Breaking News

Aktivitas 6.2 Membuat Magnet

Natural Science Questions and Answers for Class 9 Curriculum 2013 Revision 2018 Activity 6.2 Making Magnets Pages 12-13 Chapter 6 (Magnetism and Its Utilization) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Aktivitas 6.2 Membuat Magnet Halaman 12-13 Bab 6 (Kemagnetan dan Pemanfaatannya) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Ayo, Kita Lakukan

Aktivitas 6.2 Membuat Magnet

Apa yang kamu perlukan?

  1. 2 paku besar dengan panjang ± 10 cm
  2. 1 magnet batang
  3. 1 baterai besar dengan tegangan 1,5 volt
  4. 1 kawat tembaga dengan panjang ± 25 cm
  5. 1 paku kecil
  6. 1 kompas

Apa yang harus kamu lakukan?

Langkah kerja 1

  1. Dekatkan paku pertama dengan magnet seperti pada Gambar 6.10!
  2. Setelah paku pertama terinduksi menjadi magnet, dekatkan paku pertama pada paku kedua! (Hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa paku 1 telah terinduksi menjadi magnet)
  3. Gunakan kompas untuk mengetahui kutub magnet pada paku 1.

Langkah kerja 2

  1. Lilitkan kawat tembaga pada paku dengan arah lilitan dari bawah ke atas. Sisakan kedua ujung kawat agar cukup panjang untuk disambungkan ke kutub-kutub baterai.
  2. Hubungkan ujung-ujung kawat tembaga pada kutub-kutub baterai.
  3. Dekatkan ujung paku pada kutub utara magnet. Amati apa yang terjadi. Gunakan kompas untuk mengetahui kutub magnet.
  4. Coba ubah arah lilitan kawat pada paku, amati apakah terjadi perubahan kutub magnet?

Langkah kerja 3

  1. Gosokkan magnet pada paku dengan arah gosokan searah.
  2. Dekatkan paku yang telah digosok dengan paku-paku kecil.

Amati apa yang terjadi!

  1. Gunakan kompas untuk mengetahui kutub magnet.

Apa yang perlu kamu diskusikan?

1. Berdasarkan langkah kerja 1, amati peristiwa yang terjadi pada paku pertama dan kedua. Apakah paku pertama menarik paku kedua?

Berdasarkan langkah kerja 1, amati apa yang terjadi pada paku pertama dan kedua. Apakah paku pertama menarik paku kedua?

Jawabannya adalah iya, karena paku pertama dan kedua akan terkena medan magnet, maka kedua paku tersebut berubah menjadi magnet. Selain itu, dari pengamatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa semakin dekat jarak antara paku besar dengan magnet, maka sifat magnet yang dimiliki paku besar semakin kuat sehingga paku kecil yang menempel semakin banyak.

Prinsip dari pembentukan magnet metode induksi adalah kutub magnet yang didekatkan dengan ujung logam menghasilkan kutub yang berlawanan dengan kutub magnet.

2. Berdasarkan langkah kerja 2, apabila arah lilitan pada paku diubah dari atas ke bawah, apakah interaksi yang terjadi pada rangkaian paku dengan kutub-kutub magnet (seperti pada kegiatan langkah 3) sama? Jika hasilnya berbeda, coba identifikasi mengapa berbeda? Jika hasilnya sama, coba identifikasi mengapa sama?

Berdasarkan langkah kerja 2, apabila arah lilitan pada paku diubah dari atas ke bawah, apakah interaksi yang terjadi pada rangkaian paku dengan kutub-kutub magnet (seperti pada percobaan langkah 3 dan 4) sama? Jika hasilnya berbeda, coba identifikasi mengapa berbeda? Dan jika hasilnya sama, coba identifikasi mengapa sama?

Jawabannya adalah hasilnya akan berbeda. Hal ini terjadi karena arah lilitan akan mempengaruhi kutub yang terbentuk pada paku. Untuk menentukan arah kutub utara dan kutub selatannya. Kita menggunakan kaidah tangan kanan (keempat jadi dan ibu jari). Yakni keempat jari tangan kanan menunjukkan arah arus yang mengalir. Arah arus yang mengalir adalah berasal dari kutub positif baterai. Kemudian ibu jari sebagai arah kutub Utara. Jika arah listrik diubah maka posisi kutub magnet pada paku akan berubah, dan interaksi dengan magnet akan berbeda.

