Apabila ada orang yang mengatakan, “Saya nanti saja kalau sudah tua baru bertobat dan akan menjalankan ajaran agama secara maksimal. Sekarang saya belum bisa menjaga diri.” Hal yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut, kecuali

Questions and Answer Keys for Islamic Religious Education and Morals for Class 11 Curriculum 2013 Revised 2017 Evaluation Explain the difference between da’wah, tabligh, and sermon Pages 62-63 Chapter 4 (Advise each other in Islam) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Jelaskan perbedaan antara dakwah, tablig, dan khutbah Halaman 62-63 Bab 4 (Saling Menasehati dalam Islam) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Evaluasi

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e yang dianggap sebagai jawaban yang paling tepat!

1. Islam, ballig, berakal sehat adalah beberapa dari . . . .

A. syarat khutbah

B. rukun khutbah

C. sunnat khutbah

D. syarat khatib

E. orang beriman

Jawaban :  D. syarat khātib

Penjelasan : 3 hal yang disebutkan diatas adalah beberapa dari syarat menjadi khatib. Syarat menjadi khatib ada 8 perkara yaitu : laki-laki muslim, Baligh, berakal sehat dan memiliki pengetahuan yang luas tentang agama, suci dari hadas dan najis, menutup aurat, berdiri dalam berkhutbah, didengarkan 40 jamaah, bisa membedakn sunnah dan rukun khutbah.

2. Apabila ada orang yang mengatakan, “Saya nanti saja kalau sudah tua baru bertobat dan akan menjalankan ajaran agama secara maksimal. Sekarang saya belum bisa menjaga diri.” Hal yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut, kecuali . . . .

A. membiarkan saja karena itu urusan dia, biar dia sendiri yang menanggungnya

B. membujuknya untuk bertobat sekarang

C. mengingatkan bahwa kematian seseorang tidak ada yang tahu

D. segeralah bertobat sebelum terlambat

E. memberikan tausiah tentang kisah-kisah teladan

Jawaban : A. membiarkan saja karena itu urusan dia, biar dia sendiri yang menanggungnya

Penjelasan : wajib bagi setiap muslim untuk berdakwah dan saling menasehati dalam kebaikan, dengan membiarkan dan mengatakan bahwa itu urusannya, berarti kita telah melalaikan tugas kita untuk menasehati padahal kita mampu. Dan secara tidak lansung bila kita membiarkannya dan dia mati dalam keadana belum bertaubat, maka kita harus bertanggung jawab atas siksa yang ia terima kelak karena kelalaiannya. ALLAh berfirman dalam Ali Imron 110 “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”

3. Ketika khatib sedang berkhutbah, temanmu berbicara atau ngobrol. Hal yang kamu lakukan adalah . . . .

A. mengatakan kepadanya kalau berbicara saat khatib sedang berkhutbah dapat membatalkan pahala ­alatnya

B. memberitahukan kepada orang tuanya kalau anaknya suka bercanda saat salat Jumat berlangsung

C. menjauhinya karena takut kita terpengaruh oleh perilaku-perilaku tercelanya

D. membiarkan dia ngobrol sendiri karena saya sedang khusyuk mendengarkan khutbah

E. memberi isyarat kepada temannya agar tidak berbicara dan ngobrol

Jawaban : D. membiarkan dia ngobrol sendiri karena saya sedang khusus mendengarkan khutbah.

Penjelasan : saat khotbah dimulai kita harus diam, dilarang berbicara bahkan dilarang menyuruh orang diam. Dalilnya dalam sabda Rasulullah ““Jika engkau berkata pada sahabatmu pada hari Jum’at, ‘Diamlah, khotib sedang berkhutbah!’ Sungguh engkau telah berkata sia-sia.”(HR. Bukhari no. 934 dan Muslim no. 851).

4. Seorang da’i hendaklah memulai dakwahnya atas dirinya sendiri. Istilah ungkapan tersebut adalah . . . .

A. amar ma’rµf

B. nahi munkar

C. ib’da binafsik

D. haqqul yaqin

E. uswatun hasanah

Jawaban : D. ib’da binafsik

Penjelasan : Ibda binafsik artinya mulai dari sendri. Seorang dai dalam berdakwah hendaklah mulai dari dirinya sendiri, setelah mampu melakukan baru ia dakwahkan kepada orang lain. Dan seorang dai dalam berdakwah hendaklah ia keras pada diri sendiri, maksudnya keras dalaam menyuruh diri untuk beramal, namun lembut kepada orang lain, yaituy memaklumi bila orang lain belum mampu beramal, karena tugasdai adalah menyampaikan bukan memaksa orang lain dalam amal.

