Bagaimanakah Tahap-Tahap Kehidupan Manusia pada Masa Praaksara

Questions and Answer Keys for Social Science Class 7 Curriculum 2013 Revised 2016 How are the Stages of Human Life in the Pre-aksara Period Page 284 Chapter 4 (Indonesian Society in Pre-aksara, Hindu-Buddhist, and Islam) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Bagaimanakah Tahap-Tahap Kehidupan Manusia pada Masa Praaksara Halaman 284 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

B. Essai

Jawablah pertanyaan berikut ini!

1. Bagaimanakah tahap-tahap kehidupan manusia pada masa praaksara?

A. Masa Berburu dan Mengumpulkan makanan.Pada masa ini terbagi menjadi dua tahap yaitu :

  • Tahap tingkat sederhana

Pada saat itu manusia masih berpndah-pindah tempat dengan kehidupan yang masih sangat sederhana. untuk memenuhi kebutuhannya mereka berburu hewan liar dengan menggunakan alat-alat yang masih sangat sederhana dari batu berupa : alat serpih,  kapak penetak, kapak perimbas, pahat genggam, dan kapak genggam.

  • Tahap tingkat lanjut.

Manusia sudah mulai menentap meskipun tidak lama, mereka juga mulai berusaha untuk bercocok tanam dengan membuka hutan. tetapi budaya berburu tetap ada. Mereka juga tinggal di goa-goa, hal ini terlihat dari hasil lukisan tangan yang sampai sekarang masih ada dibeberapa tempat di Indonesia.

B. Masa Bercocok Tanam

Periode selanjutnya adalah manusia mengalami masa bercocok tanam, dimana manusia tidak lagi bergantung pada alam tetapi sudah mengolah alam dan hidup sudah menetap dan berkelompok, alat yang dipakai adalah kapak lonjong, gerabah, kapak persegi dan lain-lain.

C. Masa Perundagian

Pada saat ini masyarakat sudah lebih maju dari sebeumnya, mereka sudah memanfaatkan logam untuk peralatan hidupnya, selain itu sudah ada pembagian kerja yang jelas dalam masyarakat. Dan dalam kehidupan sosial sudah mulai menetap dengan dipimpin oleh seorang yang mereka pilih.

2. Bagaimanakah hubungan antara kegiatan perdagangan dengan masuknya Hindu-Buddha dan Islam ke Indonesia?

Perdagangan menjadi faktor penting terhadap berkembangnya agama-agama di tanah nusantara. Jadi perkembangan agama di nusantara dipengaruhi oleh perdagangan Internasional, pedagang dari India dan Arab membawa ajaran agama Hindu-Budha dan Islam ke Indonesia. Interaksi antara penduduk lokal dengan pedagang dari luar negeri memberikan peluang penduduk pribumi untuk memeluk agama tersebut.

Kegiatan perdagangan dengan masuknya Hindu Buddha dan Islam ke Indonesia memiliki hubungan yang sangat erat. Sebab Hindu Buddha masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India dan Cina melalui Jalur Sutra.Sementara itu Islam dibawa oleh para pedagang Gujarat yang menjadikan Indonesia sebagai tempat pemberhentian dari Cina, melewati Asia Tengah hingga ke Eropa.

Jadi, perkembangan agama di Indonesia memanglah sangat dipengaruhi oleh perdagangan. Interaksi dari pedagang luar negeri dengan penduduk lokal dengan mereka untuk mengenalkan dan menyebarkan agama ke penduduk lokal.

3. Mengapa kerajaan-kerajaan dan kesultanan-kesultanan yang ada di Indonesia umumnya terletak di daerah pesisir pantai atau di dekat sungai?

Kerajaan dan kesultanan yang ada di Indonesia umumnya terletak di daerah pesisir pantai atau di dekat sungai untuk mempermudah melakukan transaksi perdagangan. Sebab alat transportasi yang dipakai waktu itu biasanya transportasi air, yaitu kapal dan perahu. Selain itu, lewat jalur laut memungkinkan kerajaan untuk memperluas wilayahnya dengan lebih cepat.