Magnet yang dibuat dengan listrik inilah yang disebut sebagai elektromagnetik. Elektromagnetik pertama kali ditemukan oleh Hans Christian Oersted pada tahun 1819.  Elektromagnetik termasuk jenis magnet sementara. Hal ini karena ketika arus listrik diputus, maka sifat kemagnetan bahan akan hilang dalam hitungan detik. Sehingga menyebabkan jarum-jarum yang semula menempel pada paku akan jatuh atau lepas.

Kita bisa meningkatkan kekuatan elektromagnetik dengan memperbesar nilai tegangan DC atau menambah jumlah baterai dan menambah jumlah lilitan pada paku besi.  Dengan ilmu fisika dapat dijelaskan bahwa kabel yang dialiri arus listrik akan menimbulkan medan listrik dan mempengaruhi magnet elementer yang menyusun besi atau baja. Hal tersebut membuat posisi magnet elementer yang semula tidak teratur menjadi seragam dan searah. Sehingga akan membuat besi memiliki sifat kemagnetan.

3. Berdasarkan langkah kerja 3, bagaimana pengaruh arah gerak menggosok paku pada magnet dengan kutub yang terbentuk pada magnet?

Berdasarkan langkah kerja 3, bagaimana pengaruh arah gerak menggosok dengan kutub yang berbentuk pada magnet?

Jawabannya adalah batang besi yang digosok dengan magnet selama beberapa saat akan berubah menjadi magnet. Semakin lama Anda menggosok besi tersebut dengan magnet, maka sifat kemagnetan pada besi tersebut akan bertahan semakin lama. 

Besi dan baja yang digosok dengan magnet bisa mempunyai sifat kemagnetan karena merupakan bahan yang tersusun dari atom-atom magnet atau domain-domain magnet yang disebut magnet elementer. Arah dan susunan magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja bentuknya tidak teratur, sehingga ke tika besi atau baja digosok menggunakan magnet tetap dalam satu arah, menyebabkan susunan magnet elementer pada benda tersebut menjadi teratur. Ketika arah magnet elementer pada besi dan baja menjadi seragam, maka bahan tersebut dapat memiliki sifat kemagnetan.

Prinsip menentukan kutub magnet pada besi atau baja yang digosok dengan magnet adalah kutub yang pertama kali menyentuh logam akan sejenis.  Misalnya ada sebuah batang logam besi yang ujungnya adalah X dan Y. Kemudian digosokan ujung magnet kutub Selatan secara searah dan kontinyu mulai dari ujung X. Maka ujung logam besi X menjadi kutub Selatan dan ujung logam Y menjadi kutub Utara.

Apa yang dapat kamu simpulkan?

Uraikan prinsip dasar cara pembuatan magnet yang sesuai dengan langkah kerja 1, 2, dan 3!

Magnet secara sederhana dapat dibuat dengan menggunakan tiga cara, yaitu gosokan, induksi, dan aliran listrik. Soal ini menanyakan mengenai hasil dari praktikum kemagnetan dalam hal percobaan membuat magnet. Soal pertama adalah soal terkait praktikum membuat magnet dengan cara induksi. Soal kedua adalah soal terkait praktikum membuat magnet dengan cara induksi aliran listrik. Sedangkan, soal ketiga adalah soal terkait praktikum membuat magnet dengan cara gosokan.

Prinsip dari pembentukan magnet metode induksi adalah kutub magnet yang didekatkan dengan ujung logam menghasilkan kutub yang berlawanan dengan kutub magnet.

Prinsip menentukan kutub magnet pada besi atau baja yang digosok dengan magnet adalah kutub yang pertama kali menyentuh logam akan sejenis. Misalnya ada sebuah batang logam besi yang ujungnya adalah X dan Y. Kemudian digosokan ujung magnet kutub Selatan secara searah dan kontinyu mulai dari ujung X. Maka ujung logam besi X menjadi kutub Selatan dan ujung logam Y menjadi kutub Utara.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Aktivitas 6.2 Membuat Magnet Halaman 12-13 Bab 6 (Kemagnetan dan Pemanfaatannya)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018 Aktivitas 6.2 Membuat Magnet Halaman 12-13 Bab 6 (Kemagnetan dan Pemanfaatannya). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

Kata Kunci:

  • https://laguasyik com/aktivitas-6-2-membuat-magnet/

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas! b. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!