Breaking News

Bagaimana cara kita meneladani al-Asmā’u al-Ĥusnā al-Karim?

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Character Class 10 2013 Revision 2017 Curriculum Evaluation How do we imitate al-Asmauu al-Husnā al-Karim Page 19 Chapter 1 (I am always close to Allah swt.) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Bagaimana cara kita meneladani al-Asmauu al-Husnā al-Karim Halaman 19 Bab 1 (Aku Selalu Dekat dengan Allah Swt.) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

A. Evaluasi

Uji Pemahaman

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas.

1. Bagaimana cara kita meneladani al-Asmā’u al-Ĥusnā al-Karim?

Al Karim (Maha Mulia), Maksud dari Asmaul Husna Al – Karim yaitu Allah merupakan zat yang Maha Mulia, Maha Dermawan, Maha Pemurah, Serta Zat yang memiliki banyak sekali kebaikan, dimana Dia akan memberikan kebaikan kepada umatnya baik diminta maupun tidak diminta.

Beberapa cara yang dapat kita lakukan guna meneladani Asmaul Husna Al-Karim, antara lain :

  • Menjadi Insan yang gemar bersedekah terhadap orang yang membutuhkan baik dikala lapang maupun susah.
  • Berusaha mempelajari dan memiliki seluruh akhlakul karimah.
  • Dengan menyakini bahwa Allah Swt maha mulia maka kita akan senantiasa bersifat mulia dan berbuat baik pada siapa saja. Tidak akan pernah berbuat buruk(jahat) pada oranglain. Menghargai diri dengan iman dan takwa, maka kita akan menjadi pribadi yang mulia (baik).
  • Memaknai Asmaul Husna Al-Karim dengan sungguh-sungguh agar tertancap secara dalam Jiwa Al-Karim di dalam hati kita.
  • Memuliakan Orangtua, Guru, diri sendiri, dan orang lain.
  • Berusaha senantiasa memudahkan segala urusan orang lain.

2. Jelaskan manfaat dari meneladani al-Asmā’u al-Ĥusnā al-Wakil.

  • Kita menjadi takut untuk melakukan perbuatan buruk.

Meneladani Asmaul Husna Al-Wakil memberikan kesadaran kepada Anda untuk takut melakukan perbuatan buruk yang mungkin sebelumnya sering Anda lakukan.

  • Kita menjadi orang yang selalu ingin berbuat baik.

Memang benar kata orang, berbuat jahat lebih mudah daripada berbuat baik. Setiap manusia di dunia ini pasti pernah melakukan kesalahan. Tetapi dengan meneladani Asmaul Husna Al-Wakil, maka akan membuat kita lebih menjadi orang yang ingin terus berbuat baik.

  • Dan kita selalu ingin beribadah kepada Allah SWT.

Mungkin dulunya Anda sering atau bahkan jarang melakukan shalat 5 waktu. Tetapi dengan meneladani Asmaul Husna Al-Wakil ini akan membuat Anda lebih rajin dan memiliki keinginan untuk beribadah kepada Allah SWT.

  • Menjadi pribadi yang selalu ingin beribadah kepada Allah Swt.
  • Barang siapa memperbanyak dzikir dengan Asma Allah ini, niscaya Allah akan membukakan baginya pintu – pintu kebaikan dan rezeki.
  • Jika seseorang yang bertawakal kepada Allah berada dalam bahaya bencana alam atau tengah di serang musuh, membaca Asma Allah ini secara terus menerus sebanyak 66 kali, niscaya dia akan selamat.
  • Rasulullah SAW bersabda, “Jika engkau membaca Hasbiiyallaah laa ilaaha illaa huwa ‘alayh tawakkaltu wa huwa rabb al-‘arsy al-‘azhiim (‘Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia, hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dialah Tuhan yang memiliki Arasy Yang Agung’ [at-Taubah :129] ) diwaktu pagi dan malam hari, maka Allah akan menjadi wakilmu dan akan membimbing urusanmu di dunia ini dan di akhirat dengan bimbingan yang terbaik bagimu”.
  • Mempertebal keimanan.
  • Dimudahkan urusan dunia dan akhirat oleh Allah Swt.
  • Selalu dicukupkan rezeki oleh-Nya.
  • Memupuk sifat taat beribadah.
  • Selalu mendapat ketenangan jiwa di dunia.

