukur.

LTMPT berasaskan: adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel.

Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2022

  • Peningkatan kualitas proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi (PT)
  • Terdapat tiga jalur seleksi yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi Mandiri
  • Pengembangan model proses seleksi sesuai perkembangan teknologi informasi, dan era digitalisasi melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)
  • Model tes dan seleksi calon mahasiswa baru mengacu pada prinsip-prinsip adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel

Fungsi dan Tujuan LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)

Fungsi LTMPT

Fungsi LTMPT adalah :

  • Mengelola dan mengolah data calon mahasiswa untuk bahan seleksi jalur SNMPTN oleh rektor PTN.
  • Mengelola dan mengolah data calon mahasiswa untuk bahan seleksi jalur SBMPTN oleh rektor PTN.
  • Melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai salah satu kriteria seleksi calon mahasiswa oleh PTN jalur SBMPTN dan Mandiri.
  • Memberikan informasi hasil UTBK SBMPTN kepada peserta dan PTN tujuan.

Tujuan LTMPT

Tujuan LTMPT adalah sebagai berikut:

  • Melaksanakan tes masuk PT yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel.
  • Membantu perguruan tinggi untuk memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan nilai akademik dan/atau prestasi siswa lainnya.
  • Memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan hasil UTBK SBMPTN dan kriteria lain.

Prinsip Penerimaan Mahasiswa Baru

Penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana pada PTN diselenggarakan dengan prinsip :

  • Adil, yaitu tidak membedakan agama, suku, ras, jenis kelamin, umur, kedudukan sosial, kondisi fisik, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa, dengan tetap memperhatikan potensi dan prestasi akademik calon mahasiswa dan kekhususan Program Studi di PTN yang bersangkutan;
  • Akuntabel, yaitu dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas;
  • Fleksibel, yaitu pelaksanaan TPS diselenggarakan beberapa kali dan setiap calon mahasiswa dapat menempuh lebih dari satu kali tes;
  • Efisien, yaitu penyelenggaraan tes masuk PTN menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, pelibatan sumber daya manusia, dan fleksibilitas waktu; dan
  • Transparan, yaitu pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru PTN dilakukan secara terbuka dan hasil pelaksanaan dapat diakses secara mudah.

Jalur dan Kuota Perguruan Tinggi di SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri 2022

Awal tahun seperti ini menjadi tahun pendaftaran masuk perguruan tinggi, SNMPTN, SBMPTN-UTBK, dan Mandiri.

Satu hal yang wajib dicermati siswa adalah mengenai kuota tiap jalur. Ini penting untuk menentukan strategi belajar dalam menghadapi ketatnya seleksi masuk perguruan tinggi.

  • SNMPTN: Jalur SNMPTN adalah seleksi masuk PTN berdasarkan prestasi dan juga portofolio akademik siswa. Penilaiannya dilihat dari kompetensi sekolah dan prestasi siswanya, di antaranya akreditasi sekolah, nilai rapor, dan persyaratan lain berdasarkan PTN yang dipilih. Kuota SNMPTN minimum 20 persen. Jalur ini berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN. Biaya seleksi ini sepenuhnya ditanggung Pemerintah.
  • SBMPTN: Jalur SBMPTN adalah seleksi masuk PTN berdasarkan hasil dari UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) serta kriteria lain yang disepakati oleh PTN. Kuota SBMPTN-UTBK minimum 40 persen. Jalur ini berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain (yang ditetapkan bersama oleh PTN). Seperti tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan tes menggunakan komputer. Biaya ditanggung oleh peserta dan subsidi Pemerintah.
  • Seleksi Mandiri: Seleksi mandiri merupakan jalur masuk PTN yang diatur dan ditetapkan oleh masing-masing PTN. Proses penerimaan calon mahasiswa melalui jalur ini juga dapat menggunakan hasil dari UTBK.Kuota Mandiri maksimum 30 persen. Jalur ini dapat menggunakan hasil UTBK.

Teruntuk PTN berbadan hukum jalur SBMPTN minimum 30 persen. dan seleksi mandiri maksimum 50 persen.

Sedangkan untuk mengetahui kuota yang diberikan kepada setiap sekolah dapat dilihat melalui laman ltmpt.ac.id menu SNMPTN dan kemudian klik submenu kuota sekolah.

