Breaking News

3 Cara Perpindahan Kalor (Konduksi, Konveksi, Radiasi) dan Contohnya

Questions and Answer Key Natural Sciences Grade 7 curriculum in 2013 Revised 2016 3 Ways to Heat Transfer (Conduction, Convection, Radiation) and Examples Page 183 Chapter 5 (Heat and The move) ~ Assalamualikum semuanya, kembali lagi bersama laguasyik.com. Pada kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 3 Cara Perpindahan Kalor (Konduksi, Konveksi, Radiasi) dan Contohnya Halaman 183 Bab 5 (Kalor dan Perpindahannya) kepada para siswa/siswi yang melihat artikel ini. Yuk, kita langsung saja ke soal dan jawabannya. ~

Ayo Kita Latihan

1. Jelaskan 3 cara perpindahan kalor.

a. Konduksi

Konduksi terjadi ketika terjadi pertukaran energi kinetik antar molekul (atom), dimana partikel dengan energi lebih rendah dapat meningkat dengan menumbuk partikel dengan energi yang lebih tinggi. 

Secara sederhana, perpindahan kalor secara konduksi dapat dipahami sebagai suatu perpindahan kalor yang terjadi dengan perantara benda padat. Jadi, benda-benda yang berkontak dan saling memindahkan kalor ini adalah benda padat melalui tumbukan-tumbukan partikelnya.

Contoh Konduksi:

  • ketika kita membakar besi, maka besi akan panas, tetapi partikel-partikel pada besi tidak ikut berpindah atau tetap pada tempatnya.
  • Ketika kita mencelupkan sendok ke dalam air panas, maka sendok ujung sendok yang tidak tercelup juga akan panas, meskipun tidak terjadi perpindahan partikel di dalam sendok tersebut.
  • Ketika tangan kita memegang gelas yang panas, tangan kita pun akan merasakan panasnya, meskipun tidak terjadi perpindahan partikel dari gelas ke tangan kita.

b. Konveksi

Perpindahan kalor secara konveksi terjadi ketika kalor berpindah dengan cara gerakan partikelnya yang telah dipanaskan. Konveksi dapat terjadi karena dua macam yakni konveksi alami (natural convection) dan konveksi paksa (forced convection). 

Konveksi alami terjadi ketika gerakan perpindahan kalornya disebabkan oleh perbedaan kerapatan sehingga terjadi perpindahan partikel. Sedangkan konveksi paksa terjadi ketika perpindahan partikel dilakukan secara paksa misal didorong dengan pompa atau kipas.

Contoh koveksi

  • Ketika kita memanaskan air, maka kita akan melihat air itu seperti diaduk. Inilah proses ketika partikel-partikel air yang ada di bawah yang telah panas berpindah ke atas. Sehingga terjadilah perpindahan kalor yang diikuti oleh perpindahan partikel air yang dipanaskan.
  • Terjadinya angin darat dan air laut, karena partikel-partikel udara yang panas berpindah.
  • Adanya sirkulasi udara dari luar rumah ke dalam rumah karena partikel-partikel udara panas dari luar ruangan masuk ke dalam rumah.

c. Radiasi

Proses perpindahan kalor secara radiasi terjadi ketika kalor disampaikan tanpa melalui perantara. Prosesnya secara kimia dapat dijabarkan dengan energi termal yang diubah menjadi energi radiasi. Dalam hal ini energi termuat dalam gelombang elektromagnetik. 

Ketika gelombang elektromagnetik tersebut berinteraksi dengan materi energi radiasi maka akan berubah menjadi energi termal. Artinya, proses perpindahan kalor secara radiasi terjadi langsung tanpa adanya perpindahan partikel-partikel zat.

Contoh:

  • Panas dari sinar matahari yang melewati luar angkasa hampa udara tetap dapat sampai ke bumi tanpa perpindahan partikel apapun.
  • Ketika mendekatkan tangan kita ke api, maka akan terasa panas meskipun tidak ada partikel api yang berpindah ke tangan kita.

2. Apakah konduktor itu? Beri 5 contoh konduktor.

Konduktor itu adalah suatu bahan yang dapat mengalirkan panas dan listrik. Contoh konduktor yaitu pada saat memasak air menggunakan panci, pada saat memegang besi yang dialirkan listrik, penggunaan pada alas setrika, penggunaan pada penanak nasi, penggunaan pada termos air

Konduktor merupakan suatu bahan yang dapat mengalirkan panas dan listrik. Konduktor disebabkan oleh konduksi. Konduksi merupaakn suatu perpindahan pada suatu benda tanpa diikuti perpindahan partikel perantaranya. Perpindahan ini sering dijumpai pada zat padat, yaitu logam. Setiap zat padat memiliki hantaran yang berbeda beda. Hal ini menyebabkan perbedaan kekuatan pada benda tersebut. Konduktor dapat kita temui diman mana saja. Contoh benda konduktor yaitu besi, logam, tembaga, dan alumunium

Konduktor memiliki lawannya yaitu isolator. Isolator merupakan suatu benda yang tidak dapat mengalirkan arus listrik atau menghantarkan panas. Hal ini dikarenakan memiliki keadaan elektron yang tidak stabil dalam benda tersebut. Maka elektron sulit melepaskan dari atom tersebut karena terdapat ikatan pada benda tersebut. Contoh benda isolator yaitu kayu, plastik, kaca, dan kawat.

