Breaking News

Apa saja penyebab timbulnya permasalahan di daerah perbatasan?

Questions and Answer Keys for Class 11 PPKN Curriculum 2013 Revised 2017 Group Tasks 6.1 What are the causes of problems in border areas Page 181-183 Chapter 6 (Strengthening Unity and National Unity in the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI)) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tugas Kelompok 6.1 Apa saja penyebab timbulnya permasalahan di daerah perbatasan Halaman 181-183 Bab 6 (Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Tugas Kelompok 6.1

Bacalah berita di bawah ini.

Potret Perbatasan: Tinggal di Indonesia, Menggantungkan Hidup Dengan Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID, NUNUKAN — Kehidupan masyarakat perbatasan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, sampai saat ini masih sangat tergantung pada negeri tetangga Malaysia.

“Ketergantungan itu antara lain terlihat dalam pemenuhan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap harinya, hampir seluruhnya merupakan produk asal Malaysia,” kata Sannari, seorang warga perbatasan di Ajikuning, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Senin. Menurut Sannari, kondisi itu masih sulit dihindari mengingat masyarakat Pulau Sebatik dan Kabupaten Nunukan secara umum, suplai sembako masih tergantung dari Malaysia, karena sulitnya mendapatkan produk kebutuhan sehari-hari asal Indonesia. Selain mudah mendapatkannya juga harganya lebih murah daripada produk asal Indonesia.

Misalnya, gula pasir yang merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat, harganya di Malaysia hanya RM 2.20 atau Rp6.600 (RM 1 = Rp3.000) per kg. Sementara harga gula pasir asal Indonesia harganya mencapai Rp11.000 sampai Rp12.000 per kg bahkan lebih dari itu. Selain itu, untuk mendapatkan produk asal Indonesia sangat sulit karena hanya ada di Kota Tarakan.

Bukan hanya sembako yang diperoleh dari Malaysia, Sannari yang mengaku berasal dari Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan itu menambahkan juga bahan bangunan seperti batu gunung, kerikil, semen, dan lain-lainnya semuanya berasal dari Malaysia.

Oleh karena itu, ketergantungan dengan negeri jiran Malaysia sangat sulit dihindari. “Kalau dibilang masyarakat perbatasan di Pulau Sebatik ini menggantungkan hidupnya di Malaysia memang iya. Kalau tidak begitu mau makan apa kita di sini (Pulau Sebatik),” ujar Sannari.

Dia mengatakan kemudahan mendapatkan sembako atau kebutuhan lainnya di Malaysia, karena masyarakat perbatasan di Pulau Sebatik hampir setiap harinya menyeberang ke Tawau, Malaysia, untuk berbelanja. “Masyarakat di sini setiap hari ke Tawau, karena jangkauannya dekat hanya 15 menit sudah sampai di sana (Tawau),” katanya.

Sumber: wwwrepublika.co.id

Nah, setelah membaca berita di atas diskusikanlah dengan teman sebangku pertanyaan-pertanyaan berikut.

a. Apa saja penyebab timbulnya permasalahan di daerah perbatasan?

  • Indonesia Merupakan Negara Kepulauan

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak pulau yang menjadi satu kesatuan wilayah Indonesia. Jumlah pulau di Indonesia sendiri terdiri atas puluhan ribu pulau.

Dengan negara kepulauan ini, maka otomatis komunikasi yang terjalin untuk setiap pulau (antar pulau) menjadi semakin sulit, karena setiap pulau, memiliki infrastruktur yang berbeda-beda. Tahukah kamu, jika lancarnya komunikasi karena didukung dengan infrastruktur yang memadai untuk melakukan komunikasi?

Kurangnya infrastruktur yang memadai, maka komunikasi menjadi sulit dan tidak akan tercipta atau terjalin dengan baik. Terlebih, jika kita memperhatikan daerah-daerah yang berada di perbatasan, di mana daerah tersebut biasanya didominasi oleh suku-suku asli, dalam arti lain sedikit tertinggal dalam masalah teknologi informasi.

Sehingga, untuk bisa terjalin komunikasi dan hubungan yang baik antar sesama, antar pulau, maka perlunya diciptakan infrastruktur yang memadai dan perhatian yang harus diberikan secara lebih kepada wilayah terkait yang memiliki masalah tersebut.

  • Kurangnya Perhatian dari Pemerintah

Kurangnya perhatian yang diberikan oleh Pemerintah, kadangkala juga bisa membuat permasalahan yang terjadi di daerah perbatasan.

Seperti contohnya, Pemerintah lebih giat dalam menekankan program-programnya hanya pada wilayah tertentu, atau wilayah yang hanya terjangkau oleh mereka saja. Ini menimbulkan kecemburuan sosial dari wilayah-wilayah lain yang belum terjangkau program dari pemerintah tersebut.