Selanjutnya pilih Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kemudian akan muncul daftar sekolah beserta akreditasi dan persentase

Single Sign On (SSO)

Single Sign On (SSO) SNMPTN

Kebijakan Single Sign Out (SSO) ini diadakan dengan bertujuan untuk mengintegrasikan data jalur penerimaan calon mahasiswa baru dari jalur yang tersedia dalam satu sistem. Kebijakan Single Sign Out (SSO) ini dilakukan untuk mengintegrasikan data sebagai satu kesatuan sistem.

Single Sign On (SSO) SBMPTN

SBMPTN ini sendiri merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN atau PTKIN di lingkungan Kemendikbud di bawah koordinasi LTMPT dengan seleksi berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. Langkah untuk mengikuti SBMPTN adalah sebagai berikut.

  • Pendaftaran SBMPTN dilakukan melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id. Mengisi Biodata (kecuali bagi yang sudah terdaftar di SNMPTN).
  • Memilih PTN dan program studi dengan ketentuan bahwa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
  • Mengunggah portofolio bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman https://download.ltmpt.ac.id.
  • Mengunggah dokumen lain sesuai dengan persyaratan pendaftaran SBMPTN.

Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)

Melansir dari laman resmi LTMPT, PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar.

PDSS mengakomodasi Kurikulum Nasional 2006 KTSP dan Kurikulum 2013 (Sistem Paket dan SKS).

Adapun sekolah yang tidak memakai kurikulum nasional tidak diperbolehkan mendaftar PDSS.

Untuk tahun ajaran dan tingkat yang sama PDSS mengakomodasi perbedaan kurikulum antar semester ganjil dan genap.

Adapun pengisian PDSS dilakukan oleh sekolah dan kebenaran data yang diisikan menjadi tanggung jawab sekolah.

Dalam Buku Panduan Pengisian PDSS disampaikan, sekolah diharapkan menghindari pengisian PDSS di hari-hari terakhir agar tidak kesulitan mengakses sistem.

Untuk cara melakukan pengisian PDSS, yakni:

  • Sekolah login pada https://pdss.Itmpt. ac.id
  • Pastikan telah menyelesaikan Penetapan Siswa Eligible sebelumnya. Jika belum selesaikan terlebih dahulu dengan mengikuti panduan di https://www.Itmpt.ac.id/ atau dapat melalui tautan berikut
  • Jika tahap 2 sudah selesai selanjutnya mengisikan jenis studi per siswa per jurusan
  • Definisikan kurikulum setiap semester tingkat sejumlah dengan total semester yang harus ditempuh siswa dikurangi 1 semester yang sedang berjalan
  • Definisikan mata pelajaran setiap semester tingkat
  • Lakukan finalisasi data kurikulum. Jika finalisasi sudah dilakukan, sekolah sudah tidak bisa lagi mengubah jenis studi siswa maupun kurikulumdan mata pelajaran lagi, sehingga pastikan data benar.
  • Isikan nilai per siswa per semester tingkat dengan mata pelajaran yang telah didefinisikan sebelumnya. Pengisian bisa dilakukan per siswa maupun secara bulk upload
  • Lakukan finalisasi data nilai. Pastikan pengisian sudah benar.

Persyaratan Sekolah, Persyaratan Peserta, dan Pilihan Program Studi Tahun 2022

PERSYARATAN SEKOLAH

Selain itu, LTMPT juga merinci apa saja yang menjadi persyaratan sekolah agar siswanya dapat mendaftar SNMPTN 2022. SMA/MA/SMK yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Untuk mencari data NPSN, Anda bisa mengakses laman berikut.

Ketentuan Akreditasi:

  • Akreditasi A: 40 persen terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi B: 25 persen terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi C dan lainnya: 5 persen terbaik di sekolahnya

Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Data siswa yang diisikan hanya yang eligibel sesuai dengan ketentuan.

  • Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2022 yang memiliki prestasi unggul.
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS
  • Memiliki nilai rapor semester 1-5 yang telah diisikan di PDSS.
  • Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio.

PERSYARATAN PESERTA

Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2022 yang memiliki prestasi unggul:

  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan masing-masing PTN
  • Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS
  • Memiliki nilai rapor semester 1 s.d 5 yang telah disikan di PDSS
  • Peserta yang memilin program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.

