Aktivitas 1.5 Sosiodrama tentang Sidang Pertama BPUPKI dan Sidang PPKI

  • 7 min read
  • Mar 28, 2020

Questions and Answer Keys for PPKN Class 7 Curriculum 2013 Revised 2016 Activity 1.5 Sociodrama about the first trial of BPUPKI and PPKI session Page 24 Chapter 1 (Formulation and Determination of Pancasila as the State Foundation) ~ Assalamualikum Semuanya, Kembali lagi Bersama laguasyik.com. Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas 1.5 Sosiodrama tentang sidang pertama BPUPKI dan sidang PPKI Halaman 24 Bab 1 (Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini. Yuk, Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

Aktivitas 1.5

Agar kalian lebih menghayati proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara, lakukan sosiodrama tentang sidang pertama BPUPKI dalam membahas dasar negara dan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 saat menetapkan dasar negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Carilah informasi dari berbagai sumber, seperti buku Risalah Sidang BPUPKI atau sumber lain. Susun naskah sosiodrama berdasarkan informasi suasana sidang yang kalian peroleh. Sajikan sosiodrama di kelas dan ruang pertunjukkan apabila tersedia di sekolah kalian. Lakukan sosiodrama ini dengan sungguh-sungguh agar meresapi suasana kebatinan ketika terjadinya penetapan dasar negara kita. Mintalah masukan dari teman-teman kalian sosiodrama yang telah kalian lakukan untuk perbaikan sosiodrama berikutnya.

Naskah Drama Sidang BPUPKI Pertama (29 Mei  – 1 Juni 1945)

Narator : Pada akhir tahun 1944, Jepang terdesak oleh sekutu. Karena merasa keberadaannyaterancam, maka Jepang memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia. Sebagai tindaklanjut janji tersebut, maka dibentuklah BPUPKI (Dokuritsu Junbi Coosakai) pada tanggal 1Maret 1945 oleh Letnan Jenderal Kumakhichi Harada yang bertujuan untuk mempelajari danmenyelidiki hal-hal penting yang berkaitan tentang pembentukan Negara Indonesia Merdeka.Dr. Radjiman Widyodiningrat dilantik sebagai ketua dan sebagai wakilnya adalah Ichibangase Yosio (Jepang) dan Soeroso (Indonesia). BPUPKI pun mengadakan sidang pertama padatanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 dengan agenda merumuskan dasar negara Indonesia merdeka.Sidang pertama bertempat di gedung Chuo Sangi In (Gedung Pancasila) yang di hadiri olehketua dan wakil serta anggota BPUPKI yang berjumlah 67 orang.Radjiman, Ichibangase, Soeroso beserta para anggota duduk di tempat sidang yang telahtersedia. Radjiman pun selaku ketua membuka sidang BPUPKI.

Dr. Radjiman Widyodiningrat : Assalamualaikum Wr. Wb. Saudara-saudara sekalian terima kasihsudah hadir di tempat ini. Pertama saya selaku ketua akan memimpin jalannya sidang ini, di sampingsaya adalah seorang wakil dari Jepang dan tentu saja seorang lagi adalah seorang wakil dariIndonesia. Saudara-saudara sekalian, kita berkumpul di gedung ini dalam rangka merumuskan sebuah landasan untuk mengokohkan negara yang akan kita bangun bersama. Untuk itu, marilah kitabuka sidang pertama ini dengan agenda membahas rumusan dasar negara (mengetuk palu 3 kali).

Soeroso : Selanjutnya silahkan saudara sekalian yang ingin menyumbangkan ide dan gagasannya dalam perumusan dasar negara ini”. Saya harap saudara -saudara sekalian ikut berpartisipasimenyampaikan gagasan untuk membangun negara ini.

Mr. Muhammad Yamin (berdiri di podium peserta sidang): “Saudara – saudara sekalian saya ucapkanterima kasih telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato singkat ini. Saya inginmenyampaikan gagasan saya tentang dasar negara. Adapun rumusan dasar negara yang sayausulkan yaitu:

  1. Peri kebangsaan
  2. Peri kemanusiaan
  3. Peri ketuhanan
  4. Peri kerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat.