Dari situlah, bibit-bibit konflik mulai muncul, bahkan jika konflik atau masalah tersebut tidak segera ditanggulangi, akan menjadikan suatu ancaman yang besar, dan justru membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebaiknya, untuk kedepan, Pemerintah lebih memperhatikan daerah-daerah yang kurang terjangkau untuk segera dibenahi dengan fasilitas yang memadai, mudah dijangkau, sehingga di Indonesia semua itu sama, setara, dan tidak dibeda-bedakan.

Karena sebenarnya, pembangunan di daerah perbatasan sangat diperlukan oleh masyarakat agar bisa menikmati fasilitas seperti fasilitas yang sudah ada di beberapa wilayah di Indonesia.

  • Sarana dan Prasarana Masih Kurang

Sarana dan Prasarana memang dibutuhkan di setiap daerah untuk bisa membantu terciptanya dan terjalinnya hubungan yang baik antar masyarakat dan antar wilayah.

Contoh saja akses internet. Akses internet masih dibatasi, di mana untuk daerah-daerah pelosok dan perbatasan belum bisa terjangkau oleh internet. Mengapa bisa terjadi? Karena infrastruktur seperti jalan juga masih belum terjangkau.

Padahal, jika semua wilayah yang ada di Indonesia sudah bisa merasakan fasilitas yang dibutuhkan, mungkin bisa lebih makmur dibandingkan dengan yang sekarang ini.

  • Kebutuhan Ekonomi

Dalam daerah perbatasan, yang menjadi masalah di sini adalah, bingungnya masyarakat untuk mencari kebutuhannya, karena jarak yang sangat jauh untuk bisa mencapainya.

Seperti di dalam film “Tanah Surga, Katanya” yang sudah pernah saya tonton, di mana masyarakat Indonesia yang ada di perbatasan Indonesia – Malaysia, di mana masyarakat Indonesia diharuskan berjalan jauh untuk sampai ke Negeri Orang, yaitu Negeri Jiran.

Kebutuhan ekonomi yang sulit dalam memenuhi kebutuhan hidup juga merupakan faktor lain betapa susahnya orang-orang daerah perbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

  • Tingginya Angka Kemiskinan

Kemiskinan memang menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di setiap kawasan perbatasan, baik itu darat maupun laut. Hal ini bisa dilihat dari tingginya jumlah keluarga prasejahtera yang ada di kawasan perbatasan serta kesenjangan sosial ekonomi dengan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan negara tetangga.

Biasanya, hal ini disebabkan oleh adanya akumulasi berbagai faktor, seperti contohnya rendahnya produktifitas masyarakat serta belum teroptimalkannya pemanfaatan sumber daya alam yang ada di kawasan perbatasan.

  • Terisolasinya Kawasan Perbatasan

Kawasan perbatasan masih mengalami kesulitan aksesibilitas, baik itu darat, laut maupun udara menuju pusat-pusat pertumbuhan. Di wilayah Kalimantan serta Papua, aksesibilitas yang sulit bisa memunculkan kecenderungan masyarakat untuk berinteraksi dengan masyarakat di wilayah Serawak dan Papua Nugini.

Dengan minimnya aksesibilitas dari dan keluar kawasan perbatasan wilayah menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong orientasi masyarakat yang cenderung untuk memposisikan aktivitas sosial ekonomi lebih ke negara tetangga yang dalam jangka panjang bisa dikhawatirkan akan memunculkan degradasi nasionalisme masyarakat perbatasan.

  • Rendahnya Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Sebagai salah satu dampak dari minimnya sarana dan prasarana yang ada di bidang pendidikan serta kesehatan, kualitas SDM masyarakat yang ada di sebagian besar kawasan perbatasan juga masih terbilang cukup rendah.

Masyarakat belum bisa mendapatkan pelayanan kesehatan serta pendidikan sebagaimana mestinya yang diakibatkan oleh jauhnya jarak dari permukiman dengan fasilitas yang ada. Optimalisasi potensi sumber daya alam dan pengembangan ekonomi yang ada di kawasan perbatasan kian sulit untuk dilakukan.

Dengan rendahnya tingkat pendidikan, keterampilan, serta kesehatan masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mampu menghambat pengembangan ekonomi yang pada kawasan perbatasan untuk bisa bersaing dengan wilayah negara tetangga.

Masalah yang terjadi di daerah perbatasan wilayah Indonesia bukan lagi menjadi hal yang baru pada saat ini. Semenjak Indonesia menjadi negara yang berdaulat, daerah perbatasan sudah menjadi masalah yang berat dan hingga saat ini belum ada titik terang yang muncul untuk bisa menangani masalah tersebut.

Kesejahteraan dari masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah perbatasan cukup miris dan perlu untuk diperhatikan.