PILIHAN PROGRAM STUDI

  • Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN
  • Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada propinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya.
  • Jika memilin satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di propinsi mana pun.
  • Disarankan tidak lintas minat (tergantung ketentuan PTN yang dituju)

Tahapan Pendaftaran SNMPTN Tahun 2022

Selanjutnya, pada tahapan pendaftaran ada tahap pemeringkatan siswa oleh sekolah dengan memperhitungkan nilai beberapa mata pelajaran per jurusan dan juga kriteri lain seperti prestasi akademik. Berikut ini ketentuannya:

Tahap Pendaftaran SNMPTN 2022

  1. Registrasi akun LTMPT bagi sekolah
  2. Registrasi akun LTMPT bagi siswa di laman portal.ltmpt.ac.id
  3. LTMPT memberi informasi jumlah siswa yang berhak mendaftar
  4. Sekolah menentukan calon peserta
  5. Pengisian PDSS
  6. Pendaftaran SNMPTN
  7. Pilihan PTN dan program studi
  8. Pengunggahan portofolio
  9. Seleksi jalur SNMPTN berdasarkan kriteria yang ditetapkan masing-masing PTN
  10. Pengumuman kelulusan SNMPTN
  11. Daftar ulang sesuai dengan PTN yang menyatakan menerima

Perlu ditekankan bahwa waktu pendaftaran tidak menentukan penilaian. Misal mau daftar awal, tengah ataupun akhir periode pendaftaran tidak berpengaruh apapun. Jadi aku sarankan kamu gak buru-buru daftar, kalo memang pilihan kampus dan jurusan kamu belum sreg. Tapi, sebisa mungkin juga jangan daftar di akhir-akhir periode pendaftaran (sekitar H-3 penutupan) karena biasanya server websitenya suka nggak stabil (sering down) seiring dengan banyaknya traffic pendaftar yang menumpuk di akhir periode.

Ketentuan Pemeringkatan Siswa Oleh Sekolah

Pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah yang pada dasarnya memperhitungkan nilai mata pelajaran sebagai berikut.

  • Jurusan IPA : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
  • Jurusan IPS : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
  • Jurusan Bahasa : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
  • SMK : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian.

Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa bila ada nilai yang sama.

Jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah.

Jadwal SNMPTN 2022

  • Pengumuman kuota: 28 Desember 2021
  • Sosialisasi PDSS: 01 Desember 2021-08 Februari 2022
  • Sosialisasi SNMPTN: 01 Desember 2021-28 Februari 2022
  • Peluncuran kegiatan penerimaan mahasiswa baru: 04 Januari 2022
  • Penetapan siswa yang memenuhi syarat: 04 Januari-08 Februari 2022
  • Pengisian PDSS: 08 Januari-08 Februari 2022
  • Pendaftaran SNMPTN: 14-28 Februari 2022
  • Pengumuman hasil SNMPTN: 29 Maret 2022
  • Pembuatan akun LTMPT: 04 Januari-15 Februari 2022

Sebagai catatan, semua kegiatan di hari yang telah ditentukan berakhir pada pukul 15.00 WIB.

Deskripsi UTBK-SBMPTN Tahun 2022

Persyaratan Peserta UTBK 2022

1. Memiliki AKUN LTMPT

2. Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2022 atau

3. Peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022)

4. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2020 dan 2021 atau Lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 dengan umur maksimal 25 tahun

5. Persyaratan Peserta:

  • Peserta yang akan memilih prodi Saintek, maka
  • mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek
  • Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS , Bahasa Inggris, dan TKA Soshum;
  • Peserta vang akan memilih prodi campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek dan TKA Soshum

6. Hasil UTBK 2022 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2022

7. Membayar biaya UTBK

Materi UTBK 2022

Materi UTBK 2022

  1. TPS (PU, PPU, PBM, dan PK)
  2. Bahasa Inggris
  3. TKA (Saintek: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi; Soshum: Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi)

Penjelasan :

Sebetulnya, ini bukan sesuatu yang baru karena sebelum UTBK, materi Kemampuan Dasar memang ada tiga: Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Model ujian semacam ini juga masih diterapkan pada sebagian besar ujian mandiri, termasuk SIMAK-UI.