3. Bagaimana cara kita untuk meneladani al-Asmā’u al-Ĥusnā al-Adl.

  • Bersikap adil kepada Allah SWT, dengan cara menjauhi dosa – dosanya terutama dosa besar mensyirikan Allah SWT.
  • Bersikap adil kepada sesama insan ciptaan Allah SWT, yaitu dengan cara memberikan hak – hak mereka serta melaksanakan kewajiban kita.
  • Berbuat adil kepada diri sendiri, antara lain dengan memperhatikan hak dan kewajiban kepada tubuh yang telah dititipkan oleh Allah SWT.
  • Berpikir, berbicara, dan bertindak dengan penuh keadilan tanpa dilatarbelakangi ego.
  • Menyadari akan pentingnya mempunyai sifat adil dengan pengharapan membuat diri semakin bertakwa kepada Allah SWT.
  • Memutuskan atau menyelesaikan segala perkara berpedoman dengan Al – Quran dan As – Sunnah.

4. Bagaimana strategi kita untuk dapat meneladani al-Asmā’u al-Ĥusnā al-Matin?

  • Beristiqamah (meneguhkan pendirian).
  • Beribadah dengan kesungguhan hati, tidak tergoyahkan oleh bisikan menyesatkan.
  • Kuat pendirian dan keteguhan hati, tidak mudah diberikan tipu daya.
  • Terus berusaha dan tidak putus asa, serta bekerjasama dengan orang lain sehingga menjadi lebih kuat.
  • Memiliki sifat kedisiplinan
  • Memiliki sifat berpendirian teguh, kokoh
  • Tidak mudah terpengaruh oleh orang lain
  • Jika seorang yang beriman menydari bahwa dirinya sendiri merupakan seorang yang zalim lagi berperangai buruk, dan ingin meninggalkan sifat buruk itu, maka hendaknya dia membiasakan membaca Asma Allah ini sebanyak 500 kali setiap hari, niscaya akan membantunya untuk menjadi orang yang lebih baik.
  • Jika seorang ibu kekurangan air susu untuk bayinya, maka jika dia minum dari cangkir yang bertuliskan yaa Matiin maka air susunya akan bertambah.
  • Barang siapa membacakan Asma Allah ini pada anak perempuan kecil atau anak laki–laki kecil sebanyak 10 kali, niscaya anak tersebut tidak akan berbuat durhaka.

5. Jelaskan manfaat dari meneladani al-Asmā’u al-Ĥusnā al-Ākhir.

Al-Akhir adalah salah satu asmaul husna dari Allah SWT. Pengertian dari Al-Akhir ini adalah Yang Maha Akhir. Dalam konteks ini, tidak dimaksudkan bahwa Allah SWT akan berakhir atau binasa seperti makhluk yang Ia ciptakan, melainkan Allah SWT adalah KEKAL ABADI sehingga ia adalah yang paling akhir hidup selama-lamanya.

Terdapat sejumlah manfaat dalam meneladani asmaul husna termasuk dalam hal ini Al-Akhir. Adapun manfaat dalam meneladani Al-Akhir adalah sebagai berikut:

  • Menjadikan seseorang terus mengingat kekuasaan Allah SWT yang abadi dan kekal selama-lamanya.
  • Menjadikan seseorang memahami dirinya dan dunia bersifat fana atau sementara, yang abadi bagi manusia adalah kehidupan akhirat.
  • Mengingatkan diri bahwa kiamat niscaya akan datang dan semua yang ada di bumi akan berakhir.
  • Menjadikan seseorang tidak menghamba pada kenikmatan dunia melainkan menjadikan akhirat sebagai tujuan hidupnya.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Bagaimana cara kita meneladani al-Asmauu al-Husnā al-Karim Halaman 19 Bab 1 (Aku Selalu Dekat dengan Allah Swt.)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Bagaimana cara kita meneladani al-Asmauu al-Husnā al-Karim Halaman 19 Bab 1 (Aku Selalu Dekat dengan Allah Swt.). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas! b. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!