Faktor penyebab terjadinya peristiwa G30S/PKI

Questions and Answer Keys for Class 12 PPKN Curriculum 2013 Revised 2018 Independent Assignments 4.1 Factors causing the G30S/PKI event Page 112-113 Chapter 4 (Dynamics of Unity and Unity in the Context of the Unitary State of the Republic of Indonesia) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tugas Mandiri 4.1 Faktor penyebab terjadinya peristiwa G30S/PKI Halaman 112-113 Bab 4 (Dinamika Persatuan dan Kesatuan dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Tugas Mandiri 4.1

Peristiwa G30S/PKI telah memberikan pukulan yang cukup telak bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Berkaitan dengan hal tersebut, coba Anda lakukan studi kepustakaan dengan mencari berbagai sumber yang dapat dipertanggung jawabkan mengenai hal-hal berikut:

a. Faktor penyebab terjadinya peristiwa G30S/PKI.

  • Pada masa Presiden Soekarno, ideologi NASAKOM (Nasionalisme, Agama, dan Komunisme) diberlakukan dengan seimbang sejak masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965). Keseimbangan ini justru menginisiasi komunis untuk mendominasi Indonesia atau dengan kata lain PKI ingin mengubah ideologi nasional (pancasila) menjadi ideologi komunis.
  • Keadaan ekonomi yang memburuk pada 1965 ditandai dengan inflasi sebesar 650% membuat lemahnya kepercayaan rakyat terhadap Presiden Soekarno yang saat itu menyuarakan ideologi NASAKOM. Kondisi ini diperparah dengan terbunuhnya 6 jendral yang berdampak pada kecurigaan terhadap PKI.
  • Pembentukan angkatan kelima yang diinisiasi PKI. Dukungan yang diberikan Soekarno terhadap PKI memberikan angin segar untuk membentuk angkatan militer sendiri. Ketidak harmonisan hubungan PKI dengan pihak militer semakin memanas dimana banyak hasutan hasutan dan konfrontasi antara rakyat dengan TNI. Hal ini menjadi fondasi untuk rencana G30S dan merupakan salah satu penyebab G30s PKI.
  • Pada tahun 1964 dikabarkan bahwa Presiden Soekarno sedang sakit parah, tentu saja hal ini menyebabkan kecemasan dan rumor perebutan kekuasaan bila Presiden Soekarno akan meninggal dunia. Akan tetapi, ini sebenarnya diketahui oleh ketua PKI yaitu Aidit bahwa Presiden Soekarno hanya sakit ringan. Jadi kemungkinan sangat besar kalau ini dilakukan oleh pihak ke 3 yang bukan dari Presiden Soekarno maupun PKI, bagaimanapun juga, kecemasan akibat isu kesehatan ini tetap menjadi salah satu penyebab G30S PKI.
  • Permusuhan Dengan Malaysia. Faktor ini juga menjadi salah satu sebab kuat, karena PKI lah yang menghasut Presiden Soekarno untuk bersikap lebih tegas dan menolak negosiasi yang diusulkan oleh Presiden Pilipina dan Perdana Mentri Malaysia saat itu. Tentu saja hal ini tidak lepas dari tindakan rakyat Malaysia saat itu yang menyerbu gedung KBRI dan membuat PM Malaysia saat itu Tunku Abdul Rahman dipaksa menginjak lambang negara Indonesia. Aksi ini membuat Presiden Soekarno sangat murka dan membuat gerakan “Ganyang Malaysia” untuk balas dendam terhadap aksi itu, tentu saja hal ini tidak didukung penuh oleh Militer. Salah satu alasannya adalah karena Malaysia memiliki bantuan dari Inggris, dan Indonesia dengan kondisi ekonomi dan tentara yang kurang memadai dirasa oleh para Jendral angkatan darat tidak bisa menyaingi kekuatan militer mereka.
  • Amerika Serikat Sebagai Aktor Dibalik Layar. Tentu saja kita tahu bahwa Ameria Serikat sebagai negara liberal tentunya anti komunisme, oleh karena itu melalui CIA mereka berusaha agar pemerintahan Indonesia saat itu tidak jatuh kedalam kuasa PKI yang merupakan partai komunis. Dengan kedekatan Presiden Soekarno yang sangat erat dengan PKI. Banyak dokumen dokumen dari FBI CIA yang telah disebarkan untuk mengungkapkan keterlibatan mereka dalam insiden G30S PKI, dimana memang benar kalau mereka yang memberikan list anggota PKI kepada pemerintah Soeharto sehingga terjadi pembantaian yang keji itu. Dari sini memang patut dicurigai apakah ada andil Amerika dalam kenaikan posisi Soeharto yang bisa menjadi presiden karena peristiwa ini. Sayangnya hal ini tidak memiliki bukti yang cukup, mungkin suatu saat setelah semua dokumen CIA telah di publikasi maka kebenaran akan terbukti.

