Breaking News

Berdasarkan hal tersebut jelaskan perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologis

Questions and Answers to PPKN Class 10 Curriculum 2013 Revision 2017 COMPETENCY TEST CHAPTER 5 Based on this, explain the differences between national integration politically and anthropologically) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 UJI KOMPETENSI BAB 5 Berdasarkan hal tersebut jelaskan perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologis Halaman 176 Bab 5 (Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

UJI KOMPETENSI BAB 5

Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat, jelas dan akurat.

1. Pada hakikatnya integrasi nasional mengandung arti menyatupadukan hingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Berdasarkan hal tersebut jelaskan perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologis!

Perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologis adalah secara politis, integrasi berarti proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional. Sedangkan secara antropologis, integrasi berarti proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat. Jadi dapat disimpulkan bahwa integrasi nasional bangsa Indonesia adalah hasrat dan kesadaran untuk bersatu sebagai satu bangsa yakni bangsa Indonesia.

  • Integrasi Nasional secara Politis

Integrasi nasional secara politis adalah konsep membentuk satu indentitas nasional bersama dengan menyatukan berbagai macam kelompok budaya dan sosial, ke dalam satu kesatuan wilayah nasional

  • Integrasi Nasional secara Antropologis

Integrasi nasional secara antropologis adalah integrasi yang mencari keserasian fungsi dengan cara penyesuaian antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda dalam kehidupan masyarakat.

Jadi kesimpulannya adalah, integrasi nasional secara politis membentuk/ menghasilkan indentitas nasional, sedangkan integrasi nasional secara antropologis membentuk/ menghasilkan kesesuaian fungsi, sehingga tetap menjaga tatanan hidup bermasyarakat.

2. Mengapa pada negara yang multy cultural, seperti Indonesia, konsep integrasi bangsa menjadi prasyarat utama untuk terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa. Jelaskan pendapat Anda!

Negara multi kultural seperti Indonesia, konsep integrasi bangsa menjadi prasyarat utama untuk mencapai persatuan dan kesatuan bangsa karena keberagaman dapat menimbulkan banyak perbedaan yang menjadi salah satu penghambat tercapinya kesatuan dan persatuan bangsa.

3. Pada hakikatnya integrasi nasional merupakan proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam satu kesatuan wilayah, dalam rangka pembentukan suatu identitas nasional. Berdasarkan hal tersebut sebutkan 3 (tiga) syarat keberhasilan suatu integrasi nasional bagi bangsa Indonesia!

Dengan keberagaman Indonesia yang menjadi kekayaan hingga menjadi pembeda dengan negara lain di dunia, membuat terdapat peran penting keberhasilan integrasi nasional bagi bangsa Indonesia.

Melalui tercapainya keberhasilan integrasi nasional, maka cita-cita Indonesia dapat tercapai secara efektif dan efisien. Sebab terdapat kesamaan visi misi untuk berkibarnya bendara Indonesia melalui ideologi Pancasila.

Akan tetapi, hal itu tidak terjadi apabila syarat-syarat keberhasilan integrasi nasional tidak terpenuhi. Itulah mengapa Bung Karno mengatakan bahwa untuk menjadi bangsa yang besar “Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sejarah”.

Sebab landasan Bung Karno menyebutkan hal ini karena setiap orang bisa mengingat latar belakang dan perjuangan para pendahulu untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Dengan kecintaan akan sejarah, maka generasi tidak dapat terpecah belah dengan mudah.

Selain dari pada itu, terdapat 3 syarat-syarat utama keberhasilan integrasi nasional bagi bangsa Indonesia. Adapun 3 syarat itu adalah:

  • Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan antara satu dan lainnya.
  • Tercipta kesepakatan (consensus) bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai sosia yang dilestarikandan dijadikan pedoman.
  • Norma-norma dan nilai-nilai sosial dijadikan aturan baku dalam melangsungkan proses integrasi sosial.
  • Keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia
  • Rasa cinta tanah air di kalangan bangsa Indonesia,
  • Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara

4. Pada hakikatnya integrasi nasional merupakan proses penyatuan berbagai berbagai komponen dalam masyarakat. Berdasarkan hal tersebut sebutkan 5 (lima) faktor pendukung suatu integrasi nasional bagi bangsa Indonesia!

  • Penggunaan bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa nasional sejak dikumandangkannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Adanya semangat para pemuda saat itu membuat bahasa Indonesia disepakati sebagai bahasa pemersatu tanpa memandang perbedaan di dalamnya.

