Breaking News

Apakah produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak “heavy crude oil” perlu untuk terus dilakukan? Jelaskan! Jika tidak, bagaimana alternatifnya?

Questions and Answers for Natural Science Class 9 Curriculum 2013 Revision 2018 Does the production of oil from rock and oil sands “heavy crude oil” need to be continued? Explain! If not, what are the alternatives? Page 238 Chapter 10 (Environmental Technology) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Apakah produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak “heavy crude oil” perlu untuk terus dilakukan? Jelaskan! Jika tidak, bagaimana alternatifnya? Halaman 238 Bab 10 (Teknologi Ramah Lingkungan) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Ayo, Kita Diskusikan

1. Apakah produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak “heavy crude oil” perlu untuk terus dilakukan? Jelaskan! Jika tidak, bagaimana alternatifnya?

Diketahui bahwa kuantitas minyak (heavy crude oil) semakin menipis. Jika terus dilakukan maka heavy cude oil akan habis dalam jangka waktu tertentu. Sehingga diperlukan alternative untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi.

Salah satu caranya dengan mengoptimalkan sumber energi lain misalnya gas alam dan sumber energi terbarukan contohnya biodiesel dan biofuel. Sumber energi ini berasal dari bahan – bahan alam yang dapat terbarukan sehingga jumlahnya masih dapat terjaga.

Heavy crude oil merupakan cadangan yang menyimpan sekitar 70% minyak mentah dalam bebatuan atau pasir minyak. Penambangan Heavy crude oil menimbulkan berbagai dampak berbahaya pada lingkungan sehingga harus dihentikan

Sebagian besar cadangan minyak bumi tersimpan dalam bebatuan atau pasir minyak bumi yang dinamakan Heavy crude oil. Untuk mendapatkan cadangan minyak dari bebatuan tersebut, maka diperlukan penambangan pada bebatuan tersebut. Sayangnya, penambangan pada bebatuan tersebut menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.

Sebelum dilakukan penambangan, hutan akan ditebang, aliran air dikeringkan, dan beberapa aliran sungai dialihkan. Selanjutnya, timbunan seperti tanah berpasir, bebatuan, dan tanah lempung diambil sehingga  terlihat bebatuan dan pasir minyak.  Bebatuan dan pasir minya akan digali dengan alat berat dan diproses denga bantuan air panas dan uap untuk mengambil kandungan bitumennya yang akan diubah menjadi minyak pada kilang minyak.

Ininya adalah, dalam penambangan Heavy crude oil, membutuhkan banyak komponen, dan mengorbakan kelestarian hutan secara besar-besaran.

2. Apakah manfaat dari produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak “heavy crude oil” seimbang dengan kerusakan yang diakibatkan? Jelaskan!

Manfaat dari produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil tidak seimbang dengan kerusakan yang diakibatkan dalam proses pertambangan minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil. 

Manfaat yang dapat kita peroleh dari minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil antara lain sebagian besar adalah sebagai bahan bakar alat transportasi dan bahan bakar industry. 

Pada saat pemakaian bahan bakar minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil ini pun terdapat residu dan polusi yang akan berdampak buruk pada lingkungan. 

Misalnya polutan yang dihasilkan sisa dari pembakaran minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil ini adalah karbondioksida, sulfur oksida, nitrogen oksida dan logam lain yang akan merusak lingkungan. 

Pada saat proses pertambangannya pun dapat merusak lingkungan.   Misalnya pola pertambangan lepas pantai yang menggunakan bom untuk meledakkan permukaan tanah, kemudian pola pengeboran yang rentang terhadap kebocoran sehingga minyak dapat tersebar ke permukaan dan akhirnya mencemari daerah sekitar pengeboran. 

Pola pertambangan seperti ini akan menyebabkan kerusakan ekosistem yang sangat fatal  dan kemudian berimbas ke ekosistem lainnya sehingga kerusakannya akan berdampak luas. 

Setelah kegiatan pengeboran dan pertambangan minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil ini juga menyisakan limbah yang jika tidak diatur dengan baik sanitasi pembuangannya juga akan dibuang sembarangan dan menyebabkan pencemaran di lingkungan tersebut. 

Dilihat dari uraian diatas, ada lebih banyak kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan pada proses minyak dari bebatuan dan pasir minyak heavy crude oil.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Apakah produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak “heavy crude oil” perlu untuk terus dilakukan? Jelaskan! Jika tidak, bagaimana alternatifnya? Halaman 238 Bab 10 (Teknologi Ramah Lingkungan)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Apakah produksi minyak dari bebatuan dan pasir minyak “heavy crude oil” perlu untuk terus dilakukan? Jelaskan! Jika tidak, bagaimana alternatifnya? Halaman 238 Bab 10 (Teknologi Ramah Lingkungan). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Jika a : b = 3 : 4, maka (6a + b) : (4a + 5b) adalah ….

[Kunci Jawaban] Jika a : b = 3 : 4, maka (6a + b) : …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!