Oleh karena itu, G30S/PKI terjadi karena hasrat untuk mengganti ideologi negara, perekonomian yang tidak stabil, dan adanya ketidak percayaan antara angkatan militer dan PKI di mana PKI bermaksud untuk memisahkan diri dengan membentuk angkatan kelima.

b. Pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya peristiwa tersebut.

Bicara tentang Gerakan 30 September sering menjadi perdebatan tentang siapa dalang dari gerakan ini. Ada beberapa teori tentang dalang dari peristiwa yang bahkan penyebutan istilahnya bermacam-macam, ada istilah “G 30 S/PKI” yang populer hingga kini, “Gestapu” dan yang terakhir ” G 30 S ” tanpa kata-kata PKI yang dipopulerkan beberapa ahli Sejarah karena bukan hanya PKI yang terlibat.

Beberapa teori yang menjelaskan dalang dari peristiwa 30 September, mulai dari teori yang mengatakan bahwa Soekarno adalah dalang dari gerakan ini karena Soekarno sempat mengamankan diri ke bandara Halim Perdana Kusuma sebelum peristiwa tersebut, hingga teori tentang keterlibatan CIA yang menginginkan Indonesia untuk berpihak kepada mereka, mengingat 1965 sedang terjadi Perang Dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet. Dan teori yang paling populer adalah PKI sebagai dalangnya karena mereka melakukan penculikan beberapa Jendral Angkatan Darat yang dianggap pernah menghalangi ide pembentukan angkatan kelima yaitu Buruh dan Petani diberikan persenjataan, jika Buruh dan Petani diberikan senjata maka PKI lah yang diuntungkan karena basis pendukung mereka adalah Buruh dan Petani.

c. Dugaan terjadinya pelanggaran HAM.

Pemberontakan G3OS PKI termasuk dalam pelanggaran HAM. karena PKI telah melanggar salah satu hak dasar manusia , yaitu hak untuk hidup. hal ini dibuktikan pada pasal UU No. 39 tahun 1999 mengenai macam macam hal dasar manusia. Tetapi sebagai ahli hukum Indonesia berpendapat bahwa pemberontakan G3OS PKI merupakan perbuatan makar. karena melanggar pasal 107 KUHP, yaitu PKI berusaha menggulingkan pemerintahan yang sah.

d. Pengaruh peristiwa tersebut terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