Mengapa saya mengatakan seperti ini? Itu karena pondasi dari dasar negara adalah bangsa, di manabangsa kita ini peduli kepada sesama yang mencerminkan sikap kemanusiaan, sikap bangsa kitapula yang memegang teguh toleransi dalam beragama yang hal ini merupakan pencerminan dalamperi ketuhanan, dan juga rakyat kita ini merupakan rakyat yang suka kebersamaan sehingga hal inidapat mewujudkan kesejahteraan rakyat. Itulah usulan dari saya, mohon dipertimbangkan”. Terimakasih” (Muh. Yamin meninggalkan podium).

Soeroso: “Selanjutnya, silahkan kepada anggota yang lainnya untuk menyampaikan gagasannya”

Mr. Soepomo (berdiri di podium) : “Terima kasih kepada ketua beserta wakil yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk menyampaikan pandangan saya tentang dasar negara. Adapun rumusan yang saya usulkan diantaranya :

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir dan batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyatDemikian gagasan yang saya sampaikan, mohon untuk dipertimbangkan. Terima kasih” (meninggalkan podium).

Soeroso: “Silahkan anggota lain untuk menyampaikan gagasan tentag dasar negara.”

Ir. Soekarno (berdiri di podium): “Saudara-saudara sekalian, setelah memikirkan ini semalaman. Sayaberpendapat bahwa dasar negara kita harus berdasarkan kepada :

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ketuhanan yang berkebudayaan.

“…… Saudara-saudara! Dasar-dasar negara telah saya usulkan. Usulannya ada lima. Saya memberiusul untuk memberi nama kelima dasar negara tersebut adalah Panca Darma. Namun, nama PancaDarma ternyata tidak tepat di sini karena dharma berarti kewajiban, sedangkan kita membicarakandasar. Setelah mendapat saran dan petunjuk dari seorang teman kita ahli bahasa, akhirnya sayamemberikan nama kelima dasar negara ini yaitu Pancasila. Panca artinya lima dan Sila artinya asasatau dasar. Di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi”.

“Barangkali ada saudara-saudara yang tidak suka akan bilangan yang lima itu! Saya boleh peras sehingga tinggal tiga saja disebut trisila (socio-nationalisme, socio-democratie, dan ketuhanan) dan jika saya peras lagi menjadi satu maka dinamakan socio-nationalisme.

“Apakah saudara sekalian setuju dengan usulan saya?” Silahkan kemukakan pendapat anda. Terimakasih itulah rumusan menurut saya”. (Soekarno meninggalkan podium).

Soeroso : “Bagaimana Pak Ketua? Apakah usulan nama Pancasila atau trisila bisa diterima?”

Radjiman: Baiklah, silahkan kepada para hadirin anggota sidang untuk menyampaikan pendapat tentang usulan nama Pancasila yang disampaikan oleh Pak Ir. Soekarno.

Moh. Hatta (mengangkat tangan) : “Saya selaku perwakilan dari para anggota sidang menyatakan setuju dengan nama Pancasila yang disampaikan oleh Pak Soekarno”.

Dr. Radjiman Widyodiningrat : “Baiklah ternyata para anggota sepakat untuk menyetujui pemberian nama dasar negara yang disampaikan oleh Pak Soekarno yaitu Pancasila. Saya rasa usulan namayang diberikan Pak Soekarno ada benarnya. Hadirin ada beberapa hal yang akan disampaikan oleh wakil dari Jepang, silahkan Mr. Ichibangase?”