Hal ini disebabkan juga karena adanya penyebaran Agama yang dilakukan oleh pedagang dari luar negeri, kegiatan perdagangan itu memunculkan pusat-pusat pemukiman penduduk yang nantinya menjadi lebih besar yang akhirnya menjadi kerajaan, selain itu sarana transportasi yang paling umum saat itu adalah transportasi air berupa kapal dan perahu, dengan letak kerajaan yang dekat pantai dan sungai akan memudahkan dalam mobilisasi penduduk. Pantai dan sungai juga dekat dengan sumber daya alam misalnya : ikan, hasil pertanian, air bersih sehingga memudahkan penduduk untuk memenuhi kebutuhannya.

4. Bagaimanakah perkembangan kehidupan sosial masyarakat Indonesia pada masa Hindu-Buddha dan Islam?

Adanya sistem pelapisan masyarakat Indonesia yang berdasarkan fungsi dan aktivitasnya yang disebut dengan kasta. Adanya penggolongan masyarakat berdasarkan kasta berdampak pada perbedaan hak-hak antara golongan-golongan kasta yang berlainan, terutama dalam hal pewarisan harta, pemberian sanksi dan kedudukan dalam pemerintahan.

Perkembangan kehidupan sosial masyarakat Indonesia pada masa Hindu adalah terdapat kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja serta sistem pelapisan masyarakat yang dikenal sebagai kasta. Dengan terdapatnya kasta ini memiliki dampak pada perbedaan hak-hak antara golongan-golongan yang berlainan kasta.Pada masa Hindu sudah terdapat kerajaan yang dipimpin oleh raja, selain itu ada pembagian kasta dalam masyarakat yang terdiri yaitu : Brahmana, Kstria, Waisyah dan sudra. Ketika Ajaran Buddha masuk, sistem kasta tidak dipakai lagi karena ajaran Buddha tidak mengenal kasta.Terutama dalam pewarisan harta, pemberian sanksi, serta kedudukan dalam pemerintahan. Namun ketika Buddha masuk sistem kasta tidak digunakan, sebab Buddha tidak mengenal kasta.

Sedangkan perkembangan kehidupan sosial masyarakat Indonesia pada masa Islam adalah sudah memudarnya sistem kasta dan berdiri kerajaan Islam yang dipimpin oleh seorang sultan. Meski tidak terdapat kasta, terdapat pembagian status sosial dengan pemberian gelar yang menunjukkan perbedaan status sosial dalam masyarakat.

5. Uraikan 3 contoh tradisi Hindu-Buddha dan Islam yang masih dilakukan oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini!

Tradisi Hindu-Buddha yang masih dilakukan Masyarakat Indonesia hingga saat ini, adalah :

  • Upacara Ngaben di Bali,yaitu upacara pembakaran jenazah di Bali.
  • Upacara Kasada oleh suku Tengger
  • Tradisi Sesajen, yaitu semacam persembahan yang dapat dihantarkan di candi.
  • Sistem pengairan subak oleh petani di Bali

Tradisi Islam yang masih dilakukan Masyarakat Indonesia hingga saat ini, adalah :

  • Sekaten untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dalam lingkungan keraton Yogjakarta.
  • Grebeg Maulud,yaitu memperingati maulid Nabi Muhammad.
  • Adat Basandi Syara di Minangkabau

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Bagaimanakah Tahap-Tahap Kehidupan Manusia pada Masa Praaksara Halaman 284 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Bagaimanakah Tahap-Tahap Kehidupan Manusia pada Masa Praaksara Halaman 284 Bab 4 (Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apa perbedaan antara suhu dan kalor?

[Kunci Jawaban] Apa perbedaan antara suhu dan kalor? Pertanyaan: Apa perbedaan antara suhu dan kalor? …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!