Breaking News

Hukum Bacaan Tajwid Surat Al-Ma’idah Ayat 32

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 11 2013 Revised 2017 Curriculum Student Activities Further identification of the law of reading Tajweed Surah Al-Ma’idah Verse 32 Page 190 Chapter 11 (Tolerance as a Unifying Tool for the Nation) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Siswa Identifkasi lebih lanjut hukum bacaan tajwid Surat Al-Ma’idah Ayat 32 Halaman 190 Bab 11 (Toleransi sebagai Alat Pemersatu Bangsa) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Aktivitas Siswa

Pada ayat tersebut sebenarnya banyak sekali kata/kalimat yang mengandung hukum bacaan tajwid. Identifkasi lebih lanjut hukum bacaan tajwid selain yang ada di kotak tersebut di atas, minimal lima hukum bacaan tajwid!

Surat Al-Ma’idah Ayat 32

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَٰلِكَ فِي الْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

Kandungan surat al maidah ayat 32

Orang yang memelihara kehidupan orang lain, maka seakan-akan dia telah memelihara seluruh manusia.

Menjaga dan menjamin hak hidup orang lain merupakan kewajiban seluruh muslimin karena mendatangkan amal shalih yang besar.

Haram dan dosa besar hukumnya seseorang yang membunuh orang lain tanpa alasan syari dan dibenarkan oleh agama.

Membunuh orang lain hukumnya diperbolehkan jika orang tersebut telah membunuh orang lain maupun telah melakukan kerusakan dimuka bumi.

Orang yang membunuh orang lain tanpa alasan syari, maka seakan-akan dia telah membunuh seluruh manusia.

Tajwid surat al maidah ayat 32

[مِنْ اَجْلِ] Idzhar karena ada nun sukun bertemu dengan hamzah,maka nun sukunnya dibaca jelas tidak memantul dan berdengung.

[اَجْلِ] Qolqolah sughra karena ada huruf jim sukun berada pada tengah kalimat,dibaca memantul.

[ذٰ] Mad asli atau mad thabii karena ada huruf yang berharokat fathah berdiri,dibaca panjang dua harakat atau satu alif.

[كَتَبْنَا] Qolqolah sughra dan mad tabii karena ada huruf nun sukun berada pada tengah kalimat,dibaca memantul. dan mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya ada huruf yang berharakat fathah maka dibaca panjag dua harakat atau satu alif.

[عَلٰى] Mad asli atau mad thabii karena ada huruf yang berharokat fathah berdiri,dibaca panjang dua harakat atau satu alif.

[بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ] Mad jaiz munfasil karana ada mad tabii bertemu dengan hamzah pada kalimat yang berbeda dibaca panjang 5 harakat.

[اِسْرَاۤءِيْلَ] Mad wajib muttasil karena ada mad tabii bertemu dengan hamzah pada satu kalimat,dibaca panjang 6 harakat.

[اِسْرَاۤءِيْلَ] Mad tabii karena ada huruf mad yaitu ya sukun sebelumnya ada huruf yang berharakat kasrah,dibaca panjang satu alif atau dua harakat.

[اَنَّهٗ] Gunnah karena ada nun bertasydid dibaca dengung dengan ditahan seukuran dua harakat,Mad shilah qosirah karena ada ha dhomir bertempat diantara dua huruf yang berharokat dan tidak bertemu dengan hamzah dibaca panjang dua harakat.

[مَنْ قَتَلَ] Ikhfa karena ada nun sukun bertemu dengan hurufu qof,maka nun sukunnya dibaca sama tidak dijelaskan dan tidak dipantulkan.

[نَفْسًاۢ بِغَيْرِ] iqlab karena ada tanwin fathah bertemu dengan huruf ba,maka fathah tain nya diganti dengan makhraj mim.

[بِغَيْر] Harfu lin atau huruf lin karena ya sukun sebelumnya ada huruf berharakat fathah,dibaca ghoi bukan ghoe.

[نَفْسٍ اَوْ] Idzhar karena ada tanwin kasrah bertemu dengan hamzah,maka tanwin kasrahnya dibaca jelas tidak memantul dan berdengung.

[اَوْ] Harfu lin atau huruf lin karena wawu sukun sebelumnya ada huruf berharakat fathah,dibaca au bukan ao.

[فَسَادٍ فِى] Ikhfa karena ada tanwin kasrah bertemu dengan hurufu fa,maka nun sukunnya dibaca sama tidak dijelaskan dan tidak dipantulkan.

[الْاَرْضِ] Alif lam qomariyah karena ada alif lam bertemu dengan huruf qomariyah yaitu hamzah,maka lam sukunnya dibaca jelas.

[فَكَاَنَّمَا] Gunnah karena ada nun bertasydid dibaca dengung dengan ditahan seukuran dua harakat.

[فَكَاَنَّمَا] mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya ada huruf yang berharakat fathah maka dibaca panjag dua harakat atau satu alif.

[النَّاسَ]Alif lam syamsiah atau idghom syamsiah karena ada alif lam bertemu dengan huruf syamsiah yaitu nun,maka lam nya tidak dibaca(dimasukan). Gunnah karena ada nun bertasdid,mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya berarakat fathah dibaca panjang satu alif.