Jadi, tidak perlu panik karena kalaupun materi bahasa Inggris tidak dibuat secara terpisah (masuk dalam PPU), kalian juga pasti tetap akan menemukan ujian bahasa Inggris pada ujian-ujian mandiri. Jadi, menurut saya, ini bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan.

1. Tes Potensi Skolastik (TPS)

Tes Potensi Skolastik atau TPS pada UTBK SBMPTN adalah tes yang digunakan untuk mengukur potensi yang ada pada diri peserta UTBK, seperti potensi kognitif, logika, serta pemahaman umum.

Singkatnya, TPS dapat mengetahui apakah seseorang mempunyai potensi masuk ke perguruan tinggi negeri atau tidak, selain dari kemampuan akademiknya.

Jadi, kalau skor TPS kamu bagus, peluang lolos SBMPTN pun semakin besar. Adanya TPS dalam UTBK ini membuat proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri menjadi lebih objektif dan adil. Membahas mengenai materi yang diujikan dalam TPS, secara umum terbagi menjadi 4 materi utama, di antaranya:

  • TPS Penalaran Umum
  • TPS Pengetahuan Kuantitatif
  • TPS Pemahaman Bacaan dan Menulis
  • TPS Pengetahuan dan Pemahaman Umum

2. Tes Bahasa Inggris

Mengukur kemampuan Bahasa Inggris yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran di perguruan tinggi.

3. Tes Kompetensi Akademik (TKA)

Untuk Tes Kompetensi Akademik atau TKA, materi yang akan diujikan sesuai dengan kelompok ujian, seperti Saintek, Soshum, atau Campuran. Materi ujian TKA Soshum, meliputi Sejarah, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi.

Sementara TKA Saintek, meliputi Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. Kalau kamu memilih kelompok ujian Campuran, materi TKA yang harus kamu kerjakan adalah gabungan dari materi TKA Soshum dan TKA Saintek.

Tes TKA akan mengukur kemampuan pengetahuan kamu pada materi yang diajarkan di sekolah dan yang dibutuhkan pada program studi pilihan. Pada materi ujian TKA, soal yang digunakan termasuk soal tipe HOTS (Higher Order Thinking Skill). Jadi, bukan sekadar hafalan, tapi juga pemahaman dan analisis untuk bisa menjawabnya.

Kelompok Ujian UTBK 2022

Kelompok Ujian pada UTBK dibagi menjadi 3 (tiga) sebagai berikut:

  • Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi).
  • Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
  • Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, TKA Saintek, dan TKA Soshum.

Tahapan Pendaftaran UTBK 2022

Berikut ini adalah tahapan umum dalam alur pendaftaran UTBK SBMPTN tahun 2022.

  • Lakukan registrasi LTMPT sebagai langkah awal dengan mempersiapkan tanggal lahir, NISN, dan NPSN.
  • Buka laman LTMPT di sini untuk login.
  • Peserta wajib melengkapi biodata yang diperlukan.
  • Kemudian peserta akan diarahkan untuk memilih program studi yang diinginkan.
  • Mengunggah portofolio jika diperlukan.
  • Peserta memilih pusat UTBK untuk mengetahui lokasi mana yang menjadi tempat tes kamu.
  • Setelah itu, peserta akan mendapatkan nomor pendaftaran beserta slip pembayaran.
  • Peserta wajib melakukan pembayaran maksimal 1×24 jam di bank yang telah ditunjuk oleh LTMPT.
  • Konfirmasi kartu peserta yang sudah benar setelah melakukan pembayaran.
  • Lakukan login setelah membayar dan peserta diwajibkan mengunduh dan mencetak kartu peserta.
  • Mengikuti UTBK. Sesuai dengan informasi di kartu Peserta UTBK-SBMPTN 2022

Keterangan :

  • Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2020, 2021 wajib membawa ijazah.
  • Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2022 membawa Surat Keterangan Identitas Pelajar dari sekolah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
  • Bagi Peserta Tuna Netra – harus menyertakan surat keterangan dari Kepala Sekolah

*) Bagi siswa yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2022 AKAN DITOLAK untuk mendaftar SBMPTN 2022