Daerah perbatasan memang menjadi salah satu wilayah yang fatal dan harus bisa diberikan perhatian secara lebih. Pembangunan serta fasilitas seperti contohnya pendidikan, kesehatan, transportasi, komunikasi dan sebagainya harus bisa memadai. Masyarakat yang ada di daerah perbatasan juga ikut diperhatikan dengan lebih sehingga mereka tidak terisolir dari dunia luar.

Pendidikan yang terjadi di daerah perbatasan juga masih terbilang cukup rendah karena fasilitasnya yang kurang memadai. Ditambah dengan kesadaran masyarakat yang masih kurang akan pendidikan sebagai suatu bekal di masa depan. Masyarakat masih memiliki anggapan lebih baik untuk bekerja dalam menghidupi kebutuhan yang sekarang dibandingkan dengan sekolah untuk kebutuhan yang ada di masa mendatang.

b. Mengapa pembangunan belum merata sampai ke daerah perbatasan?

  • Alasan pemerintah bila ditanya mengapa pembangunan belum merata sampai ke daerah perbatasan dikarenakan transportasi yang kurang memadai dan masyarakat yang belum bisa menerima perubahan. Namun seharusnya perlu dilakukam pendekatan secara intens agar segera terjadi perubahan dan Indonesia dapat segara berkembang sehingga tidak ada lagi masalah di daerah perbatasan karena belum adanya pemerataan. Jadi pada intinya upaya pemerintah lah yang perlu ditingkatkan.
  • Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga proses pembangunan berlangsung sangat lama dan tidak efektif
  • Lokasinya yang terisolasi membuat pemerintah susah untuk menjangkau daerah-daerah perbatasan
  • Lokasi yang terpencil membuka peluang terhadap penyelewengan dana pembangunan dari pemerintah pusat oleh oknum-oknum yang memiliki kedudukan di pemerintahan daerah.

c. Apakah permasalahan di daerah perbatasan ini dapat menimbulkan persoalan lainnya? Jika ya, apa saja bentuk persoalan yang mungkin terjadi?

Ya, masalah di perbatasan ini dapat menimbulkan persoalan lainnya. Persoalan yang mungkin terjadi adalah budaya , masyarakat , serta kekayaan serta pulau yang ada di perbatasan dapat di klaim oleh pihak negara tetangga dikarenakan pemerintah yang kurang perhatian akan masyarakat di negerinya sendiri. Selain itu, permasalahan di daerah perbatasan dapat menimbulkan permasalahan lain seperti :

  • Munculnya gerakan separatisme yang tidak puas dengan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
  • Semangat nasionalisme dan patriotisme pada masyarakat di kawasan perbatasan sangat rendah karena merasa tidak menikmati semua fasilitas, sarana dan prasarana dari pemerintah pusat seperti yang ada di daerah-daerah lainnya.
  • Timbulnya permusuhan antara warga negara Indonesia dengan warga negara tetangga.
  • Hubungan diplomatik antara dua negara yang berada di perbatasan dapat terganggu.
  • Wilayah RI yang berada di daerah perbatasan dapat jatuh ke negara tetangga.
  • Dapat menimbulkan peperangan baik dengan negara tetangga maupun masyarakat di daerah perbatasan itu sendiri.

d. Uraikan solusi yang kamu tawarkan kepada pemerintah untuk mengatasi permasalahan di daerah perbatasan?

Untuk solusi dari pihak saya yang akan saya tawarkan pada pemerintah demi mengatasi permasalahan di daerah perbatasan adalah dengan pemerintah lebih masuk kembali dan terjun dalam wilayah perbatasan. Mulai mengenal dan memperbaiki kondisi yang ada disana. Tidak menutup kemungkinan maka kondisi dapat berangsur membaik. Selain itu, ada beberapa solusi lainnya yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan di daerah perbatasan antara lain :

  • Menciptakan sistem distribusi yang lebih efektif sehingga distribusi semua kebutuhan terutama ekonomi dapat berjalan lancar.
  • Pertahanan dan keamanan di daerah perbatasan harus lebih ditingkatkan untuk mencegah terjadinya gerakan separatis atau pemberontakan lainnya.
  • Pemerintah dan masyarakat di daerah perbatasan harus memiliki komitmen bersama dalam segala kegiatan pembangungan dan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
  • Pola pikir masyarakat daerah perbatasan yang perlu diubah agar lebih aktif dalam segala kegiatan untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tugas Kelompok 6.1 Apa saja penyebab timbulnya permasalahan di daerah perbatasan Halaman 181-183 Bab 6 (Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI))”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tugas Kelompok 6.1 Apa saja penyebab timbulnya permasalahan di daerah perbatasan Halaman 181-183 Bab 6 (Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal dari fosil secara berlebihan? Coba jelaskan!

[Kunci Jawaban] Apakah yang dimaksud energi fosil? Mengapa kita tidak boleh menggunakan energi yang berasal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!