  • Semangat persatuan serta kesatuan dalam bangsa

Persatuan dan kesatuan dibutuhkan untuk menjalin rasa kekeluargaan, persahabatan serta sikap saling tolong menolong antar sesama dan nasionalisme. Selain itu, untuk dapat hidup secara berdampingan diperlukan toleransi serta rasa kemanusiaan.

  • Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yakni Pancasila

Pancasila merupakan landasan ideal yang memiliki kedudukan tinggi serta berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Seseorang yang memiliki jiwa patriotisme tinggi akan menerapkan butir-butir Pancasila dalam aspek kehidupannya.

  • Adanya rasa serta semangat gotong royong

Sikap gotong-royong merupakan bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama serta menikmati hasil pekerjaan secara adil. Sistem gotong-royong dilakukan tanpa pamrih dan suka rela oleh masyarakat merurut batas kemampuan masing-masing.

  • Masyarakat Indonesia lebih mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia dari pada bahasa lainnya dalam komunikasi sehari-hari.
  • Memiliki rasa cinta tanah air terhadap bangsa Indonesia sehingga selalu siap dalam pembelaan negara
  • Adanya rasa untuk selalu bersatu dan tidak ingin terpecah belah, demi kemerdekaan bangsa Indonesia
  • Siap untuk rela berkorban bagi bangsa dan negara demi terciptanya kedamaian
  • Selalu menjaga toleransi antar umat beragama serta memiliki jiwa dan rasa semangat dalam kebersamaan, tolong menolong, bergotong royong, solidaritas serta saling menghormati antar sesama.

5. Pada hakikatnya dalam rangka pembentukan integrasi nasional, biasanya mengan dalkan persatuan dan kesatuan masyarakat yang secara etnis majemuk sifat-sifat kebudayaan yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut sebutkan perbedaan faktor pendorong dan faktor penghambat tercapainya integrasi nasional!

Faktor Pendorong adalah Faktor yang menyebabkan tercapainya tujuan atau Integritas Ini dapat berjalan dengan baik.

  • Adanya rasa senasib seperjuangan
  • Mengantisipasi ancaman berupa IPOLEKSOSBUDHANKAM dari luar
  • Menggunakan Bahasa Pemersatu (Bahasa Indonesia)
  • Adanya keinginan dari masing-masing pribadi untuk bersatu
  • Adanya keinginan bersatu
  • Adanya persamaan nasib
  • Antisispasi ancaman dari luar
  • Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
  • Adanya rasa yang senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor-faktor sejarah.
  • Adanya ideologi nasional yang tercermin di dalam simbol negara yakni Garuda Pancasila dan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
  • Adanya sikap tekad dan keinginan untuk kembali bersatu di dalam kalangan Bangsa Indonesia seperti yang telah dinyatakan di dalam Sumpah Pemuda.
  • Adanya ancaman dari luar yang menyebabkan adanyadan munculnya semangat nasionalisme dalam kalangan Bangsa Indonesia.

Sedangkan Faktor penghambat ini yang menyebabkan tidak tercapatnya atau terhambatnya pelaksanaan Integritas Nasional.

  • Kurangnya kesadaran dari dalam diri
  • Kurangnya Toleransi akan perbedaan
  • Paham Etnosentrisme (Menggunggulkan budayanya)
  • Masyarakat Indonesia yang beragam atau heterogen
  • Masih adanya paham etsontrisme di dalam masyarakat
  • Lemahnya nilai-nilai budaya dalam negri karena pengaruh budaya luar
  • Wilayah negara yang begitu luas
  • Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan yang memiliki sifat heterogen.
  • Kurangnya toleransi antar sesama golongan.
  • Kurangnya kesadaran di dalam diri masing-masing rakyat Indonesia terhadap segala ancaman dan gangguan yang mucul dari luar.
  • Adanya sikap ketidakpuasan terhadap segala ketimpangan dan ketidak merataan hasil pembangunan.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 UJI KOMPETENSI BAB 5 Berdasarkan hal tersebut jelaskan perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologis Halaman 176 Bab 5 (Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 UJI KOMPETENSI BAB 5 Berdasarkan hal tersebut jelaskan perbedaan integrasi nasional secara politis dan antropologis Halaman 176 Bab 5 (Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat. Namun, karbohidrat dijadikan sebagai sumber energi utama. Bagaimana analisis kamu mengenai hal tersebut? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Sebagaimana diketahui energi yang dihasilkan untuk satu gram lemak lebih besar dibandingkan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!