Alur Pendaftaran UTBK 2022

Berikut ini langkah-langkah dalam mendaftar UTBK-SBMPTN 2022.`

  • Login ke portal http://portal.ltmpt.ac.id menggunakan email dan password yang sudah kamu daftarkan. Kalau belum memiliki akun LTMPT, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  • Lengkapi data diri kamu.
  • Pilih PTN dan program studi yang kamu inginkan.
  • Unggah portofolio bagi kamu yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga. Tata cara pengisian portofolionya bisa kamu unduh di laman http://download.sbmptn.ac.id
  • Pilih lokasi UTBK dan waktu/gelombang yang kamu inginkan.
  • Cek nomor pendaftaran yang tertera.
  • Lakukan konfirmasi kartu peserta ujian.
  • Jangan lupa untuk mengunduh kartu peserta ujian.
  • Setelah kartu peserta ujian sudah kamu konfirmasi, maka kamu tidak bisa lagi untuk mengganti data diri maupun pilihan program studi. Jadi, pastikan kamu mempersiapkannya dengan matang sebelum melakukan pendaftaran. Saat melakukan pendaftaran, kamu juga harus teliti dan kroscek lagi sampai data benar-benar sesuai dan meyakinkan.
  • Selain itu, kamu juga tidak perlu menginput nilai UTBK, karena data akan secara otomatis terhubung ke sistem data LTMPT, sehingga PTN bisa langsung melihat nilai UTBK kamu.

Lokasi Tes UTBK

Pelaksanaan tes UTBK sendiri akan dilaksanakan di perguruan tinggi negeri yang tersebar di seluruh Indonesia.

Waktu Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022

Untuk waktu pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022 tidak ada perubahan ya. Pelaksanaannya dilaksanakan dalam 2 Gelombang, per gelombang 7 hari (2 sesi tiap hari)

Setiap hari dilakukan 2 sesi (Pagi dan Siang)

  • Gelombang 1 : 17 Mei 2022 – 23 Mei 2022
  • Gelombang 2 : 28 Mei 2022 – 03 Juni 2022

Penyesuaian Jadwal UTBK-SBMPTN 2022

Waktu Pelaksanaan UTBK 2022 Kelompok Ujian SAINTEK atau SOSHUM

Waktu Pelaksanaan UTBK 2022 Kelompok Ujian CAMPURAN

Nah, pada poin ini ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ya.

Pada Kelompok Ujian Campuran TIDAK ADA PERUBAHAN jadwal.

Kelompok Ujian Saintek dan Soshum pada hari Senin s.d Kamis serta Sabtu dan Minggu (kecuali Jumat), Sesi Pagi atau Siang TIDAK ADA PERUBAHAN. Kecuali, daerah yang termasuk Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB). Di daerah yang termasuk Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB), jadwal semula pada pukul 12.30-16.15 WIB DIUNDUR menjadi 13.00-16.35 WIB.

Kelompok Ujian Saintek atau Soshum KHUSUS pada hari Jum’at di Sesi Siang, daerah-daerah yang termasuk WIB ADA PERUBAHAN. Semula dimulai pukul 12.30 -16.15 WIB DIUNDUR menjadi 13.45-17.20 WIB.

Rincian Biaya UTBK Tahun 2022

Pelaksanaan UTBK sendiri juga mengeluarkan biaya untuk para calon mahasiswa perguruan tinggi, berikut rincian biaya UTBK yang dikeluarkan,yaitu:

  • Untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, biaya UTBK yang dikeluarkan sebesar Rp 200,000 dan untuk kelompok ujian campuran biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 300,000.
  • Biaya UTBK bisa dibayarkan melalui Bank BRI, BNI, BTN, atau Mandiri serta biaya yang dikeluarkan juga gak bisa dikembalikan dengan alasan apapun.
  • Bagi peserta pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang dinyatakan lolos persyaratan gak perlu mengeluarkan biaya.

Ketentuan SBMPTN Tahun 2022

Persyaratan Peserta UTBK 2022 adalah :

  • Peserta wajib memiliki akun LTMPT
  • Terdaftar sebagai siswa SMA/MA/MK Kelas 12 pada tahun 2022 atau merupakan peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022)
  • Peserta merupakan lulusan SMA/MA/SMK sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan paket C tahun 2020 dan 2021 dengan umur maksimal 25 tahun.
  • Persyaratan peserta ujian: peserta yang akan memilih prodi Saintek, maka mengikuti TPS dan TKA Saintek. Peserta yang memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum. Peserta yang memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum) maka mengikuti TPS dan TKA Soshum. Peserta yang akan memilih prodi campuran (Saintek dan Soshum) maka mengikuti TPS, TKA Saintek, dan TKA Soshum.
  • Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2022.
  • Peserta harus membayar biaya UTBK 2022.