Ichibangase : “Ohayogozaimasu, selamat siang hadirin..saya menyaksikan jalannya sidang dari awal hingga akhir dan menyimak beberapa usulan yang telah disampaikan oleh para anggota sidang.Saya hanya ingin menyampaikan setuju dengan hasil rumusan tersebut yang selanjutnya akandipertegas lagi oleh ketua sidang. Hanya itu saja yang dapat saya katakan.Terima kasih…Arigatougozaimasu” (sambil menundukkan kepala)

Radjiman : “Terima kasih kepada Mr Ichibangase yang telah menyampaikan sambutan sebagai perwakilan dari Jepang. Saudara-saudara sekalian, tadi kita sudah menyimak bagaimana pandangan tentang dasar negara yang telah disampaikan oleh Mr. Muh. Yamin, Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.Nama dasar negara pun sudah kita sepakati yaitu Pancasila. Namun, mengenai rumusan resmi dasarnegara Pancasila tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Panitia Sembilan. Dengan demikian, siding pertama BPUPKI dengan agenda rumusan dasar negara kita akhiri sampai disini”. (Mengetuk palu 3 kali).

Narator : Sidang BPUPKI pertama (tanggal 29 Mei-1 Juni 1945) dengan agenda merumuskandasar negara berakhir. Selanjutnya dasar negara tersebut dibahas dalam sidang yangdilakukan oleh Panitia Sembilan. Sebagai ketua dipilih Ir. Soekarno dan anggotanya terdiri dariDr. Moh. Hatta, Mr. A. A. Maramis, Abdul Kahar Muzzakir, Ahmad Subardjo, Mr. Muh. Yamin, H.Agus Salim, KH. Wachid Hasyim, dan Abi Koesno Tjokrosuyoso.Panitian Sembilan menghasilkan sebuah rumusan dasar negara yang terdapat dalamPembukaan Piagam Jakarta (Jakarta Charter).

Naskah Drama Sidang PPKI (7 Agustus 1945 – 18 Agustus 1945)

Narator : Tanggal 10 Juli-14 Juli 1945, dibahas Rancangan Undang-Undang Dasar.Setelah selesai di bahas, maka Sidang kedua BPUPKI telah selesai. Tanggal 6 Agustus 1945,Sekutu menjatuhkan bom atom di Hiroshima. Korban berjatuhan dimana-mana (berhentisejenak ada suara bom). Tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan, dan diganti denganPPKI, dengan alasan tugas BPUPKI telah selesai. Tanggal 9 Agustus 1945, Jepang kembalidijatuhi bom atom oleh sekutu, tepatnya di kota Nagasaki (berhenti sejenak ada suara bom). Hal ini membuat Jepang kewalahan. Setelah peristiwa pengeboman, tiga tokoh Indonesia,yaitu Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Dr. Rajiman Wedyodiningrat dipanggil oleh MarsekalTerauchi di Dalat, Vietnam. Di Dalat, Vietnam, Jenderal Terauchi memberikan tiga keputusan,yaitu, disetujuinya pembentukan PPKI, pengangkatan Ir. Soekarno sebagai ketua PPKI danDrs. Moh. Hatta sebagai wakil PPKI serta untuk mendiskusikan keputusan Jepang.

Terauchi : Haloo selamat pagi Bung Karno

Bung Karno : Maaf siapa anda?

Terauchi : Saya Jendral Terauchi Panglima Jepang. Bisakah kita membuat pertemuan antara saya , anda, Bung Hatta dan Bung Radjiman untuk membicarakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Bung Karno : Baiklah kami akan berangkat nanti sore.Terauchi : Baiklah jika begitu, terimakasih Bung

Narator : Ir. Soekarno membicarakan undangan Terauchi kepada Bung Hatta danRadjiman

Bung Karno : Selamat pagi

Radjiman dan Hatta : Selamat pagi.

Bung Karno : Kedatangan saya kesini untuk menyampaikan undangan Terauchi kepada kitauntuk menuju ke Dalath,Vietnam.

Radjiman : Untuk apa kita kesana?

Bung Karno : Kita kesana untuk membicarakan tentang kemerdekaan Indonesia

Narator : Esok harinya Ir. Soekarno, Bung Hatta dan Radjiman sudah sampai di DalathVietnam. Mereka dijemput oleh Terauchi.

