Breaking News

Bagaimana solusi agar kita terhindar dari golongan orang-orang kafir

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 10 2013 Revised 2017 Curriculum Activity 2 what is the solution so that we avoid the unbelievers as mentioned in the verse above Page 49 Chapter 4 (Al-Qur’ān and Hadith are the Guidelines for My Life) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 2 bagaimana solusi agar kita terhindar dari golongan orang-orang kafir sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas Halaman 49 Bab 4 (Al-Qur’ān dan Hadis adalah Pedoman Hidupku) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Aktivitas 2

Cari dan diskusikan hukum-hukum yang terdapat dalam al-Qur’an atau hadis. Sebutkan hukum-hukum tersebut. Apakah hukum-hukum tersebut bertentangan dengan hukum yang selama ini berlaku di dalam kehidupan kita? Jika ya, bagaimana solusi agar kita terhindar dari golongan orang-orang kafir sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas?

Dasar dalil yang akan kita gunakan adalah QS. Annisa ayat 59.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa’: 59)

Maka jelas, sebagai orang beriman kita harus menjadikan AL Quran dan Hadsit sebagai sumber hukum utama dalam menentukan hukum. Bila tidak ada solusinya maka kita lihat pendapat khulafahu Rasyidin ( abu bakar, umar bin khatab, utsman bin afwan, ali bin abi tholib radhiyallahu anhum ) , bila tidak ada maka kita ikuti pendapat imam madzab ( imam syafi’i. Maliki, hambali, hanafi ), bila tidak ada juga maka kita ikuti pendapat ijtma ulama yang mutawatir , yaitu yang umu dan digunakan sebagian besar ulama. Ini kaedah mencar isumber hukum dalam islam.

Didalam hukum syariat , yaitu hukum islam berdasarkan Al Quran sudah lengkap terdapt berbagai sumber hukum dalam segala aspek kehidupan, meliputi  hukum keluarga, muamalat ( perdata ), jinayat ( pidana ), murafaat ( acara ),  ketatanegaraan, hukum ekonomi, keuangan, bahkan hubungan natar bangsa. Jadi sebenarnya kalau kita menerapkan hukum syariat , Insha ALLAH sudah beres dan berkah karena huku syariat tidak akan meungkin bertentangan dengan perintah ALLAH.

Kemudian kita dalam ayat itu diminta taat pada ulil amri, artinya kita harus taat pada pemerintah dan hukum negara tempat kita tinggal, selama hukum itu tidak bertentangan dengan syarita maka tidak masalah. Di indonesia jarang sekali ada hukum negara yang bertentangan dengan hukum syariat ( secara garis besar ), walaupun dalam prakteknya masih banyak yang menggunaka hukum warisan belanda. Namun bila ada hukum-hukum yang bertentangan dan sekiranya hukum itu dapat menarik murka ALLAH, seperti di sahkannya LGBT atau pembiaran prostitusi dan minuman keras. Kita wjib menoka, minimal membenci dalam hati, karena itu selamah-lemah iman. Dengan begini Insha ALLAH , ALLAH tidak akan golongakan kita menyerupai orang kafir.

Mengapa hukum syariat adalah hukum yang terbaik ? karena hukum islam adalah hukum paling adil. Lihat arab saudi, disana tikat pemerkosan, pembunuhan dan pencurian sangat rendah. Karena hukuman bagi yang melakukannya sebanding, membunuh hukum mati, memperkosa hukum mati, mencuri dalam jumlah tertentu dipotong tangannya. Bila balasannya jelas seperti ini, tentu orang akan berpikir dua kali untuk melakukan kejahatan karena konsekuensinya.

Kesimpulannya adalah “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa’: 59)

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 2 bagaimana solusi agar kita terhindar dari golongan orang-orang kafir sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas Halaman 49 Bab 4 (Al-Qur’ān dan Hadis adalah Pedoman Hidupku)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 2 bagaimana solusi agar kita terhindar dari golongan orang-orang kafir sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas Halaman 49 Bab 4 (Al-Qur’ān dan Hadis adalah Pedoman Hidupku). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kota A dan kota B pada peta berjarak 6 cm. Jarak sebenarnya kedua kota tersebut adalah 120 km. Jika Kota B dan Kota C pada peta yang sama berjarak 4 cm, maka tentukan jarak sebenarnya Kota B dan Kota C!

[Kunci Jawaban] Kota A dan kota B pada peta berjarak 6 cm. Jarak sebenarnya kedua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!