Breaking News

Dampak dari eksekusi mati terhadap peredaran narkoba

Questions and Answer Keys for PPKN Class 12 Curriculum 2013 Revised 2018 Independent Tasks 2.2 Analysis of the implementation of the death penalty for drug offenders Page 39-41 Chapter 2 (Protection and Law Enforcement in Indonesia) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tugas Mandiri 2.2 Analisis terhadap pelaksanakan hukuman mati terhadap pelaku kasus narkoba Halaman 39-41 Bab 2 (Perlindungan dan Penegakan Hukum di Indonesia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Tugas Mandiri 2.2

Bacalah berita di bawah ini.

Hukuman Mati Bandar Narkoba Harus Konsisten

Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Development Studies (ISDS), M. Aminuddin, meminta hukuman mati bagi para bandar besar narkoba yang telah terkena vonis hukuman mati harus dilaksanakan secara konsisten. “Tindakan para bandar besar narkoba telah menyebabkan kematian bagi banyak orang, yang sebagian besar adalah anak muda yang mestinya adalah generasi penerus. Hukuman mati memang layak dijatuhkan kepada mereka,” tutur Aminuddin, Minggu (29/11) malam.

Aminuddin mendukung pernyataan Direktur Advokasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Yunis Farida Oktoris, yang antara lain mengemukakan agar hukuman mati bagi para pengedar narkoba dilaksanakan secara konsisten. Itu karena Indonesia sudah berada dalam kondisi darurat narkoba.

Ia memprediksi, angka kematian akibat narkoba dari tahun ke tahun cenderung meningkat, seiring bertambahnya angka penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang lainnya. Oleh karena itu, Indonesia tidak perlu takut terhadap tekanan asing yang tidak  menyetujui hukuman mati bagi bandar besar narkoba. Ini terutamakarena Indonesia sudah berada pada kondisi darurat narkoba serta agar hukuman mati menimbulkan efek jera.

“Aparat penegak hukum harus bertindak tegas. Jangan mau diiming-imingi sejumlah uang oleh para bandar besar narkoba yang uangnya memang tidak berseri,” ucap pengamat dan peneliti masalah-masalah sosial dan politik ini.

Lebih jauh Aminuddin mengimbau, pers Indonesia mesti terus memberitakan pentingnya pemberantasan narkoba. Hal tersebut semata-mata untuk penyelamatan generasi muda serta bagi Indonesia yang lebih baik ke depan.

Dalam hubungan itu, jurnal data BNN 2014 menyebutkan, total kematian akibat narkoba diprediksi meningkat karena persentase jumlah penyalah guna narkoba bertambah, dari 1,9 persen (2008) menjadi 2,2 persen (2011). Jumlah ini diperkirakan terus meningkat pada 2015 menjadi 2,8 persen.

Di sisi lain, saat ini ada sekitar 60 terpidana kasus narkoba yang telah diputuskan untuk dihukum mati dan menanti waktu eksekusi. Jumlah tersebut tidak termasuk delapan orang yang telah dieksekusi mati dalam tahap kedua pada 29 April 2015.

Sementara itu, tahap pertama eksekusi mati kasus narkoba dilakukan pada 18 Januari 2015 terhadap lima terpidana, yakni  Ang Kiem Soei asal Belanda, Namaona Denis warga Malawi, Marco Archer Cardoso Moreira dari Brasil, Daniel Enemuo warga Nigeria, dan Rani Andriani, perempuan asal Cianjur.

BNN juga mencatat, sekitar 50 orang meninggal dunia setiap hari akibat penyalahgunaan narkoba. Tahun ini saja, pemerintah berupaya merehabilitasi sekitar 100.000 pengguna narkoba yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

Sumber: http://www.sinarharapan.co/news/read/151130054/

Setelah Anda membaca berita tersebut, lakukanlah analisis terhadap pelaksanakan hukuman mati terhadap pelaku kasus narkoba dengan meninjau hal-hal sebagai berikut.