Terauchi : Selamat datang Bung.Bung Karno : Kapan dan dimana kita akan membicarakan perbincangan ini?Terauchi : Kita akan membicarakan hal ini besok lusa dirumah saya.Sampai bertemu besok Bung!

Narator : Pagi hari setalah menginap di hotel, Soekarno dkk bertemu Terauchi.Dan melakukan perbincangan.

Terauchi : Kami akan memberikan kemerdekan bagi bangsa Indonesia. Sehingga,terbentuknya PPKI kemarin yang akan membantu.

Radjiman : Lalu apa saja tugas PPKI?

Terauchi : PPKI akan membhas semua kelengkapan negara pada saat Proklamasi.

Bung Karno : Kapan pelaksanaan Prokalmasinya?

Terauchi : Tak perlu kawatir, kami belum bisa menentukannya. Jepang akan memberikan kemerdekan bagi Indonesia.

Bung Hatta : Apakah wilayah Indonesia akan meliputi seluruh wilayah Hindia- Belanda?

Terauchi : Mungkin bisa jadi wialayah Indonesia akan meliputi wilayah tersebut

Ir. Soekarno : Iya, saya tahu, maka saya sudah meminta istri saya untuk menjahitnya.

Fatmawati : Iya, ini sudah saya jahitkan.

Latief : Terima kasih banyak ya Bu!

Narator : Pada tanggal 17 agustus 1945 di kediaman Ir. Soekarno, persiapan proklamasidilakukan oleh sudiro yang menyiapkan microphone sebagai tangan kanan soekarno. Tepatpukul 10.00 WIB, Ir. Soekarno membcakan teks proklamasi selanjutnya dengan pengibaranMerah Putih oleh S. Suhud dan Latief Hendraningrat yang diiringi lagu IndonesiaRaya. Dilanjutkan dengan sambutan walikota Suwirjo dan pimpinan barisan pelopor dr.Muwardi.

Ir. Soekarno : Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia.Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dll, diselenggarakan dengan Tjara Saksama dandalam tempo jang sesingkat-singkatnya.Djakarta, hari 17 boelan 8 tahun‘05

Atas nama Bangsa Indonesia,

Soekarno – Hatta

Narator : Berita proklamasi menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru Jakarta. Setelahitu teks sampai ke tangan kepala bagian radio Domei, Waidan B. Dan memerintahkan F. Wuz(markonis) untuk menyiarkannya.Pada tanggal 18 Agustus PPKI melakukan siding yang ke dua dihadiri oleh Ir.Soekarno, Moh.Hatta, Radjiman dan para pemuda.

Bung Karno : Asalamuaalaikum wr.wb

Peserta sidang : Waalaikumsalam wr.wb

Bung Hatta : Untuk memulai sidang PPKI ini mari kita menyanyikan lagu Indonesia Raya.( Para peserta menyanyikan lagu Indonesia raya )

Bung Karno : Disini kita akan menetapkan, membahas UUD 1945 yang dijadikan sebagai dasar negara, memilih presiden dan wakil presiden serta membentuk KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) untuk membantu pekerjaan presiden sehari-hari.

Bung Hatta : Ya, kami setuju.Bung Karno : Sekian, pertemuan siding kali ini, Merdeka!!(Peserta sidang mengucap Merdeka..merdekaa !!

Narator : Peristiwa sidang PPKI ini begitu berharga. Dan peristiwa itu telah megubahsegala sendi kehidupan bangsa Indonesia. Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan telah menjadimomentum puncak perjuangan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai generasipenerus bangsa harus berprestasi dalam rangka mengisi kemerdekaan tersebut, bukan malahmenodainya. Kita harus bisa membalas budi para pejuang Tanah Air jaman dahulu dengancara mempertahankan kemerdekaan ini !

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas 1.5 Sosiodrama tentang sidang pertama BPUPKI dan sidang PPKI Halaman 24 Bab 1 (Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara)”, Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana. Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas 1.5 Sosiodrama tentang sidang pertama BPUPKI dan sidang PPKI Halaman 24 Bab 1 (Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara). Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

error: Content is protected !!