Breaking News

Aktivitas 9.3 Uji Kandungan Gula dan Protein dalam Urine

Questions and Answers for Natural Science Class 8 Curriculum 2013 Revised 2017 Activity 9.3 Test of Sugar and Protein Content in Urine Pages 97-99 Chapter 9 (Human Excretion System) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 9.3 Uji Kandungan Gula dan Protein dalam Urine Halaman 97-99 Bab 9 (Sistem Ekskresi Manusia) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Ayo, Kita Lakukan

Aktivitas 9.3 Uji Kandungan Gula dan Protein dalam Urine

Apa yang kamu perlukan?

  1. Urine
  2. Tabung reaksi (satu tabung per sampel uji)
  3. Rak tabung reaksi
  4. Pipet tetes
  5. Kertas label
  6. Kaki Tiga
  7. Pembakar spiritus
  8. Penjepit tabung reaksi
  9. Termometer
  10. Gelas Kimia
  11. Reagen Benedict
  12. Reagen Biuret
  13. Air panas
  14. Uji Kandungan Gula dalam Urine

Reagen Benedict pada umumnya digunakan untuk menguji bahan makanan yang mengandung gula. Reagen ini berwarna biru jernih. Setelah sampel yang diuji ditetesi reagen Benedict, akan terjadi perubahan warna. Apabila sampel berubah warna menjadi biru kehijauan atau kuning  berarti bahan makanan tersebut mengandung sedikit gula. Apabila berwarna merah bata berarti bahan makanan tersebut banyak mengandung gula. Reagen ini juga dapat digunakan untuk menguji apakah di dalam urine juga terkandung gula. Jika dalam urine mengandung gula, berarti ada gangguan pada kerja ginjal.

Apa yang harus kamu lakukan?

  1. Masukkan 40 tetes (2 mL) sampel urine ke dalam tabung reaksi, dan beri label setiap sampel. Berhati-hatilah agar urine tidak tumpah atau mengenai bajumu!
  2. Tambahkan 10 tetes larutan Benedict pada masing-masing tabung reaksi!
  3. Panaskan tabung reaksi dalam beker gelas yang berisi air bersuhu 40-50*C selama lima menit dengan menggunakan penjepit tabung reaksi. Berhati-hatilah dalam melakukan prosedur ini.
  4. Perhatikan perubahan warna yang terjadi pada urine dalam tabung reaksi!
  5. Pada waktu akan mematikan pembakar spiritus, janganlah ditiup! ‘Tetapi lakukan dengan menutup pembakar spiritus dengan penutupnya.
  6. Cucilah tanganmu dengan sabun segera setelah praktikum selesai.
  7. Uji Kandungan Protein dalam Urine

Reagen Biuret pada umumnya digunakan untuk mengetahui adanya kandungan protein pada bahan makanan. Reagen Biuret berwarna biru, yang  apabila bereaksi dengan protein akan berubah warna menjadi ungu. Reagen Biuret juga dapat digunakan untuk menguji keberadaan protein dalam urine.

Apa yang harus kamu lakukan ?

  1. Masukkan 40 tetes (2 mL) sampel urine ke dalam tabung reaksi, dan beri label setiap sampel. Berhati-hatilah agar urine tidak tumpah atau mengenai baju!
  2. Tambahkan 3 tetes reagen Biuret untuk masing-masing tabung! Kocok perlahan-lahan untuk mencampur!
  3. Perhatikan perubahan warna yang terjadi!

Data pengamatan

Catatlah data pengamatan kamu dengan cermat dan teliti sesuai dengan hasil praktikum pada Tabel 9.1.

Tabel 9.1 Hasil Pengujian Kandungan Beberapa Zat dalam Urine

Apa yang perlu kamu diskusikan?

1. Apa yang kamu ketahui tentang kandungan yang ada pada urine manusia?

Kandungan yang ada pada urine manusia adalah 95% air. Sisanya berupa ion-ion yaitu SO₄²⁻, Na⁺, Cl, Fospat, Magnesium, K⁺,  PO₄²⁻. Zat lain yaitu urea, hormon, obat-obatan (jika sedang mengkonsumsi) dan amonia yang memberi aroma khas urine. Terdapat pula substansial lain seperti pigmen empedu yang memberi warna pada urine.

  • Kandungan air dalam darah dikeluarkan dari tubuh jika konsentrasinya terlalu tinggi.
  • Berasal dari hasil perombakan sel darah merah di hati dan memberi warna kekuningan pada urine.
  • Garam dikeluarkan untuk menjaga konsentrasi garam di darah supaya tidak berlebih.
  • Urea (9,3 g/L). Merupakan hasil dari perombakan protein.
  • Asam urat. Merupakan hasil dari perombakan protein.
  • Merupakan hasil dari perombakan protein. Amonia memberi bau pada urine.
  • Obat-obatan. Obat-obatan dibuang supaya tidak menjadi racun dalam tubuh. Itulah sebab mengapa sehabis minum obat urine kita menjadi berbau seperti obat.
  • Asam klorida (1,87 g/L)
  • Sodium (1,17 g/L)
  • Potasium (0,75 g/L)
  • Gula ditemukan pada urine penderita diabetes dan tidak akan ditemukan pada urine orang yang sehat.
  • Nitrogen
  • Fosfor
  • Kreatinin (0,67 g/L)
  • Asam sulfat

2. Berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan, kelainan apa yang mungkin terjadi jika urine mengandung gula?