  1. Dampak dari eksekusi mati terhadap peredaran narkoba.
  2. Efek jera yang ditimbulkan dari pelaksanaan eksekusi mati yang ditandai dengan menurunnya jumlah pengedar dan pengguna narkoba.
  3. Relevansi (kesesuaian) pelaksanaan hukuman mati dengan penegakan hak asasi manusia.
  4. Alternatif hukuman bagi pelaku penyalahgunaan narkoba selain hukuman mati.

Rumuskanlah analisis Anda tersebut dalam bentuk artikel sepanjang empat sampai enam paragraf. Kemudian, presentasikan di depan kelas.

Narkoba merupakan salah satu obat-obatan berbahaya yang akan membuat penggunanya menjadi kecanduan. Obat-obatan ini walaupun memiliki dampak positif, tetap akan menimbulkan dampak negatif apabila dikonsumsi secara berlebihan dan digunakan secara serampangan. 

Peredaran Narkoba di Indonesia dapat dikatakan memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi bangsa dan negara. Dampak peredaran narkoba bagi bangsa Indonesia adalah terjadinya Disintegrasi Bangsa atau Perpecahan Bangsa dikarenakan rusaknya warga negara Indonesia oleh Narkoba.

Dampak dari eksekusi mati terhadap peredaran narkoba. Dengan dilaksanakannya sebuah eksekusi mati terhadap peredaran narkoba maka hal tersebut diharapkan akan dapat mengurangi tingkat peredaran pada sebuah daerah secara drastis. Hal tersebut di karenakan hukuman mati adalah hukuman terberat pada sebuah hukum yang dimana diciptakan oleh manusia sendiri serta hukuman mati adalah melawan hak asasi manusia karena hukum mencabut hak manusia untuk hidup. Selain itu, akan menjadi sebuah efek jera paling besar yang dimana dalam hal peredaran narkoba sendiri.

Efek jera yang ditimbulkan adalah penurunan terhadap peredaran jumlah narkoba yang ada pada sebuah daerah karena eksekusi mati mencabut hak untuk hidup seseorang yang sebagaimana seharusnya hak tersebut adalah tuhan yang dimana memiliki kemampuan untuk menghentikkan hak untuk hidup seseorang.

Sebenarnya, pelaksanaan dari hukuman mati sendiri dengan penegakan hak asasi manusia adalah kedua belah hal yang dimana bertentangan dikarenakan hukuman mati adalah sebuah tindakan yang dimana mencabut hak asasi manusia yang dimiliki oleh manusia seperti halnya hak untuk hidup dikarenakan hak untuk hidup tersebut pada dasarnya tuhan lah yang memiliki kemampuan untuk menghentikan hidup seseorang.

Maka dari itu, bagi para penyalahgunaan Narkoba, sangat pantas apabila dijatuhkan hukuman mati. Namun berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009, ada alternatif lain yang dapat diberikan kepada para penyalahgunaan Narkoba selain hukuman mati, yaitu hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjaran paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tugas Mandiri 2.2 Analisis terhadap pelaksanakan hukuman mati terhadap pelaku kasus narkoba Halaman 39-41 Bab 2 (Perlindungan dan Penegakan Hukum di Indonesia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Tugas Mandiri 2.2 Analisis terhadap pelaksanakan hukuman mati terhadap pelaku kasus narkoba Halaman 39-41 Bab 2 (Perlindungan dan Penegakan Hukum di Indonesia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/dampak-dari-eksekusi-mati-terhadap-peredaran-narkoba/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Emilia akan menggunakan petunjuk yang tertera pada kemasan sirup rasa melon.“Tambahkan 13 cangkir air untuk setiap 2 cangkir sirup rasa melon.” Di antara proporsi berikut yang dapat digunakan untuk menentukan w, banyak cangkir air yang harus Emilia tambahkan untuk 5 cangkir sirup rasa melon adalah

[Kunci Jawaban] Emilia akan menggunakan petunjuk yang tertera pada kemasan sirup rasa melon. “Tambahkan 13 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!