Persyaratan peserta SBMPTN 2022 adalah :

  • Peserta merupakan siswa SMA/MA/SMK sederajat lulusan tahun 2020/2021 harus sudah memiliki ijazah. Bagi lulusan SMA sederajat luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  • Peserta mengikuti dan memiliki nilai UTBK 2022.
  • Peserta memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  • Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio

Jadwal UTBK-SBMPTN 2022

Pelaksanaan UTBK akan dibagi menjadi 2 gelombang, dan setiap peserta hanya boleh memilih pada satu gelombang saja. Untuk pilihan gelombang dan lokasi UTBK, kamu harus mengisinya pada saat pendaftaran. Jadi, pastikan di waktu yang tertera ini kamu sudah mempersiapkan semuanya dengan baik ya.

Berikut adalah jadwal pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022.

  • Registrasi akun LTMPT : 14 Februari 2022 – 17 Maret 2022
  • Sosialisasi UTBK – SBMPTN : 01 Desember 2021 – 15 April 2022
  • Pendaftaran UTBK – SBMPTN : 23 Maret 2022 – 15 April 2022
  • Pelaksanaan UTBK Gelombang I : 17 – 23 Mei 2022
  • Pelaksanaan UTBK Gelombang II : 28 Mei 2022 – 03 Juni 2022
  • Pengumuman hasil SBMPTN : 23 Juni 2022
  • Masa Unduh Sertifikat UTBK : 25 Juni 2022 – 31 Juli 2022

Peserta Pelamar Beasiswa Kuliah KIP 2022

Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

Pemerintah memberikan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup yang lebih tinggi bagi para mahasiswa terpilih. Skema baru untuk KIP Kuliah ini menjadi kebijakan dalam Merdeka Belajar Episode Kesembilan, yaitu KIP Kuliah Merdeka.

Skema baru ini dibuat agar calon mahasiswa bisa lebih merdeka dalam memilih program studi (prodi) unggulan yang diinginkan. Mereka juga diharapkan memilih daerah yang menjadi lokasi perguruan tinggi pilihannya tanpa ragu karena memikirkan mahalnya biaya pendidikan prodi dan indeks harga daerah.

Komponen Beasiswa

  • Pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi (UTBK) bagi siswa yang terdaftar di DTKS Kementerian Sosial
  • Pembebasan biaya kuliah/pendidikan yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi
  • Bantuan biaya hidup sebesar Rp 700.000 per bulan

Persyaratan Pendaftar

  • Penerima KIP Kuliah adalah siswa SMA,SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 tahun sebelumnya.
  • Memiliki akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah.
  • Lulusan seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditas A atau B, serta dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditas C.
  • Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk KIP, PKH,KKS serta mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.
  • Mahasiswa belum memiliki KIP atau orang tua/wali belum memiliki KKS,maka dapat tetap mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi.
  • Tidak mampu secara ekonomi dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali sebesar Rp 4.000.000 atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000
  • Penerima KIP Kuliah ditetapkan oleh Puslapdik setelah mahasiswa melakukan registrasi di Perguruan Tinggi.

Berikut ini alur pendaftaran KIP Kuliah 2022:

  • Login ke laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/  atau di KIP Kuliah mobile apps;
  • Input Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat e-mail yang aktif;
  • Validasi NIK, NISN, dan NPSN;
  • Siswa akan mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses;
  • Siswa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah;
  • Mendaftar dan mengikuti seleksi perguruan tinggi sesuai jalur masuk SNMPTN/SBMPTN/SNMPN/SBMPN/Mandiri pada panitia seleksi nasional atau panitia seleksi masuk perguruan tinggi;
  • Setelah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, langkah terakhir ialah verifikasi.

Selain artikel tentang SBMPTN di atas, kamu juga bisa cek beberapa artikel tentang SBMPTN pada postingan berikut ini:

About Muhammad

Check Also

Komponen Pembiayaan KIP Kuliah

Komponen Pembiayaan KIP Kuliah KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!