[جَمِيْعًاۗ] Mad tabii karena ada huruf mad yaitu ya sukum sebelumnya ada huruf yang berarakat kasrah maka dibaca panjang satu alif. Mad iwad karena tanwin fathah berada pada posisi waqof maka tanwinnya dibaca menjadi fathah dan panjang dua harakat.

[جَمِيْعًاۗ وَ] Idghom maal gunnah karena ada tanwin fathah bertemu dengan huruf wawu,dibaca disertai dengan dengung.

[وَمَنْ اَحْيَا] Idzhar karena ada nun sukun bertemu dengan hamzah,maka nun sukunnya dibaca jelas tidak memantul dan berdengung.

[اَحْيَا] mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya ada huruf yang berharakat fathah maka dibaca panjag dua harakat atau satu alif.

[هَا] mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya ada huruf yang berharakat fathah maka dibaca panjag dua harakat atau satu alif.

[فَكَاَنَّمَآ] Gunnah karena ada nun bertasydid dibaca dengung dengan ditahan seukuran dua harakat.

[فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا] Mad jaiz munfasil karana ada mad tabii bertemu dengan hamzah pada kalimat yang berbeda dibaca panjang 5 harakat.

[النَّاسَ] Alif lam syamsiah atau idghom syamsiah karena ada alif lam bertemu dengan huruf syamsiah yaitu nun,maka lam nya tidak dibaca(dimasukan). Gunnah karena ada nun bertasdid,mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya berarakat fathah dibaca panjang satu alif.

[جَمِيْعًا] Mad tabii karena ada huruf mad yaitu ya sukum sebelumnya ada huruf yang berarakat kasrah maka dibaca panjang satu alif. Mad iwad karena karena tanwin fathah berada pada posisi waqof maka tanwinnya dibaca menjadi fathah dan panjang dua harakat.

[جَمِيْعًا ۗوَ] ] Idghom maal gunnah karena ada tanwin fathah bertemu dengan huruf wawu,dibaca disertai dengan dengung.

[وَلَقَدْ] Qolqolah sughra karena ada huruf qolqolah yaitu dal berharokat sukun berada pada posisi wshal.

[جَاۤءَ] Mad wajib muttasil karena ada mad tabii bertemu dengan hamzah pada satu kalimat,dibaca panjang 6 harakat.

[تْهُمْ رُ] Idzhar syafawi karena ada mim sukun bertemu dengan huruf ra,maka mim sukun dibaca jelas tidak samar dan berdengung.

[رُسُلُنَا] mad tabii karena ada huruf mad yaitu alif sebelumnya ada huruf yang berharakat fathah maka dibaca panjag dua harakat atau satu alif.

[بِالْبَيِّنٰتِ] Mad asli atau mad thabii karena ada huruf yang berharokat fathah berdiri,dibaca panjang dua harakat atau satu alif.

[ثُمَّ] Gunnah karena ada mim bertasydid dibaca dengung dengan ditahan seukuran dua harakat.

[اِنَّ] Gunnah karena ada nun bertasydid dibaca dengung dengan ditahan seukuran dua harakat.

[كَثِيْرًا] Mad tabii karena ada huruf mad yaitu ya sukum sebelumnya ada huruf yang berarakat kasrah maka dibaca panjang satu alif.

[كَثِيْرًا مِّنْهُمْ] Idghom maal gunnah atau bigunnah karena ada tanwin fathah bertemu dengan huruf mim,dibaca disertai dengan dengung.

[مِّنْهُمْ] Idzhar karena ada nun sukun bertemu dengan huruf ha,maka nun sukunnya dibaca jelas tidak berdengun dan samar.

[مِّنْهُمْ بَعْدَ] Ikhfa syafawi karena ada mim sukun bertemu dengan huruf ba,maka mim sukun dibaca sama dan berdengun seukuran satu alif.

[ذٰ] Mad asli atau mad thabii karena ada huruf yang berharokat fathah berdiri,dibaca panjang dua harakat atau satu alif.

[فِى الْاَرْضِ] ] Alif lam qomariyah karena ada alif lam bertemu dengan huruf qomariyah yaitu hamzah,maka lam sukunnya dibaca jelas.

[لَمُسْرِفُوْنَ] Mad aridlissukun karena ada mad tabii pada posisi waqof atau berhenti,dibaca panjang sampe 3 alif atau enam harokat.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Siswa Identifkasi lebih lanjut hukum bacaan tajwid Surat Al-Ma’idah Ayat 32 Halaman 190 Bab 11 (Toleransi sebagai Alat Pemersatu Bangsa)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Siswa Identifkasi lebih lanjut hukum bacaan tajwid Surat Al-Ma’idah Ayat 32 Halaman 190 Bab 11 (Toleransi sebagai Alat Pemersatu Bangsa). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Rasio dari dua dua bilangan adalah 3 : 4. Jika masing-masing bilangan ditambah 2, rasionya menjadi 7 : 9. Tentukan hasil kali kedua bilangan itu!

[Kunci Jawaban] Rasio dari dua dua bilangan adalah 3 : 4. Jika masing-masing bilangan ditambah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!