5. Salah satu metode dakwah Rasulullah saw. adalah “al-Maui³atul hasanah” artinya . . . .

A. dengan kata-kata yang jelas

B. tutur kata yang sopan

C. dengan gaya yang menarik

D. nasihat/pengajaran yang baik

E. memberi hadiah

Jawaban : D. nasihat/pengajaran yang baik

Penjelasan : al-Mauiẓatul hasanah adalah nasihat / pengajaran yang baik. Yaitu nasehat yang dilakukan dengan lembut sehingga dapat meresap kehati, dan menunjukan dengna perbuatan. sesuai firman ALLAH dalam surah al baqqarah ayat 66 “Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”

B. Jawablah soal-soal berikut sesuai dengan pernyataan!

1. Mengapa umat Islam diwajibkan untuk berdakwah?

  • Dakwah Merupakan Kegiatan yang Membawa Kebahagiaan

Dakwah yang dilakukan umat muslim adalah aktivitas yang akan mendatangkan sebuah kebahagiaan, ketentraman, dan ketenangan dalam menjalani kehidupan. Orang yang sering berdakwah akan tetap merasa bahagia, meskipun ditimpa berbagai macam masalah.

  • Dakwah Bagian dari Aktivitas untuk Orang Muflih atau Beruntung

Menyebarkan kebaikan Islam kepada banyak orang menjadi bagian dari ciri-ciri orang yang beruntung dan bersyukur. Dakwah digunakan sebagai media untuk menjadi umat Islam yang lebih baik, karena memberikan nasehat dengan tujuan saling mengingatkan.

  • Dakwah Menjadi Sikapnya Orang-Orang Beriman

Salah satu ciri-ciri orang yang beriman adalah mengamalkan semua ajaran yang ada di Al-Qur’an dan hadist, termasuk melakukan dakwah. Dakwah yang dilakukan bisa melalui berbagai cara asalkan diterima oleh masyarakat dengan baik.

  • Dakwah yang Ditinggalkan Bisa Mendatangkan Petaka

Menjalankan kewajiban dari Allah SWT akan menjauhkan diri dari petaka dan segala keburukan. Dakwah menjadi salah satu cara untuk mendapatkan keberuntungan dan penjagaan dari Allah SWT bagi setiap umat-Nya.

  • Dakwah Merupakan Kegiatan yang Selalu Dilakukan Rasulullah

Rasulullah merupakan sosok yang dielu-elukan oleh umat muslim dan berlomba-lomba untuk mencontoh semua amalnya selama di dunia. Salah satu tindakan yang diajarkan dan dilakukan rasul selama hidup adalah berdakwah dengan berbagai cara.

  • Dakwah Menjadi Penyelamat di Hari Akhir

Setiap manusia yang diciptakan pasti akan merasakan mati dan menuju hari perhitungan amal untuk menentukan jalan ke surga dan neraka. Jika seorang hamba senantiasa menjalankan dakwah semasa hidupnya, ada kemungkinan besar dakwah tersebut menjadi penolong di hari kiamat nanti.

2. Jelaskan perbedaan antara dakwah, tablig, dan khutbah!

  • Dari pelaksanaannya

Khutbah dilaksanakan pada waktu tertentu, seperti pada salat Jumat, salat Idul Fitri, Idul Adha. Sedangkan tablig dan dakwah dapat dilaksanakan kapan saja.

  • Dari ketentuannya

Terdapat syarat dan rukun pada khutbah. Sedangkan tablig dan dakwah tidak ada rukun. Hanya ada syarat saja, yaitu: Islam, ballig, berakal, dan mendalami ajaran Islam.

  • Dari segi waktu

Pada khutbah, waktunya dibatasi. Sedangkan balig dan dakwah, waktu penyampaiannya tidak dibatasi.

  • Dari segi sebutan

Orang yang melaksanakan khutbah disebut khatib. Orang yang melaksanakan balig disebut mubaligh atau mubalighot. Orang yang melaksanakan dakwab disebut da’i.

Perbedaan khutbah, tabligh, dan dakwah.

  • Khutbah memiliki waktu-waktu tertentu dalam pelaksanaannya, sedangkan tabligh dan dakwah bisa dilakukan kapan saja.
  • Khutbah memiliki syarat dan rukun, sedangkan tabligh dan dakwah tidak memiliki syarat dan rukun.
  • Khutbah memerlukan mimbar, sedangkan tabligh dan dakwah tidak memerlukan mimbar.
  • Khutbah dilakukan oleh seorang khatib yang hendaknya memiliki pengetahuan yang fasih tentang Islam sedangkan tabligh dan dakwah tidak demikian.
  • Khutbah dilakukan secara khusus dengan memiliki tata cara tertentu, sedangkan tabligh dan dakwah tidak.
  • Pelaksana khutbah disebut khatib, sedangkan tabligh disebut muballigh dan dakwah disebut da’i atau juru dakwah.

3. Bagaimana cara berdakwah Nabi Muhammad saw.?

Pertama, yaitu membangun masjid (Bina’ul Masjid). Menurut Ustadz Khairuddin, Rasulullah tentu tidak haya membangun masjid secara fisik, tapi juga memakmurkan dan memberdayakannya. Menurut dia, masjid saat itu benar-benar menjadi pusat pergerakan penataan dan perbaikan umat dengan segala demensinya. Dari persoalanan keagamaan hingga persoalan kenegaraan.