Kelainan yang terjadi apapila urine mengandung gula adalah penyakit diabetes/kencing manis.

3. Berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan, kelainan apa yang mungkin terjadi jika urine mengandung protein?

Kelainan yang terjadi apapila urine mengandung protein adalah terkena penyakit berikut:

  • Penyakit ginjal kronis, seperti gagal Ginjal Kronis
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Penyakit jantung
  • Infeksi ginjal
  • Glomerulonefritis
  • Anemia sel sabit

4. Apa yang dapat kamu lakukan untuk menjaga ginjalmu tetap sehat?

  • Olahraga

Olahraga merupakan salahsatu kebiasaan sehat yang harus runtin dilakukan. Selain itu dengan berolahraga resiko seseorang menderita penyakit ginjal bisa diturunkan. Ini dikarenakan ketika berolahraga dapat mengubah cara tubuh dalam menangani nutrisi dan cairan yang berpengaruh pada ginjal. Pada saat berolahraga keringat yang keluar dari tubuh lebih banyak dan seseorang akan lebih cenderung minum air putih lebih banyak sehingga dapat mencegah dari terbentuknya batu ginjal.

  • Kontrol Diet

Anda harus bisa mengontrol diet dengan cara tidak mengkonsumsi makanan yang menggunakan pengawet dan juga makanan kemasan yang mungkin jika dikonsumsi dalam jangka panjang akan mengakibatkan masalah pada kesehatan Anda, termasuk pada fungsi ginjal.

  • Menjaga Tekanan Darah

Kerusakan ginjal juga bisa diakibatkan oleh adanya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi dapat mengakibatkan organ jantung bekerja lebih keras dari biasanya dan dalam jangka waktu yang cukup panjang bisa mengakibatkan rusaknya pembuluh darah yang ada pada tubuh. Jika pembuluh darah yang rusak adalah pembuluh darah pada bagian organ ginjal maka ginjal akan terganggu fungsinya.

  • Minum Air Putih

Agar Ginjal dapat berfungsi dengan baik, jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih dengan cukup setiap harinya. Dengan mengkonsumsi air yang cukup setiap hari maka fungsi ginjal akan lebih terjaga dari terjadinya berbagai penumpukan sisa metabolisme yang bisa mengakibatkan munculnya batu ginjal.

  • Menjaga Gula Darah

kadar gula darah juga harus tetap dijaga agar tidak membuat fungsi ginjal bekerja lebih berat. Bila fungsi ginjal terganggu maka ginjal tidak akan menjalankan fungsinya dengan optimal. Gula darah harus terkontrol karena jika gula darah dalam tubuh terlalu tinggi maka akan berakibat ginjal menyaring terlalu banyak darah sehingga jika terus menerus terjadi, fungsi ginjal akan mengalami penurunan dan terjadi kebocoran pada saringan yang berada pada ginjal tersebut.

  • Berhenti Mer0kok

Mer0kok merupakan hal yang wajib dihindari agar tubuh tetap sehat. Bahkan mer0kok juga dapat menganggu fungsi ginjal. Apabila seseorang mer0kok, maka aliran darah menuju berbagai organ dalam tubuh akan menjadi lambat dan apabila sudah menderita penyakit ginjal maka fungsi ginjal akan semakin buruk.

  • Jangan Mengkonsumsi Obat-obatan

Ada banyak makanan dan minuman yang bisa menjadi racun bagi ginjal. Oleh karena itu, Anda wajib untuk tetap menjaga apa yang dikonsumsi sehingga fungsi ginjal akan tetap dalam keadaan yang optimal. Beberapa minuman yang perlu dihindari diantaranya soda, alk0hol dan beberapa produk minuman berenergi yang memiliki kalori tinggi akan mengganggu fungsi ginjal dalam jangka waktu yang panjang.

  • Tes Medis

Tes Medis perlu dilakukan dengan rutin apabila Anda telah berusia lebih dari 30 tahun. Anda bisa mengkonsultasikan berbagai masalah kesehatan terutama untuk memastikan bahwa ginjal Anda tetap dalam keadaan sehat. Selain itu, riwayat penyakit ginjal pada keluarga juga harus diperhatikan.

Apa yang dapat kamu simpulkan?

Berdasarkan praktikum dan diskusi yang telah kamu lakukan, apa yang dapat kamu simpulkan?

Kita dapat menguji kandungan gula dan protein dalam urine dengan menggunakan reagen Benedict dan reagen Biuret. Jika urine yang sudah dicampur dengan reagen Benedict berubah warna menjadi biru kkehijauan atau kuning berarti ada sedikit kandungan gula didalam tubuh, jika berubah warna menjadi merah bata Anda perlu mewaspadai itu karna itu bisa ginjal ada gangguan. Dan jika urine yang telah dicampur dengan reagen Biuret berubah warna menjadi ungu berari ada gangguan di nefron ginjal.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 9.3 Uji Kandungan Gula dan Protein dalam Urine Halaman 97-99 Bab 9 (Sistem Ekskresi Manusia)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Aktivitas 9.3 Uji Kandungan Gula dan Protein dalam Urine Halaman 97-99 Bab 9 (Sistem Ekskresi Manusia). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas! b. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!