Contoh Konduktor

  • Pada saat memasak air menggunakan panci
  • Pada saat memegang besi yang dialirkan listrik
  • Penggunaan pada alas setrika
  • Penggunaan pada penanak nasi
  • Penggunaan pada termos air

Manfaat Konduktor

  • Membantu manusia untuk membuat teh atau kopi dalam jangkau lama
  • Dapat mengalirkan listrik ke suatu benda
  • Dapat membuat alat yang sederhana
  • Dapat membuat magnet secara sederhana

3. Apakah isolator itu? Beri 5 contoh isolator.

Dalam fisika, isolator adalah bahan atau benda yang sulit atau bahkan tidak dapat menghantarkan listrik/panas.

Sulitnya listrik/panas mengalir pada isolator karena elektron-elektron yang berada di dalam bahan isolator berada dalam kondisi yang relatif stabil.

Akibatnya, elektron sangat sulit untuk terlepas dari ikatan inti atomnya sehingga arus listrik sukar mengalir dalam bahan isolator.

Isolator terbaik adalah isolator yang mampu mengisolir listrik/panas sampai tidak terjadi kebocoran aliran. Salah satu contoh isolator terbaik adalah karet. Bahan ini sangat baik mengisolasi listrik maupun panas.

Karet merupakan bahan yang bersifat kuat dan lentur/elastis. Namun, karet juga dapat diubah menjadi keras dan kaku, bila karet dicampur dengan kapur, belerang, dan sebagainya.

Dalam penerapannya, isolator sering digunakan secara bersamaan dengan konduktor. Pada kabel listrik, isolator berfungsi untuk membungkus kawat tembaga (konduktor) agar tidak terjadi sengatan arus listrik.

Pada alat-alat rumah tangga seperti panci, isolator digunakan sebagai pegangan agar tangan tidak ikut merasakan panas.

Contoh Isolator

  • Kayu

Kayu merupakan salah satu contoh bahan isolator yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kayu sulit (tidak dapat) menghantarkan panas dengan baik. Itulah sebabnya kayu sering digunakan untuk pegangan alat-alat memasak supaya tangan tidak merasakan panas.

Pada kondisi kering, kayu tidak dapat menghantarkan listrik. Namun, kelemahan dari bahan ini adalah mampu menyerap air sehingga kurang cocok diterapkan sebagai isolator listrik.

  • Karet

Contoh bahan isolator selanjutnya adalah karet. Karet terbuat dari pengolahan getah pohon karet. Bahan ini memiliki sifat kuat, lentur, dan tidak tembus air.

Penggunaan karet sebagai isolator banyak diterapkan dalam bidang kelistrikan. Misalnya, untuk membungkus tembaga(konduktor) pada kabel.

Namun, karet kurang cocok sebagai isolator panas karena bahan ini memiliki sifat tidak tahan api/panas.

  • Plastik

Plastik adalah bahan yang terbuat dari pengolahan minyak mentah. Plastik memiliki sifat tidak tembus air, lentur, mudah dibentuk, ringan, dan tidak menghantarkan listrik/panas.

Dengan sifatnya ini, plastik sangat baik digunakan sebagai isolator listrik dan panas. Dalam kelistrikan, plastik dipakai sebagai bahan isolator saklar.

Sementara itu, sifatnya yang tidak menghantarkan panas banyak dimanfaatkan pada alat-alat rumah tangga.

  • Termos

Isolator bagian dalam menggunakan ruang hampa udara, berfungsi agar panas tidak bisa berpindah dan Isolator bagian luar menggunakan plastik untuk membungkus sekeliling termos.

  • Kayu pada pegangan wajan
  • Plastik pada tutup panci
  • Karet pada kabel

4. Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kalor yang diterima sebuah benda dari lingkungan sekitarnya?

  • Luas permukaan benda

Semakin besar luas permukaan benda maka semakin besar juga kalor yang diterima, begitupun sebaliknya

  • Suhu benda

Semakin tinggi suhu benda maka semakin rendah kalor yang diterima, begitupun sebaliknya.

  • Kegelapan benda

Semakin gelap benda maka semakin besar kalor yang diterima. Begitupun sebaliknya

5. Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kalor yang dilepas sebuah benda terhadap lingkungan sekitarnya?

  • Kegelapan benda

Semakin gelap benda maka semakin besar kalor yang diterima. Begitupun sebaliknya

  • Suhu benda

Semakin tinggi suhu benda maka semakin rendah kalor yang diterima, begitupun sebaliknya.

  • Luas permukaan benda

Semakin besar luas permukaan benda maka semakin besar juga kalor yang diterima, begitupun sebaliknya.

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang “Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 3 Cara Perpindahan Kalor (Konduksi, Konveksi, Radiasi) dan Contohnya Halaman 183 Bab 5 (Kalor dan Perpindahannya)”, Dan terima kasih sudah berkunjung blog yang sederhana. Semoga kunci jawaban ini bisa membantu kalian yang belum menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 3 Cara Perpindahan Kalor (Konduksi, Konveksi, Radiasi) dan Contohnya Halaman 183 Bab 5 (Kalor dan Perpindahannya). Jika ada kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Jika ada pertanyaan dan ada saran untuk kelebihan dan kekurangan selain ini bisa komen di kolom komentar.

About Muhammad

Check Also

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah yang sesuai dengan tabel di atas! b. Berdasarkan masalah dan data tabel tersebut, apa kesimpulannya?

[Kunci Jawaban] Perhatikan tabel hasil percobaan tentang pemuaian zat cair berikut ini a. Rumuskan masalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!