  • Kekuatan politik di Indonesia sudah hancur setelah kegagalan kudeta tersebut.
  • Kewibawaan Presiden Soekarno berkurang.
  • Bersatunya TNI dan kaum agama untuk membalas PKI.
  • Pembantaian orang-orang yang berhubungan dengan PKI atau dianggap pendukung PKI secara besar-besaran. Bahkan pembantaian ini dikenal di dunia sebagai anti-communist purge.
  • Pasca pembantaian orang PKI atau yang dianggap PKI, TNI menjadi kekuatan baru.
  • Kondisi politik bangsa menjadi tidak stabil karena adanya pertentangan di para penyelenggara dan lembaga negara.
  • Timbulnya demonstrasi besar yang dilakukan oleh rakyat, mahasiswa, KAMI dan KAPPI. Dimana demonstrasi ini mencetuskan Tri Tuntutan Rakyat atau Tritura. Tritura berisi tiga hal. Pertama permintaan agar PKI dibubarkan, kedua pembersihan kabinet Dwikora dan unsur-unsur PKI dan ketiga adalah turunkan harga.
  • Reshuffle kabinet untuk memenuhi Tritura. Kabinet Dwikora perlu diperbaharui karena perlu dibersihkan dari para menteri atau pejabat yang memberikan dukungan pada PKI.
  • Gugurnya mahasiswa bernama Arif Rahman Hakim karena tertembak pada tanggal 24 Februari 1966. Arif adalah mahasiswa yang ikut melakukan demonstrasi.
  • Presiden Soekarno membubarkan KAMI karena dianggap sebagai provokator timbulnya demonstrasi. Dengan kata lain, KAMI yang menyebabkan mahasiswa turun ke jalan.
  • Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret atau yang sering disebut Supersemar. Supersemar ini memberikan kewenangan pada Soeharto untuk menertibkan keamanan dan kelancaran pemerintahan.
  • Pelarangan organisasi dan partai berhaluan marxisme, leninisme dan komunisme hingga saat ini.

e. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah pada waktu itu untuk menangani permasalahan tersebut.

Dalam situasi tak menentu setelah pecahnya Gerakan 30 September, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Mayor Jenderal Soeharto segera berkeputusan mengambil alih pimpinan Angkatan Darat, karena Jenderal Ahmad Yani selaku Men/Pangad saat itu belum diketahui ada di mana. Setelah berhasil menghimpun pasukan yang masih setia kepada Pancasila, operasi penumpasan Gerakan 30 September pun segera dilakukan. Bukan saja di Jakarta, melainkan hingga basis mereka di daerah-daerah lainnya. Dalam perkembangan berikutnya, ketika diketahui bahwa Gerakan 30 September ini berhubungan dengan PKI, maka pengejaran terhadap pimpinan dan pendukung PKI juga terjadi.

Upaya pemerintah dalam meredam gerakan G 30 S/PKI, yaitu :

  • Mayor Jenderal Soeharto sebagai panglima Kostrad segera mengambil langkah-langkah untuk memulihkan keamanan ibu kota.
  • Menyelamatkan dua objek vital, yaitu Gedung RRI dan pusat telekomunikasi
  • Operasi penumpasan dilanjutkan dengan sasaran Pangkalan Udara Utama/Lanuma Halim Perdanakusuma, yang menjadi basis kekuatan G30S/PKI. Operasi ini bertujuan untuk mencari tempat dan mengusut nasib jenderal yang diculik.
  • Operasi Lubang Buaya

Dengan demikian upaya pemerintah dalam meredam gerakan G30S/PKI adalah dengan melakukan operasi militer dan pengejaran terhadap para pemimpin dan pendukung PKI.

f. Bukti keberhasilan upaya yang dilakukan pemerintah untuk menghilangkan ideologi komunis.

Dengan melakukan perumusan arah kebijakan umum pembinaan ideologi Pancasila melalui UKP Pembinaan Ideologi Pancasila. Pemerintah juga melakukan penyusunan garis-garis besar haluan ideologi Pancasila dan road map pembinaan ideologi Pancasila, koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila.

Rumuskan hasil studi kepustakaan Anda dalam bentuk laporan sederhana. Presentasikan di depan kelas.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tugas Mandiri 4.1 Faktor penyebab terjadinya peristiwa G30S/PKI Halaman 112-113 Bab 4 (Dinamika Persatuan dan Kesatuan dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tugas Mandiri 4.1 Faktor penyebab terjadinya peristiwa G30S/PKI Halaman 112-113 Bab 4 (Dinamika Persatuan dan Kesatuan dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya?

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya? Pertanyaan: 3. Kalor lebur es …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!