Carilah dalil-dalil yang menjelaskan larangan-larangan Muamalah

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 11 2013 Revised 2017 Curriculum Student Activities Look for arguments that explain the prohibitions of Muamalah Page 139 Chapter 9 (Principles and Practices of Islamic Economics) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Siswa Carilah dalil-dalil yang menjelaskan larangan-larangan Muamalah Halaman 139 Bab 9 (Prinsip dan Praktik Ekonomi Islam) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Aktivitas Siswa

1. Carilah dalil-dalil (ayat atau hadis) yang menjelaskan larangan-larangan tersebut di atas!

Salah satu  ayat al quran yang menjelaskan tentang larangan- larangan dalam muamalah diantaranya ialah dalam al quran surah ali Imran ayat 130

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

dalam hadis ini allah menyuruh kita sebagai orang yang beriman kepadanya agar menjauhi riba yaitu memakan hasil riba dan barang siapa yang menjauhkan diri dari perbuatan riba maka rahmat allah atau keberuntungan akan selalu menyertainya. riba sendiri merupakan suatu kegiatan peminjaman yang mana saat orang ingin mengembalikan barang yang di pinjam terdapat bunga atau melebihkan jumlah yang dipinjam tersebut

dan dalam suatu hadis juga di sebutkan tentang keberuntungan setelah meninggalkan riba yang mana riba tersebut merupakan suatu yang dilarang oleh allah SWT yang mana bunyi hadisnya yaitu 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنْ عَمْرَو بْنَ أُقَيْشٍ كَانَ لَهُ رِبًا فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَكَرِهَ أَنْ يُسْلِمَ حَتَّى يَأْخُذَهُ فَجَاءَ يَوْمُ أُحُدٍ فَقَالَ أَيْنَ بَنُو عَمِّي قَالُوا بِأُحُدٍ قَالَ أَيْنَ فُلَانٌ قَالُوا بِأُحُدٍ قَالَ فَأَيْنَ فُلَانٌ قَالُوا بِأُحُدٍ فَلَبِسَ لَأْمَتَهُ وَرَكِبَ فَرَسَهُ ثُمَّ تَوَجَّهَ قِبَلَهُمْ فَلَمَّا رَآهُ الْمُسْلِمُونَ قَالُوا إِلَيْكَ عَنَّا يَا عَمْرُو قَالَ إِنِّي قَدْ آمَنْتُ فَقَاتَلَ حَتَّى جُرِحَ فَحُمِلَ إِلَى أَهْلِهِ جَرِيحًا فَجَاءَهُ سَعْدُ بْنُ مُعَاذٍ فَقَالَ لِأُخْتِهِ سَلِيهِ حَمِيَّةً لِقَوْمِكَ أَوْ غَضَبًا لَهُمْ أَمْ غَضَبًا لِلَّهِ فَقَالَ بَلْ غَضَبًا لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ فَمَاتَ فَدَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَا صَلَّى لِلَّهِ صَلَاةً

Artinya

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya ‘Amr bin ‘Uqoisy sering melakukan transaksi riba di masa jahiliah. Dia tidak ingin masuk Islam sehingga mengambil semua harta ribanya. Ketika perang Uhud dia bertanya-tanya, “Di manakah anak-anak pamanku?” “Di Uhud”, jawab banyak orang. “Di manakah fulan?”, tanyanya lagi. “Dia juga berada di Uhud”, banyak orang menjawab.” Di mana juga fulan berada?”, tanyanya untuk ketiga kalinya. “Dia juga di Uhud”, jawab banyak orang-orang. Akhirnya dia memakai baju besinya dan menunggang kudanya menuju arah pasukan kaum muslimin yang bergerak ke arah Uhud. Setelah dilihat kaum muslimin, mereka berkata, “Menjauhlah kamu wahai Amr!” Abu Amr mengatakan, “Sungguh aku sudah beriman.” Akhirnya beliau berperang hingga terluka lalu digotong ke tempat keluarganya dalam kondisi terluka. Saat itu datanglah Sa’ad bin Muadz, menemui saudara perempuannya lalu memintanya agar menanyai Abu Amr tentang motivasinya mengikuti perang Uhud apakah karena fanatisme kesukuan ataukah karena membela Allah dan rasul-Nya. Abu Amr mengatakan, “Bahkan karena membela Allah dan Rasul-Nya.” Beliau lantas meninggal dan masuk surga padahal beliau belum pernah melaksanakan shalat satu kali pun. (HR. Abu Daud, Hakim dan Baihaqi serta dinilai hasan oleh al Albani dalam Shahih Sunan Abu Daud no. 2212).

2. Jelaskan pesan-pesan yang terkandung dalam ayat dan hadis yang kamu temukan tersebut, dan hubungkan dengan keadaan sekarang!

Pesan-pesan yang terkandung dalam ayat dan hadis tentang muamalah yang saya temukan adalah dilarang menggunakan cara-cara yang batil dalam melakukan perdagangan atau dengan usaha-usaha yang tidak sah. Pesan ini terdapat pada Surat an-Nisa (4) ayat 29, yang berbunyi:

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan harta-harta sesamamu dengan cara yang batil, kecuali dengan perdagangan yang kalian saling ridha. Dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian, sesungguhnya Allah itu Maha Kasih Sayang kepada kalian.”

Pesan-pesan yang terkandung dalam ayat dan hadis tentang muamalah apabila dilaksanakan pada keadaan sekarang sangatlah penting dan berarti. Karena perdagangan yang dilakukan dapat sungguh-sungguh dipercaya, tidak merugikan pihak penjual maupun pembeli, serta jauh dari dosa.

Pesan-pesan lainnya yang terdapat pada ayat dan hadis tentang mualamah adalah

  • Tidak boleh melakukan Riba.

Pesan ini terdapat pada Surat Ali ‘Imran (3) ayat 130, yang berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.’

  • Tidak boleh dengan cara-cara yang zalim, seperti Najsy, Al-Ghisy, Ihktikar, Tas’ir, merampas hak cipta, Tathfiif, memaksa pihak lain, menyembunyikan aib, dan lain-lain

Pesan ini terdapat pada Surat al-Baqarah (2) ayat 188, yang berbunyi:

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”

  • Tidak melakukan perdagangan dengan cara berjudi.

Pesan ini terdapat pada Surat al-Ma’idah (5) ayat 90, yang berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khaar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

  • Tidak melakukan jual beli barang haram.

Pesan ini terdapat pada hadis Muttafaq alaih, yang berbunyi:

“Ibnu Abbas menerangkan telah sampai berita pada Umar bahwa Samurah menjual khamr. Umar berkata Allah memerangi Samurah. Apakah dia tidak tahu bahwa Rasulullah SAW bersabda: Allah mengutuk orang yahudi karena telah diharamkan atas mereka bangkai kemudian mereka merekayasa lemaknya, lalu mereka jual belikan.”

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Siswa Carilah dalil-dalil yang menjelaskan larangan-larangan Muamalah Halaman 139 Bab 9 (Prinsip dan Praktik Ekonomi Islam)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas Siswa Carilah dalil-dalil yang menjelaskan larangan-larangan Muamalah Halaman 139 Bab 9 (Prinsip dan Praktik Ekonomi Islam). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/carilah-dalil-dalil-yang-menjelaskan-larangan-larangan-muamalah/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya?

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya? Pertanyaan: 3. Kalor lebur es …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!