Kedua, Rasulullah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar (At-ta’akhi bainal Muhajirin wal Anshar). Menurut Ustadz Khairuddin, dua elemen masyarakat Madinah ini lah yang kelak akan menjadi penunjang utama dakwah Nabi. Persaudaran sejati yang dibangun berada dalam visi dan misi yang sama, yaitu la aisya illa aisyal akhirah. Artinya, tidak ada kehidupan hakiki kecuali kehidupan akhirat.

Ustadz Khairuddin menjelaskan, persaudaraan yang dilukiskan Nabi ibarat sebatang tubuh yang akan turut merasakan penderitaan saat ada salah satu anggotanya yang sakit. Sebagai makhluk sosial, membangun kebersamaan, tepo selero, persatuan dan kesatuan adalah keniscayaan dalam menggapai keberhasilan

Langkah yang ketiga, Rasululullah membangun relasi dengan semua pihak di luar Islam (Al alaqoh ma’a ghairil muslimin. Menurut Ustaz Khairuddin, dalam dakwahnya Rasulullah berkenan mengajak semua kalangan dengan latar belakang yang berbeda untuk bersama-sama menghadirkan kemaslahatan bagi umat manusia.

Dia mengatakan, perbedaan dan keragaman sejatinya adalah rahmat dan modal kekuatan yang dahsyat jika dikelola dengan baik. Sebaliknya, kata dia, hal itu juga bisa menjadi bom waktu jika salah dalam memenejnya.

Menurut Ustaz Khairuddin, tiga simpul kekuatan inilah yang seharusnya menjadi teladan bagi para agen perubahan, baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemimpin negara dalam menata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

4. Bagaimana cara berdakwah di lingkungan yang memang sudah jauh dari nilai-nilai ajaran Islam?

Bagaimana cara berdakwah di lingkungan yang memang sudah jauh dari nilai-nilai ajaran Islam?Cara berdakwah di lingkungan yang memang sudah jauh dari nilai-nilai ajaran Islam yang terbaik menurut saya adalah dengan cara DAKWAH BILHAL atau dakwah dengan perbuatan. Karena apabila dengan dakwah billisan (dakwah dengan lisan), orang-orang yang sudah tertutup mata hatinya sukar untuk diubah melalui kata-kata. Tetapi, apabila diberi contoh dengan perbuatan atau tindakan, mereka yang sudah tertutup mata hatinya akan terbuka matanya, sehingga mata hatinya juga ikut terbuka.

Apabila di suatu lingkungan yang memang sudah jauh dari nilai-nilai ajaran Islam, cara berdakwah yang terbaik adalah dengan dakwah bilhal. Seperti menyantuni fakir miskin dan anak yatim piatu, membantu sesama yang membutuhkan bantuan tanpa mengharapkan balasan, melaksanakan salat lima waktu dengan tertib, melaksanakan kegiatan-kegiatan agama dengan baik, dan lain-lain. Perbuatan merupakan cara terbaik untuk membuka mata hati seseorang yang telah tertutup.

Seperti kata pepatah, “Dari mata turun ke hati.” Apabila mata sudah terbuka, maka mata hati pun akan ikut tersentuh.

5. Apa yang kamu lakukan ketika melihat orang Islam yang perilakunya tidak sesuai dengan apa yang ada dalam ajaran Islam?

Yang akan saya lakukan ketika melihat seseorang dengan prilaku yang tak sesuai dengan agama islam adalah MENGINGATKAN bahwa semua perbuatan disaksikan oleh Allah dan dicatat oleh malaikat sehingga ia paham bahwa prilakunya tidak akan luput dari penghisaban kelak.

MENGINGATKAN dan MENASEHATI dan MENDOAKAN adalah hal yang paling tepat untuk saya lakukan. Hal tersebut saya lakukan apabila sesuai dengan beberapa kondisi, sebagai berikut:

Orang tersebut memiliki kedekatan dengan saya. Sebab menasehati orang yang sama sekali tidak dikenal, apalagi cuma sekedar ketemu di jalan, cenderung tindakan yang tidak mengenakkan.

Tindakan menasehati atau mengingatkan saya ambil apabila hanya norma agama yang dilanggar. Jika perbuatannya juga melanggar norma lain seperti hukum misalnya, maka bukan pada kondisi tertentu bisa dilaporkan ke pihak berwajib. Misalnya pel4curan, miras, narkoba, judi. Perbuatan-perbuatan ini selain dilarang agama juga termasuk kriminalitas.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Jelaskan perbedaan antara dakwah, tablig, dan khutbah Halaman 62-63 Bab 4 (Saling Menasehati dalam Islam)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Evaluasi Jelaskan perbedaan antara dakwah, tablig, dan khutbah Halaman 62-63 Bab 4 (Saling Menasehati dalam Islam). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/apabila-ada-orang-yang-mengatakan-saya-nanti-saja-kalau-sudah-tua-baru-bertobat-dan-akan-menjalankan-ajaran-agama-secara-maksimal-sekarang-saya-belum-bisa-menjaga-diri-hal-yang-ha/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya?

[Kunci Jawaban] Kalor lebur es adalah 80 kal/g. Apa maksudnya? Pertanyaan: 3. Kalor lebur es …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!